PORSENI Kwarnas Tahun 2012

PORSENI Kwarnas Tahun 2012


talign
Memiliki jiwa raga yang sehat adalah modal utama untuk dapat menjalankan aktivitas sehari-hari. Hingga Kwarnas Gerakan Pramuka tak luput membuat kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang berlangsung pada tanggal 9-31 Maret 2012.

Menurut Kak Fathudin, Kepala Biro Keuangan Kwarnas yang menjabat sebagai Ketua Porseni 2012, tujuan kegiatan ini adalah “Mengolahragakan karyawan dan melatih untuk selalu bersikap sportif dan menjalin persaudaraan antar sesama,”

Porseni ini yang dibuka oleh Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, di GOR Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur yang ditandai dengan dengan devile peserta oleh Karyawan Buperta, PT. Madu Pramuka, Taman Rekreasi Wiladatika dan Kwarnas yang mengangkat tema"Sehat, Sportif dan Peduli Sesama".

“Saya berharap tujuan itu dapat dilaksanakn sebaik-baiknya. Selain dapat meningkatkan rasa persaudaraan, masing-masing dapat membiasakan berolahraga sehari-hari,” ungkap Ketua Kwarnas yang melakukan serve (pemukulan bola volley) sebagai tanda pembukaan Porseni kali ini.

http://pramuka.or.id
[Humas Kwarnas]

LT IV Kaltim

LT IV Kaltim

SAMARINDA -Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim siap menggelar Lomba Tingkat (LT) IV Gerakan Pramuka Penggalang Kaltim yang rencananya dihelat di Kutai Barat, 31 Maret - 4 April 2012. LT IV ini adalah jenjang lomba setiap tingkatan mulai LT I di tingkat Gugus Depan yang diikuti regu Penggalang, LT II yang diikuti Penggalang tingkat ranting atau kecamatan, dan LT III atau di tingkat Kuartir Cabang kabupaten/kota. "LT IV merupakan lomba Gerakan Pramuka Penggalang berjenjang. Artinya, peserta LT IV ini merupakan regu penggalang terbaik utusan Kuarcab kabupaten/kota yang direkomendasikan mengikuti LT IV atau tingkat Kuartir Daerah (Kuarda) Kaltim," ujar Kepala Dispora Kaltim yang juga Ketua Panpel LT IV, H Sigit Muryono, ketika menggelar konfrensi pers di ruang kerjanya, Senin (19/3). Sigit menyebut, regu penggalang terbaik pada LT IV nanti akan mewakili regu Penggalang Kuarda Kaltim ke LT V atau tingkat Nasional/Kuarnas. Menurut dia, saat ini 14 kabupaten/kota se-Kaltim melaksanakan LT III. Hasilnya, masing-masing kabupaten/kota akan mengirim dua regu penggalang terbaik, satu regu penggalang putra dan satunya regu penggalang putri. Pendaftaran masing-masing Kuarcab di Kuarda Kaltim Cq Panitia LT IV Kuarda Gerakan Pramuka Kaltim selambatnya sebelum keberangkatan peserta ke lokasi penyelenggaraan atau 30 Maret 2012. Bagi yang sudah terdaftar sebagai utusan cabang akan diberangkatkan secara bersama melalui perjalanan air menggunakan dua kapal untuk regu penggalang putra dan putri. "Peserta akan diberangkatkan 31 Maret 2012 yang rencananya dilepas Pak Gubernur atau Pak Wagub," katanya seraya menyebut, regu penggalang Kuarcab Kukar dan Kubar harus menunggu di satu titik di daerah masing-masing. Kukar sendiri menjadi daerah lintasan peserta menuju lokasi LT IV. Menurut Sigit, regu penggalang Kukar akan bergabung dengan regu lainnya di daerah Kukar sendiri. Sedang regu penggalang tuan rumah Kubar akan bergabung setibanya regu penggalang dari 13 Kuarcab kabupaten/kota. Bergabungnya regu penggalang dari dua kabupaten ini sekaligus menandai dimulainya iklim lomba. "Sesampainya di Kubar regu penggalang sudah steril. Mereka tidak bergabung lagi dengan bina pendamping masing-masing. Bina pendamping akan dipisah di kem khusus yang diberi nama Karang Pamitran yang berisi seluruh pembina pendamping, pelatih dan partisipan atau anggota dewasa yang hadir saat kegiatan tapi tidak terlibat kepanitiaan," katanya. Menurut dia, penyelenggaraan LT IV Gerakan Pramuka Penggalang Kaltim tahun 2012 sedikit berbeda dengan LT IV sebelumnya. Sebab, di kapal atau sejak perjalanan, peserta sudah diberi bekal-bekal ceramah tentang kepemudaan, kepramukaan, kerohanian dan tatacara hidup bermasyarakat. Selain itu dilakukan pemutaran film yang sifatnya memotivasi seperti gambaran sejarah berdirinya Pramuka hingga saat ini. Sumber : kaltimprov.go.id
Scouts de El Salvador celebran el natalicio de Baden Powell

Scouts de El Salvador celebran el natalicio de Baden Powell

On February 25, 2012 over 1400 scouts from all around El Salvador went to the plaza dedicated to the founder, to celebrate his 155 birthday.


The celebration was attended by members of World Scouting, including the adviser of the Prince of Saudi Arabia, Saaed Al Dosary, Mr. Abdullah Alfahad, World Scout Committee member and Deputy Director of the World Scout Foundation, Mark Knippenger.

The event was held simultaneously with the launch of the "Messengers of Peace" project, El Salvador was chosen to be the first venue of this great project.

The Scout Association of El Salvador will push the project along with 80 scout volunteers and will benefit youth from the Salvadoran Institute for Children and Adolescents.
Some of the values of this project are: teamwork and leadership.
For Mark Knippenger, Deputy Director of the World Scout Foundation, the Project will not only show what the Scouts daily do for other people and for nature, but it will also be a challenge to provide better service to their own community.

Scouts de El Salvador celebran el natalicio de Baden PowellScouts de El Salvador celebran el natalicio de Baden Powell



EL SALVADOR IS THE FIRST "MESSENGER OF PEACE"

EL SALVADOR IS THE FIRST "MESSENGER OF PEACE"

 Distinguished authorities of the World Scouting visited El Salvador for the official launch of the "Messengers of Peace" program, a project that promotes a culture of peace among young people.
San Salvador, February 24, 2012

In order to promote a culture of peace in the world, El Salvador has been chosen to host the first global program "Messengers of Peace", which has been created by the World Scout Association to provide tools to young people in social risk situations, to create better environments free of violence.

The initiative of this program comes from the kings of Sweden and Saudi Arabia, who are giving a peace "gift" to all countries with activities that involves young people, who are the most affected by the social violence that affects many in our society.

In El Salvador, the Scout Association (SAES) will assume the challenge of promoting the program that will involve 80 young people, including volunteers and youth in Scouts.
The volunteers involved in the project have between 15 and 18 years, and Scouts are between 18 and 26 years old, the scouts have assumed the role of mentors with a high commitment and spirit of service. Both youth groups meet twice a week for being able to achieve the objective of the program: to promote a culture of peace in the world.

The program will last five months, from February to June of 2012, and during this period both the young volunteers and the Scouts will be involved in a first experimental stage in which they will be together sharing their time, experiences, and above all, they will have the basic training for their development as "actors" of Peace, which promote values such as entrepreneurship, positive leadership, teamwork and the creation of community projects that benefits their social environment.

According to the Executive Director of the Salvadoran Institute for Children and Adolescents, Mr. Luis Salazar, "The strategic Alliance between the Scouts Association of El Salvador, seeks to use the Scout method based on the recovery of life projects, both young people that have problems with the law (social integration), as children and adolescents who have suffered various forms of violation of their rights (restoration of rights) in their country”.

In a second stage of the project "Messengers of Peace" the Young beneficiaries of SICA will be trained to create five community projects, which include workshops in planning, budget, resource management, and others.

These community projects will be developed in their place of residence, so in that way their families and the rest of their community will also be benefitted.

It is intended that the funds for the development of these community projects will be provided by private enterprises, who are investing in prevention programs and developing new opportunities for youth in risk.
For Mark Knippenger, Deputy Director of the World Scout Foundation, the Project will not only show what the Scouts daily do for other people and for nature, but it will also be a challenge to provide better service to their own community.

The project of Messengers of Peace in El Salvador has been possible thanks to the joint work of different people of Salvadoran society, including SICA, Scouting, Courts of Justice, volunteers, beneficiaries and their families as well as international organizations that bet on this as a project for it's country.

Currently it is being funded by the World Scout Foundation, but it is intended that the private sector will continue with this Project which aims to be a vehicle for preventing youth violence and hopes to be replicated in other countries.

To launch the program, El Salvador was visited by distinguished international personalities of World Scouting, including the adviser of the Prince of Saudi Arabia, Saaed Al Dosary, Mr. Abdullah Alfahad, World Scout Committee member and Deputy Director of the World Scout Foundation, Mark Knippenger.
With this project, the World Scout Movement aims that in the next ten years, at least two thirds of the 30 million of Scouts around the world will become "Messengers of Peace", in order to transform our world into a better place and send a message of peace to at least 20 million people.

Source: www.scout.org
Africa Scout Day message from the Chairperson, “EDUCATE, TRANSFORM, DEVELOP”

Africa Scout Day message from the Chairperson, “EDUCATE, TRANSFORM, DEVELOP”


As we celebrate another milestone in the annals of Africa Scouting, I bring you greetings from the Africa Scout Committee. We are proud and very grateful to our past leaders whose hard work, dedication and commitment to Scouting made their efforts noticeable to the AU (then OAU) as far back in 1995 almost two decades ago.

Generally as Scouts we have a duty to be of service to others, but as Scouts of Africa we are even more challenged to accept the fact that we are a social force and need to live up to the expectations of the region.I salute all leaders and Scouts of African NSO’s and urge you to reinforce your commitment especially in the light of the theme for the celebration: “Educate, Transform, and Develop”.

To all leaders, I challenge you to stretch forth a hand to a young one in getting him/her a good and sound education either through guidance, direction or sponsorship. To the young people, you have a challenge to get the best of education knowing that knowledge is power.

As young people, you will be called upon to assume various responsibilities in your respective countries and therefore your education constitutes a decisive stage in preparation for adult life. Our region will transform, develop and be a force to reckon with if we take education seriously, be it formal or informal.

I wish you all the best and a joyous Africa Scout Day celebration.

Jemima Nartey
Chairperson Africa Scout Committee. 

Source: http://www.scout.org
Bangladesh conducts financial management workshop

Bangladesh conducts financial management workshop

The first national workshop on Building Financial Management organized by Bangladesh Scouts gathered 48 participants from different districts across the country from 3rd to 5th February 2012. The main goal of the workshop was to equip leaders with skills on financial management.

Bangladesh Scouts Chief National Commissioner Mr. Md. Abul Kalam Azad presented the overview of Bangladesh Scouts financial management policy who said that the workshop was a good opportunity to assist leaders in exploring new avenues to build financial capabilities and managing resources.

National Commissioner (CD) Mr. Moh’d Tauhidul Islam directed the workshop, assisted by Deputy national commissioner Mr Mohammad Abdul Wazed. Other topics covered were accounting and audit system and budget format of a voluntary organizatio

Source: http://scout.org

Radar Pramuka

Radar Pramuka


Pramuka SMP 1 Wakil PPU ke Provinsi

Posted: 09 Mar 2012 11:07 PM PST

PENAJAM - Setelah melewati serangkaian tahap seleksi selama 2 hari, yakni 25-26 Februari lalu, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Penajam Paser Utara (PPU) akhirnya menetapkan SMP 1 Penajam untuk mengikuti Lomba Tingkat (LT) 4 mewakili PPU ke jenjang provinsi. Sementara di kelompok putri, terpilih pelajar dari SMP Muhammadiya Babulu. Wakil masing-masing sekolah berhasil menyisihkan peserta dari SMP lain se-kabupaten.

Pembina Pramuka SMP 1 Penajam Bambang S Indarto mengatakan, peserta seleksi merupakan sekolah yang menang di LT 2 tiap-tiap kecamatan, kemudian bertemu di LT 3 kabupaten. "Masing-masing kelompok diikuti 4 sekolah. Alhamdulillah, murid-murid kami tampil baik, dan bisa menang," kata Bambang.

Untuk pelaksanaan LT 4, sesuai rencana digelar di Kutai Barat, 24 Maret nanti. Dengan sisa waktu yang ada, anggota regu terus mempersiapkan diri, baik materi kepanduan maupun fisik dan mental. Pasalnya, persaingan di tingkat provinsi sangat ketat, mengingat yang tampil adalah sekolah-sekolah terbaik se-Kaltim. "Doakan saja, semoga kami bisa memberi hasil maksimal dan mengharumkan nama daerah," kata Bambang.

Dirinya juga berharap, kegiatan serupa ini rutin dilaksanakan, karena lewat kegiatan ke-pramuka-an ini bisa menanamkan jiwa nasionalisme serta displin. "Ketika banyak remaja dan pemuda yang mulai luntur rasa bangga pada Negara, maka di Pramuka bisa mengubah mental itu," ujarnya. (ind)

Raimuna VII Tingkat Sumut di Sibolangit

Posted: 09 Mar 2012 11:01 PM PST

MEDAN - Sebanyak 2.500 anggota Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dari 33 kabupaten/kota se Sumatera Utara akan mengikuti kegiatan Raimuna VII tingkat Sumut di Bumi Perkemahan Pramuka "Among Wiyata Eka Bakti Taruna Tama" Sibolangit, 12-18 Maret mendatang.

Kegiatan yang bersifat kreatif, produktif, edukatif, inovatif dan rekreatif itu juga diikuti tiga kontingen dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) sebagai peninjau.
"Dari 2.500 peserta Raimuna VII Sumut itu, yang sudah mendaftar sampai hari ini sebanyak 2.100 peserta dan Insya Allah seluruh target peserta yang mengikuti kegiatan akan mendaftar pada beberapa hari ke depan," kata Ketua Harian Kwarda Pramuka Sumut, Nurdin Lubis melalui Wakil Ketua Bidang Humas/Abdi Masyarakat, Zaki Abdullah di Sanggar Kwarda Pramuka Sumut di Medan, Rabu (7/3).

Didampingi Wakil Ketua Bidang Sarana dan Prasarana, Jumiran Abdi, Wakil Ketua Bina Massa, Nani Hutabarat, Wakil Ketua Bina Muda, M Irvan, Humas, Hermansyah dan Bidang Pengabdian Masyarakat, Aris Yudariansyah, Zaki Abdullah menjelaskan, tujuan Raimuna VII Sumut tersebut adalah sebagai ajang perekat tali persaudaraan dan pembinaan generasi muda.

"Yang jelasnya, kegiatan perkemahan selama seminggu itu adalah sebagai alat pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, dan pertemuan besar tersebut dimaksudkan untuk melakukan kegiatan rekreatif sambil mengisinya dengan aktivitas bersifat kreatif, produktif, edukatif dan inovatif," ungkap Zaki Abdullah.

Diutarakan juga, kegiatan perkemahan yang mengambil tema Bersatu Tangguh, Berbudaya dan Berkarya serta slogan "Dengan Raimuna Daerah VII Sumut, Jadikan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwartir Daerah Sumut sebagai agen perubahan masa depan yang siap sedia" itu melakukan serangkaian kegiatan.
Antara lain, kegiatan umum berupa keagamaan, opening ceremony dan clossing ceremony, apel pagi/sore, anjangsana dan persaudaraan, kunjungan pameran, Scout Care dan korve.

Sedangkan kegiatan keterampilan antara lain berupa bio gas, Save Orang Utan, komunikasi visual, Snake Genetic, sehari bersama Satlantas, Scouting dan Cooking World, perkenalan alat musik tradisional, menggambar manga dan amatir radio.

Selain dua kegiatan di atas, juga dilakukan kegiatan-kegiatan berbentuk petualang, seperti pendakian Gunung Sibayak, Water Rescue, Explore SAR dan Junggle Survival dan Vertical Rescue dan Rope Skill.

"Selama seminggu perkemahan, juga dilakukan kegiatan bakti sosial, seperti pembenahan Taman Desa dan Penghijauan, replanting, Save Sibolangit, serta Pembuatan Tugu Raimuna, termasuk panitia juga menggelar kegiatan olah raga, seperti bersepeda dan permainan tradisional," bebernya.

Kegiatan-kegiatan lain yang sifatnya wisata seperti wisata ke Istana Maimon, Masjid Raya, Museum Negeri, PMF (Paket I), Museum TNI-AD, PMF, Penangkaran Buaya (Paket II), Taman Lumbini dan Berastagi (Paket III), serta Wisata Pinkoncab dan Bindamping (Aqua Company, Lumbini, Berastagi) juga akan digelar, termasuk atrkasi seni budaya seperti pentas kontingen cabang, pemutaran film, malam Bukit Barisan, Karnaval dan Gebyar Masakan Tradisional.

Anggota Pramuka Saka Bahari Anjansana ke Tiga KRI

Posted: 09 Mar 2012 11:23 PM PST

SEMARANG, Ratusan anggota pramuka saka bahari yang terdiri dari penggalang cinta bahari SD Tarcisius Bangetayu dan Penegak melakukan anjangsana ke tiga KRI TNI AL yaitu KRI Oswald Siahaan 354, KRI Teluk Sangkulirang 542 dan KRI Hiu 804 yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Minggu (4/3).
Dalam kunjungan tersebut mereka diberikan kesempatan untuk melihat sejumlah fasilitas dan alutsista yang ada dalam kapal perang tersebut. Tak hanya itu, mereka juga diberikan penjelasan mengenai tata cara menaiki kapal bahkan salah satu dari mereka berkesempatan mempraktikkan cara memegang dan mengincar sebuah senjata yang dimiliki KRI Oswald Siahaan 354.
Irfan (11) penggalang kelas V SD tersebut merasa bangga berkesempatan memegang sebuah senjata laras panjang di kapal tersebut. "Bangga dan senang bisa melihat secara langsung kapal perang milik TNI AL. Kami jadi tahu banyak tentang fungsi dan senjata apa yang dimiliki dalam kapal untuk menunjang tugas TNI AL," jelasnya bangga.
Antusiasme anak-anak juga dibenarkan oleh Pelatih Nasional dan Pembina Saka Bahari Jateng, Hari Widarto yang melakukan pendampingan kepada mereka. Menurutnya, kinjungan/anjangsana pramuka saka bahari di KRI seperti itu sudah kerap dilakukan, namun dengan peserta gugus depan secara bergantian.
"Kami sangat bersyukur Komandan Lanal Semarang memberikan kesempatan ini untuk anak-anak penggalang secara bergantian agar mereka lebih mengenal dan mengetahui fungsi dan tugas TNI AL melalui anjangsana ini,"jelasnya.
Dengan anjangsana, menurutnya tidak hanya sebagai rekreasi bagi para Pramuka Penggalang namun yang terpenting mereka mengetahui tentang alutsista serta fungsi yang dimiliki sebuah kapal perang. Mereka juga mendapatkan penjelasan tentang wawasan kebangsaan dengan menumbuhkan rasa cinta air melalui penjelasan fungsi TNI AL sebagai penjaga wilayah kedaulatan RI di perairan.
Komandan Gugus Tempur Laut (Guspurla) Komando Armada RI Kawasan Timur, Laksamana Pertama TNI Arie Soedewo mengatakan menyambut baik kehadiran sejumlah pramuka saka bahari yang melakukan anjangsana di KRI tersebut.
Tiga KRI yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang untuk melakukan bekal ulang mengisi bahan bakar serta memberikan kesempatan istirahat dan rekreasi bagi anak buah kapal (ABK). "Kami bersandar di sini sesuai dengan fungsi dari pangkalan untuk melakukan bekal ulang setelah melakukan latihan di pulau Gundul selama tiga hari sejak 1 Maret lalu," ujarnya.

Kwaran Jatiroto Jadi Barung Tergiat Pesta Siaga Pramuka

Posted: 09 Mar 2012 10:58 PM PST

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Regu Pramuka dari Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Wonogiri Kota dan Kecamatan Jatiroto, meraih gelar sebagai barung tergiat pertama putra dan putri, dalam pesta siaga tahun 2012 tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Wonogiri.
Pesta siaga tahun 2012 digelar di Taman Wisata Waduk Gajahmungkur Wonogiri. Dibuka resmi dengan pemukulan gong oleh Wakil bupati Wonogiri Yuli Handoko SE. Ketua Kwarcab Wonogiri Ir Suprapto MM, menyatakan, kegiatan ini diikuti oleh 490 anggota Pramuka siaga dari 25 Kwaran se Kabupaten Wonogiri.
Kata Suprapto, pesta siaga tahun 2012 ini mengambil thema 'disiplin, berani dan mandiri,' dengan mottto 'satyaku kudarmakan, darmaku kukubaktikan.' Kegiatan ini, tambahnya, untuk membina, menanamkan dan meningkatkan wawasan kebangsaan, kesadaran berbangsa bernegera, memupuk rasa persatuan dan kesatuan, jiwa kejuangan.
Kegiatan ini, bertujuan agar dapat terpadunya pribadi yang tangguh, mandiri, disiplin dan siap meneruskan nilai-nilai kejuangan diri, serta melatih ketahanan mental, jasmani dan rohani. Mempertandingkan 14 jenis kegiatan yang terbagi dalam 5 bidang kompetensi dasar ke-Pramuka-an.
Hasil juara selengkapnya sebagai berikut: barung tergiat I, II dan III regu putra dimenangi Kwaran Kecamatan Wonogiri Kota, Purwantoro dan Girimarto. Untuk tergiat I, II dan III putri Kwaran Kecamatan Jatiroto, Giriwoyo dan Bulukerto.
Peraih gelar tergiat I dan II putra-putri, sekaligus dikukuhkan menjadi wakil Kwarcab Wonogiri untuk maju ke pesta siaga tingkat Bimwil se eks Karesidenan Surakarta.

Bupati Sampang Dikukuhkan Sebagai Pembina Pramuka

Posted: 09 Mar 2012 10:58 PM PST

SAMPANG - Bupati Sampang, Noer Tjahja dikukuhkan sebagai Ketua Majelis Pembina Praja Muda Karana (Pramuka) Cabang Sampang oleh Syaifullah Yusuf, Ketua Kwartir Pramuka Daerah Jawa Timur (Jatim). Pengukuhan pengurus Pramuka Sampang tersebut merupakan pertama kalinya dilaksanakan dari 4 Kabupaten di pulau Madura, serta ke 4 di tingkat Provinsi Jatim.
Wakil Gubernur Jatim yang akrab disapa Gus Ipul itu sekaligus melantik pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Majelis Pembimbing Ranting (Mabira), Majelis Pembimbing Desa (Mabisa) dan Andalan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sampang periode 2012-2015.

Bupati Noer Tjahja, usai dilantik benjanji akan mengamalkan Undang-undang Gerakan Pramuka Nomor 12/2010 dan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Pramuka. Dia menekankan, agar gerakan Pramuka dapat bersungguh-sungguh melaksanakan tugas dan kewajibannya ketentuan yang berlaku untuk mengantarkan kaum muda Sampang ke masa depan yang lebih baik.

Dia memaparkan, pada pasal 36 UU Gerakan Pramuka disebutkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah bertugas, menjamin kebebasan berpendapat dan berkarya dalam pendidikan kepramukaan. Membimbing, mendukung, dan memfasilitasi penyelenggaraan pendidikan kepramukaan secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Membantu ketersediaan tenaga, dana, fasilitas yang diperlukan untuk pendidikan ke Pramuka an.

"Sesuai dengan sumpah dan janjinya, para pengurus Pramuka harus siap dalam menghadapi permasalahan di segala medan, misalnya, ketika menghadapi bencana banjir yang setiap tahun melanda Kota Sampang, maka Gerakan Pramuka mempunyai peranan penting untuk membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah banjir," tegas Bupati Noer Tjahja.

Dia menegaskan, momentum pengukuhan tersebut akan menjadi gerakan positif untuk mengembalikan lagi peran Pramuka ditengah-tengah masyarakat. Karena ia mengamati generasi muda sudah tidak tertarik untuk berkecimpung dalam kegiatan Pramuka, sehingga dikhawatirkan lambat laun ditinggalkan oleh generasi muda Sampang. "Mari kita galakkan dan bangkitkan kembali gerakan Pramuka sebagai wadah bagi para generasi muda dalam berkiprah dan berperan aktif untuk mengisi pembangunan," ujarnya.

Senada juga disampaikan Gus Ipul, ia mengimbau terhadap pengurus Pramuka untuk mengembalikan gerakan pramuka pada rakyat dengan menjunjung tinggi semangat tolong-menolong dan mencintai sesama. Ditengah derasnya arus informasi dan globalisasi saat ini, lanjutnya, gerakan Pramuka mulai dianggap ketinggalan zaman oleh generasi muda. Sehingga menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama bagi para pengurus untuk menggalakkan prinsip-prinsip gerakan Pramuka di tengah-tengah masyarakat.

"Kita sebagai pengurus Pramuka mempunyai tanggung jawab moral untuk memberikan semangat mencintai alam, saling menghormati antar sesama, serta saling tolong menolong sebagai perwujudan jati diri gerakan Pramuka," paparnya.

Dia menekankan, supaya pengurus Pramuka Cabang Sampang, dapat mengaplikasikan sarana teknologi informasi dalam mempercepat kinerja program dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Sehingga menjadi Pramuka yang cukup handal dalam setiap menyelesaikan persoalan yang terjadi selama ini. rud

Pramuka dan Kampanye Sadar Wisata

Posted: 09 Mar 2012 11:09 PM PST

JAKARTA, - Selama ini kegiatan Pramuka identik dengan pembinaan cinta alam dan survival skill (keahlian bertahan hidup). Nyatanya, ada banyak kegiatan lainnya di Pramuka. Salah satunya adalah pembentukan dan pengembangan wadah Satuan Karya Pramuka Pariwisata atau Saka Pariwisata.

"Kami ingin mencetak anak-anak kami yang berjumlah 21 juta orang tersebar di Indonesia, agar menghayati apa itu pariwisata dan gunanya apa," kata Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Azrul Azwar di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (27/2/2012).

Azrul mengungkapkan hal tersebut pada saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang peningkatan kemampuan anggota gerakan Pramuka di bidang kepariwisataan yang dilakukan antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.

"Ini juga untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka, sehingga bisa mendorong pariwisata di daerah mereka masing-masing," tambah Azrul.

Saka Pramuka, jelas Azrul, menjadi wadah pendidikan bagi anggota Pramuka untuk mengembangkan keterampilan di bidang pariwisata. Tiga hal yang meliputi Saka Pramuka adalah Krida Penyuluh Pariwisata, Krida Pemanduan Wisata, dan Krida Kuliner Wisata.

Ketiga hal tersebut diharapkan dapat mendukung dan menyukseskan program Sadar Wisata yang meliputi prinsip Sapta Pesona yaitu Aman, Tertib, Bersih, Ramah, Sejuk, Indah, dan Kenangan Terakhir.

Selain itu, ungkap Azrul, pembinaan tersebut juga dimaksudkan agar para anggota dapat menjadikan pariwisata sebagai pilihan profesi mereka di masa depan. "Siapa tahu ada anggota yang tidak mampu, sehingga tidak mampu melanjutkan kuliah ke jenjang universitas. Tapi dengan keterampilan pariwisata yang mereka miliki, mereka menopang diri bekerja di bidang pariwisata," jelas Azrul.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengungkapkan pengembangan selanjutnya tidak hanya pariwisata tetapi juga di bidang industri kreatif. Ia pun menuturkan pentingnya peran Pramuka untuk kampanye sadar wisata.

"Kita punya tugas Sadar Wisata, bagaimana masyarakat setempat dan masyarakat yang datang agar Sadar Wisata dengan prinsip-prinsip Sapta Pesona. Misalnya prinsip 'Kenangan' ini bisa masuk dalam keterampilan pemanduan yang identik dengan Pramuka," tutur Mari.

Ia menjelaskan pembinaan keterampilan bagi anggota Pramuka bisa saja berupa menjadi wirausaha di bidang pariwisata ataupun jasa seperti menjadi pemandu wisata.

"Pariwisata selain menyumbang ekonomi, pariwisata dan industri kreatif membangun karakter bangsa untuk cinta bangsa, bahwa keindahan alam, budaya, dan sejarah kita yang begitu kaya," ungkap Mari.

Sumber : kompas.com

SKU SIAGA Baru

SKU SIAGA
click untuk download
==> MS.Word
==> PDF


PANCASILA
1.     Ketuhanan Yang Maha Esa
2.     Kemanusiaan yang adil dan beradab
3.     Persatuan Indonesia
4.     Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratn/perwakilan
5.     Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

DWISATYA
Demi kehormatanku akan berjanji akan bersunggung-sungguh:
-      Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Keatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga
-      Setiap hari berbuat kebaikan

DWIDARMA
1.     Siaga itu patuh pada ayah dan ibundanya
2.     Siaga itu berani dan tidak putus asa

SIAGA MULA
Tanggal
Paraf
1.        Islam
-     Dapat menyebutkan Rukun Iman dan Rukun Islam
-     Dapat mengucapkan Syahadat dan menyebutkan  artinya
-     Dapat menghafal Surat Al-Fatihah dan menyebutkan   artinya
-     Dapat menghafal Surat Al-Ikhlas dan menyebutkan   artinya
-     Telah mengetahui tatacara berwudhu beserta doanya
-     Dapat melaksanakan gerakan sholat
-     Dapat menghafal sedikitnya 3 do'a harian.
Katholik
-     Dapat membuat tanda salib
-     Dapat mengucapkan do'a harian dan menyanyikan tiga   buah lagu gereja
-     Dapat menerima dan mensyukuri keberadaan dirinya   sebagai ciptaan Allah, dan memberikan contoh-contohnya
-     Dapat mengasihi keluarganya
-     Dapat mengasihi teman, guru dan sesamanya baik di   gudep, disekolah dan di sekitarnya.
Protestan
-     Dapat menghafal Johanes 3:16 dan berdoa sederhana
-     Dapat mewujudkan ucapan syukur atas keberadaan   dirinya didunia ini sebagai ciptaan Allah,sedikitnya tiga hal
-     Dapat mengasihi keluarganya
-     Dapat mengasihi teman, guru dan sesamanya baik di   gudep, disekolah dan di sekitarnya
-     Telah Mengikuti sekolah minggu 4 kali berturut-turut.
Hindu
-     Dapat menunjukkan sikap Anjali serta dapat   mengucapkan salam Panganjali
-     Dapat memperagakan sikap /tatacara sembahyang
-     Dapat menyebutkan nama-nama bunga yang bisa dipakai   sembahyang
-     Dapat menyebutkan nama tempat suci untuk melaksanakan   sembahyang
-     Dapat menyebutkan    jam atau waktu untuk melaksanakan persembahyangan /Puja Tri Sandhya.
Buddha
-     Dapat mengucapkan salam Buddhis
-     Dapat bersikap Anjali.  3.Dapat melakukan Namaskara
2.     Dapat menghafal   Dwisatya dan Dwidarma
3.     Dapat   menyebutkan jenis-jenis Salam Pramuka.
4.     Telah memiliki   buku tabungan, sekurang - kurangnya dalam waktu 6 minggu terakhir.
5.     Setia membayar   uang iuran kepada gugusdepannya, sedapat-dapatnya dengan uang yang diperoleh   dari usahanya sendiri.
6.     Dapat   menyebutkan lambang Gerakan Pramuka
7.     Dapat   menyebutkan  salah satu seni budaya di   daerah tempat tinggalnya
8.     Selalu bersikap   hemat dan cermat dengan segala miliknya
9.     Dapat   menyebutkan identitas diri
10.   Dapat membedakan   perbuatan baik dan perbuatan buruk
11.   Rajin dan giat   mengikuti latihan Perindukan Siaga, sekurang-kurangnya 6 kali latihan   berturut-turut
12.   Dapat dengan   hafal menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya bait pertama di depan   perindukannya.
13.   Dapat   menyebutkan arti kiasan warna Sang Merah Putih
14.   Dapat menyebutkan   sedikitnya 3 hari besar nasional dan 3 hari besar keagamaan
15.   Dapat   menyebutkan sedikitnya 5 peraturan keluarga
16.   Dapat menyebutkan   sedikitnya 3 peraturan di lingkungannya
17.  Dapat   menyebutkan 2 macam adat/budaya di lingkungannya
18.   Dapat   menyampaikan ucapan dengan baik dan sopan serta hormat kepada orangtua,   sesama teman dan orang lain
19.   Dapat   menyebutkan nama dan alamat Ketua RT, Ketua RW, Lurah dan tokoh masyarakat di sekitar tempat tinggalnya
20.   Dapat   menyebutkan sila-sila Pancasila
21.   Dapat mengumpulkan   keterangan untuk memperoleh pertolongan pertama pada kecelakaan dan dapat menginformasikan kepada orang dewasa disekitarnya.
22.   Dapat membaca   jam digital dan analog
23.   Dapat menunjukan   4 arah mata angin
24.   Dapat berbahasa   Indonesia dalam mengikuti pertemuan-pertemuan Siaga
25.   Dapat   menyebutkan sedikitnya 2 macam alat komunikasi tradisional dan modern
26.  Dapat   menyebutkan  anggota tubuh
27.   Dapat   menyebutkan  gerakan dasar olah raga
28.   Dapat melipat   selimut dan merapikan tempat tidurnya
29.   Selalu berpakaian   rapih dan memelihara kebersihan pribadi
30.   Dapat   menjalankan latihan-latihan keseimbangan, dapat melempar dan menerima bola   dengan tangan kanan dan kiri sedikitnya 5 kali tangkapan.
31.   Dapat   menyebutkan makanan dan minuman yang bergizi (4 sehat 5 sempurna).
32.  Dapat memelihara   sedikitnya satu macam tanaman berguna, atau satu jenis binatang ternak,   selama kira-kira 1 bulan
33.   Dapat melipat   kertas yang dibentuk menyerupai pesawat, kapal, flora dan fauna
34.   Dapat membuat   simpul mati,simpul hidup, simpul anyam,simpul pangkal dan simpul jangkar.

SIAGA BANTU
1.     Islam
-     Dapat melaksanakan Tayamum
-     Dapat melaksanakan sholat wajib
-     Dapat melaksanakan shalat berjamaah
-     Dapat menyebutkan Rasul-rasul  Allah
-     Dapat melafalkan Adzan dan Iqamah (untuk putra)
-     Dapat menghafal sedikitnya 6 do'a harian.
Katholik
-     Dapat mengucap doa harian dan menyanyikan tiga buah   lagu gereja
-     Dapat menyebutkan hikayat dari Alkitab
-     Dapat memberikan yang terbaik kepada keluarga
-     .Dapat memelihara salah satu ciptaan Allah.
Protestan
-     Dapat menyanyikan tiga nyanyian Kristen
-     .Hafal do'a Bapa kamil
-     Dapat menyebutkan hikayat dari Al Kitab sedikitnya  hikayat. 4.
-     Dapat memberikan yang terbaik kepada   keluarga
-     Dapat memelihara salah satu ciptaan Allah
-     Telah Mengikuti Sekolah Minggu 8 Kali   berturut-turut.
Hindu
-     Dapat menyebutkan nama  tempat-tempat suci untuk melaksanakan   persembahyangan
-     Dapat    mempraktikkan  tata cara   sembahyang dengan  doa Gayatri Mantram
-     Dapat menyebutkan nama-nama pura yang ada   disekitarnya
-     Dapat menyebutkan nama kitab suci agama Hindu
-     Dapat menyebutkan bagian Tri Kaya Parisudha
-     Dapat menyebutkan contoh-contoh perbuatan yang baik
-     Dapat membedakan perbuatan yang baik dan perbuatan   yang buruk.
Buddha
-     Dapat mengucapkan kata Buddha, Dharma, Sangha (Tri   Ratna)
-     Dapat melakukan sifat karuna (kasih sayang) kepada   semua makhluk
-     Dapat melakukan sikap berdoa
2.     Dapat   melaksanakan Dwisatya dan Dwidarma
3.     Dapat melakukan   Salam Pramuka dengan benar
4.     Telah memiliki   buku tabungan dan sudah menabung uang secara teratur dalam buku tabungannya   selama sekurang-kurangnya 8 minggu sejak menjadi Siaga Mula, seluruh atau   sebagian dari uang itu diperoleh dari usahanya sendiri.
5.     Setia membayar   uang iuran kepada gugusdepan dengan uang yang sebagian diperoleh dari   usahanya sendiri.
6.     Dapat menyebutkan   nama pencipta lambang Gerakan Pramuka
7.     Dapat   menyebutkan sedikitnya 5 macam seni budaya yang ada di Indonesia
8.     Untuk putri:   Dapat memasang buah baju dan menyalakan kompor dengan benar dan
        aman                                              
        Untuk putra : Dapat membuat hasta karya dengan dua macam bahan yang   berbeda
9.     Dapat   menyampaikan pendapatnya
10.   Dapat memperhatikan dan melaksanakan nasihat   Orangtua, Yanda dan Bunda serta gurunya
11.   Rajin dan giat mengikuti latihan perindukan sebagai   Siaga Mula sekurang-kurangnya 8 kali latihan
12.   Dapat menceritakan sejarah Lagu Kebangsaan Indonesia   Raya
13.   Dapat menceritakan sejarah bendera kebangsaan   Indonesia dan tahu sikap yang harus dilakukan pada waktu bendera kebangsaan   dikibarkan atau diturunkan  serta dapat   memelihara bendera kebangsaan
14.   Dapat menyebutkan sedikitnya 6 hari besar nasional   dan 5 orang nama pahlawan nasional
15.   Dapat melakukan peraturan keluarga,  barung, perindukan  dan sekolah
16.   Dapat melaksanakan peraturan di lingkungannya
17.   Dapat melaksanakan adat/budaya di lingkungannya
18.   Dapat menjadi contoh yang baik bagi temannya
19.   Dapat menyebutkan nama provinsi, ibukota provinsi dan   kepala daerahnya, nama negara, ibukota negara, kepala negara dan wakilnya.
20.   Dapat menyebutkan sila-sila Pancasila sesuai dengan   lambangnya
21.   Dapat mengumpulkan keterangan untuk memperoleh   pertolongan pertama pada kecelakaan dan dapat menginformasikan kepada petugas   Puskesmas/rumah sakit/polisi.
22.   Dapat meneyebutkan perbedaan jam digital dan analog   serta dapat memperkirakan waktu tanpa bantuan alat
23.   Dapat menunjukan 8 arah mata angin
24.   Dapat menyampaikan berita secara lisan dengan   menggunakan Bahasa Indonesia
25.   Dapat menggunakan atau mengoperasikan alat komunikasi   tradisional dan modern.
26.   Dapat menyebutkan    fungsi anggota tubuh 
27.   Dapat melakukan gerakan dasar olah raga
28.   Dapat mencuci, menjemur, melipat dan menyimpan   pakaiannya dengan rapi.
29.   Dapat memelihara kebersihan salah satu ruangan di   rumah, sekolah dan tempat ibadah atau tempat lainnya
30.   Dapat melakukan Senam Pramuka
31.   Dapat menunjukan bahan-bahan makanan yang bernilai   gizi
32.   Dapat memelihara sedikitnya satu macam tanaman   berguna, atau satu jenis binatang ternak, selama kira-kira 2 bulan
33.   Dapat membuat satu macam hasta karya dari barang bekas
34.   Dapat menggunakan simpul mati, simpul hidup, simpul   anyam, simpul pangkal dan simpul jangkar.

click untuk download
==> MS.Word
==> PDF



SIAGA TATA

1.     Islam
-     Dapat membaca Al Quran dan mengetahui tanda bacanya
-     Dapat menyebutkan Asmaul Husna dan artinya
-     Dapat mengetahui dan menceritakan salah satu kisah   Rasul
-     Dapat menyebutkan 10 nama Malaikat dan tugasnya.
Katholik
-     Tahu doa Iman, doa harapan, doa cinta kasih dan doa   tobat
-     Telah mengikuti Misa Kudus dan tahu arti Konsekrasi
-     Dapat mengenal nama Pastor Paroki dan nama Uskup   setempat
-     Dapat menunjukan kemahakuasaan Allah
-     Dapat menunjukan tindakan manusia yang bergantung   kepada Allah.
Protestan
-     Dapat menghafal Lukas 10:27 (hukum  kasih)
-     Dapat mengucap dan mempergunakan doa sederhana pada   kesempatan tertentu
-     Dapat menunjukan kemahakuasaan Allah, sedikitnya 5   macam
-     Dapat menunjukan tindakan manusia yang bergantung   kepada Allah, sedikitnya 5 macam
-     Rajin mengikuti sekolah Minggu di gerejanya.
Hindu
-     Dapat menghapal bait bait  Puja Tri Sandya
-     Dapat menyebutkan    hari-hari suci agama Hindu
-     Dapat memahami perbedaan makna dari perayaan  hari-hari besar/suci agama  Hindu
-     Dapat menyebutkan    nama pura-pura besar di Indonesia
-     Dapat menyebutkan    bagian dari Panca Sradha
-     Dapat menyebutkan bagian dari Panca Yadnya
-     Dapat melakukan salah satu gerakan dalam Yoga Asanas
Buddha
-     Dapat melafalkan Paritta Namaskara
-     Dapat mengucapkan Paritta Vandana
-     Dapat mengucapkan Paritta Pancasila Buddhis (Bahasa   Indonesia)
2.     Dapat mengajak   temannya untuk mengamalkan Dwisatya dan Dwidarma
3.     Dapat   menjelaskan tentang Salam Pramuka kepada teman sebarungnya
4.     Telah memiliki   buku tabungan dan sudah menabung uang secara teratur dalam buku   tabungannya  selama sekurang-kurangnya   12 minggu sejak menjadi Siaga Bantu,    seluruh atau sebagian dari uang itu diperoleh dari usahanya sendiri.
5.     Setia membayar   uang iuran kepada gugusdepan dengan uang yang diperoleh dari usahanya   sendiri.
6.     Dapat   menyebutkan arti lambang Gerakan Pramuka
7.     Dapat   memperagakan satu macam kegiatan seni budaya asal daerahnya.
8.     Sudah memiliki sedikitnya   5  tanda kecakapan khusus
9.     Dapat   mengkritisi sesuatu masalah  dan  dapat bertanggungjawab
10.   Dapat menolong orang yang sedang menderita di   sekitarnya.
11.   Rajin dan giat mengikuti latihan perindukan sebagai   Siaga Bantu sekurang-kurangnya 12 kali latihan sebagai Siaga Bantu
12.   Dapat memperlihatkan sikap yang harus dilakukan jika   lagu kebangsaan diperdengarkan atau dinyanyikan pada suatu upacara
13.   Dapat memperlihatkan cara mengibarkan dan menyimpan   bendera merah putih pada upacara pembukaan dan penutupan latihan.                          
14.   Dapat menyebutkan sedikitnya 7 hari besar nasional, 4   hari besar dunia  dan 10 nama   pahlawan nasional
15.   Dapat menyebutkan akibat melanggar peraturan di   keluarga, barung, perindukan dan sekolah
16.   Dapat menyebutkan akibat melanggar peraturan di   lingkungannya
17.   Dapat menyebutkan akibat melanggar adat/budaya di   lingkungannya
18.   Dapat mengajak temannya berkata dan melakukan   perbuatan  yang benar
19.   Dapat menyebutkan negara-negara ASEAN dan menunjukkan   bendera kebangsaannya
20.   Dapat menyebutkan perbuatan yang baik sesuai dengan   sila-sila Pancasila
21.   Dapat mengumpulkan keterangan untuk memperoleh   pertolongan pertama pada kecelakaan dan dapat menginformasikan kepada dokter,   rumah sakit, polisi dan keluarga korban.
22.   Dapat menceritakan dasar terjadinya  perbedaan waktu yang ada di Wilayah   Indonesia
23.   Dapat menunjuk 8 macam arah mata angin dengan   menggunakan kompas
24.   Dapat menulis surat kepada teman atau saudaranya   dengan menggunakan Bahasa Indonesia
25.   Dapat merawat    alat-alat teknologi dan komunikasi tradisional serta modern yang ada   di rumahnya
26.   Dapat memelihara    anggota tubuh   
27.  Dapat melakukan olah raga secara tim
28.  Dapat mencuci peralatan dapur
29.  Dapat memelihara kebersihan halaman di rumah, sekolah,   tempat ibadah atau di tempat lainnya.
30.   Dapat melakukan salah satu cabang olah raga atletik   atau salah satu gaya cabang olahraga renang
31.   Dapat menyebutkan 5 macam penyakit menular
32.   Dapat memelihara sedikitnya dua macam tanaman   berguna, atau satu jenis binatang ternak, selama kira-kira 4 bulan
33.   Dapat membuat 2 macam hasta karya dengan bahan yang   berbeda
34.   Dapat  membuat   sedikitnya 2 macam ikatan


click untuk download
==> MS.Word
==> PDF

Kategori

Kategori