Pramuka

Pramuka

Pramuka


Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) IV Tahun 2015

Posted: 30 May 2015 07:44 PM PDT

Perkemahan Pramuka Santri Nusantara atau disingkat PPSN IV Tahun 2015, segera digelar esok, 1 Juni 2015. Kegiatan pramuka tingkat nasional yang diselenggarakan hingga 7 Juni 2015 ini akan diikuti oleh sekitar 6.000 pramuka penegak dari santri pondok pesantren. Para pramuka santri ini adalah perwakilan dari kwartir daerah se-Indonesia. Perkemahan Pramuka Santri Nusantara IV Tahun 2015 akan
Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


“Sampurasun 2015” Lingkung Seni Sunda ITB

Posted: 30 May 2015 12:14 AM PDT

Caption : Dihadapan tim juri dan penonton, salah satu peserta Tingkat SD dengan kompaknya menyanyikan lagu "Bandung" gubahan Mang Koko yang merupakan lagu wajib pada gelaran Pasanggiri Rampak Sekar XXII "Sampurasun 2015" Lingkung Seni ITB di Aula Barat, Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Ganesha No. 10 Bandung, Sabtu (30/5/2015).  Pasanggiri  yang memperebutkan piala bergilir Gubernur Jawa Barat ini diikuti 35 Grup Vocal mulai tingkat SD hingga SMA-Sederajat se- Jawa Barat.

Dengan mengangkat tema "Nitih Wawuh Pikeun Ngaraksa Seni Sunda" Lingkung Seni Sunda ITB menggelar "Sampurasun 2015" yang dipusatkan di Aula Barat, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha No. 10 Bandung. "Tujuan utama acara ini agar generasi muda masa kini melalui kesenian, makin cinta dengan budaya dan kebudayaan Sunda," ujar Arif Nurdin mewakili panitia kepada BSN di sela-sela acara, Sabtu (30/5/2015). Agenda acara yang dua tahunan sekali digelar tersebut diisi dengan: Pasanggiri Rampak Sekar XXII, Upacara Mapag Matandang, Tari Kandagan, Kecapi Suling Kawih, Rampak Kendang, Jaipong "Kembang Tanjung", dan Longser "Bedog Gedebul". Selain itu, panitia menghadirkan pula Stand Waditra Sunda dan Stand Kuliner. "Walau dari segi dukungan masih dirasa kurang, namun dilihat animo sekolah untuk ikut serta dalam acara ini cukup baik, kedepannya diharapkan jumlah sekolah yang ikut serta bisa lebih bertambah," lanjut Arif.  (Benny K/BSN)

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Museum Perundingan Linggarjati

Posted: 28 May 2015 08:34 PM PDT

Caption : Seorang pengunjung asal Kota Bandung, Willy melihat beberapa foto terkait peristiwa saat dilakukannya upaya perundingan perdamaian antara Indonesia dan Belanda yang terjadi pada 11 hingga 13 November 1946 lalu di Museum Perundingan Linggarjati, Kuningan Jawa Barat, Rabu (27/5/2015).

 

Musyawarah Daerah Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Barat ke-XIII Tahun 2015 yang dipusatkan di Kabupaten Kuningan merupakan suatu kebanggaan sekaligus kebahagiaan tersendiri terutama bagi pihak tuan rumah, dimana pada saat yang bersamaan Kabupaten Kuningan yang memiliki luas daerah lebih kurang 1110, 56 km persegi tersebut, saat ini sedang giat-giatnya mempromosikan pembangunan semua potensi daerahnya. Termasuk salah satunya potensi kepariwisataan baik wisata alam, wisata sejarah, hingga wisata jiarah." Keberadaan Museum naskah perundingan Linggarjati ini, sangat direspon warga masyarakat, terutama generasi mudanya, bagaimana dengan kunjungan mereka ke museum ini ingin menggali dan mengetahui bagaimana sejarah para pahlawan nasional memperjuangkan kemerdekaan Indonesia secara diplomasi," ujar Staf Pengelola Museum Linggarjati Toto Rudiarto kepada BSN di kompleks Museum Naskah Perundingan Linggarjati, Desa Linggarjati, Cilimus, Kuningan, Rabu (27/5/2015). Selain Museum Perundingan Linggarjati satu lagi obyek wisata sejarah unggulan Kabupaten Kuningan ialah Taman Purbakala Cipari yang memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai kehidupan dari zaman prasejarah atau megalitikum. " Secara pendidikan, masyarakat yang datang ke museum ini tidak hanya sekedar berkunjung, ada pula yang mengadakan penelitian atau observasi mulai dari  hal-hal yang berkaitan dengan keberadaan gedung, artefak atau barang-barang di dalamnya maupun tanah dan kondisi cuaca di daerah ini, biasanya dari kalangan pelajar dan mahasiswa," ujar Toto. Menurut Toto, jumlah pengunjung yang datang ke museum ini angkanya berpariatif. " Untuk jumlah pengunjung relatif, kadang turun kadang naik, biasanya jumlah pengunjung akan naik pada saat masa liburan sekolah atau liburan hari-hari besar dan kami berupaya melalui kegiatan tambahan seperti mengadakan festival kesenian dan hiburan rakyat agar jumlah pengunjung yang mau datang ke museum ini lebih meningkat," terang Toto. Sebelum digunakan sebagai tempat perundingan dan museum, bangunan berarsitektur Belanda ini sempat dijadikan Hotel oleh pihak Belanda, Jepang dan Indonesia dan sempat pula dijadikan Sekolah Negeri Linggarjati pada tahun 1950-1975. Hingga pada 1976 gedung tersebut oleh Pemerintah Republik Indonesia ditetapkan sebagai museum memorial yang pengelolaanya diserahkan kepada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan kini oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. " Pada November 2014, kami menggelar ulang tahun Perundingan yang diisi dengan acara kilas balik sejarah perundingan, do'a bersama, syukuran , dan pentas seni rakyat selama tiga hari berturut-turut ," terang Toto yang telah bertugas sebagai staf pengelola Museum Linggarjati selama 16 tahun. Toto berharap kepada pemerintah pusat maupun daerah untuk mempromosikan keberadaan Museum Linggarjati agar lebih berkembang." Melalui program promosi, edukasi maupun program pelestarian dari pemerintah, termasuk perbaikan sarana prasarana museum, " harap Toto. Ditempat yang sama salah satu pengunjung asal Cirebon Ivan berharap agar kaum muda masa kini tidak mudah melupakan sejarah perjuangan bangsa." Keberadaan Museum ini sangat bagus sekali sebagai sarana edukasi pelajar dan kalau bisa satu bulan sekali diadakan kegiatan menarik bersama masyarakat agar masyarakat mau turut berpartisipasi memelihara dan melestarikan museum sejarah ini. ( Benny K/RoniSF / BSN)

 

Pramuka

Pramuka

Pramuka


Pemasangan Atribut (Tanda Pengenal) Pramuka Penggalang

Posted: 28 May 2015 04:16 PM PDT

Pemasangan atribut (tanda pengenal) pramuka penggalang ini melanjutkan artikel sebelumnya, Pemasangan Atribut (Tanda Pengenal) Siaga di Seragam Pramuka. Tanda pengenal atau kerap disebut juga sebagai atribut, dipasang di pakaian seragam pramuka, termasuk pakaian seragam pramuka penggalang. Pemasangan tersebut tentunya menggunakan aturan dan tata cara tersendiri. Untuk memahami macam-macam tanda
Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Rapat Koordinasi Kemenpora dalam Pengembangan Gerakan Pramuka Tahun 2015

Posted: 28 May 2015 11:26 AM PDT

IMG-20150528-WA0002Bali (28/5), Sekretaris Jenderal, Kak Yudi Suyoto mewakili Ketua Kwarnas gerakan Pramuka menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi Kemenpora dalam Pengembangan Gerakan Pramuka Tahun 2015

Kegiatan ini diselenggarakan di The Atanaya Hotel, Kuta, Bali, dari tanggal 27-29 Mei 2015. Hadir sebagai undangan perwakilan dari Kwartir Daerah dan Dispora seluruh Indonesia.

Kwarnas Gerakan Pramuka menghadiri undangan Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Kemenpora dalam rangka menyusun dan merumuskan program serta kegiatan pengembangan kepramukaan terkait dana dekonsentrasi.

Selain acara Penguatan Pengembangan Kewirausahaan Pemuda Kepeloporan Pemuda Kepanduan dan Tenaga Kepemudaan, ada juga Penganugrahan 2015 JCI Indonesia Creative Young Entrepreneurs Awards.

Hadir Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi memberikan sambutan sekaligus menganugrahkan JCI Indonesia Creative Young Entrepreneurs Awards (kak Arini)

[Humas Kwarnas]

Gerakan Pramuka Akan Melakukan Standarisasi Bumi Perkemahan

Posted: 28 May 2015 10:40 AM PDT

IMG_6418Perbaikan terus dilakukan gerakan Pramuka, kali ini sasaran utamanya adalah pengelolaan aset dan usaha. "Kita akan bahas tuntas pada 29-31 Mei 2015 di Cibubur, Jakarta, dalam Rakornas Badan Usaha dan Aset Milik Gerakan Pramuka (BUMGP)", jelas Kak Rafli Effendi, Wakil Ketua Kwarnas Bidang BUMGP di kantor Kwarnas Gerakan Pramuka, Gambir, Jakarta.

 Menurut Rafli Effendi, selain pengelolaan aset dan usaha, Rakornas Bidang BUMPG ini juga akan membahas Induk Koperasi Pramuka (Inkopram), dan memutuskan standarisasi bumi perkemahan. Induk Koperasi Pramuka sudah 10 tahun kurang aktif, pada periode ini harus hidup."selama ini belum ada standarisasi bumi perkemahan, sebab itu sekarang kita ajak semuanya terlibat memutuskan", tambah Rafli.

6Sementara itu Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault mengatakan bahwa aset-aset gerakan pramuka harus dikelola secara transparan dan bisa dipertanggungjawabkan. Aset Pramuka yang berbentuk gedung, tanah, dll bukan hanya milik Kwarnas, kwarda, kwarcab, tapi juga milik bangsa Indonesia.

Adhyaksa Dault berharap peserta Rakornas BUMGP benar-benar fokus selama tiga hari kegiatan ini. "Perubahan besar di Pramuka harus dimulai dengan perubahan-perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten, saya minta Rakornas harus melahirkan aksi perubahan", tegas Adhyaksa Dault.

Rakornas ini akan dihadiri oleh perwakilan Kwarda-Kwarda dari seluruh Indonesia, dan akan dibuka oleh Ketua Kwarnas, Kak Adhyaksa Dault. "persiapan sudah final, draft-draft sudah disiapkan, kita akan memberikan yang terbaik kepada peserta yang datang jauh-jauh dari berbagai provinsi" jelas Agus Muslim, wakil ketua panitia kegiatan ini. (Kak Hariqo, Annas Urusan Kominfo)

[Humas Kwarnas]

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Pembukaan Musda XIII Kwarda Jabar 2015

Posted: 28 May 2015 12:40 AM PDT

Caption : Wagub Jabar selaku Mabida Kwarda Jabar, Deddy Mizwar didampingi Ketua Mabicab Kabupaten Kuningan Utje CH Suganda dan Ketua Kwarda Jabar Yusuf Macan Efendi (Dede Yusuf) membunyikan goong tanda dibukannya Musyawarah Daerah Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Barat ke-XIII Tahun 2015 yang dipusatkan di Hotel Tirta Santika, Panawuan, Kabupaten Kuningan Jawa Barat, Rabu (27/5/2015).

Bertepatan dengan berakhirnya masa kerja pengurus Kwarda Jabar Periode 2010-2015, dilaksanakan Musyawarah Daerah Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Barat ke-XIII tahun 2015 di Hotel Tirta Santika, Panawuan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Kegiatan yang dilaksanakan dari 26-28 Mei 2015 tersebut diikuti Ketua dan Wakil Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka se- Jawa Barat. "Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan beserta masyarakat berterimakasih telah ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musda semoga kehadiran seluruh peserta dapat lebih mengenal potensi kepramukaan di Kuningan. Di bidang kepramukaan, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan akan terus mendukung sarana prasarana yang diperlukan bagi kemajuan gerakan pramuka di kabupaten Kuningan dan kami berpandangan melalui pendidikan kepramukaan diharapkan anak-anak dan remaja bisa tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas serta memiliki akhlak moral yang baik dan kecakapan hidup yang diandalkan," ujar Utje CH Suganda selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Kabupaten Kuningan dalam sambutannya. Senada dengan kak Utje, melalui hasil Musda ke-XIII ini Ketua Kwarda Jabar, Yusuf Macan Efendi (Dede Yusuf) mengharapkan adanya sinergi yang kuat dengan semua Kwarcab se-Jawa Barat dan pihak terkait lainnya." Kita berharap sinergi yang makin kuat diantara jejaring dengan semua Kwartir Cabang se-Jawa Barat dan jajaran pemerintahan termasuk masyarakat dan dunia usaha, selain itu, fokus utama Kwarda Jabar melanjutkan inovasi baik dalam metode, pendekatan, materi latihan, penampilan dan pengabdian masyarakat," ujar kak Dede. Hadir dalam upacara pembukaan, Wakil Gubernur Jawa Barat, Bupati Kuningan, Bupati Subang, Bupati Ciamis dan sejumlah undangan lainnya. "Kegiatan ini semoga menjadi momentum strategis untuk semakin menguatkan langkah, tekad dan komitmen dari seluruh anggota pramuka Jawa Barat dalam rangka memajukan gerakan pramuka dan pembangunan di Jawa Barat secara menyeluruh," ujar kak Wagub Jabar, Deddy Mizwar dalam sambutannya. Kak Deddy mengatakan,  Pemerintah Jawa Barat  akan senantiasa mendorong, membina dan membantu Kwarda Jabar dalam pencapaian prestasi." Kedepan tidak hanya prestasi yang lebih baik, tapi yang juga perlu dicapai dapat memberikan dampak positif bagi upaya pembentukan karakter pada anak-anak dan remaja di Jawa Barat dan hal ini dipandang sangat penting mengingat anak-anak dan remaja merupakan generasi penerus bangsa yang tentunya harus dipersiapkan pelaksanaannya secara berkesinambungan apalagi prosesnya terus menjadi tatangan berat seiring dengan derasnya aurs globalisasi yang menuntut kita untuk dapat membentengi diri pengaruh negatif yang mungkin seperti lunturnya nilai-nilai luhur bangsa kita," ujar kak Deddy yang berharap agar Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Barat masa bakti 2015-2020 yang terpilih dapat membimbing Kwarda Jabar lebih baik lagi. Usai acara pokok dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama Kwarda Jabar bersama Jawa Pos Group dan pemberian cindramata kepada setiap Kwarcab. (Benny K/ Roni SF/ Willy/ BSN)

Pramuka

Pramuka

Pramuka


Tetampan TKK, Ketentuan dan Tata Cara Pemakaian

Posted: 27 May 2015 04:58 PM PDT

Artikel Tetampan TKK, Ketentuan dan Tata Cara Pemakaian ini membahas tentang pengertian tetampan serta ketentuan dan tata cara pemakaian tetampan. Di lapangan, masih saja sering kita temui penggunaan tetampan TKK (Tanda Kecakapan Khusus) yang tidak sesuai dengan aturan. Padahal sudah jelas, hal ini diatur dalam SK Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor: 134/KN/76 Tahun 1976 tentang Petunjuk
Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Sesjen Kwarnas Gerakan Pramuka: Ikuti Kegiatan KEMNAS ABK ini dengan baik

Posted: 27 May 2015 02:10 AM PDT

1Lombok (26/5), Sesjen Kwarnas Gerakan Pramuka, Kak Yudi Suyoto menghadiri upacara pembukaan Perkemahan Nasional Pramuka Penegak dan Pandega Berkebutuhan Khusus (KEMNAS ABK) Tahun 2015 di di Lapangan Stage Samping Seaside Restaurant, The Santosa Villas & Resort Lombok, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Kehadiran Kak Yudi Suyoto pada acara pembukaan KEMNAS ABK ini mewakili Kwartir Nasional Gerakan Pramuka untuk menyampaikan sambutan dan amanah Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka.

Amanat Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka yang dibacakan oleh Kak Yudi Suyoto bHKN_4680ahwa Kegiatan perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus ke-empat kalinya oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus, Pendidikan Menengah sangat menyenangkan oleh karena kegiatan yang langsung membaur dengan masyarakat. Sehingga sesuai dengan prinsip Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega yaitu Bina diri, Bina satuan dan Bina masyarakat.

Ucapan selamat disampaikan oleh Kwarnas Gerakan Pramuka, di hadapan 297 peserta KEMNAS ABK 2015 yang mewakili 33 Provinsi se-indonesia, bahwa kalian adalah Pramuka Penegak dan Pandega pilihan, untuk itu kalian perlu bersyukur karena telah terpilih menjadi peserta kegiatan ini.

"Sebagai bentuk Syukur kalian, ikutilah semua kegiatan ini dengan baik, mulai upacara pembukaan, permainan persaudaraan, kegiatan lifeskill yaitu membuat creps, mainan dari clay, simulasi penanganan bencana, praktek di dapur umum." Ungkap Kak Yudi Suyoto

HKN_4792Pesan Kak Yudi Suyoto, bahwa jaga kesehatan, istirahat yang cukup dan jangan lupa, sesibuk apapun kalian melaksanakan kegiatan jangan lupa beribadah sesuai dengan agama masing-masing dan jangan memaksanakan diri apabila kondisi badan sudah tidak sanggup untuk menjalankan kegiatan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.

Kemah ini dilaksanakan dari tanggal 25 sampai dengan 29 Mei 2015 dengan tema "Melalui Kemah Nasional Tahun 2015 Kita Siapkan Pramuka Penegak dan Pandega Berkebutuhan Khusus yang Berkarakter, Kreatif, Peduli, dan Mandiri".(Hd)

[Humas Kwarnas]

Pramuka

Pramuka

Pramuka


Maskot dan Logo Kemah Budaya Nasional 2015

Posted: 26 May 2015 04:59 PM PDT

Maskot dan Logo Kemah Budaya Nasional 2015. Dalam setiap kegiatan kepramukaan, dua hal yang pasti ada adalah keberadaan logo dan maskot kegiatan, tidak terkecuali dalam Kemah Budaya Tingkat Nasional Tahun 2015. Logo adalah gambar, simbul, atau sketsa dengan makna tertentu, yang terntunya mewakili kegiatan yang diselenggarakan. Sedang maskot adalah orang, binatang, atau benda yg diperlakukan oleh
Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Malam Silaturahmi Musda XIII Kwarda Jabar 2015

Posted: 26 May 2015 10:22 AM PDT

Caption : Ketua Kwarda Jabar, Yusuf Macan Effendi (Dede Yusuf) memberi sambutan pada Malam Silaturahmi bersama Pemda Kabupaten Kuningan dalam rangka Musyawarah Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat ke-XIII Tahun 2015 yang dilaksanakan dari 26-28 Mei 2015 di Pendopo Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jalan Siliwangi, Kuningan, Jawa Barat, Selasa (26/5/2015). Acara ini dihadiri Ketua Kwarcab Kuningan, Aang Hamid Suganda, Ketua Mabicab Kuningan, Utje CH Suganda dan seluruh Ketua serta Wakil Ketua Kwarcab se-Jawa Barat beserta undangan lainnya.

Pada tahun 2015 ini, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Kuningan Jawa Barat menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musyawarah Daerah Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Barat ke-XIII tahun 2015 yang dilaksanakan dari 26-28 Mei 2015 di Hotel Tirta Sanita, Jalan Raya Panawuan, Sakanhurip No. 98 Cilimus, Kuningan Jawa Barat. Kegiatan tersebut diikuti Ketua dan Wakil Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka se-Jawa Barat." Dengan diselenggarakannya Musda Gerakan Pramuka Kwarda Jabar ke tiga belas ini merupakan suatu kehormatan bagi Kwarcab Kabupaten Kuningan, dimana kedepannya, hasil dari Musda ini  diharapkan mampu menghasilkan susunan kepengurusan Kwarda Jawa Barat di periode berikutnya yang lebih baik dalam rangka memajukan serta mengembangkan kegiatan kepramukaan di Jawa Barat," ujar Bupati Kuningan selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kuningan, Aang Hamid Suganda dalam sambutan singkatnya pada malam Silaturahmi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan dalam rangka Musda XIII Kwarda Jabar 2015 di Pendopo Pemda Kabupaten Kuningan, Jalan Siliwangi, Kuningan Jawa Barat, Selasa (26/5/2015). Hadir dalam acara tersebut Ka Kwarda Jabar, Yusuf Macan Effendi (Dede Yusuf), Ketua Mabicab Kuningan, Utje CH Suganda, perwakilan unsur Muspida Kabupaten Kuningan, Ketua dan Wakil Ketua Kwarcab se-Jawa Barat, serta sejumlah undangan lainnya. Hal senada diucapkan Kak Dede Yusuf, bahwa pihaknya sengaja memilih Kabupaten Kuningan karena dinilai pelaksanaan Musda Kwarda Jabar ke-XIII ini bisa berjalan lancar dan sukses." Mengakhiri masa bakti kami periode 2010-2015, kami mencoba mencari daerah mana di Jawa Barat yang mempunyai sucses story dalam setiap penyelenggaraan kegiatan, ternyata Kabupaten Kuningan, karena itu, sesuai pesan Ka Kwarcab Kuningan, penyelenggaraan Musda 2015 ini diharapakn bisa berjalan lancar dan sukses," ujar kak Dede Yusuf. Dalam kesempatan yang sama, sesuai dengan motto Pemda Kabupaten Kuningan "Melaksanakan Kegiatan Sukses" menjadi harapan yang disampaikan kak Utje sebagai pihak tuan rumah Musda ke-XIII bahwa kegiatan tersebut haru berjalan sukses." Kami setuju gerakan pramuka mampu memerangi berbagai bentuk kenakalan remaja, tentunya dengan kegiatan kepramukaan dapat dihasilkan sumber daya manusia yang berkualitas karena itu, kami berharap dengan dilaksanakannya Musda ini di Kabupaten Kuningan, program-prorgam baru kepramukaan bisa terealisasikan dengan baik," harap kak Utje.
Terkait dengan perkembangan kegiatan kepramukaan di Jawa Barat saat ini, kepada para wartawan, kak Dede menyatakan, setiap daerah saat ini perlu memiliki icon kegiatan  kepramukaan." Tanggungjawab kita melaksanakan pendidikan non formal khususnya kepada generasi muda, tujuannya agar mereka mampu memiliki kepintaran secara akademik dan kemampuan secara life skill, sehingga mereka menjadi sumber daya manusia yang siap pakai dan siap terjun ke masyarakat, life skill ini tentunya bekerjasama dengan lembaga-lembaga terkait dan harus bisa menjadi icon di setiap daerah," terang kak Dede. (Benny K/ Roni SF/ BSN)

Pramuka

Pramuka

Pramuka


Lagu Pramuka Perilaku Pramuka Cipt. A.T. Mahmud

Posted: 25 May 2015 04:02 PM PDT

Sebuah lagu pramuka ciptaan A.T. Mahmud, Perilaku Pramuka. Ini merupakan salah satu lagu pramuka yang diciptakan oleh pencipta lagu ternama di Indonesia, A.T. Mahmud. Lagu yang sangat sederhana, singkat namun memiliki lirik yang kuat dan mengena. Wajar jika kemudian lagu ini termasuk salah satu Lagu Pramuka Legendaris. Perilaku Pramuka mengangkat apa yang seharusnya dipraktekkan oleh pramuka
Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


KEMNAS ABK Tahun 2015 Di Lombok Akan Dibuka Secara Resmi

Posted: 25 May 2015 11:48 AM PDT

  4Lombok (25/5), Perkemahan Nasional Pramuka Penegak dan Pandega Berkebutuhan khusus disingkat KEMNAS ABK Tahun 2015 rencananya hari selasa (26/5) pukul 08.00 WITA akan dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Achmad Jazidie, M.Eng di Lapangan Stage Samping Seaside Restaurant, The Santosa Villas & Resort Lombok, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Sekretaris Jenderal, Kak Yudi Suyoto yang mewakili ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sudah berada di lokasi Kegiatan KEMNAS ABK tahun 2015.

3Kegiatan Kemah ini dilaksanakan setiap tahun dan tahun 2015 ini merupakan tahun ke-4 yang sebelumya dilaksanakan di Bali. Kemah ini terselenggara atas kerjasama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah. Kemah ini dilaksanakan dari tanggal 25 sampai dengan 29 Mei 2015 dengan tema "Melalui Kemah Nasional Tahun 2015 Kita Siapkan Pramuka Penegak dan Pandega Berkebutuhan Khusus yang Berkarakter, Kreatif, Peduli, dan Mandiri".

297 Peserta Pramuka Penegak dan Pandega berkebutuhan khusus yang hadir mewakili seluruh Indonesia akan melakukan berbagai kegiatan, antara lain Bina Masyarakat (kunjungan ke tempat gerabah, kunjungan ke masyarakat untuk bakti), lifeskill, Demontrasi dan Simulasi (kesiapsiagaan menghadapi bencana), pentas seni dan api unggun.(hd)

[Humas Kwarnas]

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Rapat Koordinasi Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana Tingkat Nasional 2015

Posted: 25 May 2015 05:39 PM PDT

caption : Wakil Ketua Kwarnas, Bidang Abdimasgana, Brigjen TNI. Mochammad Herindra berdialog bersama para peserta usai upacara pembukaan Rapat Koordinasi Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana Tingkat Nasional 2015, di kompleks Pusat Pendidikan dan Latihan Militer Kopassus, Situ Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (25/5/2015). Kegiatan yang dilaksanakan dari 25-27 Mei 2015 tersebut diikuti 67 peserta terdiri dari Wakil Ketua Kwarda, Bidang Abdimas, perwakilan Pinsaka, dan perwakilan Satuan Komunitas Pramuka se-Indonesia.

Dalam rangka membangun koordinasi positif antara Abdimasgana Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Abdimas Gerakan Pramuka Kwartir Daerah, selama 3 hari berturut-turut 25-27 Mei 2015 diselenggarakan Rapat Koordinasi Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana Tingkat Nasional Tahun 2015 yang dipusatkan di Kompleks Pusat Pendidikan dan Latihan Militer Kopassus, Situ Lembang, Kabupaten Barat. Kegiatan yang Dihadiri langsung Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Bidang Abdimasgana, Brigjen TNI. Mochammad Herindra tersebut diikuti sekitar 67 peserta diantaranya; Wakil Ketua Kwartir Daerah Bidang Abdimas, Pimpinan Satuan Karya (Pinsaka), dan Satuan Komunitas Pramuka se-Indonesia. "Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan, telah mengajarkan nilai-nilai Dhasadarma kepada peserta didik telah banyak melakukan bakti masyarakat dan pembangunan masyarakat, sebagai wujud pengamalan Satya Dharma Pramuka, maka pramuka terpanggil untuk bersama masyarakat, pemerintah, swasta dan organisasi kemasyarakatan lainnya untuk melakukan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat dengan upaya menumbuhkembangkan rasa kepedulian pramuka terhadap masalah-masalah kemasyarakatan," ujar Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adiaksa Dault dalam sambutannya yang dibacakan kak Herindra pada upacara pembukaan, Senin (25/5/2015). Menurut kak Adiaksa, setiap bencana alam yang terjadi tidak mungkin diatasi dan ditanggulangi sendiri oleh pemerintah  saja maka di perlukan koordinasi dengan pihak terkait lainnya." Disinilah pentingnya gerakan pramuka untuk ikut serta dalam penanganan bencana melalui pengabdian masyarakat dan gerakan pramuka tidak hanya berperan pada saat bencana terjadi melainkan pada pra dan paska bencana," terang kak Adiaksa. Dalam sambutannya kak Adiaksa berharap setiap Kwartir Daerah memiliki peta bencana yang berasal dari Kwarcab, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan Pemda setempat." Kegiatan Pramuka Peduli dalam mengatasi berbagai masalah kemasyarakatan saat ini perlu diubah pola kerjanya dari yang mengatasi akibatnya didorong menjadi mempersiapkan masyarakat akan sadar sepenuhnya serta memberdayakan dalam hal penanggulangan bencana," lanjut kak Adiaksa yang berpesan rapat koordinasi ini harus mampu menghasilkan petunjuk penyelenggaraan Pramuka Peduli dan menyusun Standar Operation Prosedure yang menyangkut pengabdian masyarakat dan siaga bencana. Dalam kegiatan tiga hari ini, para peserta mengikuti forum diskusi kelompok yang terbagi menjadi dua kelompok yakni Pengabdian Masyarakat dan Siaga Bencana. Selain itu, dalam pelaksanannya kedepan, pendidikan dan pelatihan Pramuka Peduli kepada masyarakat bisa berkoordinasi dengan Bidang Binawasa dan Pusdiklat di masing-masing Kwarda.
Selanjutnya dalam acara dialog dan tanya jawab bersama peserta, kak Herindra menginginkan agar Abdimasgana kedepan profilnya bisa lebih muncul." Setiap ada bencana, terutama di dalam negeri pramuka harus mampu tampil ke depan, hadir ditengah-tengah masyarakat dan mampu bersinergi dengan pihak-pihak terkait," harap kak Herindra yang juga menjabat selaku Kepala Staf Kodam/III Siliwangi. (Benny K/ Roni Sf/ BSN)

Pramuka Universitas Brawijaya

Pramuka Universitas Brawijaya

Pramuka Universitas Brawijaya


Rekap-nilai-losipram-XVI

Posted: 24 May 2015 06:16 PM PDT

Silahkan unduh kak, :)

DOWNLOAD

FOTO KEGIATAN LOSIPRAM-XVI-2015

Posted: 24 May 2015 04:19 PM PDT

Silahkan masuk pada link berikut ALBUM-LOSIPRAM-XVI

Pramuka

Pramuka

Pramuka


Kemah Budaya Nasional Tahun 2015

Posted: 23 May 2015 06:13 PM PDT

Kemah Budaya Tingkat Nasional Tahun 2015 akan segera digelar kembali. Kemah Budaya Nasional merupakan salah satu kegiatan pramuka tingkat nasional yang melibatkan para pramuka penggalang dari seluruh Indonesia. Seperti pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, Kemah Budaya Nasional Tahun 2015 diselenggarakan atas kerjasama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan Dirjen Kebudayaan Kementerian
Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Lomba Giat Tangkas Medan Pramuka Unpas 2015

Posted: 21 May 2015 11:41 PM PDT

Caption : Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Pasundan, Drs. Deden Ramdan, M.Si., memberi sambutan pada upacara pembukaan Lomba Giat Tangkas Medan (LGTM ) Gerakan Pramuka Unpas tahun 2015  di lapangan Sekretariat Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Bandung, Jum'at (22/5/2015). Kegiatan lomba dalam rangka memperebutkan piala bergilir Kwartir Nasional Gerakan Pramuka tersebut dilaksanakan dari 22-24 Mei 2015 dan diikuti sekitar 112 Pramuka Penegak Putra-Putri se-Bandung Raya.

Sekitar 112 anggota Pramuka Penegak Putra-Putri se-Bandung Raya dari 22-24 Mei 2015 mengikuti Lomba Giat Tangkas Medan (LGTM) 2015 yang diselenggarakan Gerakan Pramuka Universitas Pasundan di Sekretariat Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Bandung. Lomba ini memperebutkan piala bergilir dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. " Kami bangga dengan kegiatan seperti ini dan kami senantiasa akan terus mendorong serta memotivasi kepada kegiatan pramuka pangkalan Universitas Pasundan untuk terus mengadakan kegiatan seperti ini dan dari pengabdian masyarakat serta dari proses belajar mengajar dan dari aspek penelitian Tri Dharma Perguruan Tinggi  kegiatan ini telah masuk di dalamnya jadi apa saja yang dilombakan merupakan keseimbangan antara hard skill dan soft skill dan kedepannya jika para peserta yang kali ini hadir berminat masuk ke Perguruan Tinggi maka Universitas Pasundan siap mengakomodasi dan mewadahi apa yang menjadi minat dan bakat para peserta sekalian," ujar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unpas, Drs.Deden,M.Si., Hadir dalam upacara pembukaan tersebut, Camat Bandung Wetan, Yana A Briliana, S.oS, M.Si.,  Ketua Kwartir Ranting Bandung Wetan, IIs Siti Sumartini,S.Pd., dan sejumlah undangan lainnya.   Pada kegiatan ini para peserta mengikuti beberapa mata lomba diantaranya : Lomba Cerdas Cermat Kepramukaan, Ketangkasan Baris-Berbaris, Memasak, Mojang-Jajaka, Pidato Bahasa Sunda, Tari Jaipong, Pionering, Hasta Karya, Tapak Perkemahan, dan Wide Game.    ( Benny K/ BSN)

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Pusat Sumber Daya Geologi ESDM Gelar Diskusi “Potensi dan Pengembangan Batu Mulia”

Posted: 21 May 2015 02:10 AM PDT

Caption : Sambil memperlihatkan contoh beberapa batuan mulia kepada seluruh peserta, Ir. H. Sujatmiko, Dipl.Ing, dari Pusat Promosi Batu Mulia-GEM-AFIA  menerangkan mengenai Kondisi Terkini Batu Mulia pada acara Focus Group Discussion bertema "Potensi Batu Mulia dan Pengembangannya Sebagai Komoditas Mineral di Indonesia" yang digelar Pusat Sumber Daya Geologi di Auditorium Badan Diklat Energi dan Sumber Daya Mineral, Jalan Jendral Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2015).

Saat ini sekitar 34 Provinsi di Indonesia memiliki kandungan batu mulia yang sangat potensial sebagai aset pendapatan ekonomi negara, daerah maupun masyarakatnya. "Pemanfaatan batu mulia oleh masyarakat di Indonesia saat ini sedang marak terjadi. Dengan minat masyarakat yang sangat tinggi akan batu mulia ini, pemerintah sudah mewacanakan agar dijadikan sebagai objek pendapatan pajak terlebih industri batu mulia yang juga merupakan salah satu jenis industri kreatif berkembang dengan pesat dan menyebar di seluruh Indonesia, karena itu perlu mendapatkan perhatian serius agar pemanfaatan batu mulia ini dapat berkelanjutan," ujar Kepala Badan Geologi, Dr. Surono pada pembukaan Focus Group Discussion bertema "Potensi Batu Mulia dan Pengembangannya Sebagai Komoditas Mineral di Indonesia" yang digelar Pusat Sumber Daya Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di Auditorium Badan Pendidikan dan Pelatihan Energi dan Sumber Daya Mineral, Jalan Jendral Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2015). Hadir mendampingi Kepala Badan Geologi, Kepala Pusat Sumber Daya Geologi, Ir. Hedi Hidayat, M.Si., dan diikuti perwakilan dari lingkungan Badan Geologi, Universitas, dan Instansi terkait. Batu mulia merupakan mineral batuan yang terbentuk dari proses geologi, terdiri atas satu atau beberapa unsur kimia yang apabila diolah dan dipoles dengan teknik tertentu akan memiliki keindahan bernilai seni, sehingga mempunyai nilai jual tinggi, Surono mengatakan, beberapa daerah diantaranya; Provinsi Aceh, Bengkulu, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Tengah, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara memiliki kandungan batu mulia yang cukup besar dan paling terkenal terdapat di Kalimantan Selatan, terutama terdapat di Kampung Cempaka, 10 Km dari Martapura namun eksplorasi dan eksploitasi batu mulia di daerah ini masih dilakukan secara tradisional." Badan Geologi melalui Pusat Sumber Daya Geologi, bekerjasama dengan para pemangku kepentingan memandang perlu menyelenggarakan forum diskusi ini  yang tentunya mendiskusikan hal-hal seputar batu mulia terutama yang berkaitan dengan keberadaan dan sumber daya serta cadangannya agar pemanfaatannya dapat terkelola dengan baik, terutama agar industri batu mulia tidak hanya memperhatikan faktor keekonomiannya saja tetapi juga memperhatikan faktor-faktor lainnya, seperti, faktor lingkungan, keterdapatan, kualitas dan keberlimpahannya, "terang Surono yang berharap dari diskusi ini dapat diperoleh hasil yang optimal dalam mengungkapkan potensi, pengelolaan dan pengembangan industri batu mulia di Indonesia ke depan. Selanjutnya berdasarkan PP No. 23/2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, batu mulia merupakan jenis batuan yang ragamnya terdiri dari : Opal, Kalsedon, Chert, Kristal Kuarsa, Jasper, Krisoprase, Kayu Terkesikan, Garnet, Giok, Agat, Topas, Intan, Zirkon, dan Onik, Hedi Hidayat dalam paparannya menerangkan batu mulia saat ini telah berkembang di masyarakat dan membuat bertambahnya kuntungan baik pedagang batu mulia maupun pengrajin batu mulia yang berarti berkembangnya perekonomian lokal maupun nasional." Tahun 2015 Badan Geologi melalui Pusat Sumber Daya Geologi akan melakukan kegiatan kajian potensi batu mulia di Indonesia dengan lokasi uji petik di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh dan Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat dan di Provinsi Banten, dan tahun 2016 akan dilakukan beberapa kegiatan lanjutan diantaranya prospeksi batu mulia di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku,  Kabupaten Lebak Banten, dan Sumatera," terang Hedi yang juga menerangkan mengenai peta lokasi keterdapatan batu mulia di Indonesia. Selanjutnya Kepala Sub Bidang Laboratorium PSDG, Badan Geologi, Moehamad Awaludin, S.T, M.T., menerangkan mengenai Fasilitas Laboratorium PSDG Dalam Menunjang Sertifikasi Batu Mulia, Ir. H. Sujatmiko, Dipl. Ing., dari Pusat Promosi Batu Mulia GEM-AFIA menjelaskan tentang Kondisi Terkini Batu Mulia, Dr. Ir. Ildem Syafri, D.EA., dari Universitas Padjadjaran tentang Jenis-jenis Batu Mulia Yang Terdapat di Indonesia, H. A. Yani Abdul Majid dari bagian Sertifikasi menerangkan mengenai Sistem Sertifikasi Batu Mulia, dan beberapa pembicara lainnya dari Dirjen Minerba, KESDM yang juga menerangkan tentang Regulasi yang Berhubungan Dengan Batu Mulia, dan dan dari Puslitbang Ekonomi Kreatif, Kementerian Pariwisata mengenai Prospek Pengembangan Batu Mulia dari Sisi Ekonomi Kreatif. Usai pemaparan seluruh narasumber, acara sehari ini dilanjutkan dengan diskusi.

(Benny K/ BSN)

Pramuka

Pramuka

Pramuka


Pemasangan Atribut (Tanda Pengenal) Siaga di Seragam Pramuka

Posted: 20 May 2015 05:23 AM PDT

Pemasangan atribut atau tanda pengenal di seragam pramuka untuk pramuka siaga. Berbagai macam tanda pengenal (kadang disebut juga sebagai atribut) harus dipasang di pakaian seragam pramuka siaga. Atribut-atribut untuk pramuka siaga tersebut mulai dari tanda tutup topi, tanda pelantikan dan WOSM (pandu dunia), papan nama, tanda lokasi, gudep, dan badge wilayah. Juga tanda barung dan TKU (Tanda

Kategori

Kategori