Gebyar Ke – 7 Ekskul 12 Tahun 2012

Gebyar Ke – 7 Ekskul 12 Tahun 2012

Arena Lomba Pramuka Tingkat SD/ MI, SMP/ MTs dan SMA/ Sederajat Se-Pulau Jawa Plus
I.             TEMA KEGIATAN
“ Unite In Diversity To Make a Better World ”

II.           NAMA KEGIATAN
Kegiatan ini diberi nama “GEBYAR KE – 7 EKSKUL 12” yang akan melaksanakan LombaPramuka Tingkat SD/MI, SMP/MTs dan  SMA/Sederajat se-Pulau Jawa Plus.

III.           WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada:
Hari                 :  Sabtu
Tanggal        :  17 November 2012
Waktu            :  Pukul 07.00 WIB sampai selesai
Tempat         :  1.   SMP Negeri 12 Bekasi
                           2.   Lapangan Kantor Kecamatan Bekasi Selatan
                           3.   Lapangan Sepak Bola Kecamatan Bekasi Selatan.
4.   Lingkungan Perumahan Grand Galaxi City    

IV.           PESERTA
Peserta adalah Anggota Pramuka Penggalang Tingkat SD/MI, SMP/MTs dan Penegak SMA/Sederajat se-Pulau Jawa Plus yang telah ditunjuk dan diberi mandat oleh Gugus Depannya masing-masing.

V.          PENYELENGGARA
Acara ini diselenggarakan oleh :
-          Ikatan Alumni Pramuka SMP Negeri 12 Bekasi
-          Dewan Kerja Gugusdepan 02-103 dan 02-104
-          OSIS SMP Negeri 12 Kota Bekasi

Dan didukung oleh :

-          Kwartir Ranting Bekasi Selatan
-          Kwartir Cabang Kota Bekasi
-          Kwartir Daerah Jawa Barat
-          Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
-          Pemerintah Kota Bekasi
-          Pemerintah DT I Provinsi Jawa Barat
-          Kementerian Pemuda dan Olahraga
-          Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan


Sumber: http://pramuka12bekasi.org
Kendaraan Taktis KOMDO  Memenuhi Tantangan Presiden

Kendaraan Taktis KOMDO Memenuhi Tantangan Presiden




PRODUSEN alutsista Indonesia, PT Pindad, menyatakan siap untuk memenuhi tantangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Tantangan berupa konsep kendaraan taktis kelas dunia sedang dipersiapkan dan bakal rampung dua bulan kemudian. Kendaraan itu diharapkan bisa dipergunakan tentara semua angkatan dan juga bisa dipakai di negara lain.

Hal itu dikemukakan Direktur Utama PT Pindad Adik Afian Soedarsono di PT Dirgantara Indonesia (DI), Rabu (26/10/2011). "Saya optimistis bisa merampungkan konsep dan menyiapkan purwarupa dalam dua bulan kemudian diproduksi dalam setahun," kata Adik.

Presiden SBY meminta agar Pindad bisa merampungkan rantis kelas dunia agar menjadi kebanggaan bagi Indonesia. Dia bahkan mengaku sudah menyiapkan nama khusus bila nanti sudah rampung.

Adik mengaku sudah memiliki kendaraan yang dipakai sebagai dasar untuk membuat konsep dengan bobot tiga perempat ton dengan mesin merek Renault. Nantinya model itu bakal bisa bersaing dengan merek "Hummer".

Indonesia sedang mengembangkan produksi kendaraan taktis (Rantis) dalam negeri di PT Pindad, Bandung. Diharapkan Rantis lokal ini bisa sejajar dengan Hummer produksi Amerika Serikat (AS).

“Kita akan mengembangkan industri kendaraan taktis, ya kayak Hummer. Ini sudah dikerjakan oleh Pindad. Kita harapkan dalam waktu beberapa bulan ini selesai. Itu joint production,” ujar Menhan Purnomo Yusgiantoro usai rapat soal alutsista di Istana Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2011).

Menurut Purnomo, Rantis ini nantinya akan digunakan oleh pasukan khusus Indonesia maupun brigade-brigade tempur TNI. Pemerintah saat ini terus berusaha mengembangkan BUMN strategis untuk mencukupi kebutuhan alutsista TNI dan Polri. Berbagai cara dilakukan, mulai dari penyertaan modal negara hingga mengembangkan pasar untuk menjual alutsista buatan Indonesia.

“Bagaimana kita mendorong agar terjadi pergeseran yang tadinya impor kemudian produksi bersama kemudian juga bisa jadi produksi dalam negeri,” jelas Purnomo.



Sumber group FB --> Kak Ha Te
Mantan Sekda Provinsi Jambi Tersangkut Korupsi Dana Pramuka

Mantan Sekda Provinsi Jambi Tersangkut Korupsi Dana Pramuka

AMBI- Setelah melalui penyelidikan mendalam, penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi akhirnya menetapkan mantan Sekretaris Daerah Kantor Gubernur Provinsi Jambi AM Firdaus menjadi tersangka dalam dugaan kasus korupsi dana Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jambi bernilai sekitar Rp7 miliar.

Selain Firdaus yang ketika itu juga menjabat ketua kwarda, penyidik juga menetapkan mantan bendaharanya, Sepdinal, sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi T Suhaimi kepada wartawan membenarkan penetapan kedua pejabat tersebut sebagai tersangka kasus korupsi dengan nilai kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp7 miliar.

Menurut Kajati, keduanya diduga bertanggung jawab terhadap dugaan penyimpangan dana Kwarda Pramuka dari bagi hasil kebun kelapa sawit yang bekerja sama dengan PT IISS selama yang bersangkutan menjabat. 

Sumber : mediaindonesia.com
Novel Laskar Pelangi Jadi Bacaan Populer di Brazil

Novel Laskar Pelangi Jadi Bacaan Populer di Brazil

Guerreiros da Esperanca di indonesiaproud wordpress comNovelis Andrea Hirata dengan karyanya Laskar Pelangi telah menarik perhatian kalangan penulis di Brazil. Kisah para murid anak didik Bu Mus dan Pak Harfan di Sekolah Dasar Muhamadiyah di pedalaman Belitung serta perjuangannya untuk mewujudkan cita-citanya yang tinggi di tengah berbagai keterbatasan dianggap sebagai kisah inspiratif yang pantas untuk dicontoh oleh para pelajar di Brazil.

Sebagaimana diketahui, hak konstitusional setiap warga masyarakat Indonesia untuk memperoleh pendidikan di tengah situasi kemiskinan sehingga memaksa anak-anak untuk bekerja merupakan fenomena yang juga terjadi di Brazil.

Kini novel Laskar Pelangi telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Portugis dengan judul Guerreiros da Esperanca (Pejuang Harapan) dan dengan mudah diperoleh di berbagai toko buku yang tersebar di kota-kota besar di Brazil.

Perubahan judul dari Laskar Pelangi yang dalam versi Bahasa Inggrisnya menjadi Rainbow Troops yang kemudian diterjemahkan menjadi Guerreiros da Esperenca (Pejuang Harapan) oleh penterjemahnya, Regina Lyra, dipandang lebih tepat untuk menggambarkan semangat yang terkandung dalam buku itu.

Pada halaman akhir dari buku setebal 280 halaman itu dimuat catatan dari Angie Kilban, penterjemah bukuLaskar Pelangi ke dalam Bahasa Inggris,  mengenai kesulitannya menterjemahkan Laskar Pelangi secara konsteksual, termasuk suasana emosional penulisnya yang sekaligus menjadi tokoh sentral dalam buku itu.
Secara menyentuh sekali Angie Kilban menceritakan proses penterjemahannya yang memakan waktu tidak kurang dari 6 bulan dan dikerjakan di berbagai tempat mulai dari Jawa, Bali, Belitung, Singapura, Malaysia, Korea Selatan hingga Amerika Serikat serta melalui riset literaturnya yang intensif di Universitas Indonesia.

Berawal dari kekagumannya atas novel itu, Angie bersama temannya Kate merencanakan perjalanan dari Natal (Brazil Timur Laut) ke Belitung guna memulai proses penterjemahan buku Laskar Pelangi ke dalam Bahasa Inggris. Sebuah perjalanan panjang yang pada awalnya bermula pada kekaguman akan sebuah sebuah karya sastra yang ternyata berakhir dengan rasa cintanya kepada Indonesia.

Sejalan dengan ketenaran Laskar Pelangi hasil karya Andrea Hirata itu, dalam rangka program pengenalan Indonesia, pada akhir bulan Oktober 2011, KBRI Brasilia telah mengadakan pemutaran film Laskar Pelangi di hadapan murid-murid sekolah Colegio Galois, salah satu sekolah swasta terkemuka di Brasilia. Sebuah acara promosi budaya Indonesia yang mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah sehingga KBRI Brasilia diminta lagi untuk menyelenggarakan acara budaya yang sama di masa mendatang.

Sumber: kemlu.go.id (KBRI Brasilia)
by 
KEKAWATIRAN ILMUWAN AS RON HARRIS TENTANG BENCANA DI KAWASAN TIMUR INDONESIA

KEKAWATIRAN ILMUWAN AS RON HARRIS TENTANG BENCANA DI KAWASAN TIMUR INDONESIA

Pada suatu sore, penulis kedatangan seorang tamu dari Bringham Young University - USA. Beliau bernama Professor Ron Harris, seorang ilmuwan di bidang Geologi yang cukup banyak melakukan penelitian mengenai kegempaan di Indonesia, bahkan sebelum terjadinya gempa besar Aceh 2004. Berbicara dengan beliau, membuat nafas ini terasa sesak. Betapa tidak, Ron yang berkebangsaan Amerika ini sedemikian khawatirnya dengan kondisi kesiapan masyarakat Indonesia bahagian Timur, yang sepertinya belum sempat tersentuh sosialisasi tentang gempa.

Ron pernah membuat sebuah tulisan berjudul Who's Next? Assessing Vulnerability Geophysical Hazard in Densely-Populated Regions of Indonesia. Tulisan yang diterbitkan di tahun 2002 itu, memberikan penjelasan mengenai seismic gap yang paling berbahaya di Indonesia. Daerah daerah rentan bencana itu merupakan daerah padat penduduk. Yang dimaksud Ron adalah daerah di bahagian barat pulau Sumatera yang memiliki sistim patahan sumatera dengan panjang 1600 Km. Ron memperkirakan saat itu, bahwa wilayah tersebut telah lama terkunci, dan sewaktu-waktu akan melepaskan energi yang dapat mengakibatkan terjadinya gempa berskala M8 lebih..! (Sumber, Ron Harris, Bridges fall 2002 anual report. Artikel ini dapat diunduh di http://kennedy.byu.edu/bridges/pdfs/BridgesFall02.pdf).

Ron melanjutkan ceritanya. Berdasarkan hasil penelitiannya itu, Ron berusaha melakukan sosialisasi hasil penelitiannya ke berbagai pihak. Dia menginformasikan ini ke Institusi di Indonesia maupun ke pemerintah Amerika Serikat. Akan tetapi, upayanya tidak membuahkan hasil yang cukup signifikan. Paparannya tidak menyebabkan kedua negara melakukan tindakan persiapan, maupun sosialisasi kepada masyarakat, agar mereka siap siaga dalam menghadapi kemungkinan datangnya bencana besar.

Kejadian gempa Aceh 2004, benar-benar membuat Ron terpukul. Saya mengalami stress berat, sehingga harus menjalani perawatan selama 3 tahun setelah peristiwa itu jelasnya. Penulis masih bisa merasakan kekecewaan dan penyesalan yang mendalam dari ekspresi wajah dan intonasi suaranya. Ron bukanlah orang Indonesia. Ron hanyalah seorang ilmuwan yang merasa tanggungjawab keilmuannya telah gagal menyelamatkan ratusan ribu nyawa. Padahal dia tahu bahwa peristiwa tersebut dapat terjadi sewaktu-waktu.

Setelah kesehatannya pulih, Ron memutuskan untuk melakukan hal yang lebih dari sekedar menulis publikasi ilmiah dan mengajar. Dalam presentasinya, dia memulai dengan sebuah pertanyaan, Apakah tanggungjawab kita ?. Pertanyaan ini dia jawab sendiri dengan memaparkan 3 hal yaitu: 1. Melakukan peneltian fundamental, dan memonitor bencana alam. 2. Menyampaikan hasil yang relevan ke masyarakat, khususnya masyarakat yang terkena dampak langsung. 3. Implementasi usaha-usaha multidisipliner yang dibutuhkan untuk menerapkan strategi mitigasi yang efektif di seluruh dunia.

Ron tidak sekedar mengajak. Ron tidak ingin berhenti di lembar-lembar jurnal ilmiah saja. Dia ingin, hasil penelitiannya memang benar-benar dipahami oleh masyarakat. Dia ingin melakukannya secara langsung. Sejak beberapa tahun yang lalu, Ron secara rutin mengunjungi Indonesia setiap tahun, untuk melakukan langkah nyata dari apa yang bisa dia upayakan. Sasaran utamanya adalah wilayah Indonesia bahagian Timur. Mengapa ke sana..? Ron menjelaskan bahwa wilayah Indonesia bahagian Timur diancam bencana yang sama dengan wilayah Sumatera dan Jawa. Pasca gempa 2004, pemerintah Indonesia cukup banyak melakukan sosialisasi penanggulangan resiko bencana di wilayah Indonesia bahagian Barat sampai Bali. Akan tetapi, sosialisasi ini belum menyentuh wilayah Timur (tulisan lengkap mengenai ancaman bencana gempa bumi dan tsunami di daerah Indonesia bahagian timur akan dituliskan secara terpisah).

Berdasarkan penelitiannya, berbekal cacatan sejarah dari Arthur Wichman, dia melakukan penelitian mengenai potensi gempa di Indonesia bahagian timur dan melakukan sosialisasi sedapatnya dengan masyarakat yang ada di sana. Ron mempersiapkan peta dan petunjuk evakuasi bersama beberapa rekan yang mendukung setiap usahanya. Menurut Ron, secara sejarah kegempaan, banyaknya kejadian gempa akhir-akhir ini bukanlah hal yang aneh. Pola kegempaan ini dari dahulu sama saja. Akan tetapi, populasi penduduk yang meningkat sangat cepat. Sehingga, korban yang ditimbulkan akhir-akhir ini menjadi jauh lebih besar dibandingkan di masa lalu.

Ron punya rumusan yang sederhana mengenai apa yang diupayakannya. Di akhir paparannya dia melemparkan sebuah pertanyaan lagi. How much is a human life worth ?. Lanjutnya, Biaya yang dikeluarkan untuk membangun Tsunami Early Warning system, dapat mencapai 600 juta dolar. Akan tetapi, peralatan ini belum menunjukkan hasilnya dalam menyelamatkan nyawa manusia. Tanda peringatan tsunami, boleh jadi hanya berharga 10 dolar saja. Tapi, dia dapat menyelamatkan ribuan jiwa.

Menyimak paparan Ron, rasa-rasanya seluruh elemen bangsa ini harus segera mengarahkan perhatian ke Indonesia bahagian timur. Upaya Ron dan kawan-kawan, sekalipun tidak memanfaatkan teknologi tinggi, tapi perlu dilakukan segera. Peta bahaya tsunami, petunjuk evakuasi, maupun sosialisasi, merupakan hal yang mendesak. Kita tidak tahu kapan bencana itu akan datang. Ron telah memulainya, mari kita lanjutkan harapannya agar saudara-saudara kita di Indonesia bahagian timur, dapat memiliki kesiapan jika sewaktu-waktu bencana itu datang. Who's Next ?

(Ket gambar - Prof. Ron Harris, saat memberikan penjelasan kepada regu Pramuka di daerah Maluku (sumber presentasi Prof. Ron Harris).


Sumber: website BNPB
PRAMUKA JATIM SIAP IKUTI JOTA-JOTI NASIONAL DAN ASIA PASIFIK AIR/INTERNET JAMBOREE

PRAMUKA JATIM SIAP IKUTI JOTA-JOTI NASIONAL DAN ASIA PASIFIK AIR/INTERNET JAMBOREE

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka bakal menyelenggarakan Jamboree On The Air (JOTA) Nasional ke-71 Jamboree On The Internet (JOTI) Nasional ke-29 dan partisipasi dalam 8th Asia-Pasific Regional Air/Internet Jamboree. Dalam kegiatan yang akan digelar tiga hari mulai 3-5 Agustus mendatang, Kwarda Jatim pun kini menyatakan siap bergabung.
Ketua Dewan Kerja Daerah Kwarda Jatim, Kak Miftakhul Khoiriyah mengatakan, untuk koordinasi dengan Kwarcab, Kwarda Jatim telah memberikan surat edaran ke seluruh cabang. Selain itu, pihaknya kini juga tengah menjalin kerjasama dengan ORARI (Oraganisasi Radio Amatir Republik Indonesia) Daerah Jawa Timur.
 “Dari pengalaman sebelumnya, peminat Joti lebih banyak, karena akses internet mudah didapat. Namun, untuk peserta Jota selama ini masih relatif sedikit, karena kendala peralatan radio amatir yang langka dan jarang dimiliki,” katanya.
Namun, lanjut dia, sebelum pelaksanaan dimulai tanggal 3 Agustus, pihaknya akan mulai mengudara dan berkoordinasi dengan kwarcab terlebih dahulu sebelum melakukan sambungan dengan kwarnas dan peserta se-Asia Pasifik. “Dengan koordinasi awal itu, kami akan memetakan cabang mana saja yang siap mengikuti Jota-Joti Asia Pasifik,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta akan dapat saling berkomunikasi melalui media radio dan internet. Pada dasarnya banyak kelebihan bagi peserta Jota-Joti. Misalnya, dalam hal komunikasi, peserta dapat berdiskusi secara langsung setiap hari selama pelaksanaan dengan tema yang berbeda bersama seluruh pramuka se-Asia Pasifik yang bergabung. Sehingga, jaringan dapat diperluas dan perkembangan info kepramukaan tentunya akan dapat diketahui dengan cepat.
Untuk lokasi stasiun induk akan ditempatkan di Sekretariat Kwarda Jatim. Ia pun meminta pada seluruh DKC se-Jatim untuk dapat mengikuti program tersebut. Pasalnya, sejauh ini antusiasme dari DKC pada pelaksanaan Jota Joti masih minim. Ini terbukti dari kegiatan tingkat nasional yang digelar oleh Kwarnas, karena hanya beberapa DKC saja yang dapat bergabung, di antaranya dari Gresik, Magetan, dan Sidoarjo.
Adapun pelaksanaan Jota Joti juga merupakan bentuk aplikasi berdasarkan pada circular World Bureau of The World Organization of The Scout Movement No 021 Tahun 2009, Asia Pasific On The Air Internet (APA) dan Asia Pasifik On The Internet (API). (afr)
Jumat, Wajib Seragam Pramuka

Jumat, Wajib Seragam Pramuka

PNS berseragam pramuka. Foto: Wahyu Imam Ibadi
SUKOHARJO (KRjogja.com)- Semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Sukoharjo diwajibkan berseragam pramuka setiap hari jumat. Hal tersebut sudah menjadi kebijakan bupati karena ingin merealisasikan Kabupaten Sukoharjo sebagai kabupaten pramuka.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya kepada KRjogja.com, Rabu (25/7) mengatakan, pihaknya sudah membuat kebijakan baru kepada PNS terkait kewajiban mereka memakai seragam pramuka.Kebijakan tersebut didasari atas permintaan dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Sukoharjo. Saat ini Ketua Kwarcab Pramuka dijabat oleh Wakil Bupati Haryanto. Permintaan tersebut langsung diiyakan sebagai dukungan atas keberadaan pramuka di Sukoharjo. 

Meski ada kebijakan baru terkait seragam PNS, Pemkab Sukoharjo juga bertanggung jawab dengan pemberian seragam pramuka untuk PNS. Anggaran pengadaan seragam pramuka PNS tersebut akan diajukan dalam Perubahan APBD 2012. "Soal berapa dana yang dibutuhkan belum tahu karena tengah dihitung oleh Tim Anggaran Pemkab, " ujar Wardoyo Wijaya.
 
Meski realisasi dari kebijakan itu masih belum jelas,Wardoyo berharap tahun ini bisa diterapkan. Dia juga meminta anggaran pengadaan seragam tersebut segera diajukan sehingga bisa disetujui oleh DPRD. Dukungan terhadap pramuka juga diberikan dalam bentuk dana. Jika sebelumnya pramuka hanya mendapat dana sekitar Rp50 juta, saat ini bantuan yang diberikan sudah mencapai Rp 150 juta tiap tahun.(M-7)


Sumber: http://krjogja.com
Dari Radja untuk Pramuka Indonesia

Dari Radja untuk Pramuka Indonesia

radja
Band Radja. Foto: Centroone.com/Fahrul Anwar
Jakarta - Tak hanya cukup bermusik, yang membuat namanya telah dikenal publik seperti sekarang ini. Pasalnya bagi grup musik 'Radja' sudah saatnya untuk ikut serta peduli pada upaya pengembangan pendidikan karakter generasi muda Indonesia melalui wadah 'Gerakan Pramuka'.
Yakni membangun generasi muda berkarakter adalah tugas mulia bagi siapa saja yang mencintai masa depan negeri ini menjadi negeri yang maju, damai dan sejahtera.
"Di era gue ini, banyak yang cuek sama Pramuka.
Jadi kali ini Radja didaulat untuk menyanyikan lagu yang di daur ulang misalnya kayak lagu berjudul 'Salam Pramuka' dan dikemas dalam album yang nanti akan di sosialisasikan ke komunitas pramuka dan tentunya akan disajikan dengan versi 'Radja'," jelas Ian Kasela saat ditemui di Taman Wiladatika, Buperta Jambore kawasan Cibubur Jakarta, Jumat (20/7).
"Yang jelas, kami respect dengan Pramuka, karena Pramuka itu terkenal dengan sifat gotong royong. Udah gitu, pramuka ini kan berskala nasional kami sangat seneng, bangga, ini positif dan khususnya baik juga kedepannya buat pencitraan 'Radja'," sambung Moldy gitaris Radja.
Dengan langkah awal dari upaya tersebut, akhirnya grup musik Radja menggandeng PT Molino Pramuka menerbitkan spesial album yang berisi 10 lagu-lagu Pramuka bertajuk 'Dari Radja Untuk Pramuka Indonesia', sebagai salah satu unit Usaha Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang bergerak dalam bidang usaha dan distribusi media latih kepramukaan.
Sejumlah program band Radja Peduli Pramuka telah dirancang oleh kedua belah pihak seperti roadshow keberbagai daerah, lomba cipta lagu Pramuka, audisi dan lomba band Pramuka penerbitan buku hingga produksi film bersama.

Oleh: Fahrul Anwar - Editor: Masruroh
http://www.centroone.com
Pramuka Kwarcab Brebes Bantu Amankan Arus Lebaran

Pramuka Kwarcab Brebes Bantu Amankan Arus Lebaran

Brebes - Sebanyak 1.200 anggota Pramuka Kabupaten Brebes dilibatkan untuk membantu mengamankan arus Lebaran. Para pegiat organisasi ekstrakurikuler sekolah ini ditempatkan pada titik kemacetan yang padat dan di sejumlah tempat wisata.

“Saat ini sedang pembekalan, sedangkan penempatan mulai tujuh hari sebelum dan setelah Lebaran,” ujar Kepala Hubungan Masyarakat Kwarcab 11.29 Kabupaten Brebes, Wasdiun, Kamis 26 Juli 2012.

Menurut Wasdiun, keterlibatan Pramuka di lapangan ini untuk membantu personel kepolisian yang sedang menjalankan tugas. “Ini sudah sering dilakukan saat momentum mudik dan arus balik,” ujar Wasdiun.

Selain dilibatkan dalam pengamanan arus mudik dan arus balik mendatang, Pramuka juga membuka rest area di wilayah Brebes, masing-masing ditempatkan pada dua di jalur pantai utara dan jalur tengah. Kedua rest area tersebut ditempatkan di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Brebes dan di Madrasah Aliyah As Salafiah Kecamatan Larangan.

Sementara itu Kepala Bagian Operasi Kepolisian Resort Brebes, Ajun Komisaris Sofyan Wisnu, menyatakan telah menyiapkan 466 pasukan untuk membantu pengamanan lalu lintas arus mudik dan arus balik mendatang. “Ini semua anggota yang ada di Brebes,” ujar Sofyan.

Menurut Sofyan, pasukan ini akan ditambah tenaga bantuan dari brigade mobil dan sabara masing-masing 50 personel yang didatangkan langsung dari kepolisian daerah Jawa Tengah.

Sofyan mengaku sengaja memfokuskan pengamanan daerah rawan macet seperti alun-alun Kota Brebes, Pasar Bulakamba, Pasar Dermolen Ketanggungan, perlintasan rel kereta api Pejagan, hingga pasar Linggapura Kecamatan Tonjong.

Sumber : tempo.co.id
Karateka Yulanda Asmuruf Raih Emas di AKF Senior Championship & Cadet Championship, Uzbekistan

Karateka Yulanda Asmuruf Raih Emas di AKF Senior Championship & Cadet Championship, Uzbekistan

yulanda di indonesiaproud wordpress comSetelah cukup lama menanti raihan medali emas pada kejuaraan karate untuk kategori wanita akhirnya karateka asal Papua Yulanda Asmuruf  menorehkan prestasi gemilang dengan berhasil meraih emas pada kategori kumite-68 kg putri dalam Kejuaraan 11th AKF Senior Championship & Cadet Championship yang diselenggarakan di Tashkent, Uzbekistan pada 14-17 Juli lalu.

Perolehan medali emas tersebut melengkapi daftar perolehan medali tim Karateka Indonesia pada kejuaraan tersebut. Dengan adanya tambahan 1 medali emas tersebut, Indonesia secara keseluruhan meraih1 medali emas, 2 perak, dan 5 perunggu.

Medali perak masing-masing diraih oleh Ramadhan Saputra untuk kumite kadet -63 kg putra serta kata beregu senior putra yang terdiri dari Aswar, Fidelys Lolobua dan Faizal Zainuddin.

Sedangkan medali perunggu diraih masing-masing oleh Widya Sari Ifka untuk kategori kunite kadet -47 kg putri, Renaldy Pratama Surantio di kumite kadet +70 kg putra, Soegianto Stanley untuk kategori individu kata-63 kg putra, Imam Tauhid Raganda di kategori kumite -55kg putra, dan kata beregu junior putri yang terdiri dari Aprilia Visa, Dwi Puspita Sari ni Made, Kautsar Mastura, serta Nawar.

Kejuaraan di Tashkent tersebut merupakan kejuaraan karate tingkat internasional pertama yang dilaksanakan oleh Uzbekistan. Di kejuaraan ini, tim Indonesia diwakili oleh 12 karateka junior dan 17 karateka senior.

“Prestasi yang diraih Karateka Indonesia mencerminkan kemajuan pembinaan serta dedikasi yang tinggi setiap Karateka untuk mengharumkan nama bangsa”, demikian pimpinan delegasi Karate Indonesia Iwan Setiawan.

Tidak lupa Iwan juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap keberhasilan 17 dan 20 wasit asal Indonesia yang berhasil lulus uji wasit Asian Karatedo Federation (AKF) 12-13 Juli 2012 di Tashkent.

Dubes RI Tashkent pada kesempatan jamuan makan dengan seluruh delegasi juga menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diraih tim Indonesia. “Saya menyaksikan saat Yulanda menundukan karateka terbaik Iran Pegah Zangeneh Karkooti, dan saya sangat bangga”, ujar Dubes.

“Para karateka ini merupakan duta-duta bangsa yang diharapkan dapat terus meningkatkan prestasi dan terus mengharumkan nama bangsa”, tutup Dubes RI.

Sumber: kemlu.go.id (KBRI Tashkent)
by 
Marching Band Indonesia Juara di International Youth Marching Band Competition, Hong Kong

Marching Band Indonesia Juara di International Youth Marching Band Competition, Hong Kong

Tim marching band asal Indonesia, yakni Harmony Menteng 02 danLocomotive PT KAI berhasil meraih juara 2 dan 3 dalam even International Youth Marching Band Competition yang berlangsung pada 1-2 Juli 2012 di Hong Kong.

marching band RI di indonesiaproud wordorees comBeberapa negara mengikuti kompetisi ini, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Tiongkok serta tuan rumah Hong Kong. Masing-masing negara mengirimkan 2 atau 3 marching bans, serta puluhan marching band dari tuan rumah Hong Kong.

Ini merupakan kali kedua Indonesia mengirimkan wakilnya dalam penyelenggaraan kompetisi marching band internasional di Hong Kong, sementara merupakan kali pertama Indonesia mengirimkan wakil pada kategori junior.

Kedua tim asal Indonesia tersebut bertanding dengan semangat juang tinggi walaupun pesaing juga memiliki kemampuan yang baik dalam penguasaan alat.

HKIYMBC 2012 di indonesiaproud wordpress comHasilnya ternyata cukup menggembirakan. Tim Locomotive PT KAI berhasil meraih juara kedua untuk kategori senior melalui perjuangan yang keras dalam battle of the bands 2 (dua) band berpenampilan terbaik.
Tim Harmony Menteng 02 berhasil meraih juara ketiga untuk kategori junior ditambah dengan predikat Tim Favorit mengingat penampilan mereka yang luar biasa dengan tema The Beauty of East Indonesia.

Hasil ini tidak lepas dari dukungan ratusan suporter Indonesia yang memadati Tsuen Wan West playground yang terdiri atas tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di sekitar venue.  Kedua tim sangat terkesan atas sambutan dan dukungan yang besar tersebut.

Sumber: kemlu.go.id

by 

Revisi Edaran Jota-Joti 2012. untuk lebih jelasnya silahkan kakak-kakak lihat di website resmi Gerakan Pramuka.http://pramuka.or.id/

Foto: Revisi Edaran Jota-Joti 2012. untuk lebih jelasnya silahkan kakak-kakak lihat di website resmi Gerakan Pramuka. http://pramuka.or.id
Budi Mulia Dua (BMD) Choir Raih Medali di Golden Gate International Children’s and Youth Choral Festival, California AS

Budi Mulia Dua (BMD) Choir Raih Medali di Golden Gate International Children’s and Youth Choral Festival, California AS

BMD choir di indonesiaproud wordpress comPrestasi membanggakan diraih oleh Budi Mulia Dua (BMD) Choir dari Yogyakarta yang berhasil merebut perak dan perunggu di Golden Gate International Children’s and Youth Choral Festival yang diselenggarakan di San Fransisco, California AS pada 8-14 Juli 2012.
BMD choir berhasil meraih perak di vocal solo dan penghargaan khusus perak untuk kostum sedangkan perunggu diraih untuk kategori historical song dan di kategori folk song.
Di kategori historical song, BMD Choir membawakan lagu klasik Ave Verum Corpus dan Lascia Chio Pianga sementara di kategori folk song lagu yang dibawakan adalah Don Dap Dape, lagu daerah asal Bali, dan Oh Adingkoh, lagu daerah asal Dayak, Kalimantan.
Kostum pakaian daerah asal Dayak, Makassar, Aceh, Betawi dan Bali yang berwarna-warni mengundang decak kagum penonton yang menyaksikan BMD Choir beraksi menyanyikan lagu daerah di ajang kompetisi.
GGF di indonesiaproud wordpress comSungguh tepat rasanya mereka mendapat penghargaan khusus perak untuk kostum yang dikenakan BMD Choir beranggotakan 27 orang siswa sekolah menengah pertama dan atas Budi Mulia Dua, Yogyakarta.

Mereka didampingi oleh Pantjasona Adji, pelatih merangkap konduktor BMD Choir serta 4 orang guru BMD. Keikutsertaan dalam lomba Golden Gate Festival adalah untuk yang pertama kalinya bagi BMD Choir.
Selain diikuti oleh grup paduan suara BMD, festival ini juga diikuti oleh paduan suara asal Australia, Austria, Canada, China, Denmark, Georgia, Honduras, Jerman, Lithuania serta tuan rumah Amerika Serikat.
Golden Gate International Children’s and Youth Choral Festival diselenggarakan setiap 3 tahun sekali oleh Piedmont East Bay Children’s Choir.
Festival yang didirikan sejak 1991 ini bertujuan menjadi tempat berkumpulnya penyanyi muda dari seluruh dunia untuk tampil, bertanding dan membangun persahabatan di antara mereka.
Yudi Utomo Imardjoko: Penemu Kontainer Limbah Nuklir

Yudi Utomo Imardjoko: Penemu Kontainer Limbah Nuklir

Yudi Utomo di indonesiaproud wordpress comKetika krisis listrik terjadi, beberapa kelompok masyarakat kembali terpikir untuk membangun pusat listrik tenaga nuklir.
Gagasan ini memunculkan pro dan kontra. Kebanyakan orang yang menolak pembangunan pusat listrik bertenaga nuklir karena takut akan tingkat keamanan dan juga problem limbah nuklir.
Di Indonesia limbah nuklir itu belum ada. Hebatnya, limbah belum ada, keranjang penyimpan limbah nuklir sudah disiapkan oleh Yudi Utomo Imardjoko, sarjana nuklir yang memperoleh gelar doktor dari Iowa State University, Amerika Serikat, dalam usia 32 tahun. Ia menemukan rancangan kontainer untuk menampung limbah nuklir yang tahan puluhan ribu tahun ditanam dalam tanah dengan aman.
“Problem utama pemakaian energi nuklir itu pada soal menyimpan limbah untuk selamanya. Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi dalam pembuatan kontainer adalah harus tahan sampai 10.000 tahun,” kata Yudi yang memimpin Pusat Studi Energi Universitas Gadjah Mada (PSE UGM), Yogyakarta.

Bersama dengan sarjana lain di seluruh dunia, Yudi berlomba membuat rancangan kontainer yang panjangnya enam meter dan diameter satu meter itu.
Rancangan dosen Fakultas Teknik Nuklir UGM itu sudah masuk dalam lembaran Department of Energy Amerika Serikat dan memenuhi kualifikasi yang diminta serta berhak ikut tender pembuatan kontainer itu.
“Tender akan dilakukan tahun 2005. Mereka membutuhkan 12.000 kontainer. Limbah nuklir di AS makin lama makin menumpuk di dalam gudang. Itu tak bisa terus-menerus dijalankan. Itu tak sesuai dengan aturan. Limbah harus disimpan di dalam tanah dengan kontainer yang tahan terhadap segala kerusakan,” tambah pria beristri drg Trina M.Kes ini.
Ia mengajak perusahaan yang mampu mengikuti pemikirannya dengan gagasan yang semakin berkembang berkat bantuan rekan-rekannya. Untuk mengikuti tender di AS, Yudi merangkul Nuclear Assurance Corporation (NAC), sebuah perusahaan asli negara itu. Adapun untuk pembuatan kontainer di Indonesia, ia bekerja sama dengan Boma Bisma Indra (BBI).
Proses penemuannya memakan waktu lama. Rumus desain itu berawal ketika Yudi menjadi mahasiswa S3 di AS. Konsepnya sudah sering dipresentasikan di berbagai forum, tetapi perhitungan yang rinci tidak pernah dibuka.
“Menurut guru besar pembimbing saya, perhitungan yang saya miliki merupakan yang paling bagus. Ia bilang, itu semua untuk you saja dan dipatenkan. Lalu, perhitungan itu saya bawa pulang ke Indonesia dan dimatangkan,” katanya. Pembimbingnya, Profesor Daniel Bullen, adalah staf ahli Bill Clinton (Presiden AS kala itu) untuk bidang nuklir dan berlanjut di era Presiden George W Bush.
Untuk mematangkan rancangan itu, dari pemerintah ia mendapat dana riset unggulan terpadu (RUT) dan kemudian riset unggulan kemitraan (RUK) yang merupakan kerja sama dengan BBI.
Menurut perkiraan Yudi, pada tahun 2003 paten dari AS sudah keluar, sedangkan dari Indonesia keluar tahun depannya karena waktu tunggunya lebih lama.
Ia yakin memenangi tender itu. Kontainer dibuat di Indonesia sehingga harganya murah, Rp 3,5 miliar. “Kalau Amerika butuh 12.000 buah, omzetnya sangat lumayan,” tuturnya.
Sambil menunggu poses paten serta tender di AS, Yudi aktif memimpin PSE, lembaga untuk mencari energi alternatif.
“Di negara-negara maju, orang sudah berpindah dari minyak dan gas ke energi yang renewable. Itu melalui fase-antara yang namanya nuklir. Mereka tidak mau bergantung pada OPEC, tak mau dikendalikan harganya, lalu dikembangkan energi nuklir. Kita sulit pakai nuklir karena acceptance masyarakat yang rendah. Akhirnya PSE memosisikan kita harus mempunyai keunggulan energi karena semua arahnya menuju energi yang terbarukan. Ya sudah, kita langsung saja ke sana,” paparnya.
Setelah melakukan pengkajian, pilihan energi terbarukan jatuh pada energi surya, bukan biomass dan biogas. Matahari merupakan sumber energi terbarukan dengan ketersediaan yang paling gampang.
Di masa depan, PSE mempunyai obsesi untuk mendayagunakan air sebagai energi yang bisa menggantikan bahan bakar minyak. Tuturnya, “Dalam waktu lima tahun lagi, semoga saja kita dapat membuat jumpa pers dengan wartawan dengan materi temuan energi hidrogen itu.”
Untuk menengok keluarga, ia wira-wiri ke Melbourne. Di sana ia bertemu dengan pejabat BP Solar, sebuah divisi dari perusahaan minyak BP, yang memproduksi panel tenaga surya yang mutunya bagus dan harganya kompetitif. Kini PSE selalu memakai panel produk BP.
“Nanti jika setiap tahun sudah mampu memasarkan 10.000 unit sistem listrik tenaga surya, kita akan membuat pabrik sendiri. Bahan bakunya mudah. Wong cuma pasir pantai. Saya yakin pengguna tenaga surya akan makin banyak, pasar di Indonesia makin terbuka luas,” ujar putra mantan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Prof Dr Imam Bernadib itu.
PSE beberapa bulan lalu telah memberikan pernyataan bahwa krisis kelistrikan sudah di dalam kondisi bencana nasional. Pasokan listrik akan semakin menurun dan kualitasnya akan semakin jelek, sementara rasio elektrifikasi di Indonesia baru mencapai 50 persen lebih sedikit.
“Salah satu yang dapat dilakukan secara individu adalah menyadarkan bahwa listrik dapat kita upayakan sendiri. Pemasok daya besar, seperti PLN, kita posisikan sebagai salah satu cara pemenuhan kebutuhan listrik, bukan segala-galanya. Artinya, kita pun mengetahui berapa kebutuhan listrik kita dan bagaimana menjaga agar kebutuhan listrik itu dapat dipenuhi terus-menerus sesuai dengan keinginan kita,” tambah Yudi.
Listrik tenaga surya dapat dimanfaatkan di daerah yang sangat terpencil sampai di perkotaan. Kelebihan listrik yang dihasilkan bahkan dapat dijual kepada pihak lain.
“Daya pasokan kita mungkin jumlahnya kecil, namun kalau diupayakan oleh jutaan masyarakat Indonesia, daya yang terkumpul menjadi besar dan signifikan. Krisis kelistrikan yang terjadi sekarang adalah sebuah pelajaran bagi kita semua untuk membangun kesadaran menuju prinsip kemandirian,” tegasnya.
PSE selama enam bulan ini sudah membangun lebih dari 2.000 unit panel sistem listrik bertenaga surya. Dari pelosok desa dan luar Jawa serta perkotaan, dan untuk yang paling besar, mereka akan membangun sistem listrik tenaga surya di Kupang. Luas panel yang akan dijajarkan sama dengan satu lapangan sepak bola, daya yang dihasilkan satu megawatt.
Investasi listrik bertenaga surya bervariasi, dari order Rp 3 juta sampai miliaran rupiah, bergantung pada kemampuan finansial warga masyarakat. Dana yang tertanam itu akan kembali dalam waktu 5-12 tahun bergantung pada pilihan teknologinya.
“Pertumbuhan kebutuhan listrik dengan tenaga surya disesuaikan dengan kemampuan ekonomi kita. Jadi, kita menumbuhkan kemampuan kita untuk semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan kita sendiri,” demikian paparnya.
SMP Labschool Raih Juara Umum di XIX International Dance Festival Gorzów 2012, Polandia

SMP Labschool Raih Juara Umum di XIX International Dance Festival Gorzów 2012, Polandia

labschool folk dance di indonesiaproud wordpress comSMP Labschool Kebayoran, Jakarta Selatan mengharumkan nama bangsa saat menjadi wakil duta seni Indonesia dan berhasil dinobatkan sebagai juara umum festival tari internasional, XIX International Dance Festival 2012 yang diselenggarakan di Gorzów, Polandia pada 29 Juni – 4 Juli 2012.
International Dance Festival ini adalah festival tahunan yang diperuntukkan bagi peserta dari seluruh dunia, dengan rentang usia 7 – 22 tahun. Festival tari tersebut diikuti oleh beberapa negara di antaranya Republik Ceko, Turki, Latvia, Bulgaria, Jerman, dan Polandia.
Dalam ajang itu, kontingen Indonesia yang diwakili 22 penari dan 8 pemusik yang  usianya masih berkisar belasan tahun dan menampilkan 3 tarian tradisional khas Nusantara, yaitu tari Saman, tari Tor-tor dan tari Piring.

Menurut Donna, salah satu orang tua penari, penampilan para peserta disambut antusias penonton dan dewan juri. Atraksi tarian-tarian ini dianggap sangat menarik dan hidup.
SMP labschool di indonesiaproud wordpress comJuri terpukau pada saat para peserta remaja ini mementaskan tari Saman yang indah dan amat dinamis.  Tari Saman tergolong sulit karena butuh kekompakan gerak para penari-penarinya
“Penampilan tari Piring juga mendapat apresiasi yang luar biasa, karena gerakan para siswa-siswi ini terlihat begitu lentur dan alami,” tukas Donna.
Atas kemenangannya, tim Indonesia berhak mendapatkan piala kehormatan dan uang tunai senilai 300 Euro.
“Penampilan terbaik dari para siswa Labschool ini ikut mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ujar Donna bangga.
Randall Hartolaksono: Penemu Formula Kimia Pemadam Api Ramah Lingkungan

Randall Hartolaksono: Penemu Formula Kimia Pemadam Api Ramah Lingkungan

Randall Hartolaksono di indonesiaproud wordpress comSiapa yang peduli dan menaruh perhatian pada kulit singkong? Jangankan kulit, dagingnya pun tak banyak mendapat perhatian kaum ilmuwan. Namun, di tangan Randall Hartolaksono, kulit singkong bisa diubah menjadi bahan anti api kelas dunia. Temuan revolusioner arek Suroboyo kelahiran 16 Maret 1956 ini terjadi secara tak sengaja.
Saat itu, ia kuliah di jurusan Teknik Mesin Universitas London (ia masuk tahun 1977, karena para dosennya sulit mengeja Hartolaksono maka kemudian namanya sering dipanggil Hart) dan meneliti saripati kulit singkong untuk bahan pelumas engsel robot, tak sengaja ia menumpahkan bahan itu di atas nyala api. Ternyata api padam. Randall takjub. Di bawah bimbingan Profesor Evans, ia meneliti keampuhan kulit singkong.
Saripati singkong, menurutnya, terbukti memutus reaksi kimia berantai dalam proses kebakaran. “Zat aktif itu bisa mencegah lompatan energi elektron melewati titik kritis di lapisan terluar atom saat pembakaran”, katanya.
Randall menjuluki teorinya “free radical” atau radikal bebas. Teori ini sempat ditolak pakar Inggris dalam pertemuan tahunan di Edinburgh University, Skotlandia, 1982.
Baru setelah uji coba laboratorium selama lima tahun, teori Randall diakui. “Mereka menyebutnya teori pemutusan rantai kimia”, katanya.

Dalam penelitian lanjutan, zat aktif dari kulit singkong, seperti tripotasium sitrat, itu bisa dikembangkannya menjadi aneka produk anti api. Ada yang seperti cat, dioleskan pada kayu, membuat tahan api selama 200 tahun! Ada juga yang dimasukkan pada tabung semprot untuk memadamkan nyala api.
Kini tiga produk temuan Randall telah mendapat sertifikat uji standar dari beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Inggris dan Australia. Produknya bisa menembus banyak tempat elit, seperti Istana Buckingham Inggris. Perusahaan Malaysia seperti Petronas, Proton dan Telecom mengganti produk halon dengan produk Randall yang ramah lingkungan. Beberapa hotel berbintang pun mulai disusupi produk Randall.
Pemegang status permanent residence di Inggris dan Singapura ini membangun kerajaan bisnisnya yang dinamai Hartindo Chemicatama Industri. Selain di Jakarta dan Surabaya, Randall juga membangun pabrik perakitan di Malaysia, Singapura, Taiwan, Inggris dan Thailand.
Tapi sukses tidak diraih Randall dengan gampang. Sebelum mendapat banyak lisensi, ia harus keluar masuk laboratorium di mancanegara. Ia memberi contoh, AF11E yang ditemukan pada 1983 baru mendapat sertifikat uji standar dari Amerika tahun 2000. Randall membuktikan, jadi inovator tak cukup hanya kreatif, melainkan juga harus ulet dan sabar.

Pendidikan & Karier
Randall Hartolaksono di indonesiaproud wordpress comRandall Hart, BSc. MSc., Ia menjabat sebagai Managing Director dari beberapa perusahaan, yaitu PT. Hart Industries Limited (UK), London, Inggris, sejak tahun 1990; PT. Hartindo Chemicatama Industri (mulai tahun 1992); Newstar Holdings Singapore (dari tahun 1995); dan Newstar Chemicals Malaysia (sejak tahun 2000).
Randall mengenyam pendidikan formal di SMA Pangudi Luhur-Jakarta, Advance Level in Science (Hounslow Borough College-London UK), BSc. serta MSc. di Mechanical Engineering (Queen Mary College-London University, UK).

Selain itu, ia juga pernah mengikuti beberapa pendidikan non-formal, mulai dan Kursus Kimia, Bahasa Melayu, hingga Pendidikan Pemadam Kebakaran. Untuk yang terakhir, bahkan ia mempunyai 2 ijazah, yaitu dan Fire Service College dan Washington Hall College, yang merupakan lembaga pendidikan pemadam kebakaran terbesar di dunia.

Perjalanan kariernya dimulai pada tahun 1983, dengan bekerja sebagai Production Engineer Mobil Oil Indonesia, yang dijalaninya sampai tahun 1985. Setelah itu, ia sempat bekerja di Petroleum Engineer Petroleum, UK (1986-1990), sebelum akhirnya mendirikan perusahaan-perusahaan yang sampai sekarang dikelolanya.
Setelah lulus SMA, Randall sempat melanjutkan pendidikannya ke Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti-Jakarta. Tetapi kemudian, saat berumur 18 tahun, ia dikirim untuk belajar ke London. Di sana, sesuai dengan kesenangannya dalam hal mesin, ia menekuni bidang Mechanical Engineer, hingga memperoleh gelar BSc. dan MSc.

Sejak menemukan bahan kimia yang dapat memadamkan dan mencegah timbulnya api pada tahun 1979, Randall dapat dikatakan sudah terjun ke dunia industri, tepatnya di bidang Fire Safety. Dimana, setelah itu ia berkutat untuk menyusun suatu Formula, hingga akhirnya berhasil menciptakan bahan kimia baru untuk memadamkan serta mencegah api.

Di bidang Organisasi Profesi, namanya tercatat di dalam keanggotaan berbagai Asosiasi Profesional Intemasional, antara lain Institute of Mechanical Engineer (IME-UK), National Fire Prevention Association (NFPA -USA), Fire Prevention Association (FPA-UK), Malaysian Fire Protection Association (MFPA – Malaysia) dan Institute of Fire Engineer (IFE-UK).

Paramabira Binus Juara Umum di Grand Prix Seghizzi International Choir 2012, Italia

Paramabira Binus Juara Umum di Grand Prix Seghizzi International Choir 2012, Italia

paramabira di indonesiaproud wordpress com
Universitas Bina Nusantara (Binus) kembali mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Paduan Suara Bina Nusantara atau Binus University Choir “Paramabira” berhasil menjadi Juara Umum  di ajang kompetisi 51stInternational Competition of Choral Singing “Seghizzi” yang diselenggarakan pada 9-16 Juli 2012 di Italia.
51st International Competition of Choral Singing merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Associazione Corale Goriziana “C.A. Seghizzi”.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Italia itu, Paramabira berhasil meraih berbagai juara dalam beberapa kategori, yakni Juara 1 kategori Renaissance, Juara 2 kategori 19th Century serta Juara 4 kategori 20th Century to the present.

Tim Paramabira yang terdiri dari 40 anggota berhasil menjadi juara di Italia setelah membawakan 14 lagu dalam ketiga kategori lomba yang diikuti.
Pemilihan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Paramabira didasarkan atas beberapa pertimbangan teknis seperti kecocokan lagu dengan kategori yang diikuti serta penyesuaian dengan kemampuan dari para anggota.
“Syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena kerja keras Paramabira berhasil menjadi Grand Champion di 51st International Competition of Choral Singing “Seghizzi” Italia. Hal ini tentunya membawa kebanggaan dan nama harum bagi bangsa Indonesia,” ujar Drs. Andreas Chang, MBA, Pembantu Rektor 3 Binus .
Dalam kompetisi ini, Paramabira harus bersaing dengan 16 paduan suara lainnya dari 10 negara, yakni Chor Leoni Men’s Choir (Canada), Coro UNAB – Universidad de Bucaramanga (Colombia), Vokalna Skupina Octachord (Croatia), E Studio Girl’s Choir (Estonia), In Laetitia Chorus (Italia), Springtime (Italia), Coro Polifonico Turritano (Italia), Coro Femminile Eos (Italia), Quartetto della Rinascenza (Italia), La Stele (Italia), AZM of Silesian Univ. of Technology (Polandia), Vocal Ensemble Rondo (Polandia), Choir Metriza (Russia), Mixed Choir Haunesis (Turkey) serta Erkel Ferenc Mixed Choir (Hungary). Paramabira menjadi satu-satunya wakil Asia dalam kompetisi ini.
Latar belakang keikutsertaan Paramabira dalam kompetisi ini adalah untuk menempa kemampuan mereka dan siap untuk berkompetisi. Paramabira harus melalui beberapa tahapan untuk akhirnya bisa dianggap layak untuk ikut serta dalam kompetisi bergengsi ini.
Sebelumnya Paramabira juga pernah menyabet gelar juara di ajang 26th Festival Internacional De Musica de Cantonigros yang digelar di Barcelona, Spanyol tahun 2008 dan 24th Praga Cantat 2010 yang digelar di Praha, Republik Ceko tahun 2010 lalu.
paramabira di indonesiaproud wordpress com
Melalui kemenangan ini, Paramabira berharap dapat memberikan inspirasi kepada kaum muda untuk terus mengejar prestasi untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia dan juga mempersiapkan yang terbaik untuk masa depan.
Setelah menang dalam kompetisi ini, Paramabira bermaksud untuk mengadakan beberapa konser di Indonesia dan bersiap untuk mengikuti kompetisi internasional lainnya pada tahun mendatang.
“Semua organisasi kemahasiswaan yang ada di Universitas Bina Nusantara termasuk Paramabira diharapkan dapat mencapai prestasi-prestasi gemilang, sebagai bagian pelatihan pengetahuan, sikap dan kedtrampilan sebelum mereka lulus dari Universitas Bina Nusantara nanti,” tambah Andreas Chang.

Kategori

Kategori