Responsive Ads Here

Sunday, April 8, 2012

Kitalah Penentu Atas Hidup Kita

Ada 2 orang ibu memasuki toko pakaian & ingin membeli baju. Ternyata pemilik toko yang menjual sedang bad mood sehingga tidak melayani dengan baik, tidak sopan & mukanya cemberut. Ibu pertama jengkel menerima layanan yang buruk seperti itu...
Yang mengherankan, ibu kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan pada si penjual.

Ibu pertama bertanya, “Mengapa Ibu bersikap sopan pada penjual yang menyebalkan itu?” Lantas dijawab “Kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan sikapku dalam bertindak? Kitalah penentu atas hidup kita, bukan orang lain.” "

"Tapi ia melayani kita dengan buruk!" bantah Ibu pertama.
"Itu masalah dia. Kalau dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, toh dia yang akan rugi. Kalau kita sampai terpengaruh berarti kita membiarkan dia mengatur & menentukan hidup kita, padahal kita yang bertanggung jawab atas diri kita," jelas Ibu kedua.

Tanpa sadar, tindakan kita kerap dipengaruhi oleh tindakan orang lain. Kalau orang lain memperlakukan kita buruk, seringkali kita juga akan membalasnya dengan hal yang buruk. Kalau orang tidak sopan, kita akan lebih tidak sopan lagi. Kalau orang lain pelit pada kita, kita yg semula pemurah tiba² jadinya demikian pelit kalau harus berurusan dengan orang tersebut. Kalau direnungkan, sebenarnya betapa tidak arifnya tindakan kita kalau untuk berbuat baik saja harus menunggu orang lain baik dulu.

Pemenang kehidupan adalah orang yang tetap sejuk di tempat yang panas, tetap manis di tempat sangat pahit, tetap merasa kecil meskipun telah menjadi besar & tetap tenang di tengah badai yg paling hebat.

Semoga Menginspirasi Kebaikan !!

No comments:

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungannya, Tinggalkan komentar untuk perbaikan blog ini.
Pilih "Nama/Url" kalau tidak punya akun google