Showing posts with label Penggalang. Show all posts
Showing posts with label Penggalang. Show all posts

Syarat Kecakapan Umum : SKU Penggalang Ramu - 2

Penggalang Ramu
MATERI SKU - 2
Dapat mengetahui dan menjelaskan hari - hari besar agama di Indonesia

Hari Libur Nasional Keagamaan di Indonesia (Hari besar keagamaan yang ditetapkan sebagai hari libur nasional), untuk agama Islam yaitu:

  • Tahun Baru Hijriyah (1 Muharam); Tahun baru Islam.
  • Maulid Nabi (12 Rabiul Awal); Kelahiran Nabi Muhammad SAW.
  • Isra Mi’raj (27 Rajab); Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
  • Idul Fitri (1 Syawal); Hari Raya setelah Ramadan
  •  Idul Adha (10 Dzulhijjah); Hari Raya Qurban dan Haji


Untuk agama lain antara lain: Waisak (Budha), Nyepi / Tahun Baru Saka (Hindu), Wafat Isa Al Masih, Kenaikan Isa Al Masih dan Natal (Katolik dan Kristen), Tahun Baru Imlek (Khonghucu)

Hari Besar Keagamaan Nasional di Indonesia adalah hari besar keagamaan sebagaimana nomor 1 di atas ditambah dengan hari-hari lain yang tidak ditetapkan sebagai libur nasional. Untuk agama Islam, yaitu:

  • Asyura (10 Muharam); banyak peristiwa penting seperti; Allah menciptakan 'Arasy, Nabi Nuh selamat dari banjir,
  • Nabi Ibrahim diselamatkan dari api raja Namrud, Nabi Musa membelah laut, dll.
  • Nisyfu Sya’ban (15 Sya’ban); malam dibukanya 300 pintu rahmat.
  • Nudzulul Quran (17 Ramadan); Turunnya Al Quran yang pertama kali.


Untuk agama lain antara lain: Maghapuja, Asadha, Khatina, dan Ulambana (Budha), Galungan, Kuningan, dan Saraswati (Hindu), Paskah, dan Pantekosta (Katolik dan Kristen), Lahir Khonghucu,
Wafat Khonghucu, Genta Rohani (Khonghucu).

Syarat Kecakapan Umum : SKU Penggalang Ramu - 1

MATERI SKU-1
Selalu taat menjalankan ibadah agamanya secara pribadi ataupun berjamaah

Sebutan nama pemuka (pemimpin) agama di Indonesia, antara lain:

  • Budha: Biksu (laki-laki), Biksuni (perempuan), Pendeta, Biarawan/Biarawati, Sangha, Rahib
  • Hindu: Pendeta, Brahmana
  • Islam: Ulama, Kiai, Ustadz, Imam
  • Katolik: Pastor, Paus, Kardinal, Uskup, Biarawan/Biarawati
  • Konghucu: Pendeta (Xue Shi), Jiao Sheng,

Dasa Dharma Pramuka: Arti Dasa Dharma Pramuka

Materi PramukaDasa Dharma Pramuka

Pramuka itu:
1. Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa.
Menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya

2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
Selain sebagai makhluk pribadi, kita juga sebagai makhluk sosial.
Artinya, makhluk yang tidak bisa berdiri sendiri. Kita perlu bantuan orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

3. Patriot yang sopan dan ksatria.
patriot yaitu membela tanah air. Kesopanan melambangkan pribadi seseorang di tengah-tengah pergaulan dalam masyarakat.  Kesatria yaitu gagah berani.

4. Patuh dan suka bermusyawarah.
 Dalam situasi dan kegiatan apa pun, anggota Pramuka wajib taat dan patuh terhadap aturan yang berlaku, dan selayaknya bermusyawarah atau mengambil keputusan dengan bertukar pikiran untuk mencapai mufakat.

5. Rela menolong dan tabah.
Pramuka senantiasa rela menolong tanpa membedakan agama, warna kulit, suku, dan sebagainya, dan harus didasari oleh hati yang ikhlas, tulus, tanpa ingin dipuji.  Dalam setiap perjuangan itu seorang anggota Pramuka harus tabah menghadapi gangguan, tantangan, halangan, dan hambatan.

6. Rajin, terampil, dan gembira.
Anggota Pramuka itu harus rajin melakukan sesuatu yang positif. Kegiatan ketika ia berada dalam pembinaan Pramuka harus menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari. Jangan rajin diwaktu kegiatan pramuka, tetapi harus dibuktikan ketika ia di rumah, di sekolah. Dalam melaksanakan kegiatan itu pun harus dilaksanakan dengan senang dan gembira.

7. Hemat, cermat, dan bersahaja
Hemat yaitu tidak menghambur-hamburkan uang dan tidak boros. Pramuka harus cermat dalam pengeluaran uang, memprioritaskan apa yang harus dibeli atau didahulukan, dan mana yang tidak perlu janganlah dibeli. Meskipun ia kaya, setidaknya jangan sombong dan angkuh bersahaja atau sopan santun dalam bergaul.

8. Disipilin, berani, dan setia
Disiplin yaitu taat dan patuh terhadap peraturan yang berlaku. Anggota Pramuka harus berani karena benar, tetapi takut karena salah. Pramuka harus setia terhadap janji setianya karena itulah nilai-nilai luhur pribadi manusia.

9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
Setiap anggota Pramuka harus bertanggung jawab terhadap apa yang telah ia perbuat, jangan lari dari masalah, maka selesaikan masalah tanpa memunculkan masalah baru. Ia harus konsekuen karena ini adalah modal dari kepercayaan terhadap kita.

10. Suci dalam pikiran, perkataan, dan 
perbuatan. 
Inilah pribadi manusia yang sejati, bersih pikiran, tidak 
ada iri dan dengki.
Perkemahan Penggalang Kwarcab Aceh Besar

Perkemahan Penggalang Kwarcab Aceh Besar

JANTHO - Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syamsulrizal MKes yang juga merupakan Ketua Kwartir Cabang Aceh Besar, Sabtu (26/10/2013), membuka kegiatan perkemahan besar pramuka tingkat penggalang di Bumi Perkemahan Kota Jantho. Kegiatan ini diikuti 496 penggalang dari 18 kwaran dan akan berlangsung selama 3 hari.

Wabup Aceh Besar menyatakan komitmennya untuk terus memajukan kepramukaan di Aceh Besar, terlebih kegiatan pramuka saat ini, telah menjadi kegiatan ektra kurikuler wajib di tiap sekolah sesuai amanat Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012.

“Meski saat ini kepramukaan di Aceh Besar belum berjalan maksimal,  namun dengan tekad yang kuat, gerakan pramuka di kabupaten itu ke depan akan lebih maju,” jelas Syamsulrizal kepada The Globe Journal sebagaimana disampaikan Hilmi Hasballah, staf Humas Aceh Besar, Sabtu (26/10/2013).

Dalam kesempatan itu. selain membuka kegiatan pesta kembar galang,  Wakil Bupati Aceh Besar juga menutup kegiatan pelatihan pembina pramuka mahir tingkat dasar  yang berlangsung sejak 20 Oktober 2013.

“Nantinya, para pembina ini akan berpartisipasi dalam pesta kembar galang untuk melatih para penggalang dari 18 kwaran di Aceh Besar,” tutupnya.

Sumber :  http://theglobejournal.com/pendidikan/496-penggalang-ikut-perkemahan-pramuka-di-jantho/index.php

Panduan Penyelesaian Syarat Kecakapan Umum (SKU) Pramuka Golongan Penggalang

1. Materi SKU Pramuka Penggalang
Panduan Penyelesaian Syarat Kecakapan Umum Pramuka Golongan Penggalang

Areal
Pengembangan
Standar
Kompetensi
Kompetensi
Dasar
Materi SKUPencapaian
Pengisian 
SKU
SPIRITUALTaat beribadah
sesuai agama dan
kepercaya-annya
dan mampu hi-dup
rukun dalam keberagaman
tanpa
ada-nya
diskriminasi.
Dapat melaksanakan
ibadah sesuai dengan
agama dan kepercayaan
atas kemauan sendiri
dan mengetahui adanya
perbedaan keyakinan
Selalu taat menjalankan ibadah
agamanya secara pribadi ataupun
berjamaah
Pemberian penugasan
pengamatan kepada Orang
Tua, akan kebiasaan
putera/puterinya menjalankan
ibadah di rumah




Tahu sebutan nama pemimpin
umat dari setiap golongan
agama

Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai "Panduan Penyelesaian Syarat Kecakapan Umum Pramuka Golongan Penggalang" Bisa di download dengan cara mengklik gambar Tunas Kelapa dibawah ini.



SKU PENGGALANG Baru

SKU PENGGALANG
Click untuk Download
==> MS.Word
==> PDF

PENGGALANG RAMU

1.    Selalu taat   menjalankan ibadah agamanya secara pribadi ataupun berjamaah
2.    Dapat mengetahui   dan menjelaskan hari - hari besar agamanya
3.    Dapat   menyebutkan agama-agama yang ada di Indonesia serta nama tempat ibadahnya.
4.    Islam
-      Dapat melakukan mandi wajib dan mengerti penyebabnya
-      Dapat melakukan sholat berjamaah
-      Dapat menghafal 5 macam doa harian dan 5 macam surat   - surat pendek.
Katholik
-      Dapat berdoa Rosario, dan tahu artinya
-      Telah mengikuti Misa Kudus dan menjadi putera altar   dan dapat menghias altar
-      Dapat menyanyikan tiga macam lagu Gerejani
Protestan
-       Dapat    menyanyikan beberapa nyanyian Gereja
-      Dapat menceritakan dua macam hikayat dari Alkitab
-      Dapat melakukan doa sederhana pada kesempatan   tertentu
-      Dapat menyebutkan hari-hari Raya Kristiani.
Hindu
-      Dapat melafalkan dan mengerti arti dari bait   masing-masing mantram puja Tri Sandhya dan melaksanakannya/praktik dalam   kehidupan sehari-hari
-      Dapat menyebutkan nama-nama para Maha Rsi penerima   Wahyu
-      Dapat menyebutkan nama-nama pura dalam cakupan Sad   Kahyangan
-      Dapat menyebutkan    tokoh-tokoh dalam epos cerita Mahabharata dan Ramayana
-      Dapat menguraikan arti dan makna  kata Tatwamsi
-      Dapat menguraikan dan menjelaskan fase kehidupan   dalam ajaran Catur Asrama
-     Dapat mempraktikkan    satu gerakan Yoga Asanas.
Buddha
-     Dapat menjelaskan arti/makna simbol yang terdapat di   Altar Buddha
-     Dapat menyanyikan lagu Pancasila Buddhis
-     Dapat melakukan dana paramita

5.    Dapat   menjelaskan tentang Emosi
6.    Dapat   menyampaikan pendapat dengan baik dalam suatu pertemuan Pasukan Penggalang.
7.    Dapat mengetahui   dan menjelaskan  manfaat dari   penghijauan
8.    Dapat mengetahui   dan memahami tentang hak perlindungan anak.
9.    Ikut serta dalam   kegiatan Perkemahan Penggalang sedikitnya 2 hari, sesuai dengan standar   perkemahan
10.  Dapat   menyebutkan tanda- tanda pengenal    Gerakan Pramuka sesuai dengan golongan dan tingkatannya
11.  Mengetahui nama   Ketua RT hingga Lurah atau setingkatnya di tempat tinggalnya.
12. Dapat mengetahui   dan menyebutkan Kode Kehormatan Pramuka Penggalang
13. Rajin dan giat   mengikuti latihan Pasukan Penggalang sekurang-kurangnya 8 kali latihan   berturut-turut
14. Tahu tentang   Salam Pramuka, Motto dan tahu arti Lambang Gerakan Pramuka.
15.  Dapat   menjelaskan sejarah dan kiasan warna serta cara menggunakan bendera merah   putih
16.  Dapat   menjelaskan sejarah dan kiasan warna serta cara menggunakan bendera merah   putih
17.  Dapat   menjelaskan tentang  lambang Negara RI
18.  Dapat   menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
19.  Telah menabung   secara rutin dan setia membayar uang iuran untuk regunya yang diperoleh dari   usahanya sendiri
20.  Dapat   menyebutkan  dan menjelaskan manfaat   sedikitnya 2 jenis alat teknologi informasi modern
21.  Mengenal dan   memilah sampah
22.  Dapat menjelaskan   teknik penjernihan air
23.  Dapat membuat   dan menggunakan simpul mati, simpul hidup, simpul anyam, simpul tiang, simpul   pangkal dan dapat menyusuk tali, membuat ikatan serta menyambung dua tongkat
24.  Dapat   menjelaskan kompas, menaksir tinggi dan lebar
25.  Mengenal   macam-macam sandi, isyarat morse dan semaphore
26.  Selalu   berpakaian rapi dan memelihara kesehatan dan kebersihan diri serta   lingkungannya
27.  Dapat   baris-berbaris
28.  Dapat   menjelaskan Sedikitnya 3 cabang olahraga dan dapat melakukan 2 jenis cabang   olah raga, salah satunya: olah raga Renang
29.  Mengetahui   adanya perbedaan perkembangan fisik tubuh
30.  Selalu melakukan   aktifitas fisik tiap hari sedikitnya 30 menit


Click untuk Download
==> MS.Word
==> PDF



PENGGALANG RAKIT



1.    Selalu taat   menjalankan ibadah sesuai agamanya dan mengingatkan orang lain untuk   beribadah
2.    Telah mengikuti   acara-acara keagamaan sesuai dengan agamanya.
3.    Dapat   menjelaskan salah satu contoh bentuk toleransi antar umat beragama...
4.        Islam
-     Dapat menghafal dan menyebutkan 8 macam doa harian   dan 8 macam surat-surat pendek
-     Dapat menceriterakan sejarah Nabi Muhammad SAW
-     Selalu melaksanakan Shalat Jumat.
Katholik
-     Mengetahui siapa Kristus
-     Dapat berdoa dengan kata-katanya sendiri
-     Dapat menyanyikan lagu-lagu Gerejani
Protestan
-     Mengetahui makna doa
-     Dapat menguraikan beberapa nyanyian Gerejani yang   dikenal
-     Mengetahui pembagian Alkitab
-     Dapat menguraikan secara singkat isi dari dua buku di   dalam Perjanjian Baru.
Hindu
-     Dapat melafalkan dan memahami arti bait-bait  Puja Tri Sandya serta menjalankannya dalam   kehidupan sehari-harii
-     Dapat berperan aktif dalam setiap upacara/pelaksanaan   Panca Yadnya di masyarakat
-     Dapat menyebutkan dan memahami ajaran Catur Paramita
-     Dapat memahami dan mempraktikan ajaran Tatwamsi   seperti menerapkan sikap kasih sayang dalam kehidupan nyata, menolong mahluk   yang lemah, membantu yang terkena musibah, melestarikan suaka marga   satwa  dan menjaga lingkungan

-     Mempraktikan sikap hidup suka beramal/ berdana punia
-     Dapat melafalkan dan mengkidungkan salah satu bentuk   Dharma Gita
-     Dapat mempraktikkan minimal tiga gerakan Yoga Asanas
-     Dapat menarikan salah satu bentuk tarian sakral  keagamaan Hindu (misalnya: Tari Baris, Tari   Rejang, Tari Wayang Orang dan lain-lain.
Buddha
-     Dapat melakukan kebaktian baik perorangan maupun   bersama-sama
-     Dapat menyebutkan hari-hari raya Agama Buddh
-     Dapat melakukan sikap meditasi
-     Dapat menyanyikan lagu Aku Berlindung
-     Dapat melakukan dana paramita
5.    Dapat   mengendalikan emosi diri sendiri
6.    Menghargai   pendapat orang lain dalam pertemuan Pasukan Penggalang.
7.    Melakukan   kegiatan penghijauan di lingkungannya atau didaerah lainnya
8.    Dapat   menjelaskan tentang hak perlindungan anak.
9.    Ikut serta dalam   kegiatan Lomba Tingkat dan lomba-lomba Pramuka Penggalang, di gugusdepan dan   kwartir.
10.  Dapat menggunakan tanda pengenal Gerakan Pramuka   dengan benar.
11.  Dapat membuat struktur pemerintahan dari tingkat   kelurahan/setingkatnya hingga RT di tempat tinggalnya.
12.  Telah mengamalkan Kode Kehormatan Pramuka Penggalang
13.  Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang   sekurang-kurangnya 10 kali latihan berturut-turut
14. Dapat melakukan Salam Pramuka secara tepat dan benar.
15. Dapat mengibarkan dan menurunkan bendera Sang Merah   Putih pada upacara pembukaan dan penutupan latihan
16. Dapat menyanyikan lagu Indonesia Raya bait ke-1 dan   bait ke-2 serta dapat memimpin lagu Indonesia Raya didepan pasukannya dengan   benar dan dapat menyanyikan 3 lagu wajib serta 2 macam lagu daerah tempat   tinggalnya serta 2 macam lagu daerah lainnya
17.  Dapat menjelaskan tentang  lambang Negara RI, kepada teman di regunya
18. Dapat berbahasa Indonesia yang baik dan benar dalam   pertemuan-pertemuan Penggalang
19. Telah memiliki buku tabungan dan aktif menabung dan   setia membayar uang iuran regunya dari hasil pendapatannya sendiri yang   diperoleh dari usahanya sendiri
20.  Dapat mengoperasikan dan merawat salah satu teknologi   informasi
21.  Dapat mengolah sampah
22.  Dapat melakukan proses penjernihan air
23. Dapat membuat beberapa jenis pioneering, seperti:
-      rak piring
-      meja makan
-      tiang jemuran
-      menara kaki tiga
24.  Dapat menggunakan kompas dan membuat peta pita,   manaksir kecepatan arus dan kedalaman
25.  Dapat membuat dan menerjemahkan sandi, menerima   berita dengan menggunakan bahasa morse dan semaphore
26.  Selalu berpakaian rapi  di setiap saat dan memelihara kesehatan dan   kebersihan diri dan lingkungannya
27.  Dapat memimpin regunya untuk baris berbaris
28.  Dapat melaksanakan olahraga beregu dan melakukan 3   jenis cabang olah raga serta tahu permainannya; salah satunya olah raga   renang.
29.  Dapat menjelaskan adanya perbedaan perkembangan fisik   tubuh  
30.  Selalu melakukan aktifitas fisik tiap hari sedikitnya   45 menit

Click untuk Download
==> MS.Word
==> PDF




PENGGALANG TERAP

1.    Selalu taat   menjalankan ibadah sesuai agamanya dan mengajak orang lain untuk beribadah
2.    Berperan aktif   dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan baik dalam Gerakan Pramuka maupun di   masyarakat
3.    Dapat mengajak   teman/orang lain untuk berperilaku toleran antar umat beragama
4.    Islam
-     Dapat bertindak sebagai Imam dalam sholat berjamaah   di perkemahan
-     Dapat menghafal 10 macam doa harian dan hafal 10   macam surat pendek
-     Dapat memimpin doa.
-     Selalu melaksanakan Shalat berjamaah di Masjid
Katholik
-     Tahu arti Misa Kudus, dan bagian-bagiannya yang   penting
-     Tahu alat-alat Misa dan warna-warna Liturgi
-     Tahu hierarki Gereja
Protestan
-     Dapat memimpin beberapa nyanyian Gerejani dalam   pertemuan-pertemuan Penggalang
-     Dapat memimpin doa dalam pertemuan-pertemuan   Penggalang
-     Dapat menjelaskan    Hukum Kasih (Lukas 10 : 27 dan Matius 22 : 37-40)
-     Dapat Menjelaskan tentang dua belas pengakuan Iman   Rasuli.
Hindu
-     Dapat melafalkan dan memahami arti bait-bait dalam   matram Puja Tri Sandya serta dapat dan mampu memimpin pelaksanaan   persembahyangan
-     Dapat menyebutkan bagian-bagian kepemimpinan Hindu   dalam Asta Brata
-     Dapat memahami serta menerapkan Ajaran Tri Hita   Karana dalam kehidupan sehari hari
-     Dapat menjelaskan pengertian dan konsep ajaran Rwa   Bhineda
-     Dapat menguraikan dan memahami kaitan ajaran Catur   asrama dan catur Purusa Artha
-     Dapat mempraktikkan minimal lima gerakan Yoga Asanas
-     Dapat menarikan    lebih dari satu bentuk tarian    sakral keagamaan Hind
-     Dapat melafalkan dan mengkidungkan salah satu bentuk   Dharma Gita.
Buddha
-     Dapat melakukan kebaktian baik perorangan maupun   bersama-sama
-     Dapat melakukan meditasi
-     .Dapat menyanyikan lagu Malam Suci Waisak
-     Dapat    menyebutkan tempat-tempat suci Agama Buddha
-     Dapat menceritakan silsilah keluarga Pangeran   Sidharta Gotama
5.    Dapat   mengendalikan emosi teman sebayanya
6.    Dapat memimpin   pertemuan Pasukan Penggalang.
7.    Telah mengajak   teman sebaya /regunya untuk melakukan kegiatan penghijauan dan memelihara di   lingkungannya atau di daerah lain
8.    Dapat   mensosialisasikan kepada teman sebaya tentang hak perlindungan anak.
9.    Telah Ikut serta   dalam kegiatan Jambore  atau sejenisnya.
10. Dapat menjelaskan tanda- tanda pengenal  Gerakan pramuka.
11. Dapat menjelaskan tugas dan fungsi seorang Kepala   Desa/Lurah, Camat, Bupati/Walikota.
12.  Dapat mengajak anggota regu dan pasukannya untuk   senantiasa mengamalkan kode kehormatan Pramuka Penggalang
13.  Rajin dan giat mengikuti latihan pasukan Penggalang   sekurang-kurangnya 12 kali latihan berturut-turut
14.  Dapat menjelaskan dan cara menggunakan Salam Pramuka.
15.  Dapat mengibarkan dan menurunkan bendera sang merah   putih pada upacara hari-hari besar nasional atau sejenisnya
16.  Dapat memimpin lagu Indonesia Raya di depan orang   lain pada suatu upacara, dapat menyanyikan 4 judul lagu wajib dan 3 judul   lagu daerah tempat tingalnya serta 3 macam lagu daerah lainnya
17.  Dapat menjelaskan Lambang Negara RI di depan pasukan   atau teman sebayanya
18.  Dapat    menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam pertemuan   resmi.
19. Dapat menjelaskan manfaat menabung dan membayar uang   iuran kepada anggota regunya/pasukan serta mengajak untuk melakukan gemar   menabung
20. Dapat mengajarkan penggunaan teknologi informasi   sedikitnya 2 jenis kepada teman sebaya.
21. Ikut mensosialisasikan cara pengolahan sampah.
22. Dapat mensosialisaikan cara penjernihan air
23.  Dapat membuat pioneering::
-      Jembatan   sederhana
-      Menara pandang   sederhana
24.  Dapat membuat peta perjalanan, peta lapangan,  menjelaskan rumus menaksir: tinggi, lebar,   kecepatan dan kedalaman
25.  Dapat menerima dan mengirim berita dengan menggunakan   bendera morse dan semaphore serta dapat membuat sandi hasil kreasi pribadi   lengkap dengan kuncinya
26.  Selalu berpakaian rapi  di setiap saat dan menjadi contoh bagi   teman-temannya untuk memelihara kesehatan dan kebersihan diri dan   lingkungannya
27.  Dapat memimpin dan melatih baris berbaris di   pasukannya
28.  Dapat melaksanakan olahraga beregu dan melakukan 3   jenis cabang olah raga serta tahu aturan permainannya; salah satunya olah   raga renang
29.  Dapat mengatasi adanya perubahan perkembangan fisik   tubuh  
30.  Dapat menjelaskan manfaat dan melakukan aktifitas   fisik tiap hari sedikitnya 45 menit


Click untuk Download
==> MS.Word
==> PDF
Penjabaran SKU Penggalang

Penjabaran SKU Penggalang

SKU Penggalang

1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan berturut-turut.

Keterangan: :

a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain.

b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu.

c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya.

d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebagainya. Teruskanlah latihanmu sa rutin, dan teratur, tertib dan gembira.

2. Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya.

DASA DARMA

Pramuka Itu :

1 Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

2 Cinta Alam dan kasih sayang sesama manusia

3 Patriot yang sopan dan ksatria

4 Patuh dan suka bermusyawarah

5 Rela menolong dan tabah

6 Rajin, terampil dan gembira

7 Hemat, cermat dan bersahaja

8 Disiplin, berani dan setia

9 Bertanggung jawab dan dapat dipercaya

10 Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Pengertiannya :

a. Dasa Darma adalah ketentuan moral Pramuka atau watak Pramuka. Dasa Darma Pramuka itu berarti sepuluh tuntunan tingkah laku bagi Pramuka Indonesia yang berisi penjabaran Pancasila, agar para Pramuka dapat mengerti, menghayati, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

b. Takwa kepada Tuhan Yang maha Esa :

1) Bersikap cinta dan kasih sayang, setia, patuh, adil, jujur dan suci.

2) Melaksanakan ibadah menurut agamanya.

3) Memperingati hari-hari besar agama.

4) Menghormati orang yang beragama lain.

5) Mengikuti ceramah-ceramah keagamaan.

6) Menghormati orang tua.

c. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia :

1) Mencintai segala macam tumbuh-tumbuhan dan hewan. Mengenal berbagai jenisnya, sifat-sifatnya dan manfaatnya.

2) Tidak mementingkan diri sendiri.

3) Menghargai orang lain.

4) Mengaku saudara kepada Pramuka lain (sedunia).

d. Patriot yang sopan dan ksatria :

1) Menjadi putra tanah air yang siap berbakti dan Siaga membela ibu pertiwi.

2) Menghormati dan memahami lambang negara, bendera Sang Merah Putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

3) Memahami nilai-nilai luhur bangsa Indonesia (kekeluargaan, gotong royong, ramah tamah, dan religius).

4) Mengenal adat istiadat suku-suku bangsa di Indonesia.

5) Selalu membela yang lemah dan yang benar.

6) Membiasakan diri mengakui kesalahan dan membenarkan yang benar.

7) Hormat kepada orang tua, guru dan pemimpin.

e. Patuh dan suka bermusyawarah :

1) Menepati janji.

2) Mematuhi peraturan.

3) Menghargai pendapat orang lain.

4) Merumuskan kesepakatan dengan memperhatikan kepentingan orang banyak.

5) Membiasakan bermusyawarah sebelum melakukan kegiatan.

f. Rela menolong dan tabah :

1) Cepat menolong kecelakaan tanpa diminta.

2) Memberi tempat di tempat umum kepada wanita dan orang tua.

3) Membiasakan diri mengatasi masalah-masalah.

4) Pantang mundur menghadapi kesulitan.

g. Rajin, terampil dan gembira :

1) Membiasakan membaca buku-buku yang bermanfaat.

2) Membiasakan untuk menyusun dan menepati jadwal yang dibuat.

3) Bekerja menurut manfaat.

4) Tidak terlalu cepat menegur, mengkritik, dan menyalahkan.

5) Bergembira dalam setiap usaha.

6) Tidak menunda-nunda pekerjaan sampai besok.

7) Memilih jenis keahlian yang sesuai dengan bakat.

Tidak cepat puas dalam menyelesaikan pekerjaan.

9) Tidak menolak segala tugas yang diberikan padanya.

h. Hemat, cermat dan bersahaja :

1) Menggunakan waktu dengan tepat.

2) Tidak ceroboh.

3) Berpakaian sederhana tidak berlebih lebihan.

4) Menghemat listrik, air, uang sehingga tidak terbuang percuma.

5) Membiasakan untuk menabung.

i. Disiplin, berani, dan setia :

1) Berusaha untuk mengendalikan diri.

2) Mentaati peraturan.

3) Menjalani ajaran dan ibadah agama.

4) Belajar untuk menilai kenyataan, bukti, dan kebenaran informasi.

5) Patuh dengan pertimbangan dan kenyakinan.

j. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya :

1) Segala yang diperintahkan, dilakukan dengan tanggung jawab penuh.

2) Berani bertanggung jawab atas sesuatu tindakan yang diambil dalam hal tugas yang tidak dapat atau sulit dikerjakan.

3) Tidak akan mengelakkan tanggung jawab dengan alasan yang dicari-cari.

4) Jujur terhadap diri sendiri dan orang lain terutama yang menyangkut uang, materi, dan lain-lain.

5) Apa yang dikatakan bukan suatu karangan yang dibuat-buat.

6) Dalam menerima tugas, pasti dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

7) Dalam kehidupannya sehari-hari, ia tidak akan berbuat sesuatu yang tidak baik, meskipun tidak ada orang yang tahu atau yang mengawasinya.

Selalu menepati waktu yang telah ditentukan.

k. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan :

1) Selalu melihat dan memikirkan sesuatu pada segi baiknya atau hikmahnya dan tidak terlintas sama sekali pemikiran ke arah tidak baik.

2) Setiap apa yang telah dikatakan itu benar, jujur serta dapat dipercaya dengan tidak menyinggung perasaan orang lain.

3) Sebagai akibat dari pikiran dan perkataan yang suci, seorang Pramuka harus sanggup dan mampu berbuat yang baik dan benar untuk kepentingan negara, bangsa, agama dan keluarga.

4) Dengan selalu melakukan pikiran , perkataan, dan perbuatan yang suci akan menimbulkan pengertian dan kesadaran menurut siratan jiwa Pramuka

TRISATYA PENGGALANG

Demi Kehormatanku Aku berjanji akan bersungguh-sungguh :

- Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara kesatuan Republik Indonesia, dan mengamalkan Pancasila.

- Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.

- Menepati Dasa Darma.

Pengertannya :

a. Tri Satya merupakan janj seorang Pramuka yang harus dtepat.

b. Pramuka berjanji dengan Tri Satya, dengan sepenuh kehormatannya dan ia selalu berusaha memenuhi janjinya itu demi kehormatannya semata.

c. Kewajiban kepada Tuhan, jelas ia harus memeluk suatu agama yang dinyakini. Segala ajarannya dilakukan dan segala larangannya dihindarkannya.

d. Kewajiban kepada negara, seorang Pramuka akan selalu berusaha menjunjung tinggi kehormatan dan kewibawaan negaranya (Indonesia) dengan jalan tunduk kepada undang-undang yang berlaku, menghormati benderanya, melaksanakan dasar negaranya menghayati lambang negaranya, mengakui pemerintahannya, dan menghayati lagu kebangsaannya.

e. Mengamalkan Pancasila, dengan jalan melaksanakan dan menjalankan tuntunan tingkah laku dalam ajaran P-4.

f. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat, sudah dijelaskan dalam uraian Dasa Darma. Sedang mempersiapkan diri untuk membangun masyarakat, seorang penggalang harus mencari ilmu di sekolah dan pengetahuan di masyarakat agar kelak setelah dewasa ia menjadi manusia yang berguna. Segala ketrampilan ia pelajari sebaik-baiknya untuk persiapannya dikemudian hari.

3. Dapat memberi salam Pramuka dan tahu maksud penggunaannya :

Sikap :

Bersikap sempurna, tangan kanan pada pelipis kanan, jari rapat. (sikap menghormat).

Salam Pramuka diberikan kepada :

a. Sesama Pramuka, sebagai perwujudan persaudaraan.

b. Bendera Merah Putih, sebagai kedaulatan negara.

c. Kepala negara, sebagai kepala pemerintahan.

d. Lagu Indonesia Raya, sebagai lagu kebangsaan.

e. Pejabat pemerintah, sebagai pemegang pemerintahan.

f. Jenazah Pahlawan, sebagai perwujudan rasa duka cita dan perjalanan suci.

g. Ucapan janji Tri Satya dan Dwi Satya, sebagai ikatan persaudaraan

h. Panji-panji Pramuka, sebagai kesetiaan, kepada organisasi.

i. Guru, orang tua, dan pembina, sebagai rasa hormat atas pengabdian dan pengalamannya.

Salam Pramuka dilaksanakan dengan sikap :

a. Rajin (menurut aturannya).

b. Tertib (pada tempat yang layak).

c. Sempurna (tidak canggung).

d. Sopan (bermuka manis, gembira, dan tersenyum).

4. Tahu arti lambang Gerakan Pramuka

Artinya :

a. Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan “cikal”, dan istilah

“cikal bakal” di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama yang menurunkan generasi baru.

Jadi, buah nyiur yang tumbuh itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi

Kelangsungan hidup bangsa Indonesia.

b. Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang

bagaimanapun juga. Lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniahnya sehat, ulet, kuat, serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia.

c. Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan keadaan sekelilingnya.

Jadi, lambang itu mengiaskan, bahwa tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat di mana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga.

d. Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon tertinggi di Indonesia.

Jadi, lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yang mulia dan jujur, dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.

e. Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah.

Jadi, lambang itu mengiaskan tekad dan kenyakinan seorang Pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat, dan nyata ialah tekad dan kenyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.

f. Nyiur adalah pohon yang serba guna, dari ujung atas hingga akarnya.

Jadi, lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa, dan negara Kesatuan Republik Indonesia, serta kepada umat manusia.

5. Tahu cara menggunakan bendera kebangsaan Indonesia, tahu sejarahnya dan tahu arti kiasan warna-warnanya :

a. Cara menggunakan bendera kebangsaan :

1) Pada hari-hari besar nasional, atau perayaan lain yang menggembirakan nusa dan bangsa, dipasang di ujung tiang.

2) Pada hari-hari berkabung Nasional, dipasang setengah tiang.

3) Jika bendera kebangsaan dikibarkan pada tiang,maka besar serta tinggi tiang itu sedapat-dapatnya seimbang dengan besarnya bendera itu.

4) Jika dipasang pada dinding, harus dipasang membujur merata.

5) Jika dipasang bersama-sama dengan bendera lain (bendera negara asing, bendera organisasi), maka bendera kebangsaan dipasang disebelah kanan.

6) Jika ada dua atau lebih bendera lain, maka bendera kebangsaan harus dipasang di tengah.

7) Pada waktu dikibarkan atau dibawa, bendera kebangsaan tidak boleh menyinggung tanah, air atau benda-benda lain.

b. Sejarah bendera kebangsaan :

1) Tahun 1292 tentara Jayakatwang telah menggunakan warna merah-putih pada waktu menyerang kekuasaan Kertanegara dari Singosari.

2) Tahun 1350-1389 dalam Pemerintahan Raja Hayamwuruk, pada waktu diadakan upacara hari kebesaran dipakai warna merah dan putih.

3) Tahun 1340-1347 ketika Maharaja Adityawarman di Minangkabau, ada bendera gambar alam Minangkabau, yang berwarna merah-putih-hitam, (merah = warna hulubalang, putih = warna agama, hitam = warna adat Minangkabau).

4) Di Kraton Solo terdapat pusaka berbentuk bendera Merah Putih peninggalan Kyai Ageng Tarub, putra Raden Wijaya, yang menurunkan raja-raja di Jawa.

5) Dalam Babat Tanah Jawa (Babat Mentawis) disebutkan bahwa ketika Sultan Agung berperang melawan negara Pati, tentaranya bernaung di bawah bendera Merah Putih “Gula Kelapa”.

6) Tahun 1922 Perhimpunan Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih di negeri Belanda dengan kepala banteng ditengah-tengahnya.

7) Tahun 1927 di Bandung lahirlah Partai Nasional Indonesia (PNI), yang bertujuan Indonesia Merdeka.PNI mengibarkan bendera Merah Putih kepala banteng.

Tanggal 28 Oktober 1928 berkibarlah untuk pertama kalinya bendera Merah Putih sebagai bendera kebangsaan yaitu dalam kongres Indonesia Muda di Jakarta. Sejak itu berkibarlah bendera Merah Putih di seluruh kepulauan Indonesia.

9) Pada Tanggal 17 Agustus 1945, Bung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsa Indonesia memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia dan mengibarkan bendera Merah Putih yang pertama kali di bumi Indonesia Merdeka. (Pegangsaan Timur 56, Jakarta).

10) Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI menetapkan UU ‘45 (Undang-Undang Dasar 1945). Dalam UUD ‘45, bab I, pasal 1, ditetapkan bahwa negara Indonesia ialah negara Kesatuan yang berbentuk Republik.

Dalam pasal 35 ditetapkan pula bahwa bendera negara Indonesia ialah Sang Merah Putih.

c. Arti kiasan warna-warnanya :

Warna merah pada umumnya merupakan lambang keberanian, kewiraan.

Sedangkan warna putih merupakan lambang kesucian.

6. a. Dapat dengan hapal menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bait pertama di muka Pasukan Penggalang atau dimuka pendengar lain dan tahu sikap yang harus dilakukan, jika lagu kebangsaan diperdengarkan atau dinyanyikan pada suatu upacara.

b. Tahu sejarah lagu kebangsaan Indonesia Raya.

a) (1) Lagu Indonesia Raya (bait pertama) :

Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku,

Di sanalah aku berdiri, jadi Pandu Ibuku

Indonesia, kebangsaanku, bangsa dan tanah airku,

Marilah kita berseru, Indonesia bersatu,

Hiduplah tanahku, hiduplah negriku,

Bangsaku, rajyatku, semuanya,

Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya,

Untuk Indonesia Raya.

Indonesia Raya, merdeka-merdeka, tanahku negeriku yang kucinta,

Indonesia Raya, merdeka-merdeka, hiduplah Indonesia Raya

Indonesia Raya, merdeka-merdeka, tanahku negeriku yang

kucinta,

Indonesia Raya, merdeka-merdeka, hiduplah Indonesia Raya

(2) Sikap yang harus dilakukan :

Pada waktu lagu kebangsaan diperdengarkan/dinyanyikan pada kesempatan upacara maka orang yang hadir, berdiri tegak di tempat masing-masing dengan sikap sempurna dan dengan khidmat mengikuti lagu tersebut.

b) Sejarah lagu kebangsaan Indonesia Raya

Lagu kebangsaan Indonesia Raya diciptakan oleh komponis muda Indonesia bernama Wage Rudolf Soepratman, seorang guru dan juga wartawan surat kabar “Kaoem Moeda”

W.R. Soepratman dilahirkan di Jatinegara, 9 Maret 1903.

Lagu itu dinyanyikan pertama kali pada masyarakat di dalam Kongres Pemuda Indonesia tanggal 28 Oktober 1928 di gedung Indonesiche Club Jalan Kramat No 106, Jakarta.

Pada waktu penjajahan lagu Indonesia Raya sering dilarang dan dihalang-halangi oleh pemerintah kolonial.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan lagu Indonesia Raya ditetapkan sebagai lagu kebangsaan.

 

Resource: http://pramuka-online-netima.blogspot.com

SKU (Syarat Kecakapan Umum) BARU


Kalemdikanas, mempublish SKU baru melalui jejaring sosial Facebook. Keunggulan teknologi sehingga informasi cepat sampai. berikut "copas" nya :
REVITALISASI GERAKAN PRAMUKA ADALAH DI GUGUSDEPAN. INDIKATOR KEBERHASILAN LATIHAN DI GUDEP ADALAH TERCAPAINYA SYARAT KECAKAPAN UMUM, SAMPAI DENGAN PRAMUKA GARUDA (EAGLE SCOUT).  ANGGAP SAJA SKU SEBAGAI KURIKULUM, WALAUPUN KURIKULUM YANG TERSENBUNYI YANG PALING PENTING ADALAH " KETELADANAN PEMBINA DAN KREATIVITAS PEMBINA DI DALAM MENGELOLA PEMBELAJARAN".
Silahkan diterapkan

Mohon maaf Penjabaran SKU baru pada posting ini saya hapus dan saya ganti dengan penjabaran SKU pada setiap Golongan. Klik yang ingin dituju, SIAGAPENGGALANG, PENEGAKPANDEGA

 

NB: Penegak & Pandega  dalam proses perbaikan





Pengorganisasian Pasukan Penggalang

Pengorganisasian Pasukan Penggalang

Pengorganisasian Pasukan Penggalang

Pasukan merupakan satuan yang diperuntukan bagi peserta didik berusia 11 s/d 15 tahun yang disebut golongan pramuka Penggalang

Pembentukan pasukan penggalang bertujuan untuk memudahkan penghimpunan, pengelolaan dan pengarahan peserta didik dalam pelaksanaan kegiatan pramuka Penggalang dalam mencapai tujuannya.

 

Pasukan Penggalang

1) Pasukan terdiri atas paling banyak 40 orang Pramuka Penggalang

2) Pasukan Penggalang dibagi dalam satuan-satuan kecil yang dinamakan ‘regu’ yang masig-masing terdiri atas 5 sampai dengan 10 orang Pramuka Penggalang.

3) Pembentukan regu dilakukan oleh para Pramuka Penggalang sendiri, dan bila diperlukan dapat dibantu oleh Pembina dan Pembantu Pembina Pramuka Penggalang.

4) Tiap regu memakai nama yang dipilih sendiri, yaitu untuk regu putera digunakan nama hewan, dan regu puteri nama tumbuh-tumbuhan atau bunga.

5) Tiap regu ditandai dengan bendera regu bergambar yang sesuai dengan nama-nama regu.

 

Pembina Penggalang

a. Pasukan dipimpin oleh seorang Pembina Penggalang yang berusia sedikitnya 23 tahun, dibantu oleh tiga orang Pembantu Pembina Penggalang yang berusia sedikitnya 21 tahun.

b. Pembina dan Pembantu Pembina Penggalang Putera harus dijabat oleh pria, sedangkan Pembina dan Pembantu Pembina Penggalang Puteri harus dijabat oleh wanita.

 

Pimpinan Regu
1. Regu dipimpin secara bergilir oleh seorang Pemimpin yang dipilih oleh dan dari para anggota regu.

2. Untuk membantu Pemimpin Regu ditunjuk Wakil Pemimpin Regu dari para anggota regu.

Oleh dan dari para pemimpin Regu dipilih seorang untuk melaksanakan tugas ditingkat pasukan yang disebut Pemimpin Regu Utama, dipanggil Pratama.

3. Untuk pendidikan kepemimpinan para Pramuka Penggalang, diadakan Dewan Pasukan Penggalang, disingkat Dewan Penggalang, yang terdiri atas para Pemimpin Regu, Wakil Pemimpin Regu, Pemimpin Regu Utama dan Pembina Penggalang dan para pembantunya.

 

Dewan Penggalang

1) Dewan Penggalang mengadakan rapat sebulan sekali.

2) Ketua Dewan Penggalang adalah Pratama, sedangkan jabatan Penulis dan Bendahara Dewan Penggalang dipegang secara bergilir oleh para anggota Dewan Penggalang.

3) Dewan Penggalang bertugas mengurus dan mengatur kegiatan-kegiatan Pasukan Penggalang.

4) Dalam Rapat Dewan Penggalang, Pembina dan Pembantunya bertindak sebagai penasehat, pengarah, pembimbing, serta mempunyai hak mengambil keputusan terakhir.

 

Dewan Kehormatan

Untuk membina kepemimpinan dan rasa tanggung jawab para Pramuka Penggalang, diadakan Dewan Kehormatan Pasukan Penggalang, yang terdiri atas para Pemimpin Regu, Wakil Pemimpin Regu, Pemimpin Regu Utama dan Pembina Penggalang dan para pembantu Pembina.

1. Dewan Kehormatan Penggalang bersidang dalam hal terjadi peristiwa yang menyangkut tugas Dewan Kehormatan Penggalang.

2. Hasil keputusan sidang dilaporkan kepada Pembina Gugusdepan.

3. Ketua dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan Penggalang adalah Pembina Penggalang dan Pembantunya, sedang Sekretaris Dewan adalah alah seorang Pemimpin Regu.

- Dewan Kehormatan Penggalang berkewajiban untuk menentukan:

- pelantikan, pemberian TKK, tanda penghargaan dan lain-lain kepada Pramuka Penggalang yang berjasa dan berprestasi.

1. pelantikan Pemimpin dan Wakil Pemimpin Regu serta Pratama.

2.tindakan terhadap pelanggaran kode kehormatan

3. rehabilitasi anggota Pasukan Penggalang.

 

Hubungan Pembina dan Peserta Didik di Pasukan Penggalang adalah seperti hubungan Kakak dengan adiknya. Karena itu para Pembina sehari-hari dipangil Kakak atau disingkat Kak.

 

Smber: prmukanet.org

Kategori

Kategori