Sosialisasi Jamnas, Adhyaksa Imbau Pramuka Makin Peduli Lingkungan

Sosialisasi Jamnas, Adhyaksa Imbau Pramuka Makin Peduli Lingkungan



imagesJakarta – Ketua Kwartir Naasional (Kwarnas) Pramuka, Adhyaksa Dault makin gencar melakukan sosialisasi kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) Pramuka X yang akan digelar pada 14-21 Agustus 2016 mendatang di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta.
Setelah sekian lama digelar di luar Jakarta, Jamnas X kali ini akan digelar di Jakarta dengan tema ‘Keren, Gembira, Asyik’. Rencananya, kegiatan tersebut akan diikuti oleh 25 ribu Pramuka dari seluruh Indonesia.
Selain sosialisasi Jamnas Pramuka, Adhyaksa juga mengimbau agar seluruh elemen bangsa, khususnya anggota Pramuka untuk terus meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan serta sesama.
“Mereka membutuhkan kita untuk berbalik arah bersama Pramuka,” kata Adhyaksa melalui akun Twitter pribadinya, Jakarta, Senin (25/4/2016).
Selain melalui akun Twitter, Adhyaksa juga rajin menggelar sosialisasi Jamnas Pramuka dengan menghadiri kegiatan yang terkait generasi muda. Seperti pada perayaan ulang tahun pencak silat di Lapangan Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (24/4/2016) kemarin.
Seperti diketahui, Jambore Nasional adalah pesta kegiatan Pramuka Penggalang se-Indonesia, sebagai wahana untuk merajut persaudaraan dan persahabatan.
Menurut Adhyaksa, Pramuka merupakan pemersatu generasi masa depan Indonesia sedari muda. Ketika ada perbedaan pendapat dewasa nanti, ia berharap, mereka akan ingat bahwa pernah dipertemukan dalam satu bumi perkemahan.
“Cerita tentang berkemah, tidur bersama di tenda, menjelajah alam bareng, ngobrol dan bercanda tanpa gangguan handphone akan menjadi kenangan dewasa kelak,” pungkas mantan Menpora era SBY yang hobi naik gunung ini. (Teropong Senayan)
Pramuka.or.id : Basarnas Dukung Penuh Jamnas 2016

Pramuka.or.id : Basarnas Dukung Penuh Jamnas 2016

IMG-20160418-WA009
Foto pertemuan Kwarnas dengan Basarnas dalam rangka membahas Jamnas 2016.


Jakarta, Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka mengadakan pertemuan dengan Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI F.H.B. Soelistyo, di Kantor Basarnas, Senin (18/4/2016).
Pertemuan itu membicarakan kerjasama antara Kwarnas dan Basarnas terkait program Jambore Nasional ke X yang akan diadakan di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, 14-21 Agustus 2016.
Sekretaris Jenderal Kwarnas, Kak Rafli Effendy mengatakan, ‎Jamnas tahun ini sedikitnya akan dihadiri oleh 25.000 peserta. Selama satu minggu kegiatan Jambore nanti akan diadakan di lokasi, dan setengahnya akan diadakan di luar.
“Di luar itu seperti mengunjungi beberapa instansi pemerintahan, dan juga tempat rekreasi seperti Monumen Nasional, dan juga Jungle Land,” kata Kak Rafli.
Untuk itu, pihak penyelenggara kata Kak Rafli, masih membutuhkan beberapa hal berupa perahu karet untuk permainan di air. Kemudian, tenda untuk panitia dan pendamping. Serta beberapa anggota Basarnas untuk ditempatkan dilokasi untuk mendampingi dan mengawasi kegiatan Jamnas.
Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Jamnas Kak Editha Rahaded menambahkan, pendamping peserta Jamnas kurang lebih berjumlah 2200 orang. Untuk itu, pihaknya berharap ada bantuan tenda dan bantuan untuk kegiatan di air dari Basarnas.
“Kita juga memohon bantuan bus untuk akomodasi para peserta selama mengikuti Jamnas. Jika memang teknisnya kita harus meminjam dari Basarnas, tentu akan kita siap untuk mengembalikannya,” tuturnya.
Menanggapi hal itu, ‎Kak Soelistyo mengatakan, Basarnas siap membantu apa yang masih menjadi kekurangan Jamnas. Ia merasa, Basarnas dan pramuka masih saling berkaitan, karena di pramuka ada juga pengetahuan khusus tentang sar.
“Anak-anak pramuka itu bisa mewujudnya kemampuan tekhnik SAR untuk kemudian mampu terjun ke masyarakat,” katanya.
‎Untuk permohonan peminjaman Perahu karet, Basarnas sanggup meminjamkan. Kendaraan yang dimiliki Basarnas kebanyakan truk, namun ada beberapa bus. Kebutuhan bantuan untuk Jamnas dari Basarnas nanti akan dinventarisir.
“Nanti dipetakan saja. Untuk Kegiatan di air, nanti akan ada pengawas dan tim pendamping dari basarnas, karena kegiatan di air cukup beresiko, tentu harus ada pendamping & Basarnas akan siapkan tim pendamping,” tuturnya.
Pada prinsipnya Kak Soelistyo menyatakan, Basarnas siap membantu penyelenggaraan suksesi Jamnas X 2016.‎ “Pesan saya, mengingat agenda jamnas ini melibatkan sekitar 25.000 orang, maka kesiapan kegiatan ini harus benar2 di manage terus, terutama oleh para panitia,” jelasnya. (HA/Humas Kwarnas)
Peserta Jamnas 2016 Akan Diajari Ilmu Tentang Basarnas : pramuka.or.id

Peserta Jamnas 2016 Akan Diajari Ilmu Tentang Basarnas : pramuka.or.id

IMG-20160418-WA008
Jakarta, Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI F.H.B. Soelistyo menyambut baik diadakannya kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) ke X di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur 14-21 Agustus 2016.
Kak Soelistyo mengatakan, pihaknya siap meramaikan kegiatan ini dengan memberikan ilmu kepada peserta Jamnas tentang Basarnas. ‎Sebab, Basarnas juga mempunyai program Basarnas Go to scholl.
“Jadi nanti para peserta akan dipandu untuk memahami bagaimana cara kerja tim Basarnas,” kata Kak Soelistyo saat bertemu dengan pengurus Kwartir Nasional di kantornya, Senin (18/4/2016)
Kegiatan Basarnas meliputi bagaimana cara melakukan penanganan atas musibah yang terjadi di perairan maupun di darat. Penanganan yang dimaksud adalah meliputi dua hal, pencarian dan pertolongan terhadap korban.
“Kami harapkan ketika mereka (para peserta jamnas) pulang ke daerah, mereka bisa cerita mengenai Basarnas‎,” tuturnya.
Kak Soelistyo menuturkan, ilmu itu akan diberikan dalam bentuk teori dan praktek. Secara teori akan diberikan pada saat peserta Jamnas mengunjungi Kantor Basarnas. Kemudian, prakteknya nanti akan diajari bagaimana menggunakan prahu karet.
“Nanti kita akan perintahkan anggota untuk stand bay di lokasi. Untuk kegiatan di air kita akan dampingi, karena perlu pengawasan,” jelasnya.
Pertemuan Kwarnas dengan Basarnas diwakili oleh Sekretaris Jenderal Kwarnas Kak Rafli Effendy dan Kak Editha Rahaded (Ita) Waka Bidang Bina Anggota Muda sekaligus, Ketua Panita Penyelenggara Jamnas 2016. Pertemuan tersebut membahas kerjasama antara Kwarnas dengan Basarnas. (HA/ Humas Kwarnas)

 Pramuka.or.id : Ratusan Pramuka di Tegal Ikut Seleksi Jambore Nasional X

Pramuka.or.id : Ratusan Pramuka di Tegal Ikut Seleksi Jambore Nasional X



SELEKSI JAMNAS (2)
Foto anggota pramuka tingkat penggalang dari Kabupaten Tegal Jawa Tengah sedang mengikuti seleksi Jamnas X 2016.
Slawi – Ratusan Pramuka Penggalang mengikuti seleksi calon peserta Jambore Nasional X tahun 2016. Seleksi yang digelar Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal itu berlangsung, Minggu (17/4) di Sanggar Bhakti Pramuka setempat. Terlihat antusiasme peserta seleksi hingga mencapai ratusan lebih.
Ketua Kwarcab Tegal, Kak Widodo Joko Mulyono,  melalui Sekretaris Binamuda,  Kak Suharjo mengatakan, seleksi bertujuan untuk memilih Pramuka Penggalang terbaik yang akan menjadi duta kontingen Kwarcab Tegal mengikuti perhelatan akbar Jambore Nasional X.
"Dengan seleksi tentu akan diperoleh anggota pramuka penggalang yang cakap, tangguh dan memiliki ketrampilan dan kemampuan yang memadai. Meski nantinya akan dilakukan TC sehingga mempunyai bekal cukup untuk mengikuti Jamnas,” katanya.
Dia menjelaskan, peserta seleksi terdiri dari anggota Pramuka Penggalang yang berpangkalan di SMP/MTs baik Negeri maupun swasta se Kabupaten Tegal. “Peserta seleksi mencapai 137 Pramuka Penggalang dari 31 pangkalan Gudep/sekolah yang terdiri 57 peserta putra dan 80 peserta putri. Nantinya akan kita pilih 32 Penggalang terbaik terdiri dari 16 putra dan 16 Putri,” imbuhnya
SELEKSI JAMNAS (5)Ditambahkan, materi seleksi Jambore Nasional ini tiada lain mengarah kepada upaya pencapaian tujuan Gerakan Pramuka yang meliputi, Pembinaan mental dan spiritual, mengembangkan wawasan kebangsaan, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi, mengembangkan persaudaraan dan persahabatan, meningkatkan kecakapan, keterampilan, dan kesehatan jasmani.
"Materi seleksi terdiri dari tes tertulis Pengetahuan Umum dan Kepramukaan, scouting skill (kemampuan semaphore dan morse), tes kemampuan kesemaptaan jasmani (lari, sit up dan push up) dan wawancara (kepribadian, bakat dan potensi)," pungkasnya.
SELEKSI JAMNAS (1)Humas Kwarcab Tegal, Kak Iman Teguh S mengungkapkan, Jambore Nasional X yang merupakan pertemuan akbar Pramuka Penggalang se Nusantara rencananya akan dilaksanakan pada 14-21 Agustus 2016 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
"Jamnas bertujuan untuk membetuk watak, meningkatkan sikap kemandirian, ketrampilan, persatuan dan kesatuan Pramuka Penggalang serta komitmen terhadap penghayatan dan pengamalan kode kehormatan Pramuka yaitu Trisatya dan Dasadharma," ungkapnya. (Has@n)

Komite Pramuka se Asia Pasifik

Komite Pramuka se Asia Pasifik


Gerakan Pramuka


Posted: 10 Apr 2016 08:56 PM PDT
2‎Jakarta, Anggota Sub Committee Meeting and Orientation Asia Pascific Regional Scout sudah mulai berdatangan di Hotel Borobudur Jakarta. Mereka akan mengadakan rapat bersama anggota Committee APRS mengenai strategi program pengembangan Kepramukaan.
Kak Ahmad Rusdi, Wakil Ketua Kwartir Nasional yang juga anggota Komite APRS periode 2015-2021 mengatakan, ‎berdasarkan Konfrensi Kawasan Asia Pacific ke 25 tahun 2015 di Gwangju Korea disepakati pembentukan komite dan sub komite Pramuka se Asia Pasifik.
“Negara Asia Pasifik itu akan ada 25 negara. Untuk mengelola 25 negara itu butuh pengurus namanya ‘Asia Pacific Regional Scout’ yang terdiri dari Komite dan Sub Komite,” katanya di Hotel Borobudur, Minggu (10/4/2016)
Untuk anggota Komite terdiri 11 orang, enam orang diambil dari kalangan dewasa, lima orang lainnya diambil dari kalangan muda. Tujuannya, agar saling menguatkan antara yang muda dan dewasa dalam hal pengalaman.
“Jadi tidak semua 25 negara Asia Pasifik itu menjadi anggota komite. 11 anggota komite itu hanya diambil 18 negara, dan Indonesia alhamdulillah terpilih,” tuturnya.
Setelah dibentuk komite, kemudian dibentuk sub komite. Mereka bertugas membantu komite dalam menjabarkan program-program kerja kepramukaan se Asia Pasifik. Sub komite ‎terdiri dari lima bagian.
Lima bagian itu meliputi, Sub Komite Program (Program Sub Committee),‎ Sub Komite Dukungan Anggota Dewasa, (Adult Support Sub Committee), Sub Komite Manajemen, (Management Sub Committee),‎ Sub Komite Profil Kepramukaan, (Scouting Profile Sub Committee), Sub Komite Sumber Daya Keuangan, (Financial Reseouces Sub Committee)
“Mereka (sub komite) nantinya akan membantu anggota komite dalam menjalankan program-program kepramukaan di Asia Pasifik,” jelasnya.
Lebih lanjut Kak Rusdi mengatakan, setiap sub komite itu punya ketua yang tugasnya, mengkoordinir anggota sub komite yang terdiri dari 15 anggota. Untuk Sub Komite Profil Kepramukaan diketuai oleh Kak Brata Tryana Hardjosubroto dari Indonesia.
Dalam Konfrensi Kawasan Asia Pacific ke 25 tahun 2015 di Gwangju Korea. Setiap negara hanya bisa mengajukan lima sub komite. Indonesia hanya mengajukan empat yakni Kak Brata sebagai ketua Sub Komite Profil Kepramukaan, Kak Susi Yuliati Anggota Sub Komite Sumber Daya Keuangan Kak Rio Ashadi, Anggota Sub Komite Program, Kak Tubagus Arie Rukmantara Anggota Sub Komite Manajemen.
‎”Sebenarnya lima orang, tapi untuk sub komite kita hanya mengajukan empat orang, karena saya sudah menjadi anggota komite. Jadi dari kita sudah lima orang,” jelasnya.
Diketahui, kegiatan APRS diadakan di Hotel Borobudur Jakarta, dari tanggal 8-12 April 2016. 18 negara yang hadir diantaranya, dari ‎Australia, Philipina, Jepang, Sri Langka, ‎Thailand, Thaiwan, India, Maldives, Singapura, Hongkong, Nepal, Korea, Malaysia, Ethiopia, USA, dan Indonesia.‎ (HA/Humas Kwarnas)
Posted: 10 Apr 2016 08:46 PM PDT
IMG-20160409-WA035Jakarta, ‎Kegiatan orientasi dan miting Komite dan Sub Komite Kepramukaan se-Asia Pasifik (Asia Pasific Regional Scout Committee and Sub Committees Orientation and Meetings) di adakan di Hotel Borobudur Jakarta, 8-12 April 2016.
Sebelum mengadakan pertemuan dengan anggota Sub Komite, 11 anggota komite dan 5 ketua sub komite Pramuka se Asia Pasifik lebih dulu mengadakan rapat internal, selama tiga hari 8-10 April 2016. Lalu apa saja yang sudah dibahas?
Kak Brata Tryana Hardjosubroto sebagai ketua Sub Komite Profil Kepramukaan‎ mengatakan, ‎selama tiga hari ini anggota komite dan ketua sub komite sudah membahas mengenai orientasi program kepramukaan se Asia Pasifik.
“Orientasi itu bermaksud menyamakan visi misi, pengetahuan semua anggota tentang, apa sih tugas-tugas mereka, seperti menjelaskan sejarah Asia Pasifik‎, tantanganya seperti apa? Kita ini kekuatannya, apa? Peluangnya apa? Kelemahannya apa? Bagaimana memajukan APRS. Itu di orientasi,” kata Kak Brata di Hotel Borobudur, Senin (11/4/2016)
Sedangkan di mitingnya, kata Kak Brata, membahas mengenai masalah bisnis. Misalnya, kata dia, mengenai siapa negara yang akan menjadi tuan rumah, dalam pertemuan ketua-ketua Pramuka di negara-negara Asia Pasifik atau Asia Pasific Regional Scout (APRS) Leaders Summit, yang ke 10.
“Termasuk di rapat kemarin itu diputuskan, siapa itu tuan rumah summit 2017. Kita menang, di Bali. Dari 10 anggota yang memilih kita dapat tujug suara. Korea dua, Banglades,satu Pakistan nol,” ungkapnya.
Selain itu, Kak Brata mengungkapkan, rapat selama tiga hari ini juga membahas mengenai pembentukan, members, kemudian seragam, dan penguatan media sosial. Setelah ini, komite baru mengadakan pertemuan dengan anggota sub komite.
Sub Komite terbagi menjadi lima bagian, yakni Sub Komite Program (Program Sub Committee),‎ Sub Komite Dukungan Anggota Dewasa, (Adult Support Sub Committee), Sub Komite Manajemen, (Management Sub Committee),‎ Sub Komite Profil Kepramukaan, (Scouting Profile Sub Committee), Sub Komite Sumber Daya Keuangan, (Financial Reseouces Sub Committee)‎.
Tugas Sub Komite adalah membantu Komite dalam menjabarkan program-program kerja Kepramukaan se Asia Pasifik. Masing-masing Sub Komite terdiri dari 15 anggota. Mereka saat ini sudah datang di Hotel Borobudur, untuk rapat bersama anggota Komite. (HA/Humas Kwarnas)
Posted: 10 Apr 2016 05:00 PM PDT

IMG-20160411-WA0000JAKARTA—Peserta Pertemuan Komite dan Sub Komite Kepramukaan se-Asia Pasifik (Asia Pasific Regional Scout Committee and Sub Committees Meetings) kembali mendapatkan momentum istimewa di Indonesia. Setelah beraudiensi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, kini mereka diundang secara khusus oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, untuk makan malam di kantor Balai Kota Jakarta (10/4).
"Ini sebuah kehormatan bagi kami, bisa menyambut dan makan malam bersama dengan seluruh anggota komite kepramukaan se-Asia Pasifik. Sungguh kami sangat senang," ungkap Sylviana Murni, Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Budaya dan Pariwisata, dalam sambutannya mewakili Basuki Tjahaja Purnawa yang berhalangan hadir.
Selain makan malam yang hangat dan penuh canda tawa, para peserta APRS Committee Meeting juga disuguhi pentas tarian dan musik khas budaya Betawi. "Inilah Jakarta. Please, enjoy Jakarta!" ujar Kak Sylviana yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Daerah DKI Jakarta.
Sementara itu, Ahmad Rusdi, Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka yang juga mewakili Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault juga memberikan catatan positif atas terlaksananya acara makan malam ini. "Acara seperti ini sangat impresif dan penting. Di sini kita bisa bertukar pikiran, menjaling hubungan dan mengenalkan lebih jauh budaya Indonesia secara lebih menarik," ujar Ahmad Rusdi.
Salam Pramuka!
Pramuka.or.id : PMI dan Pramuka Sepakat Perpanjang MOU

Pramuka.or.id : PMI dan Pramuka Sepakat Perpanjang MOU



IMG_20160311_211740Jakarta, Pengurus Kwartir Nasional (Kwarnas) melakukan pertemuan dengan Palang Merah Indonesia (PMI) di ruang rapat Ka, Kwarnas Gerakan Pramuka lantai I, Jalan Medan Merdeka Timur, Jumat (11/3/2016)
Pertemuan ini membahas tidaklanjut MOU antara Kwarnas Gerakan Pramuka dan PMI Pusat tentang Pembinaan Karakter Generasi Muda.‎ MOU ini sebelumnya sudah ditandatangani pada masa pengurus Kwarnas Gerakan Pramuka masa bakti 2008-2013.
Muhamad Muas, Ketua Bidang PMR dan sukarelawan PMI‎ Pusat mengatakan, MOU dengan Pramuka bisa berubah tidak harus sama dengan MOU yang dulu. Karena itu, sebelum dilakukan perpanjangan MOU, ia akan meminta keterangan dari Kak Adhyaksa Dault selaku Ketua Kwarnas.
“Jadi nanti MOU bisa berubah, sebelum dilakukan penandatanganan antara Kak Adhyaksa dengan Ketua Umum PMI Bapak Jusuf Kalla,” tuturnya.
‎Sementara itu, Kak Rafli Effendy selaku Sekretaris Jenderal Kwarnas mengatakan, pihaknya menyambut baik rencana perpanjangan MOU antara PMI dengan Pramuka. Menurutnya, MOU adalah bentuk kerjasama yang baik untuk peningkatan program-program di Pramuka.
Kak Rafli berharap hubungan kerjasama antara Pramuka dan PMI selalu terjaga. Ia bahkan miminta, PMI bisa hadir bila ada kegiatan Pramuka di daerah. Begitu juga sebaliknya, Pramuka siap membantu PMI dan bekerjasama untuk kegiatan-kegiatan yang positif.
“Nanti setiap ada kegiatan Musda di daerah-daerah oleh Gerakan Pramuka Daerah kita minta mengundang PMI daerah dan sebaliknya. Supaya terjadi sinergitas,” ucapnya.
Muas menambahkan, rencananya PMI akan mengadakan Jembara PMI pada 25 Juli 2015 di Pengkap Sulawesi Selatan. Acara ini akan dihadiri 5000 peserta dari seluruh Indonesia termasuk Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Kak Adhyaksa Dault.
“Kami juga berharap Pramuka bisa hadir, memeriahkan acara kami‎. Ini adalah kita bersama,” tuturnya.
‎Selain Muas, pertemuan tersebut dengan Kwarnas juga dihadiri oleh Exkuwin Suharyanto, Kadiv PMR dan Sukarelawan, serta Staf PMI Pusat Esra Selena.
Sementara itu dari Kwarnas ada Kak Adhyaksa Dault, Susi Yuliati, Waka Kwarnas Bid. Binamusa; Kak Editha Rahaded, Waka Kwarnas Bid. Binamuda; Andalan Nasional; dan Staf Kwarnas (HA/Humas Kwarnas)
Pramuka.or.id : Peserta Komite Pramuka Se Asia Pasifik Saling Tukar Cindera Mata

Pramuka.or.id : Peserta Komite Pramuka Se Asia Pasifik Saling Tukar Cindera Mata



EDIT-penghargaan-kak-azrul
Kak Azrul Azwar mendapat penghargaan dari pengurus APRS atas dedikasinya memimpin Gerakan Pramuka Indonesia. Penghargaan diwakili oleh istri almarhum, Kak Rihna
Jakarta, Di hari keempat peserta Komite dan Sub Komite Kepramukaan se – Asia Pasifik. (Asia Pasific Regional Scout Committee and Sub C‎ommitees Meetings) menikmati makan malam di ruang Singasari, Hotel Borobudur, Senin (11/4/2016)
‎Dalam kesempatan ini 18 negara se Asia Pasifik saling bertukar cindera mata. Mereka memberikan kenang-kenangan berupa sovenir kepramukaan di negara masing-masing.
Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka yang diwakili oleh Kak Ahmad Rusdi, memberikan kenang-kenangan berupa plakat APRS kepada perwakilan 18 negara. Pemberian plakat ini sebagai simbol kebahagiaan, karena Indonesia terpilih sebagai tuan rumah APRS committee dan sub committees orientation and meetings.
Sementara itu, Indonesia juga banyak mendapat kenang-kenangan dari negara anggota komite. Diantaranya peci dari Pakistan, hasduk, logo kepramukaan, dan juga penghargaan untuk mantan Ketua Kwarnas Almarhum, Kak Azrul Azwar, yang diwakili oleh Kak Rihna Azrul Azwar.
Diketahui, pertemuan ‎peserta komite dan sub komite secara khusus membahas mengenai pengembangan program kerja kepramukaan se Asia Pasifik. Ada 11 anggota komite dan 75 anggota sub komite yang hadir dalam pertemuan ini
Adapun 18 negara yang hadir yakni, Jepang, Korea Selatan, Australia, Pakistan, Bangladesh, India, Taiwan, Filipina, Thailand, Maladewa, China, Malaysia, Kamboja, Brunei Darussalam, Nepal, Singapura, Sri Lanka, Hong Kong. (HA/Humas Kwarnas)
Info KWARNAS:  Pemkab, TNI dan Pramuka Hijaukan Turus Jalan Karang Malang – Semedo

Info KWARNAS: Pemkab, TNI dan Pramuka Hijaukan Turus Jalan Karang Malang – Semedo



pengg penghijauan krgmalang
KEDUNGBANTENG – Pemkab Tegal bersama dengan Kodim Tegal dan Pramuka Kwarcab Tegal melakukan penghijauan di turus jalan yang menghubungkan Desa Karang Malang – Situs Semedo Kecamatan Kedungbanteng. Kegiatan yang berlangsung, Rabu (2/3/2016) itu, melibatkan ratusan anggota Pramuka Kwarcab Tegal, Kodim Tegal dan masyarakat setempat.
Kepala Dinas Tanbunhut, Ir Khofifah mengatakan, penghijauan merupakan program Pemkab Tegal dengan menggandeng Kodim Tegal, Perhutani, Fatayat, Pramuka dan masyarakat. "Penghijauan akan dilakukan secara bertahap. Untuk kali ini, pohon yang ditanam yakni sebanyak 3250 batang pohon,' ujarnya.
Dikatakan, penghijauan bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus dalam rangka sedekah oksigen. "Harapannya, kedepan warga / masyarakat yang akan menuju Situs Semedo akan merasa nyaman, adem dan tidak kepanasan," ungkapnya.
Dia juga berharap, masyarakat tidak hanya menanam saja, namun selanjutnya dapat menjaga pohon yang ditanamnya sehigga dapat bermanfaat bagi anak cucu kita kedepan.
Senada Komandan Kodim 0712 / Tegal, Letkol Inf Hari Santoso, S.Sos juga mengharapkan, pasca ditanam pohon dapat dijaga dan dirawat. "Mari kita jaga dan rawat secara bersama-sama. Jangan sampai setelah tumbuhan ditanam tidak ada perawatan," imbaunya.
Disisi lain, Sekretaris Kwarcab Tegal, Djuliono S.Sos menuturkan, pihaknya mendukung kegiatan Pemkab Tegal dalam pelestarian lingkungan yakni Gerakan Penghijauan. "Kita dukung penuh program penghijauan ini dengan melibatkan 100 anggota Pramuka. Diharapkan penghijauan ini akan bermanfaat dimasa mendatang," pungkasnya. (Humas/s@n)

Kategori

Kategori