Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Pembinaan Pramuka Saka Wirakartika Kwarcab Kota Bandung 2015

Posted: 28 Sep 2015 07:47 PM PDT

Caption : Danramil 18/01 Astana Anyar, Mayor Infantri, Edeng menyematkan tanda peserta kepada dua perwakilan peserta pada upacara pembukaan Pendidikan dan Latihan Dasar dan Penempuhan Krida Saka Wirakartika Kwarcab Kota Bandung, di lapangan Makodim 0618/BS, Jalan Bangka Bandung, Minggu (27/9/2015).

Sebanyak 73 anggota pramuka penegak putra-putri dari beberapa pangkalan se-Kota Bandung dari 27 September hingga 25 Oktober 2015 mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar serta Penempuhan Krida Saka Wirakartika Kwarcab Kota Bandung yang dipusatkan di Makodim 0618/BS, Jalan Bangka Bandung. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Danramil 18/01 Astana Anyar, Mayor Infantri Edeng." Program kerjasama Saka Wirakartika Kwarcab Kota Bandung dengan Satuan Kodim 0618/BS dilaksanakan setiap hari minggu dari 27 September dan berakhir 25 Oktober 2015 dengan materi yang diberikan seperti; survival, navigasi darat, pionerring, mountenering dan penanggulangan bencana ditambah materi kelas diantaranya Pancasila, wawasan kebangsaan, bela negara, leadership dan teori krida yang ada di Saka Wirakartika," ujar Kak Ferry R. Tulas selaku Pinsaka Wirakartika Kwarcab Kota Bandung kepada BSN di sela-sela acara,  Minggu (27/9/2015). Hadir pada upacara pembukaan unsur Satuan Kodim 0618/BS, unsur Kwarcab Kota Bandung, dan sejumlah undangan lainnya. (Roni SF/ BSN)

Hiking Pramuka SMK Bina Warga

Posted: 28 Sep 2015 07:40 PM PDT

Caption : Beberapa anggota Pramuka Penegak Putri pangkalan SMK Bina Warga Bandung mengikuti kegiatan hiking yang mengambil jalur wilayah Dago Atas – Punclut. Dalam kegiatan tersebut selain hiking, mereka mendapat beberapa materi kepramukaan diantaranya; Packing, Survival, dan keorganisasian yang di sampaikan para anggota pramuka penegak putra dari SMK Medina, termasuk uji Syarat Kecakapan Umum (SKU), Minggu (27/9/2015). (Benny K/ BSN)

Museum Geologi Buka Layanan Kunjungan Malam Hari

Posted: 28 Sep 2015 07:38 PM PDT

Caption : Kepada Sekjen KESDM, M. Teguh Pamuji, Kepala Museum Geologi, Sinung Baskoro  yang didampingi Kepala Pusat Survei Geologi, Agung Pribadi menerangkan mengenai salah satu sarana digitasi informasi kegeologian dalam acara "Night at the Museum" pada rangkaian Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-70 2015 di Museum Geologi, Jalan Diponegoro Bandung, Sabtu (26/9/2015).

Dengan bermotokan "Kepuasan Pengunjung, Prioritas Kami", Museum Geologi terus berupaya  meningkatkan pelayanan terutama dalam bidang informasi. Dimana sajian inovasi baru kebutuhan informasi kegeologian saat ini diprioritaskan sebagai bentuk pelayanan terbaik bagi pengunjung." Kita memulai sejarah baru, bahwa museum geologi akan kita buka untuk masyarakat disamping setiap hari akan dibuka pada malam hari yakni di minggu pertama setiap bulan, mudah-mudahan dengan kesempatan ini terutama para pelajar dan mahasiswa bisa belajar mengenai kegeologian lebih lengkap dan menarik, sehingga museum geologi akan bisa menjadi sarana media pendidikan yang sangat bermanfaat," ujar Sekretaris Jendral (Sekjen) Kementarian Energi dan Sumber Daya Mineral, M. Teguh Pamuji mewakili Menteri KESDM, Sudirman Said dalam sambutannya pada pembukaan "Night at The Museum" dalam rangkaian Hari Jadi Pertambangan ke-70 tahun 2015 di Museum Geologi, Jalan Diponegoro Bandung, Sabtu (26/9/2015). Diselenggarakannya Night at the Museum tersebut bertujuan untuk merubah paradigma masyarakat terhadap keberadaan museum yang terkesan lusuh dan kuno menjadi lebih menarik, penuh inspirasi, dan berwawasan serta aman dan nyaman bagi pengunjung. "Diselenggarakannya Night at the museum ini  tentunya memberi kesempatan kepada semua warga masyarakat bisa mengunjungi museum pada malam hari, sehingga tujuan museum untuk memberikan edukasi khususnya di bidang energi dan sumber daya mineral bisa lebih optimal," ujar Kepala Pusat Survei Geologi, Agung Pribadi di sela-sela acara, dimana menurutnya saat ini fasilitas tambahan sudah banyak yang diperbaharui termasuk digitasi  terutama untuk masalah sumber daya geologi dan kebencanaan, namun untuk sejarah kemanusiaan kedepannya akan coba dilengkapi." Tentunya hal ini menjadi perhatian dari tugas dan fungsi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam hal pendidikan dan pembelajaran kepada masyarakat, sementara pelayanan informasi untuk museum kegeologian lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia masih terus berproses untuk lebih dikembangkan," lanjut Agung. Sementara ditempat yang sama, Kepala Museum Geologi, Sinung Baskoro mengajak para undangan dan masyarakat berkeliling museum guna menyaksikan layanan digitasi kegeologian dan pada Night at the Museum yang dilaksanakan dari 26 hingga 27 September 2015 ini, ditempat yang sama digelar pula live musik dan bazaar batu akik. (Benny K/ BSN)

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Ketua Kwarnas kunjungi Gubernur Jakarta guna undang malam Refleksi Kesaktian Pancasila

Posted: 28 Sep 2015 09:40 PM PDT

ahok
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menyambangi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, di Balai Kota, Selasa (29/9/2015).Tiba sekitar pukul 09.00, Adhyaksa datang dengan mengenakan seragam Pramuka. Menurut Adhyaksa, kedatangannya bertujuan untuk membahas mengenai rencana digelarnya acara Pramuka saat Hari Kesaktian Pramuka pada Kamis (1/10/2015) lusa.

“Saya mau audiensi sekalian silaturahim, kan beliau gubernur, saya selaku ketua pramuka,” ujar pria yang beberapa waktu lalu didaulat untuk maju dalam bursa calon gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017 itu.

Hingga berita ini diturunkan, pertemuan antara Ahok dan Adhyaksa masih berlangsung. Dalam kesempatan tersebut, Adhyaksa tiba dengan didampingi sejumlah orang, salah satunya artis Olivia Zalianty. dikutip dari kompas.com

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


PENGUMUMAN JUARA LOMBA FOTO PRAMUKA #IDOLAKU ORTUKU

Posted: 27 Sep 2015 09:04 AM PDT

juara 1Assalamualaikum Wr.Wb. Salam Sejahtera.

Salam Pramuka. Yang kami hormati, Kakak-Kakak Pramuka dimanapun berada. Atas nama panitia, kami haturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya telah memeriahkan lomba Foto Pramuka #IdolakuOrtuku dalam rangka Hari Pramuka Ke-54.

Sesuai arahan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault, orang tua semestinya menjadi idola bagi setiap anak-anaknya. Saat ini tidak jarang anak-anak meminta bahkan berebut foto dengan idolanya di luar rumah, tapi lupa jika dirumah ada idola yang melahirkan, mendidik dan membesarkan mereka hingga sekarang. “Makin sering kita bahagiakan orangtua, makin bahagia hidup kita, kami ingin anggota pramuka mengidolakan kedua orangtuanya,” demikian disampaikan Kak Adhyaksa Dault dalam banyak kesempatan.

Terima kasih kepada Ketua Kwarnas, Kak Adhyaksa Dault atas dukungannya, terima kasih juga kepada Kak Lusia Adinda Lebu Raya (Waka Kwarnas Bidang Kominfo), kepada Dewan Juri: Kak Sari Madjid (pemain senior di Teater Koma), Luqman Hakiem Arifin (mantan jurnalis dan editor buku senior), Olivia Zalianty (artis dan atlet wushu), Hariqo Wibawa Satria (penulis dan penggiat media sosial untuk diplomasi), keempatnya adalah Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka. Terima kasih juga kepada segenap Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka.

Terima kasih juga kepada Kak Arini, Kak Nining, Kak Iqbal, Kak Robi, Kak Heny, Kak Laurent, Kak fadhur, Kak Fadli yang telah bekerja keras mensukseskan kegiatan ini. Terima kasih juga kepada segenap media dan Kakak-Kakak semua yang telah membantu mensosialisasikan kegiatan ini.

Proses penilaian memakan waktu yang sangat panjang, bukan saja karena jumlah yang banyak, namun juga foto-foto yang dikirimkan banyak sekali yang begitu kuat pesannya. Setelah melewati diskusi dan perdebatan panjang, sampaikanlah Dewan Juri pada keputusan juara dari lomba ini. (terlampir di bagian foto).

Khusus untuk juara 1, juara 2 dan juara 3, panitia memfasilitasi tiket pp dan penginapan di Jakarta bersama orangtua. Mereka akan diajak menyaksikan kegiatan Kwarnas Gerakan Pramuka pada 30 September 2015, yaitu "Malam Peringatan Kesaktian Pancasila" di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Sedangkan juara favorit yang awalnya sepuluh, diputuskan menjadi limabelas foto. Untuk juara 5 juara favorit pilihan pengguna facebook juga kami lampirkan. Semua keputusan Dewan Juri sudah final dan tidak bisa diganggu gugat.

Demikian disampaikan pengumuman ini, mohon dimaafkan atas segala kekurangan. Salam Pramuka, Jayalah Indonesia.

Jakarta, 27 September 2015

Hariqo Wibawa Satria
(Ketua Panitia, Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Kominfo)

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Deklarasi Pelopor Keselamatan Berlalulintas Menuju Bandung Juara

Posted: 25 Sep 2015 11:52 PM PDT

Caption : Perwakilan MURI menyerahkan piagam Rekor MURI Dunia kepada Kapolrestabes Bandung, Kombes. Pol. Drs. Angesta Romano karena dicatat sebagai rekor terbanyak komunitas di kota Bandung yakni lebih dari 436 komunitas dalam upacara Deklarasi Pelopor Keselamatan Berlalulintas Menuju Bandung Juara di lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat Bandung, Sabtu (26/9/2015). Hadir dalam acara tersebut Wakil Walikota Bandung, Oded M. Daniel dan sejumlah undangan lainnya.

Perwakilan Komunitas, Pelajar, Mahasiswa, Ormas dan Aparat TNI-Polri se-Kota Bandung menghadiri Apel "Deklarasi Pelopor Keselamatan Berlalulintas Manuju Bandung Juara" di lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Bandung, Sabtu (26/9/2015). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Bandung, Wakil Gubernur Jawa Barat, Pangdam III/Siliwangi, Kapolda Jabar, Kapolrestabes Bandung, dan sejumlah undangan lainnya.  Menurut Wakil Walikota Bandung, Oded M. Daniel, kondisi lalulintas kota Bandung semakin hari semakin berkembang dengan dibarengi permasalahan yang semakin kompleks dan masalah ini tentunya tidak bisa ditangani sendiri oleh Polri saja, tetapi menjadi tangungjawab bersama seluruh elemen masyarakat pengguna sarana transportasi umum dan pribadi." Sebagai bentuk kepedulian disiplin berlalulintas Polrestabes Bandung bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung, dan komunitas melakukan apel deklarasi pelopor keselamatan berlalulintas guna terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalulintas di Kota Bandung  yang diharapkan setelah kegiatan ini para peserta deklarasi bisa menjadi contoh dan teladan gerakan keselamatan berlalulintas dan menjadi penggerak disiplin dalam segala hal," ujar  Oded. Dalam acara tersebut digelar pemasangan pin dan penandatanganan pelopor Keselamatan Berlalulintas Manuju Bandung Juara oleh perwakilan peserta dan usai acara pokok, dilanjutkan dengan Yel-Yel, penyerahan Piagam Rekor MURI Dunia dari Museum Rekor Indonesia sebagai komunitas terbanyak di Kota Bandung sekitar 436 komunitas, penampilan Drum Band Yayasan Bina Bakti dan Polisi Cilik binaan Polrestabes Bandung. ( Benny K/ opik N/ BSN)

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Workshop Pencegahan Narkoba BNNP Jabar Bersama Pramuka Kota Bandung

Posted: 21 Sep 2015 08:10 PM PDT

Caption : Kepala BNNP Jabar, Iskandar Ibrahim (Batik) didampingi Ketua Harian Gerakan Pramuka Kota Bandung, Deddy Dharmawan berfoto bersama para peserta usai digelarnya Workshop "Perumusan Hasil Seminar Peran Pramuka Kota Bandung Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba"  di d'Palm Resto, Jalan Lombok no. 45 Bandung, Kamis (17/9/2015). Dalam acara tersebut Iskandar Ibrahim berkesempatan memberikan pemaparan mengenai Permasalahan Narkoba di Indonesia.

Menindaklanjuti hasil Seminar Advokasi Kebijakan P4GN di Lembaga Pendidikan di Lingkungan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Bandung pada 10 September 2015 lalu. Kembali Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Provinsi Jawa Barat menggelar workshop "Perumusan Hasil Seminar Peran Pramuka Kota Bandung Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba" di d'Palm Resto, Jalan Lombok No.45 Bandung, Kamis (17/9/2015). Kegiatan yang diikuti sejumlah Pelatih dan Pembina Pramuka se-Kota Bandung tersebut diisi dengan pembuatan lagu, yel-yel, dan permainan kepramukaan bertema pencegahan narkoba."  Dari hasil penelitian BNN, dan Universitas Indonesia memasuki tahun 2014, angka penyalahguna narkoba di Indonesia berada disekitaran 2,2% atau sebanding dengan 4,2jiwa masyarakat Indonesia dan ada kemungkinan meningkat setiap tahunnya kemungkinan di tahun 2015 mencapai 4,5 jiwa," ujar Kepala Badan Narkotika RI Provinsi Jawa Barat, Brigjen (POL) Iskandar Ibrahim, MH, MM., dalam paparannya mengenai permasalahan Narkoba di Indonesia.  Menurut Iskandar, narkoba atau zat adiktif, pengertiannya ada yang dilarang dan tidak dilarang, yang dilarang lebih banyak membuat resiko diantaranya; rokok dan miras." Kejahatan narkotika masuk ke dalam ekstraordinary crime, alasannya jaringan atau sindikat peredaran narkotika itu posisinya kuat karena mampu masuk ke semua lingkungan masyarakat, maka penanganan maupun pencegahannya harus secara khusus dan berkoordinasi serta bersinergi dengan semua pihak terkait dalam upaya mengantisipasi lebih meluasnya jumlah peredaran narkotika di Indonesia," terang Iskandar. Selanjutnya diterangkan mengenai penggolongan narkotika dan Prekusor narkotika berdasarkan UU Nomor 35 Tahun 2009 mulai dari golongan I,II, dan III serta dampak dari pemakaian narkotika." Secara nasional hasil penelitian tahun 2014, korban penyalahgunaan narkoba yang meninggal dunia perhari sekitar 12,005/33 orang dan khusus di provinsi Jawa Barat sekitar 89 orang pertahun sementara yang masuk ke lembaga pemasyarakatan secara nasional sekitar 55,671 oran dan di Jawa Barat sebanyak 7000 orang pertahun," jelas Iskandar. Trend Penyalahgunaan Narkoba, setiap tahun terus meningkat mula dari 2008 hingga 2014 dilihat dari jenis penyalahguna." Dampak kerugian secara ekonomi dari penyalahgunaan narkoba dari 2004 sekitar 23,6 Triliyun, 2008 meningkat 32, 4triliyun, meningkat lagi di tahun 2011 sekitar 48,2 triliyun, dan di tahun 2014 64 triliyun sementara kerugian secara social diantaranya mendorong tindak kejahatan dan kerawanan sosial serta mendorong melakukan tindak kejahatan dan pencurian," jelas iskandar. "Permasalahan narkoba di Indonesia telah masuk kedalam prioritas program nasional isu strategis bidang Hankam 2015-2019, dimana salah satunya dengan melaksanakan sosialisasi P4GN mengenai sumber daya manusia berkualitas diantaranya melalui kegiatan Gerakan Pramuka, selanjutnya melalui Inpres 12 tahun 2011 tentang P4GN yang mana instruksinya langsung diberikan kepada para Menteri, Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Para Kepala Lembaga Non Pemerintah non Kementerian, Para Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia yang didalamnya berisi untuk mengambil langkah, tugas, fungsi dan kewenangannya dalam rangka Jakstranas P4GN Tahun 2011-2015 yang meliputi bidang Pencegahan, Pemberdayaan Masyarakat, Rehabilitasi dan Pemberantasan," jelas Iskandar. Dalam Rakernas Gerakan Pramuka yang dilaksanakan pada 25-27 Maret 2015 lalu di Cibubur, Jakarta telah dibentuk sebuah upaya dalam wujud Satuan Tugas Pencegahan Penanggulangan Pemberantasan Penjualan Narkoba disingkat Satgas "Pantas Juara" yang ditindaklanjuti ditingkat Kwarda dan Kwartir Cabang se-Indonesia." Kami yakin dan percaya dalam rangka upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba ini, diharapkan peran aktif dari Gerakan Pramuka khususnya Kota Bandung  bisa menjadi kesuksesan yang selanjutnya dapat ditularkan kembali kepada Kwarcab lainnya di Indonesia," harap Iskandar. Menanggapi pemaparan dan harapan Kepala BNNP Jabar ditempat yang sama, Ketua Harian Gerakan Pramuka Kwarti Cabang Kota Bandung, Deddy Dharmawan, S,Pd., M.MPd., menyatakan pihaknya akan menindaklanjutinya dengan melaksanakan kegiatan pelatihan atau Training Of Trainer bagi para Pembina Pramuka sebagai penyuluh Anti Narkoba di  Kwartir Cabang Kota Bandung yang tentunya berkoordinasi dengan BNNP Jawa Barat. Usai Pembukaan Workshop, dilanjutkan dengan praktek pembuatan lagu-Lagu, Yel-Yel, dan Permainan Kepramukaan bertema pencegahan narkoba. (Benny K/ BSN)

Pramuka Universitas Brawijaya

Pramuka Universitas Brawijaya

Pramuka Universitas Brawijaya


alur pendaftaran anggota baru racana brawijaya angkatan 34

Posted: 21 Sep 2015 11:16 AM PDT

Berikut alur pendaftaran anggota baru racana brawijaya angkatan 34 :

1. Download formulir disini atau datang langsung ke sanggar untuk mengambil formulir.

2. Isi formulir sesuai dengan identitas anda.

3. Membayar administrasi pendaftaran sesuai gelombang dan mendapatkan kwitansi sebagai bukti pembayaran .

4. Calon anggota mengumpulkan form pendaftaran dan foto formal ukuran 3×4 sebanyak 3 lembar (berwarna).

5. Calon anggota melaksanakan screening.

 

Jadwal Pendaftaran dan Screening :

No Kegiatan Tanggal Waktu
1 Pendaftaran 21 September 2015 – 11 Oktober 2015 09.00 WIB – 20.00 WIB*
2 Screening 28 September 2015 – 11 Oktober 2015 09.00 WIB – 20.00 WIB*

* istirahat di waktu sholat

nb :
– lokasi sanggar berada di gedung UKM lantai 4 kavling 36.
– Pembayaran dapat dilakukan kepada yang bertugas.

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Open Recruitment Racana Brawijaya angkatan 34

Posted: 21 Sep 2015 08:19 AM PDT

poster oprec copy

Pramuka SIT

Pramuka SIT

Pramuka SIT


MORALITAS PRAMUKA

Posted: 21 Sep 2015 07:11 PM PDT



Menjelang Hari Pramuka ke 54, secara tidak sengaja saya menemukan beberapa arsip Kepramukaan yang lama tidak pernah terjamah. membacanya membuat tergerak hati saya untuk menulis.
Pramuka merupakan istilah untuk mengganti istilah dari pandu. Pramuka berasal dari gabungan kata Praja Muda Karana yang mengandung arti praja: muda, kaum muda dan karana: selalu berkarya. secara umum arti dari Pramuka adalah kaum muda yang selalu berkarya.                        
Bapak pandu dunia, Lord Baden Powell mengemukakan dalam sebuah tulisan beliau bahwa, "scouting is a game for boys, the playing of which develops good citizens. It is not a game to be won and lost and than forgotten, but a game to be learned and played for life". Inilah salah satu tujuan utama adanya pendidikan kepramukaan sejak awal didirikan oleh beliau. Kepramukaan adalah permainan untuk pemuda tetapi bukan sekedar permainan untuk menang dan kalah tetapi permainan yang bermakna. Permainan peran yang bisa membentuk dirinya menjadi seorang pribadi yang kokoh sehingga siap menempuh perjalanan di sepanjang hidupnya nanti.
Kepramukaan adalah sarana untuk mendidik anak-anak muda menjadi seorang good citizens( warga negara yang baik). Bagaimana menjadi warga negara yang baik? Tentu dengan mempersiapkan diri untuk mengabdi. Pramuka Indonesia mengenal apa yang disebut dengan kode Kehormatan Gerakan Pramuka. Salah satu kode kehormatan Gerakan Pramuka Indonesia adalah Tri Satya, didalamnya tercantum kata-kata sebagai berikut:
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
  1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjalankan Pancasila.
  2. Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
  3. Menepati Dasa Darma

Setiap kali seorang Pramuka mengucapkan Tri Satya dalam sebuah upacara pelantikan maka serta merta Pramuka yang lain menghormat kepadanya tanpa harus diperintah. Hormat yang diberikan ini bukan hanya untuk menghormat yang bersangkutan tetapi lebih kepada keberaniannya dalam mengucapkan janji yang bila tidak ditepati maka ia akan kehilangan jati diri dan kehormatannya.

REFLEKSI REVITALISASI
Gerakan Pramuka sangat cocok dan tepat bagi pembentukan karakter generasi muda.  Pantaslah Pramuka Utama Indonesia pada Hari Pramuka 14 Agustus 2006 Bapak Susilo Bambang Yudhoyono mengajak kita untuk merevitalisasi Gerakan Pramuka. Ajakan revitalisasi ini termuat dalam kata PRAMUKA yaitu: P: perkuat Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter Bangsa; R: raih keberhasilan melalui kerja keras secara cerdas dan ikhlas; A: ajak kaum muda meningkatkan semangat bela Negara; M: mantapkan tekad kaum muda sebagai patriot pembangunan; U: utamakan kepentingan Bangsa dan Negara di atas segalanya; K: kokohkan persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia; serta A: amalkan Satya dan Darma Pramuka.
Revitalisasi pembentukan karakter bangsa perlu dimulai sejak usia dini. Gerakan Pramuka mempunyai berbagai tingkatan dari Siaga(usia 7-10 tahun), Penggalang(usia 11-15 tahun), Penegak(usia 16-20 tahun) dan Pandega(usia 21-25 tahun), sehingga penanaman moral melalui gerakan Pramuka sangat cocok dan tepat, mengapa? Karena Pada semua level pendidikan dalam Gerakan Pramuka, sejak usia dini hingga menjadi pemuda yang matang terdapat nilai-nilai pembentukan karakter! Dimanakah nilai-nilai pembentukan karakter itu? Pada Kode Kehormatan Gerakan Pramuka.
Kode Kehormatan Pramuka terdiri atas janji yang disebut Satya dan ketentuan moral yang disebut Darma. Pada usia Siaga terdapat Dwi Satya dan Dwi Darma, pada usia Penggalang, Penegak, Pandega dan Pramuka Dewasa terdapat Tri Satya dan Dasa Darma.

Kode Kehormatan yang Terlupakan.
Penanaman nilai Satya dan Darma perlu lebih ditekankan kembali pada saat sekarang. Sering sekali saya sebagai pembina, melihat dalam sebuah kegiatan latihan atau perkemahan para Pramuka dengan mudahnya meninggalkan kewajiban shalat padahal itu adalah salah satu kewajibannya terhadap Tuhan. Kegiatan-kegiatan yang dilangsungkan kadang-kadang atau bahkan sering melanggar dan melabrak waktu-waktu shalat. Maka Bagaimanakah Apabila kewajiban pertama yang harus dilaksanakan tetapi ditinggalkan? Tentu diragukan kemampuannya untuk melaksanakan kewajiban-kewajiban yang lain.
Sebuah contoh lain bisa kita lihat dalam interaksi antar anggota Pramuka, salah satu metode Kepramukaan adalah Satuan Terpisah. Namun, interaksi para anggota Pramuka Putra dan Putri dalam kegiatan seringkali berbaur tanpa ada sekat bahkan dicontohkan oleh para pembinanya yang  semestinya memberikan tauladan terlebih dahulu kepada para peserta didik.
Jati diri dan kehormatan seorang Pramuka akan tampak bila kita sebagai anggota Pramuka mampu menunjukkan dan mengamalkan kode kehormatan. Inilah standar nilai kita sebagai seorang Pramuka sejati. Jangan sampai seorang Pramuka bersikap jauh dari nilai-nilai yang terkandung didalam Satya dan Darma Pramuka. Bila demikian, maka tidak ada bedanya kita dengan orang yang tidak berpramuka. Saat ini, kita melihat bagaimana lingkungan sosial kita sudah banyak mengalami disorientasi nilai. Kita melihat para pemuda saat ini banyak yang terjatuh dalam split personality atau pecahnya kepribadian. Mereka seakan tidak menemukan bagaimana untuk menjadi seorang yang bernilai? Seorang pribadi yang kokoh yang tidak mudah diombang-ambingkan oleh arus zaman.
Bapak Pandu Dunia juga sudah pernah menerbitkan sebuah buku yang perlu kita kaji kembali. Sebuah buku yang berjudul Rovering to Success(mengembara menuju bahagia), sebuah buku yang beliau persembahkan untuk para Pramuka Penegak dan Pandega. Buku ini menceritakan tentang perjalanan seorang pemuda yang berlayar menuju pulau kebahagiaan. Namun, perjalanan yang Ia lakukan tidak mudah. Ia akan bertemu dengan karang-karang berbahaya. Karang-karang berbahaya itu adalah karang wanita, karang minuman keras, karang merokok, karang egoisme dan munafik serta karang atheis(tidak bertuhan). Lima karang yang berbahaya ini sudah beliau tuliskan jauh pada tahun 1918. Bagaimana kondisi umum Pemuda Indonesia dan Pramuka secara khusus saat ini? Apakah cocok dengan apa yang beliau khawatirkan?

Maka kepada adik-adikku pahami dan hayatilah Satya dan Darma Pramukamu, dan bagi rekan-rekan Pembina dan Anggota Dewasa, mari bantu adik-adik kita untuk menjadi Pramuka sejati. Selamat Hari Pramuka ke-54, SATYAKU KUDARMAKAN, DARMAKU KUBAKTIKAN.

Oleh Hananto Widhiaksono, S.Sos
Aktifis Pramuka, Sekretaris Satuan Komunitas Pramuka Sekolah Islam Terpadu Jawa Tengah
Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Kwarnas Gerakan Pramuka Menghadiri Puncak Sail Tomini di Pantai Kayu Bura, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah

Posted: 19 Sep 2015 11:36 AM PDT

000 IMG_4035Presiden J­oko Widodo menghadiri puncak Sail Tomini­ di Pantai Kayu Bura, Desa Pelawa Baru, ­Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parig­i Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (19/9).

Turut serta dalam rombongan Presiden, K­etua DPD Irman Gusman, Menkopolhukam Luh­ut Binsar Pandjaitan, Menko Pembangunan ­Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Me­nteri Sekretaris Negara Pratikno, Menter­i Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswed­an, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Panglima TNI, Kapolri, Kasal, Kasau, Kasad dan ­lainnya.

Kegiatan Sail Tomini, antara lain Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 70 di Pulau Terluar, Bakti Sosial dan Operasi bhakti Surya Baskara Jaya, Operasi Bhakti Kartika Jaya dan Operasi Bhakti Pelangi Nusantara, demonstrasi Sailing Pass, Pelayaran Lingkar Nusantara V, Percepatan Pembangunan Sarana dan Prasarana, Bhakti Kesejahteraan Rakyat Nusantara, BUMN Bina Lingkungan Teluk Tomini, Gerakan Membangun Kampung, Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari/ Kapal Pemuda Nusantara, Ekspedisi Riset Kelautan, Reli Kapal Layar ( Yacht Rally), Pengembangan Potensi Pariwisata, Ekonomi Kraetif dan Budaya.

000 IMG_4048Kwarnas Gerakan Pramuka turut menghadiri puncak Sail Tomini yang diwakili oleh Kak Marbawi, Waka Kwarnas Bidang Renbangma; Kak Najamudin, Andalan Nasional Urusan Orgakum; Kak Kak Aris Yudhariansyah, Andalan Nasional Urusan Abdimasgana, dan Kak Anang, Andalan Nasional Urusan Binamuda.

Salah satu sambutannya Presiden RI memberikan apresiasi kepada anggota Gerakan Pramuka khususnya Saka Pramuka Bahari yang mengikuti kegiatan Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) V tahun 2015 selama 1 (satu) bulan dengan menggunakan Kapal KRI Makasar.

[Humas Kwarnas]

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Menhan RI memberi pembekalan pada peserta PELANTARA V

Posted: 18 Sep 2015 10:36 PM PDT

Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu memberikan pembekalan bela negara kepada peserta Pramuka Saka Bahari dan Pemuda Bahari daerah setempat, di Pantai Bura Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (18/09/2015).

Sebelum acara pembekalan Menhan RI, dilaksanakan penyambutan dengan sebuah tarian kolosal Laksamana Raja Di laut oleh Pramuka Pelantara V2015 dengan pakaian khas daerah masing-masing.

Acara tersebut dihadiri oleh Dirjen Kuathan Kemhan Laksda TNI Agus Purwoto, Dirjen Pothan Kemhan Laksma TNI Muhamad Faisal Manaf, Kapinsaka Bahari Brigjen TNI Mar Tommy Basari N. S.E, Bupati Parigi Moutong H.Samsurizal Tombolotutu serta Dansatgas Pelantara V Kolonel Laut (P) HariMulyadi, S.E, M.M. 

Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dalam pembekalannya dengan judul "Grand Strategi PertahananIndonesia dan Bela Negara" menyampaikan bahwa, kemajuan suatu bangsa tergantung pada bagaimana bangsa tersebut memanfaatkan segala potensi nasionalnya yang didukung ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat berkembang pesat dewasa ini.

Berbagai cara dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut dan salah satunya melalui pembinaan generasi, baik pendidikan maupun praktek lapangan seperti pelayaran nusantara dan perkemahan ini. 

"Kegiatan ini merupakan sarana dan tahapan untuk membangun semangat kebaharian, wawasan kebangsaan dan karakter generasi bangsa yang menghargai nilai-nilai perjuangan serta kearifan lokal atau dapat disebut sebagai wujud dari nasionalisme tindakan", tegasnya.

Sementara itu, elemen terbesar dalam integritas individu, yaitu 80%, ilmu pengetahuan 5 %, pengetahuan lainnya 5 %, pengambilan keputusan 10%, bila karaktrer individu kuat maka karakter bangsa juga akan kuat, sehingga fondasi nasionalisme yang dibangun akan kokoh dalam menghadapi setiap tantangan dalam kehidupanberbangsa dan bernegara. 

"Setiap negara akan menghadapi berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan ganguan, baik  ancaman militer maupun non militer, konsep pertahanan kita adalah pertahanan bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara dan sumber daya nasional, untuk menjaga dan melindungi kedaulatan negara, keutuhan NKRI, serta keselamatan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman", kata Menhan. 

Mengakhiri sambutannya Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menekankan, sebagai pedoman dalam melanjutkan pengabdian, janganlah pernah berhenti belajar, jadilah generasi yang pintar, siap menjadi duta bela negara serta jangkar persatuan dan kesatuan bangsa, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini, dan sebagai agen perubahan kalian harus mengedepankan sikap pantang menyerah, semangat bela negara yang tinggi, jujur dan disiplin agar dapat mengantarkan NKRI menjadi negara besar dan disegani. 

Usai menyampaikan pembekalannya, acara dilanjutkan dengan pemberian cindera mata dari Menhan RI kepada Dansatgas, dan Bupati Parigi Moutong serta penanaman pohon di pantai Kayu BuraParigi Moutong.

Prasasti Monumen Pelantara V Tahun 2015 Di Pantai Kayu Bura, Parigi Moutong Ditandatangani

Posted: 18 Sep 2015 09:37 AM PDT

3Setelah Upacara Pembukaan Pelayaran Lingkar Nusantara (Pelantara) V Tahun 2015 acara dilanjutkan dengan Penandatangan prasasti dan peresmian Monumen Pelantara V tahun 2015 di Pantai di Pantai Kayu Bura, Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. (17/9)

Hadir dalam penandatanganan dan peresmian Monumen Pelantara V tahun 2015 antara lain Kak Marbawi, Waka Kwarnas Bidang Renbangma; Kak Tommy Natanegara, Ka. Pinsaka Bahari Nasional; Kak Aris Yudhariansyah, Andalan Nasional Urusan Abdimasgana; Kak Najamuddin, Andalan Nasional Urusan Orgakum; Sekretaris Daerah Kab. Parigi Moutong, Ka. Kwarcab Gerakan Pramuka Kab. Parigi Moutong, dan anggota Pramuka Kwarcab se-Kwarda Sulawesi Tengah.

[Humas Kwarnas]

Saka Bahari Wadah Substansial Bagi Pramuka dalam Pembinaan dan Pengembangan Rasa Cinta Bahari

Posted: 18 Sep 2015 09:30 AM PDT

Upacara Pembukaan Pelan2tara V Tahun 2015 dilaksanakan di Pantai Kayu Bura, Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, hari Rabu (17/9) pukul 09.00 WITA.

Upacara pembukaan Pelantara ini juga merupakan lokasi upacara penutupan Sail Tomini yang akan dihadiri oleh Presiden RI, Bapak Joko Widodo dilaksanakan pada hari Sabtu (19/9) pada pukul 09.00 WITA.

Pembina Upacara pada pembukaan Upacara Pelantara V Tahun 2015 oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Tengah, Kak Sudarto yang juga sebagai Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah.

Upacara pembukaan Pelantara diikuti oleh 500 peserta Pelantara V, tahun 2015 dari 27 Kwarda Gerakan Pramuka antara lain Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI JAkarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Papua, Maluku Utara, Gorontalo dan peserta perwakilan Kwarcab se-Kwarda Sulawesi Tengah.

Hadir dalam Upacara pembukaan Pelantara V tahun 2015, antara lain Kak Marbawi, Waka Kwarnas Bidang Renbangma; Kak Brigjen TNI (Mar) Tommy Natanegara S.E, Ka. Pinsaka Bahari Nasional; Kak Aris Yudhariansyah, Andalan Nasional Urusan Abdimasgana; Kak Najamuddin, Andalan Nasional Urusan Orgakum; Sekretaris Daerah Kab. Parigi Moutong; Kwarda Gerakan pramuka Sulawesi Tengah; Ka. Kwarcab Gerakan Pramuka Kab. Parigi Moutong, dan Kwarcab se-Kwarda Sulawesi Tengah.

“Perkemahan Pelantara V Tahun 2015 di Pantai Kayu Bura ini akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, dari tanggal 17-19 September 2015, laporan disampaikan oleh Kak Hakim, selaku Ketua Sangga Kerja Pelantara V, Tahun 2015 kepada Pembina Upacara.

“Saya berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan kesan yang mendalam dan memiliki nilai tambah bagi peserta yang mengikutinya dalam membina silaturahmi dan komunikasi dan jiwa korsa antar anggota dan pengurus Gerakan Pramuka Indoesia serta menanamkan bela negara, cinta tanah air, dan cinta bahari” ucap Kak Sudarto

“Perkemahan Pelantara ini merupakan yang diperuntukan bagi anggota Gerakan Pramuka Saka Bahari dalam hal ini Saka Bahari merupakan wadah substansial di dalam pembinaan dan pengembangan rasa cinta bahari pada Pamuka yang pada gilirannya akan diaktualisasikan lewat darma bakti menjaga kedaulatan bahari dan memanfaatkan kekayaan geoekonomi didalamnya secara positif ” ungkap Kak Sudarto

Momentum ini saya nilai sangat strategis, olehnya sangat disayangkan sekalian anak-anak ku sekalian tidak memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh dan kegiatan ini kaya akan wawasan sekitar kondisi matra laut Indonesia dan keadaan masyarakat yang tinggal dipesisir didalam melipatgandakan rasa nasionalisme dan wawasan nusantara.

“Oleh kerena itu sebagi tunas-tunas bangsa dan dalon pemimpin-pemimpin dimasa depan saya berpesan kepada segenap anggota Pramuka Saka Bahari untuk menjunjung tinggi dan melaksanakan Satya Dharma Pramuka dengan sebaik-baiknya, terus menerus menepa diri, meningkatkan kepercayaan diri , motivasi pengetahuan, keterampilan dan kemandirian hidup serta berperan aktif sebagai patriot pembangunan dan agen sosial di masyarakat” Pungkas Kak Sudarto

[Humas Kwarnas]

Upacara Adat Bhineka Tunggal Ika (BTI) Pelantara V/ 2015

Posted: 18 Sep 2015 09:27 AM PDT

6Prosesi Upacara Adat Bhineka Tunggal Ika (BTI) Pelantara V, Tahun 2015 dilaksanakan di Pantai Kayu Bura, Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, hari Rabu (17/9) pukul 08.30 WITA.

Brigjen TNI (Mar) Tommy Basari Natanegara, S.E., Ketua Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bahari Tingkat Nasional (Ka. Pinsaka Bahari Nasional) menjadi Pembina Upacara Adat BTI. Upacara Adat BTI dihadiri oleh 500 peserta Pelantara V, tahun 2015 dari Kwarda Gerakan Pramuka seluruh Indonesia dan peserta perwakilan Kwarcab se-Kwarda Sulawesi Tengah.

Hadir dalam Upacara Adat BTI, antara lain Kak Marbawi, Waka Kwarnas Bidang Renbangma; Kak Sudarto, Ka. Kwarda Gerakan Pramuka Sulawesi Tengah/ Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah; Kak Aris Yudhariansyah, Andalan Nasional Urusan Abdimasgana; Kak Najamuddin, Andalan Nasional Urusan Orgakum; Sekretaris Daerah Kab. Parigi Moutong, Ka. Kwarcab Gerakan Pramuka Kab. Parigi Moutong, dan Kwarcab se-Kwarda Sulawesi Tengah.

[Humas Kwarnas]

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Mengenal negeri Firaun melalui Pramuka

Posted: 17 Sep 2015 01:06 AM PDT

Siapa yang tidak kenal dengan negeri yang mempunyai peradaban terkenal dengan rajanya bernama Firaun dan bangunan kokohnya Piramida. Sebagai satu diantara Negara yang amat menjunjung tinggi pendidikan khususnya bidang keIslaman. Mesir menjadi salah satu tujuan mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu maupun bekerja disana . Hal ini yang menjadikan Mesir sebagai negeri bagi 5000 warga Negara Indonesia yang bermukim disana.

Setiap warga Negara pasti akan sengat rindu kampung halamannya, hal ini sama yang dirasakan oleh 5 mahasiswa Universitas Al-Azhar Cairo. Solusi akan rindu kegiatan di Indoneisa membawa mereka melakukan aktivitas Pramuka di Mesir. Akhirnya setiap Kamis siang di Sekolah Indonesia Cairo SIC terdengar gemuruh tepuk dan salam pramuka. Walaupun peresmian gugus depan sekolah Indonesia Cairo belum legal namun tidak menyurutkan semangat kemeriahan dalam mengikuti kegiatan pramuka. Kegembiraan peserta pramuka yang notabenenya adalah anak-anak para pejabat Indonesia melalui yel-yel menghiasi kegiatan yang dilaksanakan di lapangan olahraga SIC. 50 anggota pramuka terdiri dari pramuka siaga hingga penegak.

Kelvin Sudrajat sebagai salah satu diantara Pembina pramuka "Butuh proses yang amat panjang untuk meyakinkan para anak didik sekolah Indonesia Cairo bahwa pentingnya kegiatan pramuka, apalagi mereka jarang mengenal apa itu pramuka" Ujar mahasiswa Al-Azhar yang berasal dari Madiun.

Tujuan diadakan pramuka ini awal mulanya hanya untuk memunculkan rasa cinta dan antusiasme mereka akan tanah air dan pramuka itu. Kegiatan perkemahan, membuat pioneering dan semaphore merupakan kegiatan yang paling sering diminati oleh para peserta pramuka. Walaupun dari kelengkapan seragam dan atribut belum ada yang sempurna tidak menghalangi para peserta pramuka untuk semangat dalam mengikuti kegiatan. Serta hanya memiliki 4 pembina dengan pembagian Kak Kelvin Sudrajat dan Kak Dziaul haq mengajar pramuka Penggalang dan Penegak. Adapun kak Hayun dan kak Devi Fathumadiah untuk membina adik-adik siaga.

semoga langkah kami ini mendapatkan dukungan dari semua pihak. semangat membumikan Pramuka di bumi Firaun.IMG_7987

Selamat Hari Palang Merah Indonesia ke 70

Posted: 16 Sep 2015 11:27 PM PDT

IMG_20150917_075955

Ayo kita lihat Sejarahnya…..

Dahulu Pemerintah kolonial Belanda mendirikan organisasi Palang Merah di Indonesia dengan nama Het Nederland-Indiche Rode Kruis (NIRK) yang kemudian namannya menjadiNederlands Rode Kruiz Afdelinbg Indie (NERKAI).

Kemudian pada 1932 timbul semangat untuk mendirikan Palang Merah Indonesia (PMI) yang dipelopori oleh dr. RCL. Senduk dan Bahder Djohan. Kemudian, proposal pendirian diajukan pada kongres NERKAI (1940), namun ditolak. Pada saat penjajahan Jepang, proposal itu kembali diajukan, namun tetap ditolak.

Hingga pada 3 September 1945 Presiden Soekarno memerintahkan kepada Menteri Kesehatan dr. Buntaran Martoatmodjo untuk membentuk suatu Badan Palang Merah Nasional untuk menunjukan kepada dunia internasional bahwa keberadaan Negara Indonesia adalah suatu fakta nyata setelah proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Selanjutnya pada 5 September 1945, dr. buntaran membentuk Panitia Lima yang terdiri dari dr. R. Mochtar, dr. Bahder Johan, dr. Joehana, Dr. Marjuki dan dr. Sitanala, untuk mempersiapkan pembentukan Palang merah di Indonesia.

Tepat pada tanggal 17 September 1945 terbentuklah Pengurus Besar Palang Merah Indonesia (PMI) dengan ketua pertama, Drs. Mohammad Hatta.

Di dalam satu negara hanya ada satu perhimpunan nasional, maka Pemerintah Belanda membubarkan NERKAI dan menyerahkan asetnya kepada PMI. Pihak NERKAI diwakili oleh dr. B. Van Trich sedangkan dari PMI diwakili oleh dr. Bahder Djohan.

PMI terus melakukan pemberian bantuan hingga akhirnya Pemerintah Republik Indonesia Serikat mengeluarkan Keppres No. 25 tanggal 16 Januari 1950 dan dikuatkan engan Keppres No. 246 tanggal 29 November 1963. Pemerintah Indonesia mengakui keberadaan PMI.

Adapun tugas utama PMI berdasarkan Keppres RIS No. 25 tahun 1950 dan Keppres RI No. 246 tahun 1963 adalah untuk memberikan bantuan pertama pada korban bencana alam dan korban perang sesuai dengan isi Konvensi Jenewa 1949.

Ada yang pernah ikutan donor darah di PMI?

30 Yatim Terima Santunan Pramuka

Posted: 16 Sep 2015 03:00 AM PDT

SLAWI – Sebanyak 30 anak yatim menerima santunan dari Kwarcab Pramuka Tegal. Santunan diberikan dalam momentum peringatan Hari Pramuka ke – 54 tahun 2015 yang digelar dilapangan Pemkab Tegal, Sabtu (12/9) belum lama ini. Penyerahan santunan dilakukan oleh Wakil Bupati Tegal, Dra Umi Azizah didampingi anggota Forkompimda dan Pimpinan Kwarcab Tegal.

 

"Mudah-mudahan santunan ini bisa bermanfaat, untuk beli buku tulis," ucap Wabup Umi Azizah disela penyerahan santunan

 

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal, dr H Widodo Djoko Mulyono MKes MMR mengatakan pemberian santunan dimaksudkan untuk melatih anggota pramuka yakni dalam bekerja harus mempunyai nilai – nilai cinta dan kasih sayang terhadap sesama.

 

“Santunan ini sebagai wujud kepedulian melalui Program Pramuka Peduli, kepada anak – anak yang kurang mampu,” katanya.

 

Dikatakan pria yang juga menjabat Direktur RSUD dr Soesilo itu, Pramuka selalu berupaya untuk berbagi kepada sesama khususnya kepada mereka yang benar – benar membutuhkan baik berupa santunan maupun lainnya, sebagai wujud kepedulian dalam Pramuka Peduli. “Seperti isi Dasadarma Pramuka, dimana Pramuka wajib mencintai dan menyayangi sesama,” ungkapnya

 

Hal itu, lanjutnya, telah diajarkan dalam setiap event kegiatan Pramuka mulai dari usia Siaga hingga Penegak Pandega untuk selalu peduli dan berbagi dengan sesama melalui kegiatan bumbung kemanusiaan hingga melakukan aksi nyata.

 

“Contohnya berupa pengabdian masyarakat, bantuan pertolongan yang bersifat situasional dan kondisional,” tukasnya

 

Sementara itu, Pb Andalan Cabang Urusan Humas Kwarcab Tegal, Nurhasan menjelaskan, jumlah penerima santunan dari Kwarcab Pramuka Tegal yakni sebanyak 30 anak yatim yang berasal dari putra putri Pengurus Kwarcab Tegal, yatim piatu di lingkungan Sanggar Pramuka Kwarcab Tegal dan siswa yatim dar pangkalan SD/MI di wilayah Kota Slawi. “Semoga santunan yang diberikan bisa bermanfaat bagi anak-anak,” ujarnya. (Humas/s@n)p

Pramuka Universitas Brawijaya

Pramuka Universitas Brawijaya

Pramuka Universitas Brawijaya


sanggarku ruang bermagnet

Posted: 15 Sep 2015 11:58 PM PDT

Letak geografis :

  • Berada di lantai tertinggi gedung UKM bersama. Artinya untuk mencapai ruangan tersebut harus naik tangga 4 lantai yang terdiri dari 6 tangga dan 49 anak tangga. Iseng aja pernah ngitung.
  • Jarak dari gedung rektorat ke ruangan itu kalau jalan kaki gas pol 4 menit kalau nyantai 5-10 menit. Atau bisa sampai 15 menit kalau mampir beli cilok dulu deket MRP 😀

Keadaan ruangan :

  • Ukurannya kurang lebih 5×6 M2
  • Pintu menghadap ke barat
  • Jendela menghadap ke timur
  • Banyak barang-barang didalam ruangan itu dari yang sangat penting sampai barang yang galau antara penting dan nggak penting (kartu uno misalnya:D)

Begitu sedikit deskripsi mengenai ruangan bermagnet tersebut. Ruangan yang bercat putih itu biasa disebut "sanggar". Saat ruangan-ruangan yang serupa dengan ruangan tersebut disebut sekret yaitu akronim dari sekretariat, kami memilih menamainya dengan sanggar. Sebenarnya bukan memilih tapi memang sudah menjadi kebiasaan atau adat di Pramuka memakai nama sanggar untuk penyebutan markas di gugus depannya.

Tapi taukah kawan? Ruangan yang biasa disebut-sebut sebagai sanggar ini ternyata bermagnet!! Magnetnya kasat mata, dan yang lebih uniknya yang ditarik oleh magnet tersebut bukan logam-logam seperti halnya magnet biasa. Yang ditarik oleh magnet dalam ruangan tersebut adalah hatinya para anggota Racana Brawijaya .

Ruangan tersebut memiliki atmosphere yang hangat dan nyaman. Atmosphere tersebut diciptakan dari berbagai macam cerita didalamnya. Ruangan itupunn multi fungsi. Bisa digunakan sebagai tempat istirahat, tempat tidur, tempat rapat, tempat makan, tempat ngegame, atau tempat nonton drama korea #upss :D. yang pasti ruangan itu adalah tempat jitu penghilang homesick. Eaaa ^_^ . Gimana mau homesick, karena saking nyamannya jadi berasa rumah sendiri. Hehehe

Basa-basi anggap rumah sendiri jadi nggak berlaku di ruangan ini karna sejatinya sudah menjadi rumah sendiri. Tapi karena peraturan baru yang menyatakan gedung UKM bukan untuk tempat hunian dalam artian tidak diperkenankan menginap di UKM jadinya istilah rumah kedua jadi lebih pas kali ya . hehehe

Sanggar ini bermagnet karena bisa menarik hati anggota Racana Brawijaya untuk selalu ingin berada didalamnya berkumpul dengan teman-teman anggota Racana Brawijaya lainnya. kalau lagi ada waktu luang pikirannya jadi pingin ke sanggar, habis kuliah mampir ke sanggar, ngerjain tugas nebeng wifi di sanggar. Rasanya ada yang kurang kalau sehari aja nggak nengokin sanggar. Sepertinya tarikan magnet sanggar lebih besar daripada tarikan megnet gebetan. Hahaha

Eh iya bener juga, sepertinya sanggar lebih cocok disebut gebetan dari pada rumah kedua karena sudah memenuhi kualifikasi sebagai gebetan. Coba deh di lihat check list karakteristik gebetan.

  1. Tempat bersandar saat lelah (contreng)
  2. Membuat kita merasa nyaman (contreng)
  3. Jadi tujuan utama saat lagi senggang (contreng)
  4. Sehari aja nggak ketemu bikin kepikiran (contreng)

 

Nah kan contreng semua ^_^

Dharma Pramuka Membangun Karakter Bangsa

Posted: 15 Sep 2015 11:47 PM PDT

Oleh : Bakrie Ariezal

Pemerintah saat ini memiliki upaya untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusianya yang handal dan berkompeten. Salah satunya melalui Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dengan mencanangkan suatu gebrakan nasional yaitu Revolusi Mental. Mengapa harus ada Revolusi Mental? Karena Pemerintah menyadari bahwa dalam Era Informasi saat ini rakyat kita masih banyak yang terjebak dalam paradigma lama yaitu pola pikir Era Industrial maupun Era Agrikultural. Dimana paradigma tersebut sangat bertolak belakang dengan Era Informasi yang sudah meng global. Nah untuk itulah perlu adanya Revolusi Mental bagi Rakyat Indonesia agar mampu bersaing dengan perkembangan zaman.

Lalu apakah hubungannya dengan Pramuka? Jelas sekali disini Gerakan Pramuka yang merupakan wadah kader pembangunan tunas bangsa memiliki andil dalam hal pembangunan karakter. Salah satunya melalui Dharma Pramuka yang merupakan bagian dalam Kode Kehormatan Pramuka. Dharma Pramuka memiliki 10 butir kebajikan sebagai pedoman bagi kita dalam langkah pembentukan mental karakter serta kelakuan atau tindakan dalam kehidupan sehari – hari. Adapun 10 butir kebajikan dalam Dharma Pramuka tersebut adalah :

  1. Takwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa

Sebagai pribadi yang lemah,Kita harus menyembah Tuhan yang Maha Esa. Dialah pencipta seluruh alam semesta berserta isinya. Sehingga kita wajib menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya.

  1. Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia

Manusia sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup dengan berdiri sendiri, tentu perlu memiliki teman,bergaul dan juga bertetangga serta menjaga kelestarian lingkungan di sekitarnya.

  1. Patriot yang Sopan dan Kesatria

Sebagai anggota Pramuka,kita wajib bertutur kata yang sopan. Menjaga sikap dan tindakan saat bergaul dengan masyarakat. Karena hal tersebut mencerminkan pribadi seseorang dan menunjukkan sikap seorang kesatria.

  1. Patuh dan Suka Bermusyawarah

Dalam situasi tertentu,seorang anggota Pramuka wajib mentaati peraturan yang berlaku. Serta dalam memutuskan suatu hal atau menyelesaikan persoalan hendaklah dilakukan dengan cara bermusyawarah,agar dapat mencapai mufakat dan hasil yang memuaskan.

  1. Rela Menolong dan Tabah

Pramuka harus rela menolong tanpa pamrih dan membedakan status,agama,warna kulit dll. Dan dalam melakukan perjuangan hendaklah kita tabah terhadap segala ujian,tantangan,halangan dan gangguan yang ada.

  1. Rajin,Terampil dan Gembira

Anggota Pramuka itu harus rajin dan giat dalam melakukan pekerjaan yang positif. Dan apa yang telah diperoleh dari kegiatan pembinaan kepramukaan harus di terapkan dalam kehidupan sehari – hari. Serta melakukan segala aktivitas dengan senang dan gembira.

 

  1. Hemat,Cermat dan Bersahaja

Anggota Pramuka harus bisa mengatur keuangan dengan baik,tidak untuk dihamburkan dan dibuat hura – hura untuk kepentingan yang sesaat. Kita harus cermat dalam mengetahui mana kebutuhan yang penting dan mana yang tidak. Meskipun kita kaya,kita tidak boleh sombong dan angkuh di depan orang lain. Kita harus tetap bersikap rendah hati,dermawan dan bersahaja.

  1. Disiplin,Berani dan Setia

Anggota Pramuka harus bisa disiplin dan pandai mengatur waktu untuk belajar,bekerja,beribadah dan sebagainya. Kita harus berani untuk mengatakan yang benar, dan takut untuk mengatakan yang salah. Dan anggota Pramuka harus setia terhadap janji setianya karena itulah nilai nilai luhur pribadi manusia.

  1. Bertanggung jawab dan Dapat Dipercaya

Setiap orang harus bertanggung jawab atas segala perbuatan yang telah diperbuat.

  1. Suci dalam Pikiran,Perkataan dan Perbuatan

Inilah pribadi manusia yang sejati,selalu berpikir positis tidak ada iri dan dengki.

 

Apabila sepuluh butir kebajikan tersebut dijalankan dalam kehidupan sehari – hari, maka hal tersebut dapat mebentuk mental dan karakter bangsa yang saat ini mulai merosot. Karena itulah Gerakan Pramuka melalui Dharma Pramukanya mampu menjawab segala permasalahan bangsa,khususnya karena krisisnya karakter bangsa. Dan pemerintah harus mendukung dalam rangka merealisasikan program Revolusi Mentalnya salah satunya dengan cara mengimplementasikan Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari – hari. Atau memasukkan nilai Dharma Pramuka dalam Pendidikan Karakter di sekolah – sekolah.

Agar tidak ada lagi generasi dengan mental penjilat,mental budak,mental koruptor dan berbagai pola pikir tidak produktif lainnya. Jangan sampai budaya karakter kita yang telah dikagumi bangsa lain harus pupus oleh generasi muda kita sekarang yang lebih mencintai budaya asing. Untuk itu penerapan Dharma Pramuka sebagai Pendidikan Karakter harus disiapkan sejak dini. Supaya nanti muncul generasi emas yang akan membawa Indonesia ke Peradaban yang lebih baik.

Kategori

Kategori