Pramuka Siaga: Mewarnai Gambar

Mewarnai merupakan salah satu kegiatan yang digemari oleh anak-anak usia Siaga. Selaian itu kegiatan mewarnai juga dapat menambah daya imajinasi dan kreatifitas anak.

Berikut gambar-gambar kegitan Pramuka yang bisa kakak pakai di Gudep kakak masing-masing.

Ada juga dalam format MS.Word & PDF (Semua gambar jadi 1; Ukuran kertss A4)

Semoga bermanfaat...!

DOWNLOADDOWNLOADDOWNLOAD

DOWNLOADDOWNLOADDOWNLOAD

DOWNLOADDOWNLOADDOWNLOAD

DOWNLOADDOWNLOADDOWNLOAD

DOWNLOADDOWNLOADDOWNLOAD

KKN UNM Dirangkai Pelatihan Pramuka

KKN UNM Dirangkai Pelatihan Pramuka



KKN UNM Dirangkai Pelatihan PramukaSIDRAP, AJPNews -- Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menggelar pelatihan Pramuka di SDN 3 Pangkajene. Agenda ini rutin dilakukan setiap hari Jumat dengan menggilir sekolah yang ada di kecamatan Maritengangae. 

Seperti agenda minggu berikutnya, pelaksanaan pelatihan ini akan di adakan 2 kali dalam sepekan dengan melibatkan SDN 19 Pangsid dalam pelatihan ini.

Kegiatan ini sengaja dilakukan, bertujuan untuk mendidik anak-anak generasi muda dengan membentuk prinsip-prinsip dasar dan metode kepramukaan yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia.

Selain itu kegiatan ini juga dapat membentuk kepribadian dan watak luhur serta tinggi mental, moral, budi pekerti dan kuat keyakinan beragamanya serta menjadikan manusia yang tinggi kecerdasan dan keterampilannya

Adapun materi-materi yang di ajarkan yakni, Tata Upacara, Tali Temali, Sandi, Sejarah Pramuka di Indonesia, Kode Pramuka, Baris Berbaris, Sejarah Pramuka Sedunia.

Menurut Andi Angriayani salah satu Mahasiswa KKN UNM, kepada AJPNews Selasa (11/3) kemarin, mengharapkan pelatihan terus di tindaklanjuti karena kegiatan pramuka ini dapat membentuk karakter individual yang positif serta utamanya menjadi warga negara Indonesia yang berjiwa pancasila, setia dan patuh kepada negara kesatuan republik indonesia sehingga menjadi angota masyarakat yang baik dan berguna, yang sanggup dan mampu menyelanggarakan pembangunan bangsa dan negara. 

Sementara, Koordinator Kelurahan Majjelling Posko 3, Agus terpisah kemarin, mengatakan kegiatan ini terprogram karena realita kegiatan Eskul pramuka di kabupaten Sidrap khususnya di SDN 3 pangkajene masih minim.

"Kami menginginkan kesadaran murid untuk terjun kepramukaan. Jangan sampai kegiatan pramuka ini di jadikan sebagai ajang simbolis saja, Padahal ada momentum berharga yang di penuhi dengan harapan makna yang tersirat didalamnya menjadi dasar murid- murid berkembang positif dimasa mendatang,"tandas Agus.(mar/ady)

http://ajatapparengnews.com/

Pancasila: Landasan Gerakan Pramuka

Pancasila

Pancasila Sebagai Landasan Hukum Negara.

Falafah Pancasila sebagi Dasar Negara merupakan nilai dasar spiritual keagamaan, kemanusiaan, dan kesatuan bangsa yang menjadi landasan dasar dalam pembangunan bangsa baik pembangunan sumber daya manusia maupun pembangunan fisik.

Kepramukaan sebagai gerakan pendidikan pada jalur pendidikan non formal merupakan bagian tak terpisahkan dari system pendidikan dalam menyiapkan anak bangsa menjadi kader bangsa yang berkualitas baik moral, mental, spiritual, intlelektuan, emosional, maupun fisik dan ketrampilan.
Gerakan Pramuka yang diresmikan berdirinya pada tanggal 14 Agustus 1961 merupakan kesinambungan gerakan kepanduan nasional Indonesia yang bertujuan menumbuhkan tunas bangsa menjadi generasi yang dapat menjaga keutuhan, persatuan dan kesatuan bangsa, bertanggungjawab serta mampu mengisi kemerdekaan Indonesia.

Kepramukaan pada hakekatnya adalah suatu proses pendidikan yang menyenangkan bagi anak muda, dibawah tanggungjawab anggota dewasa, yang dilaksanakan di luar lingkungan pendidikan sekolah dan keluarga, dengan tujuan, prinsip dasar dan metode pendidikan tertentu.
Gerakan Pramuka adalah suatu gerakan pendidikan untuk kaum muda, yang bersifat sukarela, nonpolitik, terbuka untuk semua, tanpa membedakan asal-usul, ras, suku dan agama, yang menyelenggarakan kepramukaan melalui suatu sistem nilai yang didasarkan pada Satya dan Darma Pramuka.

Dasar Penyelenggaraan Gerakan Pramuka sebagai Landasan Hukum diatur berdasarkan :

A. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka
B. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238 tahun 1961 Tentang Gerakan Pramuka
C. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 118 tahun 1961 Tentang Penganugerahan Pandji kepada Gerakan Pendidikan Kepanduan Pradja Muda karana
D. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2009 Tentang Pengesahan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka
E.  Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 203 tahun 2009 Tentang Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka

Landasan Hukum Gerakan Pramuka merupakan landasan Gerak setiap aktifitas dalam menjalankan tatalaksana Organisasi dan manajemen di Gerakan Pramuka. 

TRI SATYA: Arti Tri Satya

Arti Tri Satya
Materi Pramuka


Adapun Janji (sumpah) Pramuka yaitu Tri Satya yang artinya adalah kata-kata janji atau sumpah yang diucapkn oleh seorang Pramuka golongan Penggalang, Penegak, Pandega dan anggota dewasa.

* TRI SATYA

Pengertian dari Tri Satya adalah Tri : tiga, Satya : Kesetiaan,
Artinya adalah tiga kesetiaan yang harus di penuhi oleh atau dipatuhi oleh setiap anggota Pramuka.

Isi dan Arti Tri Satya.
adalah sebagai berikut :

Tri Satya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuaan Republik Indonesia.
2. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
3. Menepati Dasa Dharma.

Dasa Dharma Pramuka: Arti Dasa Dharma Pramuka

Materi PramukaDasa Dharma Pramuka

Pramuka itu:
1. Takwa kepada Tuhan yang Maha Esa.
Menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya

2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
Selain sebagai makhluk pribadi, kita juga sebagai makhluk sosial.
Artinya, makhluk yang tidak bisa berdiri sendiri. Kita perlu bantuan orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

3. Patriot yang sopan dan ksatria.
patriot yaitu membela tanah air. Kesopanan melambangkan pribadi seseorang di tengah-tengah pergaulan dalam masyarakat.  Kesatria yaitu gagah berani.

4. Patuh dan suka bermusyawarah.
 Dalam situasi dan kegiatan apa pun, anggota Pramuka wajib taat dan patuh terhadap aturan yang berlaku, dan selayaknya bermusyawarah atau mengambil keputusan dengan bertukar pikiran untuk mencapai mufakat.

5. Rela menolong dan tabah.
Pramuka senantiasa rela menolong tanpa membedakan agama, warna kulit, suku, dan sebagainya, dan harus didasari oleh hati yang ikhlas, tulus, tanpa ingin dipuji.  Dalam setiap perjuangan itu seorang anggota Pramuka harus tabah menghadapi gangguan, tantangan, halangan, dan hambatan.

6. Rajin, terampil, dan gembira.
Anggota Pramuka itu harus rajin melakukan sesuatu yang positif. Kegiatan ketika ia berada dalam pembinaan Pramuka harus menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari. Jangan rajin diwaktu kegiatan pramuka, tetapi harus dibuktikan ketika ia di rumah, di sekolah. Dalam melaksanakan kegiatan itu pun harus dilaksanakan dengan senang dan gembira.

7. Hemat, cermat, dan bersahaja
Hemat yaitu tidak menghambur-hamburkan uang dan tidak boros. Pramuka harus cermat dalam pengeluaran uang, memprioritaskan apa yang harus dibeli atau didahulukan, dan mana yang tidak perlu janganlah dibeli. Meskipun ia kaya, setidaknya jangan sombong dan angkuh bersahaja atau sopan santun dalam bergaul.

8. Disipilin, berani, dan setia
Disiplin yaitu taat dan patuh terhadap peraturan yang berlaku. Anggota Pramuka harus berani karena benar, tetapi takut karena salah. Pramuka harus setia terhadap janji setianya karena itulah nilai-nilai luhur pribadi manusia.

9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
Setiap anggota Pramuka harus bertanggung jawab terhadap apa yang telah ia perbuat, jangan lari dari masalah, maka selesaikan masalah tanpa memunculkan masalah baru. Ia harus konsekuen karena ini adalah modal dari kepercayaan terhadap kita.

10. Suci dalam pikiran, perkataan, dan 
perbuatan. 
Inilah pribadi manusia yang sejati, bersih pikiran, tidak 
ada iri dan dengki.

Kategori

Kategori