Responsive Ads Here

Tuesday, November 29, 2011

Kwarcab Pemalang Berkunjung Ke Kwarnas


Kak Joedyaningsih, Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menerima kunjungan Andalan Cabang dan Kwartir Ranting dari Kwartir Cabang Pemalang di gedung Kwarnas lantai 2, pada hari Jumat, 25 Nopember 2011.

Kak Abdul Kadir selaku Ka Kwarcab Pemalang sekaligus pimpinan rombongan beserta 50 Andalan Cabang dan Kwartir Ranting Kab. Pemalang sangat senang dan bangga bisa berkunjung ke Kantor Kwarnas di Jalan Medan Merdeka Timur No. 6, Jakarta Pusat 10110.

Dalam kunjungan Kak Abdul menyampaikan profil Kabupaten dan kwarcab Pemalang, antara lain disampaikan bahwa Pemalang itu berada di wilayah pantura, daerahnya agraris/ pertanian ,jumlah penduduk ± 1,3 juta jiwa dan sebagian besar petani dan buruh petani/ nelayan. Produksi uggulannya adalah hasil-hasil pertanian dan sebagian industri kecil, konveksi dan lain sebagainya.

Selanjutnya, menjelaskan sekilas tentang Pramuka di Pemalang, kami sampaikan bahwa saat ini sedang mengembangkan Visi kami yaitu “Optimal dalam pengembangan kepramukaan menuju kader yang berkwalitas dan berwatak” ini juga merupakan penjabaran dari visi Kwarnas.

Berdasarkan data kwantitatif, kami memiliki Andalan cabang jumlahnya 33 orang, pelatih ada 52 orang (Pa/Pi), Kwarran ada 14, jumlah saka ada 7 dengan berbagai macam intensitas kegiatan ada yang aktif sekali, cukup aktif, ada juga yang nyaris tak terdengar kegiatannya. Ini barangkali menjadi perhatian dan sekarang sudah mulai adanya perhatian-perhatian. Misalnya dalam waktu dekat akan diadakan perkemahan santri.

Kami juga memiliki satu DKC di cabang dan DKR  ada 13. Kami memiliki Buper untuk skala regional Jawa Tengah bisa digunakan dengan luas 7,5 Ha. Ungkap Kak Abdul

Kemudian dari sisi finansial, tahun ini kami mengelola dana dari berbagai sumber ± Rp 915 juta dan Alhamdulillah kami juga saat ini memiliki dana abadi “Lestari” dari bunganya saja rutin untuk kegiatan ± Rp 250 juta.

Dalam sambutannya kak Joedyaningsih, menyampaikan bahwa sejak 2004 saya membaca semua kegiatan-kegiatan pramuka yang ada di Pemalang.

Pertama, Mengenai UU No.12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka. Yang jelas bahwa UU ini tidak bisa dilupakan adalah inisiator awal adalah Kwartir Nasional dan Kwartir Daerah Se-Indonesia karena dicetuskan keinginan memiliki anggaran pada Munas 2003 di Pontianak. Karena dianggap Keppres No. 238/ 1961 tentang Gerakan Pramuka tidak bisa menghandel hal-hal yang khusus sehingga perlu menjadi UU dan disitu kita punya kewajiban mendidik adik-adik supaya memiliki karakter tapi tidak disertai hal-hal lain yang mendukung bagaimana kita mendidikinya, antara lain mengenai anggarannya.

Namun uniknya, dalam UU ini tidak diikuti dengan Petunjuk Pelaksanaan (PP) tapi dikuatkan oleh Anggaran Dasar dan Anggran Rumah Tangga (AD/ART) Gerakan Pramuka.

Kedua, dari segi pendidikan dikaitkan dengan Revitalisasi Gerakan Pramuka yang dicanangkan oleh Presiden RI tahun 2006 di Cibubur itu sudah berjalan, Cuma mungkin kakak-kakak belum menerima hasilnya dan sekarang masih berjalan terus. Dimana nantinya pada ujung revitalisasi itu kita pahami bahwa pramuka itu akan berjalan apabila gugusdepannya juga berjalan/ aktif. Gugusdepan adalah ujung tombaknya, ungkap Kak Joedy (Haerudin)

Sumber: Humas-Kwarnas Gerakan Pramuka - pramuka.or.id

No comments:

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungannya, Tinggalkan komentar untuk perbaikan blog ini.
Pilih "Nama/Url" kalau tidak punya akun google