Responsive Ads Here

Saturday, October 29, 2011

MURI Memberi Rekor Terhadap Kegiatan Estafet Tunas Kelapa


Museum rekor Indonesia (Muri) memberikan rekor terhadap kegiatan Esyafet Tunas Kelapa yang diikuti 327.877 orang. Kirab Pataka Tunas Kelapa Gerakan Pramuka ini, tulis Muri dalam suratnya, mencatat rekor dengan peserta terbanyak.
Pimpinan Muri menyerahkan sertifikat ini kepada Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Azrul Azwar, pada jum'at 28 Oktober 2011 petang di Kompleks Pusat Pendidikan dan Pelatihan Nasional Gerakan Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur.

Memang, pada kesempatan tersebut rombongan Estafet Pataka Tunas Kelapa menyelesaikan finish, setelah melakukan perjalanan keliling Indonesia selama satu bulan. Materi Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono, selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Harian Gerakan Pramuka menerima Pataka tersebut.
Estafet Tunas Kelapa (ETK) merupakan salah satu tradisi Gerakan Pramuka menyongsong ulang tahunnya yang jatuh pada 14 Agustus. Kegiatan ini berupa jalan kaki sepasukan Pramuka dengan membawa berbagai atribut seperti Bendera Merah Putih, Bendera Pramuka, Obor, Tunas Kelapa dan berbagai atribut lainnya. Perjalanan ini dilakukan secara beranting atau estafet.

Pada peringatan 50 tahun Gerakan Pramuka, disepakati mengadakan Estafet Tunas Kelapa tingkat Nasional. Rombongan memulai perjalanan pada 27 September dari delapan penjuru Tanah Air. Titik keberangkatan adalah Aceh, Kepulauan Riau, Bengkulu, Kalimantan, Maluku Utara-Sulawesi, Papua, Nusa Tenggara Timur dan Yogyakarta.
Estafet Tunas Kelapa ini melintasi 33 Kwartir Daerah di seluruh Indonesia. Menurut Kak Azrul, estafet ini melambangkan persatuan dan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antar anak muda dan orang dewasa di tanah air. "Saya berharap kesatuan dan persatuan Indonesia semakin kokoh," kata Kak Azrul yang melepas estafet di Aceh dan Papua.

Pada beberapa rute estafet, Kwartir Daerah dan Cabang menyelenggarakan sejumlah kegiatan. Mulai dari pengabdian, pentas seni budaya, sarasehan dan diskusi yang diikuti anggota pramuka dan masyarakat setempat. Estafet yang diikuti ratusan ribu pramuka dan pemuda kali ini sekaligus menjadi wahana mengimplementasikan nilai-nilai Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Jakarta, 28 Oktober 2011

No comments:

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungannya, Tinggalkan komentar untuk perbaikan blog ini.
Pilih "Nama/Url" kalau tidak punya akun google