Responsive Ads Here

Monday, December 5, 2011

PW X Pramuka PTAI Se-Indonesia Berakhir : Pramuka PTAI Dituntut Jadi Agen Perdamaian


Ambon – Peserta Perkemahan Wira­karya (PW) X Pramuka Pergu­ruan Tinggi Agama Islam (PTAI) se-Indonesia dituntut untuk menjadi agenda perdamaian.

“Para peserta PW dituntut menjadi agen-agen perdamaian bagi orang Maluku. Sampai­kan­lah kepada saudara sebangsa di seluruh Indonesia, bahwa kami di Maluku hidup dalam perda­maian dan saling menghormati satu sama lain,” tandas Wakil Gubernur (Wagub) Maluku, Said Assagaff, saat menutup PW X PTAI se-Indonesia di Bumi Perkemahan Al Mulk, kompleks Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Rabu (30/11).

Dikatakan, Gerakan Pramuka mela­lui peserta PW X PTAI se-Indonesia telah memberi sumbangan yang sangat berarti kepada pemerintah dan masyarakat Maluku.

“Para peserta sudah membantu kami mempromosikan perdamaian Maluku kepada dunia dan kehadiran para peserta selama hampir dua pekan disini telah memberi angin segar terhadap langgengnya relasi persaudaraan di Maluku,” katanya.

Assgaff yang juga Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Maluku menjelaskan, pelaksanaan PW X PTAI se-Indonesia yang digelar sejak 21 November tersebut telah berhasil mencapai cita-cita dan tujuannya dengan mengaktualisasikan nilai-nilai Satya dan Dharma Pramuka adalah jantung kehidupan Pramuka Indonesia.

“Nilai itu menjadikan pramuka Indonesia sebagai kekuatan sosial yang membentuk generasi muda bangsa untuk siap berkarya dalam seluruh dinamika berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Perguruan Tinggi Islam (PTI) Kementerian Agama (Kemenag), Dede Rosyada kepada wartawan usai penutupan PW X Pramuka PTAI se-Indonesia, Rabu (30/11) berharap peserta PW X Pramuka PTAI se-Indonesia yang akan kembali ke daerah asalnya dapat menjadi duta-duta perdamai­an yang akan mampu berkontribusi dalam kampanye-kampanye bahwa Ambon aman dan damai serta layak dikunjungi.

“Para peserta PW ini akan kembali ke sekitar 50 kota di Indonesia sehingga mereka harus menjadi duta-duta perdamaian untuk men­pro­mosikan situasi aman dan damai di Kota Ambon maupun Provinsi Maluku,” jelas mantan Dekan Fakul­tas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri, Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Menurutnya, IAIN Ambon telah berhasil dan sukses menyeleng­garakan PW X. “Kegiatannya sangat beragam, inovatif dan sangat me­rakyat dan juga komprehensif karena ada kegiatan akademiknya dan juga kegiatan-kegiatan lainnya yang positif,” ungkapnya.

Kemenag, katanya, juga sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang telah memberikan dukungan yang sangat baik guna terlaksana dan suksesnya rangkaian kegiatan dari awal hingga penutupan.

Menyangkut tuan rumah pelak­sanaan PW XI Gerakan Pramuka PTAI se-Indonesia tahun 2013 men­datang, Rosyada mengaku, ada bebe­rapa PTAI yang telah menga­jukan diri menjadi tuan rumah na­mun penentuannya baru akan diputuskan dalam rapat bersama pimpinan PTAI yang akan digelar dalam waktu dekat ini di Jakarta. “Ada beberapa proposal yang su­dah diajukan dari Yogyakarta, Bengkulu dan Riau, tetapi nanti akan kita putuskan saat pertemuan dengan pimpinan PTAI yang akan digelar dalam waktu dekat ini di Jakarta,” ungkapnya.

Penutupan PW X Gerakan Pra­muka PTAI se-Indonesia tersebut ditandai dengan pelepasan tanda peserta oleh Wagub Maluku, Said Assagaf dan Direktur PTI Kemenag, Dede Rosyada dari peserta Arum Sekar (Universitas Islam Negeri Ma­lang) serta Abdul Rohman (Universitas Islam Negeri Bandung). (S-35)


Sumber: http://www.siwalimanews.com

No comments:

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungannya, Tinggalkan komentar untuk perbaikan blog ini.
Pilih "Nama/Url" kalau tidak punya akun google