Kumpulan Yel-Yel Pramuka Siaga Dan Penggalang

Kumpulan Yel-Yel Pramuka Siaga Dan Penggalang

contoh Yel – yel pramuka regu matahari regu singa regu kuda terbang,siaga, penggalang, penegak putra dan putri , sebenarnya pembuatan yel-yel pramuka sama seperti yel yel pada umumnya yang menggambarkan semangat kekompakan dalam tim.

Yel-yel pramuka berfungsi untuk membangun kekompakan antar tim, biasanya yel yel di lakukan menjelang akan melakukan kegiatan atau sedang baris berbaris.

Nama Regu : SAKURA
Hai…. Hai… hai… hai…
Lihatlah kawan kawanku semua
Regu sakura regu yang okey !
Ayolah kawan ………
kita gembira bersama …………..
Ayo kawan ……….
Ikut Pramuka …………….
Hai… hai… hai… hai…
Ref. Ayolah kawanku…..
kita gembira ria………
Hilangkan sedihmu ………
Ayo kita gembira………..La… la… la… la…
Nama Regu: SINGA
Ada sebuah Regu dari SD Bedilan
Nama Regunya singa
Regu Singa Oke dech…
Regu lain Capek dech…
 
Nama Regu: MATAHARI
Kalau kau suka matahari
Kalau kau suka matahari
Kalau kau suka hati, mari kita lakukan
Kalau kau suka hati bilang matahari
Matahari Yeeeeeesss……….. !

Nama Regu: SCORPIO
Saat bulan purnama bersinar
Kepala ku putusDimakan ikan paus
Anaknya lima ratusIbunya racun tikus
Bapaknya pelatih Juventus
Scorpio ..… Yeeesss…!!!.

Nama Regu: KUDA TERBANG
Kubutuh dokter cintah tah tah,tahu huh u hujan jan jan jantung
Tongkat-kat-kat-kotok-tok-pi-pin-dang-dang dut
Kicik-kicik kedangdut
Regu kuda terbang hais-hais-hais kotoplak-kotoplak yeeess…..!!.

Nama Regu: BADAK 
Seekor Badak yang kuat
Punya tanduk yang kuat
Badan yang besar
Terciptalah kelompok badak
Semoga kumpulan contoh yel yel di atas bisa menginspirasi anda adalam membuat yel yel pramuka. (TN)

Sumber: tunaskelapa.com
Kata-Kata Mutiara Motivasi

Kata-Kata Mutiara Motivasi



Kata-kata mutiara motivasi ini merupakan kumpulan kata mutiara yang bisa dijadikan sebagai bahan motivasi
Berikut ini adalah kumpulan kata-kata mutiara motivasi.
  • “Rasa malas dapat menghilangkan waktu yang berharga.”
  • “Terlalu banyak bermimpi tapi sedikit berusaha hanya akan membuat kesuksesan terlalu lama diraih.”
  • “Kesuksesan butuh kesabaran.”
  • “Kesuksesan akan lebih terasa manis setelah mengalami kegagalan. Kita bisa tahu sukses itu apa kalau kita pernah gagal.”
  • “Kendalikan pikiran Anda sebelum pikiran Anda dikendalikan orang lain.”
  • “Seribu langkah diawali dengan satu langkah.
  • “Ada orang yang tertawa karena ada hal yang lucu dan ada juga orang tertawa karena ada yang dihina.”
  • “Lebih baik membuat pekerjaan daripada mencari kerja.
  • “Ada orang yang menangis karena melihat orang bahagia dan ada juga orang yang bahagia karena melihat orang menangis.”
  • “Putus asa hanya akan membuat kita jauh dari pintu kesuksesan.”
  • “Jadikan kegiatan belajar sebagai investasi ilmu yang kelak akan berguna di kemudian hari.”
  • “Pekerjaan yang ditunda-tunda hanya akan membuat waktu bergulir terasa cepat”.
  • “Kebahagiaan tidak harus dicari, tanpi bisa dibuat.”
  • “Ilmu bisa dibagi tanpa harus kehilangan, tidak seperti harta.”
  • “Hal yang penting dalam kesuksesan adalah kebahagiaan. Buat apa sukses kalau tidak bahagia.”

Itulah sedikit kumpulan kata-kata mutiara motivasi. Bagi Anda yang mau menambahkan, silakan masukan di kolom komentar yang telah disediakan.
29 Pramuka Ikut Penerimaan Anggota Saka Wira Kartika Kodim 0722/Kudus

29 Pramuka Ikut Penerimaan Anggota Saka Wira Kartika Kodim 0722/Kudus

29 Pramuka Ikut Penerimaan Anggota Saka Wira Kartika Kodim 0722/Kudus
KODIM 0722/KUDUS (27/12),- Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0722/Kudus selama 3 (tiga) hari terhitung mulai tanggal 21/12/2013 s.d. 23/12/2013, menyelenggarakan Latihan Dasar Kepramukaan kepada 29 anggota baru yang nantinya akan dilantik sebagai anggota Saka Wira Kartika Kodim 0722/Kudus Angkatan ke III.

Kepala Staf Kodim 0722/Kudus Mayor Inf Haryanto, S.Sn dalam pengarahannya mengatakan, Saka Wira Kartika Kodim 0722/Kudus sebagai salah satu wadah untuk meningkatkan dan mengembangkan kepemimpinan, pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan serta kecakapan para anggota Pramuka, sehingga nantinya dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan nyata, produktif serta bermanfaat bagi masyarakat dimanapun berada.

Adapun materi yang diberikan kepada anggota baru ini berupa materi seperti Wawasan Kebangsaan, 5 (lima) Krida Pramuka, bermain outbond, serta simulasi penanggulangan bencana.

Yel - Yel Pramuka (3)

Yel - Yel Pramuka (3)

Berikut ini adalah yel-yel Pramuka yang terinspirasi dari salah satu TNI AD

(pinru) Ho.. waha ha (ditirukan anggota)
(pinru) Ho.. wahe he (ditirukan anggota)
(pinru) ha ha ha ha ha (ditirukan anggota)
(pinru) He he he he he (ditirukan anggota)

Ayo maju wahai Pramuka... (pinru)
Maju bersama-sama (anggota)
Oh oo..o.o..o..o...o..ooo
La..la la lal.lala lala.. Ha.. ha ha

Kami dari regu sakura (sesuai nama regu)
Datang untuk jadi juara 
Belajar berlatih bersama
Tuk jadi juara di lomba .. ha ha ha

Ayo maju wahai pramuka
Dengan hati Riang gembira
walaupun tak dapat juara 
Yang penting kita bergembira.. ha ha ha

Oh oo..o.o..o..o...o..ooo
La..la la lal.lala lala.. Ha.. ha ha

Regu sakura (pinru).. Ho (anggota) 3x

Kita Pasti Bisa Yes..!

Untuk Iramanya silahkan download dibawah ini

Semoga bermanfaat. 
Jangan lupa meninggalkan jejak di blog TKP 

Terimakasih... Salam Pramuka!!

Pramuka sebagai Lembaga Pendidikan Positif Bagi Generasi Muda

Pramuka sebagai Lembaga Pendidikan Positif Bagi Generasi Muda
[PALEMBANG] Wakil Gubernur H Ishak Mekki menerima Kwartir daerah (Kuarda)  Gerakan Pramuka Sumatera Selatan dalam rangkamelaporkan Rencana Program kerja Tahun 2014 di Ruang Kerja Kantor Gubernur Jalan Kapt. Arivai  Palembang, Selasa (24/12). 

Ketua Kuarda Pramuka Prov. Sumsel  Drs. H. Abdul Shobur, SH, MM. Didampingi oleh Asisten IV Bidang Administrasi dan Umum Prov. Sumsel Ir. H. Syamuil Chatib MM, dan Kepala Dinas Pemuda Olahraga Prov. Sumsel Saidina Ali. Wakil Gubernur H. Ishak Mekki mengatakan, “

Program yang sudah dilaksanakan oleh Pramuka baik yang belum terlaksana dapat sebagai bahan evaluasi di tahun mendatang”, jelas Ishak Mekki. 

Pihak Pemprov. Sumsel sangat mendukung kegiatan positif seperti pramuka, karna saat ini banyak para pemuda terjerumus kegiatan negatif seperti narkoba dan lain – lain, 

Dirinya berharap Pramuka Sumsel dapat menjadi lembaga pendidik guna menciptakan generasi muda yang baik. Ungkap Ishak Mekk 

Selanjutnya, Wakil Gubernur mendukung pembangunan pembangunan Bumi Perkemahan Pramuka sumsel, saat ini sudah ada lahan sekitar 22 Ha, dirinya berharap dengan adanya Wadah sendiri Pramuka Sumsel dapat menjadi model atau contoh yang baik bagi Pramuka di Sumsel. 

Menurut Drs. H. Abdul Shobur, SH, MM Pramuka Sumsel mendapat gelar Kuarda tergiat karna mampu menjalankan program – program, pengharggan ini diberikan saat munas di Kupang Nusa Tengara Timur (NTT) beberapa waktu lalu, dalam kesemaptan ini juga dipilih ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Indoensia yang dijabat oleh Bapak Adhyaksa Dault, yang dihadiri oleh Menpora Roy Suryo dan Menkokesra Agung Laksono.

 Adhyaksa Dault mengatakan dipilihnya Sumsel menjadi Kuarda tergiat tak lepas dari sudah berpengalamanya Sumsel dalam menyelenggarakan berbagai event berskala Nasional dan Internasional. Dalam kesempatan ini disampaikan juga mengenai laporan dewan pengurus KORPRI Prov. Sumsel yang telah mengikuti Pornas KORPRI ke-13 di Manado Tahun 2013, menurut ketua KORPRI Sumsel Drs. H. Abdul Shobur, SH, MM, Korpri Sumsel menduduki pringkat 7 di Nasional dalam Pornas Korpri beberapa waktu lalu, hal ini merupakan wujud bakti serta sebagai anggota Korpri. [133]

Pramuka sebagai Lembaga Pendidikan Positif Bagi Generasi Muda

Kak Azrul Azwar dan M. Fuad Akbar Tampil DI TVRI

Kak Azrul Azwar dan M. Fuad Akbar Tampil DI TVRI
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Demisioner, Prof. Dr. H. Azrul Azwar, MPH dan Muhammad Fuad Akbar, Anggota Dewan Kerja Nasional Demisioner tampil di layar televise (TVRI) sebagai narasumber acara talkshow pada program “Warta Pagi”. Tayangan (LIVE) pukul 06.15 – 06.45 wib yang berdurasi 30 menit ini mengangkat topik Munas Gerakan Pramuka dan Musppanitera Nasional Pramuka Penegak dan Pandega.
Kak Azrul Azwar dalam acara tersebut mengucapkan syukur alhamadulillah bahwa Munas Gerakan Pramuka yang merupakan forum tertinggi dalam Gerakan Pramuka berhasil dilaksanakan dan yang lebih penting lagi adalah Munas Gerakan Pramuka berhasil memilih dan mengesahkan Adyaksa Dault (mantan Menpora RI) sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 2013-2018.
Dalam Munas Gerakan Pramuka itu ungkap Kak Azrul, beberapa agenda penting telah berhasil diputuskan, diantaranya Munas telah berhasil merumuskan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, Rencana Stretegik Gerakan Pramuka lima tahun kedepan, menetapkan Arah Kebijakan Gerakan Pramuka hingga tahun 2034 (20 tahun), menetapkan tim formatur yang ditugaskan untuk menyusun pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka masa bakti 2013-2018
Sementara itu Muhammad Fuad Akbar menyampaikan bahwa pelaksanaan Musppanitera Nasional Pramuka Penegak dan Pandega yang berlangsung tanggal 28 November – 1 Desember 2014 di kota Kupang, NTT berjalan lancar.
Musppanitera Nasional juga berhasil memilih Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega Tingkat Nasional (DKN) masa bakti 2013-2018. Yudha Adyaksa terpilih kembali untuk masa jabatan keduanya. Sebelumnya Yudha Adyaksa inkamben Ketua DKN mengambil alih jabatan ketua dalam sidang pleno DKN pada akhir tahun 2011 setelah Kak Muklis sebagai Ketua DKN mengundurkan diri karena faktor usia.

Sumber: pramuka.or.id

Lebih dari 1000 Pramuka menyambut Fellows BP ke Jepang

Lebih dari 1000 Pramuka menyambut Fellows BP ke Jepang
The 67th Baden-Powell Dunia Fellowship Acara berlangsung dari 26-30 November 2013 untuk Kyoto, Jepang. The Fellowship BP Chapter Jepang direncanakan seluruh acara di bawah pimpinan anggota Dewan Yayasan Pramuka Dunia Mr Masaya Arao untuk sukses besar.
Kehormatan Ketua Yayasan Pramuka Dunia, Yang Mulia Raja Swedia, Ketua Siegfried Weiser dan Direktur John Geoghegan, membuat tim yang luar biasa untuk Yayasan dalam upaya mereka untuk meningkatkan sumber daya yang signifikan untuk mendukung Dunia Pramuka. Mereka telah melakukan hal ini dengan secara permanen investasi modal sumbangan dari pihak yang berkepentingan yang ingin membantu kaum muda belajar nilai-nilai positif dan menjadi pemimpin kita besok.
Yayasan juga berusaha sumbangan non-modal untuk mendukung proyek-proyek Pramuka Dunia spesifik, seperti Utusan program Peace. Kebutuhan tidak pernah lebih mendesak, dan manfaat potensial tidak pernah lebih besar, untuk Pramuka untuk membantu menanamkan nilai-nilai yang sangat penting bagi masa depan komunitas global kami.
Sebelum menghadiri acara di Kyoto, Mulia dan beberapa BP Fellows Nya menghadiri acara Mini BP (25 dan 26 November) di Hong Kong, setelah sangat sukses 1st World Scout Congress Pendidikan. The Fellowship BP Chapter of Hong Kong mengangkat lebih dari 700.000 USD melalui anggota BP Fellowship baru dan upgrade dari anggota yang ada. Saya ingin mengucapkan selamat kepada pekerjaan yang sangat baik dari kami Hong Kong BP Fellowship Bab dalam memastikan sukses besar ini.
Lebih dari 1000 Pramuka menyambut Fellows BP ke JepangDi Jepang, 135 BP Fellows dan mitra menghadiri acara tersebut. Yang Mulia, Raja Swedia dan Imperial Her Highness The Princess Takamado Jepang menambahkan sentuhan kerajaan untuk kegiatan.
Walikota Kota Kyoto menyelenggarakan resepsi selamat datang pada tanggal 27 November. Pertemuan Dewan Pembina Yayasan Pramuka Dunia berlangsung pada tanggal 28 November. Pada tanggal 29, Yang Mulia Raja Swedia juga berpartisipasi dalam seminar tentang Kepemimpinan Pemuda, yang secara khusus diselenggarakan oleh Jepang Rover Scouts.
Selama Dinner Fellowship pada tanggal 29 November, Scout Yayasan Dunia menyambut 24 BP Fellows baru, 23 anggota baru Dermawan Circle, 5 anggota baru dari Lingkaran International dan 1 anggota Regal Lingkaran baru, memberikan kontribusi untuk acara yang sangat sukses.
Makan malam dihadiri oleh 465 peserta dan tamu kehormatan adalah Her Imperial Highness The Princess Takamado.
Selama acara tersebut, atas pengusaha Jepang, Mr Atushi Horiba, Ketua, Presiden dan CEO dari Horiba Group (43 perusahaan di 22 negara) dan Mr Genshitus Sen (15 Grand Master Ceremony Tea) datang untuk memenuhi Ketua Kehormatan. Mereka membahas pengembangan kepemimpinan pemuda dalam kaitannya dengan bisnis dan Pramuka, termasuk bagaimana Mr Horiba dan Mr Sen bisa mendukung upaya tersebut.
Ada beberapa program budaya termasuk dalam jadwal acara - kunjungan ke Imperial Palace, Imperial Villas, Temples, Kuil (semua bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO) dan daerah pasar lokal.
Pada hari terakhir, 30 November 2013, semua Fellows BP menghadiri Scout Rally dengan lebih dari 300 Cub Pramuka dan 700 Pramuka dan Pramuka Rover. Sore itu, lebih dari 130 Pemimpin Pramuka setempat berpartisipasi dalam seminar Internasional Pramuka yang diselenggarakan sebagai bagian dari kesimpulan dari acara BP. Lars Kolind (World Scout Yayasan Board Member) dan Scott Teare (Sekretaris Jenderal, WOSM) adalah pembicara utama.
Sebagai Sekretaris Jenderal WOSM, itu adalah kenikmatan bagi saya untuk menjadi bagian dari Acara BP dan pertemuan Dewan Foundation di Jepang. Saya senang untuk melanjutkan pekerjaan memperkuat hubungan antara WOSM dan Scout Yayasan Dunia, yang tetap jangka panjang kami dan sangat dihargai pendukung keuangan.

Sumber & di terjemahkan langsung dari: scout.org
Scouts
  • World Organization of the Scout Movement
  • Rue du Pré-Jérôme 5
    PO Box 91
    CH-1211 Geneva 4 Plainpalais
    Switzerland
    Tel.: (+41) 22 705 10 10
    Fax.: (+41) 22 705 10 20
    worldbureau@scout.org

Over a 1000 Scouts welcome B-P Fellows to Japan

Over a 1000 Scouts welcome B-P Fellows to Japan

Over a 1000 Scouts welcome B-P Fellows to Japan
Over a 1000 Scouts welcome B-P Fellows to JapanThe 67th Baden-Powell World Fellowship Event took place from 26th to 30th November 2013 in Kyoto, Japan. The B-P Fellowship Chapter of Japan planned the entire event under the leadership of World Scout Foundation Board member Mr. Masaya Arao to a massive success.
The Honorary Chairman of the World Scout Foundation, His Majesty the King of Sweden, Chairman Siegfried Weiser and Director John Geoghegan, make an incredible team for the Foundation in their efforts to raise significant resources to support World Scouting. They have been doing this by permanently investing capital donations from interested parties that want to help young people learn positive values and become our leaders of tomorrow.
The Foundation also seeks non-capital donations to support specific World Scouting projects, such as the Messengers of Peace program. The need has never been more urgent, and the potential rewards have never been greater, for Scouting to help instil the values that are so essential to the future of our global community.
Prior to attending the events in Kyoto, His Majesty and several B-P Fellows attended a mini B-P event (25th and 26th November) in Hong Kong, following the highly successful 1st World Scout Education Congress. The B-P Fellowship Chapter of Hong Kong raised over 700,000 USD through new B-P Fellowship members and upgrades of existing members. I want to congratulate the excellent work of our Hong Kong B-P Fellowship Chapter in ensuring this great success.
In Japan, 135 B-P Fellows and partners attended the Event. His Majesty, the King of Sweden and Her Imperial Highness The Princess Takamado of Japan added a royal touch to the activities.
The Mayor of the City of Kyoto hosted a welcome reception on 27th November. The meeting of the World Scout Foundation Board took place on the 28th November. On the 29th, His Majesty the King of Sweden also participated in a seminar on Youth Leadership, which was specially organised by Japanese Rover Scouts.
During the Fellowship Dinner on the 29th of November, the World Scout Foundation welcomed 24 new B-P Fellows, 23 new members of the Benefactor Circle, 5 new members of the International Circle and 1 new Regal Circle member, contributing to a very successful event.
The dinner was attended by 465 participants and the guest of honour was Her Imperial Highness The Princess Takamado.
During the Event, top Japanese businessman, Mr. Atushi Horiba, Chairman, President and CEO of the Horiba Group (43 companies in 22 countries) and Mr Genshitus Sen (15th Grand Master of the Tea Ceremony) came to meet the Honorary Chairman. They discussed youth leadership development in relation to business and Scouting, including how Mr. Horiba and Mr. Sen could support those efforts.
There were several cultural programs included in the event schedule – visits to the Imperial Palace, Imperial Villas, Temples, Shrines (all part of the UNESCO World Heritage Site) and local market areas.
On the last day, 30th November 2013, all B-P Fellows attended a Scout Rally with over 300 Cub Scouts and 700 Scouts and Rover Scouts. That afternoon, over 130 local Scout Leaders participated in a seminar on International Scouting organized as part of the conclusion of the B-P Event. Lars Kolind (World Scout Foundation Board Member) and Scott Teare (Secretary General, WOSM) were the keynote speakers.
As the Secretary General of WOSM, it was a pleasure for me to be part of the B-P Events and the Foundation’s Board meeting in Japan. I am delighted to continue the work of strengthening the relations between WOSM and the World Scout Foundation, who remain our long-term and highly appreciated financial supporter.

Source: scout.org
 Scouts

PRABUHI : Reading Volunteer Scouts

Happy Birthday to the Indonesian Reading Volunteering programme

Scouts scout.org

PRABUHI : Reading Volunteer Scouts
From Portugal
Do you know the PRABUHI project? It's time to learn more about it. Congratulations to the Indonesian Reading Volunteering Programme for one year of inspiring work!










PRABUHI : Reading Volunteer Scouts

From Indonesia
They are Reading Volunteer Scouts. To mark their 1st anniversary, om 19th of Dec 2013, they planted trees, read stories and gave books. PRABUHI now is more than 1300 volunteers in 9 cities and residences in Indonesia, still we struggle in having capacity building events for our volunteers.



Hari ini di Ulang Tahun Pramuka Buku Hidup yang pertama kami Prabuhis merayakannya bersama masyarakat desa Sukaraja Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan-Jawa Barat. Bahu membahu bekerja sama untk melaksanakan Program Penanaman POKAKIJA ( Pohon Kanan Kiri Jalan ).

Satlantas Depok Dampingi Pocil ke Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara Cibubur

Satlantas Depok Dampingi Pocil ke Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara Cibubur
depoknews.com | Guna membangun karakter anak sejak usia dini, SD Pemuda Bangsa didampingi Satlantas Polres Depok hadiri acara Polda Metro Jaya di Taman Lalu Lintas Saka Bhayangkara Cibubur, Sabtu (13/12/13). Rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk membangun karakter para 400 Polisi Cilik dari 10 Polres jajaran Polda Metro Jaya.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Polda Metro Jaya untuk membangun karakter Polisi Cilik yang diikuti 400 pocil dari 10 jajaran Polres, Polda Metro Jaya,” ujar Aiptu Ponco Budianto saat mendampingi 50 Pocil dari SD Pemuda Bangsa, Sabtu ( 13/12/13).

Ia mengatakan, para Pocil ini diberikan arahan serta bimbingan untuk bisa memahami pentingnya keselamatan di jalan raya.

“Para Pocil ini diberikan arahan dari jajaran Polda, agar nantinya mereka bisa mengembangkan keselamatan dalam berlalu lintas,” paparnya pelatih pocil dari Kota Depok tersebut.
(har/dn)


Sumber:

Jumlah Pelatih Pramuka Perlu Diperbanyak

BANYUMAS, suaramerdeka.com - Menyusul diwajibkannya pramuka menjadi kegiatan ekstrakurikuler wajib di seluruh jenjang sekolah, jumlah pelatih pramuka perlu diperbanyak.
Kasi Kurikulum Dikdas Dinas Pendidikan Banyumas, Susmoro, mengatakan pada saat kurikulum baru 2013 diberlakukan, maka kegiatan kepramukaan wajib diikuti seluruh siswa.  Adapun teknis pelaksanaannya diserahkan ke masing-masing sekolah.
Kondisi ini berbeda sebelumnya, di mana kegiatan pramuka tidak menjadi kegiatan ekstrakurikuler wajib bagi siswa.  Makanya kegiatan ini rata-rata hanya diikuti beberapa siswa yang memiliki ketertarikan dengan aktivitas kegiatan ekstrakurikuler tersebut.
''Sebagian besar sekolah di Banyumas menggelar kegiatan pramuka sepekan sekali.  Biasanya dilaksanakan pada hari Jumat.  Jadi usai kegiatan belajar mengajar selesai, para siswa tidak langsung pulang tetapi pada sore harinya ikut kegiatan pramuka di sekolah,'' ujarnya.
Menurutnya, guna mendukung kegiatan pramuka menjadi kegiatan wajib siswa, sekolah perlu melakukan persiapan.  Salah satunya dengan menyiapkan pelatih yang berasal dari lingkungan guru.
''Bila selama ini jumlah pelatihnya hanya satu dua orang, maka ke depan harus ditambah. Kalau tidak ditambah, nanti bisa keteteran,'' terangnya.
Bagi guru yang akan dijadikan sebagai pelatih, dia menjelaskan, sekolah perlu menyelenggarakan pelatihan bagi mereka.  Pelatihan cukup dilakukan secara internal di lingkungan sekolah. Namun demikian, sekolah dapat menjalin kerja sama dengan Kwarcab.
''Apalagi Kwarcab Banyumas beberapa kali menyabet juara sebagai yang tergiat se Jateng.  Tentu ini bisa menjadi modal untuk diajak kerja sama dalam memberikan pelatihan bagi para guru,'' jelas dia.
Sementara Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Banyumas, Edy Rahardjo, menambahkan meskipun pramuka dijadikan sebagai ekstrakurikuler wajib, namun peserta didik masih diberi kebebasan untuk memilih salah satu ekstrakurikuler pilihan yang lain.
Kegiatan ekstrakurikuler tersebut dilaksanakan di luar jam pelajaran, baik setelah kegiatan belajar mengajar atau pada waktu tertentu, sesuai dengan kesepakatan bersama antara pihak sekolah dengan peserta didik.
''Makanya, sekolah harus membuat panduan kegiatan ekstrakurikuler yang jelas dengan mempertimbangkan waktu,'' tandasnya.
Dalam kegiatan ekstrakurikuler wajib pramuka, lanjut dia, peserta didik wajib mendapatkan nilai yang memuaskan.  Pasalnya ini akan berpengaruh terhadap kenaikan kelas.
( Budi Setyawan / CN19 / SMNetwork


Sumber:
 Suara Merdeka

Telkomsel Gandeng Pramuka Dengan Kartu “HEBAT”

Telkomsel Gandeng Pramuka Dengan Kartu “HEBAT”
KERJASAMA : Ketua Kwarda Pramuka Kalteng Sipet Hermanto
foto bersama Vice President Sales and Marketing Area Pamasuka,
Harris Wijaya (kanan) didampingi Vice President Business Support
Area Pamasuka, S
PALANGKA RAYA -  Telkomsel terus memberikan inovasi baru untuk kaum muda. Dalam merangkul komunitas yang telah eksis cukup lama, Telkomsel meluncurkan produk terbarunya yakni Kartu Perdana Hebat Pramuka. Palangka Raya adalah kota ke-2 peluncuran kartu Hebat di wilayah Kalimantan. Dengan melibatkan Pramuka Kwarda Kalimatan Tengah, Kwarcab Palangka Raya, Senin (16/12) melakukan penandatanganan kerjasama (PKS) antara Telkomsel dengan Pramuka di Senayan Resto Palangka Raya.

Vice President Sales and Marketing Area Pamasuka, Harris Wijaya didampingi Vice President Business Support Area Pamasuka Suryo Hadiyanto, General Manager Community Pamasuka Roosman Kooshendarto, General Manager Sales and Customer Care Region Kalimantan Mujiatno mengungkapkan, kartu Hebat atau Hemat antar Sahabat merupakan produk terbaru Telkomsel yang diperuntukkan khusus bagi anggota Pramuka.

"Kartu Hebat merupakan kartu As biasa tapi khusus untuk komunitas dengan berbagai benefit bagi anggotanya, yang salah satunya adalah gratis nelpon dan SMS bagi anggota Pramuka. Kami sengaja menggandeng Pramuka karena dengan tagline kami Paling Indonesia,  tentunya paling tepat bila mengajak komunitas Pramuka untuk berpartisipasi dalam pembinaan generasi muda, apalagi anggota Pramuka cukup besar.

Untuk mendapatkan keuntungan tersebut, cukup dengan membeli kartu perdana atau isi ulang Rp10.000. Tak hanya itu, Telkomsel-Pramuka juga mengeluarkan kartu identitas khusus bagi anggota Pramuka yang memuat nomor kartu perdana Hebat, sekaligus menjadi identitas bagi pemilik kartu. Telkomsel pun optimis bisa meraih pelanggan komunitas Pramuka, yang kini telah beranggotakan 22.000 orang se-Kaltim. "Produk ini juga hanya kami jual di komunitas Pramuka saja dan tidak disediakan di outlet umum," ujarnya. (sma/s)


Sumber: kaltengpos.web.id
Gudep Pramuka di Sekolah Sebuah Keharusan

Gudep Pramuka di Sekolah Sebuah Keharusan

SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Gugus Depan (Gudep) 02.087 - 02.088 Gerakan Pramuka HM Husni Thamrin SMA 1 Samarinda resmi dibentuk, Selasa (17/12/2013). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kaltim Hatta Zainal, Ketua Kwarcab gerakan Pramuka Samarinda Arpan Zainal, Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail, Kepala Sekolah SMA 1 Samarinda, Kris Suharyatno dan beberapa Gudep Pramuka di Samarinda. Acara pembentukan tersebut juga dirangkai dengan Gelar Senja Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Samarinda.
Berbagai aksi anggota pramuka mewarnai Gelar Senja tersebut. Mulai dari atraksi baris berbaris, aksi turun dari lantai 2 ke lantai 1 (Flying Fox) dengan menggunakan tali hingga atraksi pencak silat.
Ketua Kwarda Pramuka Kaltim Hatta Zainal mengatakan, bahwa keberadaan Gudep Pramuka di sekolah - sekolah sudah menjadi keharusan. Hal itu juga menjadi amanat dari Peraturan Mendikbud RI No 81A Tahun 2013 Tentang Implementasi kurikulum. Dimana implementasi kepramukaan dalam Kurikulum 2013 menjadi tema sentral dalam pembinaan kepramukaan. Pasalnya, pramuka masuk dan menjadi ekstrakurikuler wajib dalam struktur Kurikulum 2013. Pramuka menjadi ujung tombak mewujudkan generasi muda yang berkarakter mandiri, peduli, ramah, dan memiliki jiwa nasionalisme.
etua Kwarcab Pramuka Samarinda, Arpan Zainal sendiri mengakui bahwa dari sekitar 400an sekolah di Samarinda masih banyak Gudep yang tidak aktif dan bahkan ada yang belum berdiri sama sekali. Untuk sanksi karena ini memang tuntutan peraturan, ada pada Dinas Pendidikan kabupaten/kota masing - masing.
Sementara itu, Wakil Walikota Samarinda Nusyirwan Ismail mengatakan, pihaknya tidak akan mendahulukan adanya sanksi bagi sekolah - sekolah yang belum membentuk Gudep Pramuka. Pihaknya kata Nuysirwan, akan terlebih dahulu melakukan komunikasi dan kordinasi terkait Peraturan Mendikbud RI No 81A Tahun 2013 kepada para kepala sekolah melalui Dinas Pendidikan Samarinda. Untuk anggaran menurutnya pasti mendapat dukungan karena ini menyangkut generasi muda kedepan dan penguatan kader - kader bangsa melalui kepramukaan.
"Kalau ini sudah dipahami dan dijelaskan sepenuhnya, maka semua berkewajiban untuk melaksanakan. Dan selanjutnya nanti akan ada pembinaan oleh kwartir cabang ke sekolah - sekolah," kata Nusyirwan.
"Sehingga nanti akan merata. Tidak ada lagi sekolah yang tidak melaksanakan," tambahnya.
Penulis: Doan E Pardede                       Editor: FeriMei
Sumber: Gudep Pramuka di Sekolah Sebuah Keharusan

Sylviana Murni Ketua Kwarda Pramuka DKI Jakarta

Sylviana Murni Ketua Kwarda Pramuka DKI Jakarta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sylviana Murni resmi menjabat sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka DKI Jakarta, menggantikan Yudhi Suyoto. Sylvi yang terpilih secara aklamasi tersebut akan menjabat selama periode 20013-2018.

Saat dihubungi Republika, nenek tiga cucu ini mengatakan bahwa ia mendapat tujuh suara dari enam kwartir cabang (kwarcab) dan satu kwartir daerah (kwarda). Menurut Sylvi, meski ia menggemari Pramuka sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia tak bermimpi akan menduduki jabatan sebagai Ketua Kwarda Pramuka DKI Jakarta.

"Awalnya saya diminta oleh teman-teman dari kwartir cabang. Karena saya merasa bahwa Pramuka adalah dunia saya, maka saya bersedia," ujar dia yang mengaku sangat menggemari keterampilan tali-temali dan kemandirian yang diajarkan dalam Pramuka.

Mantan Wali Kota Jakarta Pusat ini mengatakan, ke depan dia ingin meningkatkan program Pramuka di lingkungan sekolah. Sebab, kata dia, sejak dulu Pramuka selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari dunia pendidikan. Dia juga berjanji akan mengupayakan ketersediaan sarana dan prasarana pendukung kegiatan Pramuka. Selain itu, Slyvi juga bertekad untuk membangun hubungan yang bersinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait kepramukaan.

"Saya berharap bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia Pramuka yang berorientasi pada pelayanan sosial kemasyarakatan," ucap dia yang saat ini juga menjabat sebagai Deputi Gubernur Bidang Budaya dan Pariwisata Pemprov DKI Jakarta.
PIKIRAN MUSLIM KASIM TENTANG GERAKAN PRAMUKA

PIKIRAN MUSLIM KASIM TENTANG GERAKAN PRAMUKA

Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar Drs H Muslim Kasim Ak MM Datuk Sinaro Basa menyampaikan beberapa pikiran sekaitan dengan Musyawarah Nasional (Munas) Gerakan Pramuka yang berlangsung 3-5 Desember di Grand Mutiara Kupang Nusa Tenggara Timur.
Muslim yang juga Wagil Gubernur Sumbar itu menyatakan bahwa momen Munas Gerakan Pramuka tak saja akan membawa pembaharuan bagi kepramukaan Indonesia, tapi juga sekaligus akan membawa pengaruh besar bagi kebangkitan gerakan pramuka di daerah-daerah, khususnya di Sumatera Barat. Muslim Kasim menyampaikan pikiran tersebut dalam tema “Kita Wujudkan Generasi Muda Bangsa yang Berkarakter dan Bermartabat”.

Muslim mengupas soal kondisi gerakan pramuka saat ini. Ketika pramuka menjadi gerakan wajib ekstra kurikuler di sekolah-sekolah, sesusai maklumat Kurikulum 2013, ini menjadi tantangan besar bagi kepramukaan Indonesia. Menurut Muslim Kasim, gerakan pramuka harus kuat ke-SDM-annya, kuat kelembagaannya dan kuat ‘keuangannya” untuk meluncurkan berbagai program-program kepramukaan itu sendiri.

Berlapis persoalan yang mesti menjadi perhatian insan pramuka Indonesia.Harus segera direvisi kondisi hubungan antar kelembagaan. Mesti ada garis komando yang jelas antara Kwartir Nasional (Kwarnas), Kwartir Daeran (Kwarda) , Kwartir Cabang (Kwarcab),Kwartir Ranting (Kwaran) dan Gugus Depan (Gudep). Selama ini, seolah-olah masing-masing lembaga berjalan sendiri-sendiri. Terutama, kita lebih meningkatkan Gudep Perguruan Tinggi. Mengapa? Karena, anggotanya sudah penegak pandega. Seharusnya, Gudep Perguruan Tinggi di SK-kan dan dilantik oleh Kwarda, bukan Kwarcab. Akibat garis komando yang tidak jelas tersebut, Gudep Perguruan Tinggi tidak terarahkan ataupun kurang terbina secara baik.

Ia seakan-akan lepas dari binaan Kwarda. Muslim Kasim juga menguraikan dan mengharapkan adanya keterpaduan dalam memajukan gerakan pramuka antar instansi dan kelembagaan, baik di tingkat nasional, propinsi, kabupaten/kota dan lembaga swadaya masyarakat. “ Saya yakin gerakan kepramukaan akan menjadi gerakan yang melebihi daya yang sebenarnya.

Maksudnya, gerakan pramuka akan benar dapat menjadi cahaya di atas langit kehidupan Indonesia dan menjadi teladan agi anak bangsa”, ujar Muslim Kasim. Muslim Kasim juga mengupas tentang pengaruh internal dan global dalam gerakan kepramukaan Indonesia terkini. Pengaruh internal, ada dua. Pertama, pengaruh positif, yakni dengan diundangkannya UU no 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, sehingga dimasukkan pendidikan kepramukaan dalam kurikulum 2013. Pengaruh internal negatif yakni dengan terjadinya peristiwa kesenjangan sosial di berbagai bidang dan lini seperti terjadinya korupsi di eksekutif, legislatif dan yudikatif membuat lenyapnya keteladanan.Sehingga, pendidikan berkarakter menjadi sirna dan susah diwujudkan. Muslim Kasim mengharapkan organisasi pramuka menjadi organisasi yang solid, terpadu, lincah,komunikatif, aspiratif, dan memasyarakat di kalangan generasi muda. Dengan gerakan pramuka kita ciptakan generasi muda yang mandiri,kreatif, terampil, santun, dan memiliki karakter yang kuat.

Memiliki semangat kejuangan yang tinggi dan tidak mudah menyerah. Untuk menciptakan keterampilan, gerakan pramuka Sumbar memprogram kegiatan dalam berbagai bidang dan lini. Dalam bidang usaha, kita sedang merencanakan pengembangan lahan Lemdadika (Lembaga Pendidikan Pramuka) di Padangbesi menjadi tempat yang produktif dengan mengembangkan berbagai fasilitas seperti penginapan yang layak dilengkapi berbagai fasilitas untuk seminar,perhelatan dan bahkan rekreasi keluarga. Disampaikannya, lahan di kantor Kwarda Sumbar akan dikembangkan juga untuk tempat pesta dan penginapan-penginapan. Dikatakan Muslim Kasim, Kwarda Sumbar tengah berupaya mengembangkan usaha ternak madu lebah. Mengembangkan berbagai bidang usaha akan menciptakan gerakan pramuka yang mandiri.

Pada gerakan pramuka yang kreatif dan terampil, Muslim Kasim menyampaikan bahwa Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar telah merintis berdirinya Persatuan Pers Pramuka. Untuk pertama kali, Persatuan Pers Pramuka telah diwujudkan pendiriannya di Kwarcab Agam. Diharapkan gerakan pramuka juga peduli pada gerakan mari membaca dan menulis. Kelak, di berbagai gudep akan kita lahirkan Persatuan Pers Pramuka di berbagai sekolah. Muslim Kasim mengharapkan, secara nasional gerakan Persatuan Pers Pramuka terhimpun dalam Satuan Karya (Saka) komunikasi, informasi dan teknologi yang dapat melekat pada Kementerian Informasi dan Komunikasi. Diharapkan Muslim Kasim, gerakan pramuka menjadi gerakan yang digemari oleh anak muda Indonesia. Selain itu, gerakan Pramuka Peduli Penanggulangan Bencana, dan pramuka peduli seni dan budaya tengah dikembangkan di Sumatera Barat. “Semoga, gerakan Pramuka benar-benar dapat mewujudkan calon pemimpin bangsa yang berkarakter”, harap Muslim Kasim

Sumber: sumbarprov.go.id

Pramuka Saka Wanabakti Tanamkan Cinta Hutan

Pramuka Saka Wanabakti Tanamkan Cinta Hutan
GROBOGAN (KRjogja.com) – Satuan Karya Pramuka Wanabakti Kwartir Cabang 11.15 Grobogan menyelenggarakan kegiatan penerimaan anggota baru di Madrasah Aliyah (MA) Nuril Huda Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo. Dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan puluhan bibit pohon penghijauan.

”Saka Wanabakti merupakan salah satu jenis Satuan Karya Pramuka dimana dijadikan sebagai tempat meningkatkan dan mengembangkan kepemimpinan, pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan para Pramuka Penegak dan Pandega. Serta sebagai wadah penanaman rasa tanggungjawab terhadap pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup,” kata Ketua Saka Wanabakti Kwarcab 11.15 Grobogan  Ir CP Heri Purnomo MM di hadapan puluhan peserta kemah Gudep Pangkalan MA Nuril Huda Desa Tarub, MA Sunniyyah Desa Selo dan MA Tsamrotul Huda Desa Pulokulon, Senin (16/12/2013).

Menurut Heri, kegiatan Pramuka Saka Wanabakti adalah memberi bekal kepada Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega agar memiliki rasa cinta dan tanggung jawab terhadap hutan dengan segala isi dan kekayaan yang terkandung di dalamnya. Serta kesadaran untuk memelihara dan melestarikannya, memiliki tambahan pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan di bidang kehutanan, katanya. (Tas)

Sumber: krjogja.com
Presidium Munas Gerakan Pramuka 2013 Terpilih

Presidium Munas Gerakan Pramuka 2013 Terpilih

Kupang (3/12), Sidang pendahuluan pada forum Munas Gerakan Pramuka 2013 terakhir adalah berhasil memilih Presidium Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2013. Keberadaan Presidium ini sangatlah penting karena Munas Gerakan Pramuka  merupakan forum tertinggi dalam Gerakan Pramuka.
 Presidium mempunyai peran penting dalam mengatur siding agar siding berjalan baik dan lancar. Presidium Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2013 disingkat Presidium Munas 2013, dengan susunan personalia sebagai berikut:; Drs. H.  Abdul Shobur, SH, MM dari Kwarda Sumsel sebagai Ketua; DR. PA> KOdrat Pramudho, SKM, M.Kes dari unsur Kwarnas sebagai Wakil Ketua, Drs. H. Baharuddin H. Tanriwalui, M.Si dari Kwarda Sulteng sebagai anggota; Ki Sutikno dari Kwarda DI. Yogyakarta, Amos Asmaruf, SH dari Kwarda Papua sebagai Anggota.
 Dengan penyerahan palu sidang dari Kakwarnas, kak Azrul Azwar kepada Kertua Presidium, Drs. H. Abdul Shobur, saat itu pula Kakwarnas dinyatakan sebagai Ketua Kwarnas Demisioner.

Penetapan Presidium Munas Gerakan Pramuka itu dituangkan dalam Keputusan Munas Gerakan Pramuka nomor: 4/Munas/2013. Tentang Presidium Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2013.
Presidium Munas Gerakan Pramuka 2013 Terpilih

Sumber: http://pramuka.or.id

Cara Membuat Dragbar Usungan (Tandu Darurat) Pramuka

Cara membuat dragbar, usungan, atau tandu darurat merupakan salah satu materi teknik kepramukaan bidang PPPK yang wajib dikuasai oleh seorang pramuka. Ketrampilan membuat tandu darurat atau dragbar akan sangat diperlukan ketika saat-saat darurat utamanya ketika terjadi kecelakaan yang membutuhkan evakuasi korban. Karena itu penguasaan keterampilan Pertolongan Pertama Dalam Kecelakaan pembuatan dragbar sering kali dilombakan dalam kegiatan kepramukaan.
Dragbar merupakan tandu atau usungan darurat yang dibuat dengan memanfaatkan tongkat dan tali yang tersedia. Fungsi utama dari dragbar adalah untuk memudahkan penolong melakukan evakuasi korban secara aman dan nyaman menuju tempat yang lebih aman atau untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Dalam PPPK terdapat berbagai jenis tandu seperti tandu sepinal, tandu sorong, dan tandu lipat. Namun yang akan dipelajari kali ini adalah tandu darurat.

Peralatan yang Dibutuhkan untuk Membuat Dragbar

karena sifatnya yang darurat, peralatan yang digunakan adalah yang umumnya tersedia saat kegiatan. Kalaupun tidak ada, bisa memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia. Peralatan itu antara lain:
  1. Tongkat Pramuka 2 buah, digunakan sebagai induk dragbar; standar tongkat yang digunakan untuk membuat dragbar seharusnya mempunyai panjang 225 cm, namun karena biasanya yang tersedia adalah tongkat pramuka berukuran 160 cm, tongkat inipun bisa digunakan tentunya dengan memperhatikan kondisi luka korban.
  2. Tongkat pendek ukuran 60 cm 2 buah, digunakan sebagai anak dragbar.
  3. Tali pramuka secukupnya.
  4. Mitella (jika ada)

Cara Pembuatan Dragbar atau Tandu Darurat Pramuka

Untuk membuat atau merakit dragbar (tandu darurat) caranya adalah sebagai berikut (arah atas, bawah, kiri, dan kanan pada tutorial ini merujuk arah pada gambar):
  1. Rebahkan dua tongkat pramuka (ukuran 160 cm) secara sejajar dengan jarak kurang lebih 50 cm, ini menjadi induk dragbar.
  2. Palangkan dua tongkat ukuran 60 cm di ujung kiri dan kanan induk dragbar dengan jarak dari masing-masing ujung sekitar 25 cm.
  3. Ikat keempat pertemuan induk dragbar dengan anak dragbar dengan menggunakan ikatan palang
    Cara membuat ikatan palang baca: Jenis-jenis Ikatan
  4. Setelah keempat ikatan palang selesai, sisa ikatan palang dari salah satu sisi (pada gambar di bawah anggap saja yang kiri), saling tautkan antara yang atas dan bawah di tengah-tengah (lihat huruf “f” pada gambar).
  5. Tali dari atas (atas pada gambar) di tarik kembali ke atas, demikian juga sebaliknya.
  6. Buatlah simpul jangkar pada masing-masing tongkat induk dragbar.
  7. Ulangi langkah 5 dan 6 dengan jarak masing-masing simpul jangkar antara 20 – 25 cm.
  8. Setelah 5 kali simpul jangkar, dikhiri dengan simpul pangkal di samping ikatan palang sebelah kanan.
  9. Lingkarkan tali yang tersisa di bawah tongkat anak dragbar kemudian ikatkan sisa tali dari bawah dan atas dengan simpul mati (lihat huruf “g” pada gambar)
Cara Membuat Dragbar Usungan (Tandu Darurat) Pramuka
Keterangan gambar:
  • Huruf “a”: ujung induk dragbar yang disisakan sebagai pegangan tandu. Jaraknya sekitar 25 cm.
  • Huruf “b”: ujung anak dragbar sepanjang 5 cm.
  • Huruf “c”: Ikatan palang.
  • Huruf “d”: Simpul pangkal untuk mengakhiri ikatan palang.
  • Huruf “f”: Tautan tali antara tali dari sebelah atas dan bawah.
  • Huruf “e”: Simpul jangkar.
  • Huruf “g”: Simpul mati.
Jika terdapat mitella dapat digunakan sebagai alas kepala korban dengan cara dililitkan melingkar antara dua induk dragbar. Jika tidak ada bisa menggunakan bahan-bahan lain yang bisa memberikan rasa nyaman di kepala korban. Apabila dalam evakuasi melalui medan yang cukup sulit, bisa ditambahkan pembalut gulung atau tali untuk mengikat korban dengan induk dragbar. Ini untuk mengantisipasi agar korban tidak terjatuh dari atas tandu.
Terkadang terdapat pembuatan dragbar atau usungan tanpa menggunakan anak dragbar (tongkat ukuran 60 cm). Pembuatan dragbar atau tandu darurat semacam itu memang lebih cepat tetapi kurang kuat dan kurang stabil sehingga kurang aman digunakan dan kurang memberikan rasa nyaman pada korban.
Nah, itulah cara membuat dragbar darurat, sekilas memang rumit akan tetapi dengan banyak berlatih dan jika dikerjakan bersama-sama dengan kompak tentu akan dapat terselesaikan dengan cepat dan mudah.

Disalin dari pramukaria.blogspot.com
Jambore Asia Tenggara dan Beyond

Jambore Asia Tenggara dan Beyond

Jambore Asia Tenggara dan Beyond
Hal ini jauh lebih dari sebuah Scout Jamboree ASEAN dengan partisipasi dari Organisasi Pramuka Nasional dari 16 negara termasuk tuan rumah - Thailand. Lebih dari 5.000 Pramuka ikut ambil bagian dalam Jambore di Vajiravudh Scout Camp di Chonburi Province.

Negara-negara yang berpartisipasi adalah Bangladesh, Kamboja, Jerman, India, Indonesia, Korea, Malaysia, Maladewa, Mongolia, Myanmar, Pakistan, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Vietnam dan Thailand. Sekitar 18 Pramuka dan pemimpin dari Myanmar menghadiri Jambore, pertama kalinya dalam lima dekade.

Jambore diselenggarakan dari 28 November - 3 Desember dengan Scout Organization Nasional Thailand sebagai tuan rumah bekerjasama dengan Asosiasi Pramuka ASEAN Kerjasama Regional (ASARC) dan dalam hubungannya dengan ulang tahun ke-86 Raja Bhumibol Adulyadej.

Kegiatan utama adalah Rasul Perdamaian, Pembangunan Masyarakat, Pembangunan Desa ASEAN, Lingkaran Perdamaian ASEAN, ASEAN Turnamen dan Hiking. Beberapa kegiatan waktu khusus dan gratis yang ditawarkan. Ms Sorsawan Ho, Ketua Dewasa Muda Anggota Group (yamg) terdiri lagu Jambore berjudul "Pertemuan for Peace."

Ada dua bagian dari acara pembukaan. Bagian pertama adalah pembukaan seremonial di mana Mr Chaturon Chaisang, Menteri Pendidikan dan Ketua Dewan Eksekutif NSOT adalah tamu kehormatan dan Speaker. Bagian kedua adalah kamp resmi pembukaan oleh April Ketua Dr Chao Shou-Po dan Dr Sharom, ASARC Ketua.

Asia-Pasifik juga diwakili oleh Direktur Regional JR Pangilinan, anggota RSC Janaprith Fernando, Wendel Avisado dan Dr Azrul Azwar, Ketua Sumber Daya Dewasa Rajalingam Ramasamy, Anggota Sumber Daya Keuangan Sub-Komite Danilo Asiaten; ASARC Ketua Dr Sharum Bin Osman; April Konsultan Prakorb Mukura dan Ketua yamg Sornsawan Ho.

Jambore Asia Tenggara dan Beyond  Jambore Asia Tenggara dan Beyond  Jambore Asia Tenggara dan Beyond


Source: http://scout.org

Jamboree for Southeast Asia and Beyond

Jamboree for Southeast Asia and Beyond

Jamboree for Southeast Asia and BeyondIt is much more than an ASEAN Scout Jamboree with the participation of National Scout Organizations from 16 countries including the host – Thailand. Over 5,000 Scouts took part in the Jamboree at the Vajiravudh Scout Camp in Chonburi Province.


Participating countries were Bangladesh, Cambodia, Germany, India, Indonesia, Korea, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar, Pakistan, Philippines, Singapore, Sri Lanka, Vietnam and Thailand. Around 18 Scouts and leaders from Myanmar attended the Jamboree, the first time in five decades.

The Jamboree was held from 28 November to 3 December with National Scout Organization of Thailand as host in cooperation with the ASEAN Scout Association for Regional Cooperation (ASARC) and in conjunction with the 86th birthday of King Bhumibol Adulyadej.

Main activities were Messengers of Peace, Community Development, ASEAN Development Village, ASEAN Peace Circle, ASEAN Tournament and Hiking. Several special and free time activities were offered. Ms Sorsawan Ho, Chairman of Young Adults Members Group (YAMG) composed the Jamboree song entitled “Gathering for Peace.”

There were two parts of the opening program. First part was the ceremonial opening where Mr Chaturon Chaisang, Minister of Education and Chairman of the NSOT Executive Board was the Guest of Honor and Speaker. Second part was the official camp opening by APR Chairman Dr Chao Shou-Po and Dr Sharom, ASARC Chairman.

Asia-Pacific Region was also represented by Regional Director JR Pangilinan, RSC members Janaprith Fernando, Wendel Avisado and Dr Azrul Azwar; Chairman of Adult Resources Rajalingam Ramasamy; Member of Financial Resources Sub-Committee Danilo Asiaten; ASARC Chairman Dr Sharum Bin Osman; APR Consultant Prakorb Mukura and Chairman of the YAMG Sornsawan Ho.


Jamboree for Southeast Asia and Beyond  Jamboree for Southeast Asia and Beyond  Jamboree for Southeast Asia and Beyond


Source: http://scout.org

Yel Pramuka Penyamaran

Yel Pramuka dengan judul “Penyamaran” ini merupakan sebuah lagu yel pramuka hasil merubah lirik dari lagu anak-anak “Bermain Layang-layang”. Lirik lagu anak-anak yang lawas ini diedit sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah yel pramuka yang dapat menumbuhkan rasa semangat apalagi jika dinyanyikan bersama-sama oleh anggota barung siaga, regu penggalang, ataupun sangga penegak.

Pramuka sedang melakukan penyamaran
Adapun lirik lagu yel pramuka Penyamaran hasil modifikasi dari lirik lagu “Bermain Layang-layang” tersebut adalah sebagai berikut:
Penyamaran
Kuambil rumput di hutan *)
Kujadikan penyamaran
Wajah tampan **) kurubah menjadi setan
Agar tidak kelihatan
Bertempur
Bertempur
Pramuka pantang mundur
Musuh di depan p’luru tak ‘kan dihambur
Cukup pakai pisau dapur
*) dapat dirubah menjadi: di ladang
**) jika dinyanyikan pramuka putri dapat diganti menjadi: Wajah cantik

Lagu Bermain Layang-layang

Jika diantara adik-adik pramuka ataupun kakak-kakak pembina dan pembantu pembina masih ada yang kurang familiar dengan lagu Bermain Layang-layang sehingga gamang dengan nada lagunya, sebelum menyanyikan yel pramuka ini bisa menonton video youtube lagu Bermain Layang-layang.

Lirik lagu yel pramuka Penyamaran tersebut sangat simpel dan mudah diingat sehingga dengan satu atau dua kali belajar saja adik-adik pasti akan langsung bisa menghafalnya. Meskipun sederhana, jika dinyanyikan secara bersama-sama yel ini cukup dasyat dalam membakar semangat.

Copied from Blog Pramukaria

Yudha Adyaksa Kembali Pimpin Ketua DKN 2013-2018

Yudha Adyaksa kembali menjadi Ketua DKN (Dewan Kerja Nasional) masa bakti 2013-2018. Kak Yudha Adyaksa yang telah menjabat sebagai Ketua DKN masa bhakti sebelumnya ini kembali terpilih menjadi ketua DKN untuk masa bhakti 2013-2018 dalam forum Muspanitera Nasional yang berlangsung 28 Nopember s.d. 1 Desember 2013 di Kupang Nusa Tenggara Timur.

Dewan Kerja sendiri merupakan organisasi atau badan otonom kwartir yang beranggotakan para Pramuka Penegak dan Pandega yang bertugas membantu kwartir terutama dalam mengelola Pramuka Penegak dan Pandega. Dewan Kerja terdapat di Kwartir Ranting (DKR), Kwartir Cabang (DKC), Kwartir Daerah (DKD), dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka (DKN).

Dalam Muspanitera (Musyawarah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri Putra) Nasional yang berlangsung di Kupang, NTT pada 28 Nopember hingga 1 Desember 2013 ini, Yudha Adyaksa terpilih menjadi ketua DKN setelah mengungguli calon lainnya, Aryo Wira Setiawan dari Dewan Kerja Daerah Sulawesi Tenggara. Perolehan suara antara keduanya cukup berimbang 18 berbanding 13 suara. Muspanitera sendiri dilaksanakan menjelang berlangsungnya Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka.

Untuk lebih mengenal Kak Yudha Adyaksa yang juga menjabat sebagai senat di Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama ini, ikuti akun-akun sosial medianya sebagai berikut:

Yudha Adyaksa (kanan, berkaca mata) bersama Aryo Wira Setiawan

  • Google Plus : +Yudha Adyaksa 
  • Twitter : @yudhady28
  • Facebook : https://www.facebook.com/yudhadyaksa
  • Blog : http://yudhadyaksa.blogspot.com/
Akhirnya selamat kepada Kak Yudha Adyaksa. Semoga kedepannya Dewan Kerja Nasional semakin nyaman bagi para Penegak dan Pandega dalam membantu Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Copied from pramukaria.blogspot.com

Kategori

Kategori