Reviving the Rover Spirit

Reviving the Rover Spirit

Reviving the Rover Spirit

KENYA - Kenya Scout Association embarked on reviving the Rover programme and badge system by holding the Chief Scout Award (CSA) badge camp held at Rowallan Camp from the 23rd to 25th August 2013. The camp, which was a big success, saw 35 Rovers participating and earning 5 proficiency badges namely; Life Saver Badge, First Aid Badge, Craft Star Badge, Utamaduni badge and Mzalendo badge. 5 Rover Scouts from ‘Scouts et Guides de France’ participated in the camp and earned their Scout diploma.

The Chief Scout Award is the highest award for Rover Scouts in Kenya. The CSA is awarded after successful completion of the Rover Badge system. To get the CSA, one must be a registered Rover Scout in a registered Rover Crew. The Rover Scout should then pursue and attain at least four proficiency badges in addition to the Jasiri Instructor, Jasiri Reproductive?Health and Jasiri First Aider. One is also required to undertake a project of his/her choice and do the Chief Commissioner’s Challenge.

The CSA is awarded by the Patron of the Association, who’s the current President of the Republic on recommendation by the Chief Scout during the Patrons Day held at State House every year in November.

This year’s awarding ceremony will be held on 24th November and will coincide with the 103rd anniversary of the Kenya Scout Association inception.


View the original article here

Waka dan Sekjen Kwarnas Hadiri HUT Pramuka di Kwarcab Muba

Waka dan Sekjen Kwarnas Hadiri HUT Pramuka di Kwarcab Muba

Sekayu, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menggelar upacara peringatan HUT ke-52 Gerakan Pramuka tahun 2013, di Stable Berkuda Sekayu, Selasa (10/9), dengan tema “Wujudkan bangsa yang berkarakter dan bermartabat melalui gerakan Pramuka”.
Bupati Musi Banyuasin yang juga Ketua Majelis Pembina Cabang (Ka Mabicab) Muba H Pahri Azhari, menjadi pembina upacara HUT Pramuka tersebut. Kegiatan ini antara lain dihadiri Wakil Ketua Kwarnas Sri Mardani, Sekjen Kwarnas Joedy Ningsih, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Sekda Muba Drs H Sohan Majid MM, Ketua Kwarda dan ketua harian Kwarda Sumsel H Abdul Sobur.
Bupati Muba dalam sambutannya mengucapkan selamat Hari Pramuka yang ke-52, mudah-mudahan gerakan pramuka Muba dapat terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di Kabupaten Muba.
Dan Kwartir cabang gerakan pramuka Muba dapat terus maju dan berkembang melalui berbagai program kerjanya yang disesuaikan dengan perkembangan situasi dan kondisi saat ini, terutama dalam wujud pembinaan karakter generasi muda.
Bupati Muba mengatakan gerakan pramuka merupakan lembaga yang sangat tepat untuk menyiapkan generasi muda yang tangguh dan disiplin dalam menjalankan tongkat kepemimpinan bangsa ke depan.
Keberadaannya pun telah diakui dan memiliki karakter yang kuat dalam melakukan pembinaan, penataan dan pembaharuan terutama terhadap perkembangan yang terjadi di masyarakat.
Bupati Muba H Pahri Azhari juga mengajak segenap anggota pramuka Muba untuk selalu menjadikan Dasa Dharma Pramuka ini sebagai motivasi yang melekat dalam hidup keseharian.
“Mari kita tunjukkan bahwa pramuka adalah wadah pembinaan generasi muda, tidak hanya mampu membangun dirinya sendiri, tetapi juga mampu membangun lingkungannya, terutama dalam rangka mewujudkan cita-cita kita bersama menuju Permata Muba 2017,” ajaknya.
Kabag Humas Setda Kabupaten Musi Banyuasin Dicky Meiriando SSTP, MH menambahkan, pada kesempatan itu Bupati Muba juga menganugerahkan tanda penghargaan lencana melati kepada H Abu Bakar SH, dan tanda penghargaan Darmabakti kepada Ketua Harian Mabicab Muba Beni Hernedi dan Hj Lucianty Pahri.
Serta puluhan tanda penghargaan pancawarsa di antaranya kepada Susy Imelda Beni dan Hj Asmarani, yang diberikan sebagai pernyataan penghargaan Gerakan Pramuka atas jasanya yang sangat besar bagi perkembangan gerakan Pramuka Kabupaten Muba.
Acara tersebut turut disemarakkan oleh parade drum band, atraksi semapur dan devile pramuka oleh anggota Gerakan Pramuka Muba.

Sumber : http://infopublik.kominfo.go.id/read/54694/waka-dan-sekjen-kwarnas-hadiri-hut-pramuka-di-kwarcab-muba.html
Scouts and Guides of India welcome Regional Director

Scouts and Guides of India welcome Regional Director

Friday 27 September 2013Scouts and Guides of India welcome Regional Director

Taking the opportunity of training events for leaders to promote and implement the Messengers of Peace (MoP) initiative, Regional Director J. Rizal C. Pangilinan with Director S. Prassanna Shrivastava met with Bharat Scouts & Guides (BSG) National Commissioner L. M. Jain and Director S. S. Chamoli. At this meeting, updates were given on the progress of reviewing the constitution of the BSG including its rules and procedures.

Mr. Jain informed that BSG will have its General Assembly in November to elect new office bearers for the next three years. An agreement was made to organize a National Strategic Planning Workshop in January 2014 to be followed by a regional Basic Management Course in May. The Asia-Pacific Regional office will support both events.

Scouts and Guies in Haryana State welcomed Mr Pangilinan in a traditional way with a cultural presentation. He congratulated the school principals for their wonderful work in Scouting and later visited the National Scout Youth Complex in Gadpuri where Scout leaders were attending a community course. He planted a tree to commemorate his first visit to the campsite.

Scouts and Guides welcomed the Regional Director Mr J. Rizal C. Pangilinan in his recent visit to India. This was the first time that Mr Pangilinan visited Bharat Scouts and Guides in his role as the new Regional Director.   Regional Director J. Rizal C. Pangilinan joined the tree-planting activity in his visit to India. Joining him was APR Director on Development Support and Finance S Prassanna Shrivatasva.

View the original article here

Menhan Tekankan 4 Pilar Kebangsaan kepada Pramuka

Menhan Tekankan 4 Pilar Kebangsaan kepada Pramuka

Jakarta: Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Purnomo Yusgiantoro mengadakan kunjungan ke Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) dalam rangka memberikan pembekalan kepada peserta Pelayaran Lingkar Nusantara III (Pelantara), yang merupakan gugus tugas bagian dari Sail Komodo 2013, di KRI Surabaya-591 yang sandar di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Rabu (18/9/2013).

Selama berada di KRI Surabaya-591 ini, Menhan RI di dampingi Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Hari Bowo, Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) Laksamana Muda TNI S M Darojatim, Direktur Jenderal Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan), Dr Ir Pos M Hutabarat, Kepala Dinas Potensi Maritim (Kadispotmar) Laksamana Pertama TNI Kingkin Suroso, Komandan Lantamal III Jakarta Brigjen TNI (Mar) Ikin Sodikin A S, dan para pejabat terkait.

Pada pembekalan tersebut Menhan RI menekankan pentingnya memahami dan mengimplementasikan 4 pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka Tunggal Ika. Selain itu perlunya "National Character Building" yang pada akhirnya dapat mewujudkan rasa kesadaran bela negara, cinta tanah air, dan kesadaran akan pentingnya pengamanan perairan dan pulau terdepan, serta memiliki pengetahuan tentang potensi kelautan dan perikanan di wilayah Indonesia.

Pembekalan yang diikuti 340 peserta ini berlangsung dalam suasana akrab dengan diwarnai tanya jawab yang aktif dari tiap-tiap peserta yang merupakan perwakilan dari Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Saka Bahari di seluruh Indonesia. Pelantara dilaksanakan sejak 20 Agustus hingga 18 September 2013, dengan rute Surabaya-Jakarta-Makassar, Tanjung Batu Kalimantan Timur, Kwandang, Makassar, Jakarta, dan Surabaya.

Berbagai kegiatan Pelantara yang tahun ini mengusung tema "Festival Kreatif" ini dilaksanakan beberapa kegiatan, antara lain ukuran 1000 meter pada saat melaksanakan perkemahan di Tanjung Batu, Kalimantan Timur sebagai acara puncak yang diikuti 1.050 peserta Kwarda Pramuka Saka Bahari di seluruh Indonesia. (Letkol Laut Drs Heddy Sakti A/Mar)

Sumber : http://news.liputan6.com/read/696418/menhan-tekankan-4-pilar-kebangsaan-kepada-304-pramuka
Carin Grundberg-Sandell awarded for her work on Safe from Harm

Carin Grundberg-Sandell awarded for her work on Safe from Harm

Friday 20 September 2013Carin Grundberg-Sandell awarded for her work on Safe from Harm

Carin Grundberg-Sandell is one of two prizewinners of Children’s Welfare Foundation Sweden’s Grand Prize for 2013. She is currently the project manager for Safe from Harm at the Guides and Scouts of Sweden. Carin was one of the key persons supporting World Scouting’s efforts to expand Keeping Scouts Safe From Harm (Child Protection in Scouting) globally during the 22nd World Scout Jamboree in Sweden (2011).

Carin has lead the work and development of Safe from Harm in Sweden since the very beginning. Announcing the prize, the board of Children´s Welfare Foundation said: “Through a committed and inspiring leadership, she has created the vision of brave leaders that dare to act to prevent assaults in youth activities and also see the signs when children are in danger in other contexts.”

Safe from Harm is a training programme on child protection aspects and prevention of abuse run for Scout and Guide Leaders by the Guides and Scouts of Sweden since 2005. The aim of the leadership training is to give Leaders the confidence to act early against bullying and assault. From 2013 the Safe from Harm education is mandatory for all Leaders in Guides and Scouts of Sweden. Sweden has been one of the pioneer countries in World Scouting to take up the subject proactively since the World Scout Conference passed a Resolution on Keeping Scouts Safe From Harm (Greece, 2002).

Carin was of strong support to World Scouting’s efforts in upscaling Keeping Scouts Safe From Harm at the 22nd World Scout Jamboree that was held at Kristianstad, Sweden in July-August 2011. Building on Swedish and World Scouting’s experiences in the area, an e-learning was launched for all adults supporting the World Scout Jamboree in Sweden. Carin lead the project from Swedish Scouting’s side and helped World Scouting in achieving a huge leap in this area. This e-learning was completed by over 13,000 people in advance of the Jamboree. On 1st August 2011, at the backdrop of the World Scout Jamboree, a 1 day international conference was organized on Keeping Children Safe From Harm with support from the World Childhood Foundation of HM Queen Silvia of Sweden. Carin was part of organising the Conference right from the conceptual stages and offered World Scouting a great collaborative hand before, during and after the event to ensure maximum impact not only on the Scout Movement, but also on all other participating organizations.

The Guides and Scouts of Sweden has now begun to offer their expertise in Safe from Harm to other organisations in Sweden. Together with YWCA/YMCA Sweden and with support from the Swedish Inheritance Fund Commission they are now running a new project in 2013. The aim of the project is to involve children and young people more in questions about Safe from Harm, and still focus on the responsibility of adults. The project will, for example, produce films and activities that inspire and give young people the confidence to act in order to protect themselves.

On the occasion of the announcement of the award, Carin humbly remarked, “Adults have the responsibility to act. A lot of people want to act against bullying and assault, but often don’t know how to." The award ceremony will take place at Stockholm Concert Hall on Universal Children's Day, October 7.

World Scouting congratulates Carin Grundberg-Sandell on this achievement and wishes Carin the best in her continued endeavours.


View the original article here

Saka Taruna Bumi

Saka Taruna Bumi adalah wadah bagi para Pramuka untuk meningkatkan dan mengembangkan kepemimpinan, pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan para anggotanya, sehingga mereka dapat melaksanakan kegiatan nyata dan produktif serta bermanfaat dalam mendukung kegiatan pembangunan pertanian. Pembinaan Saka Taruna Bumi dilakukan oleh Gerakan Pramuka bekerja sama dengan Departemen Pertanian, LIPI, dan Lembaga Holtikultura.
Krida-krida dalam Saka Taruna Bumi, sebagai berikut.
  1. Krida Pertanian dan Tanaman Pangan
  2. Krida Pertanian Tanaman Perkebunan
  3. Krida Perikanan
  4. Krida Peternakan
  5. Krida Pertanian Tanaman Holtikultura.
SKK Bidang Taruna Bumi adalah sebagai berikut
Krida Pertanian Tanaman Pangan, terdiri atas 6 (enam) SKK, yakni:
  1. SKK Petani Padi
  2. SKK Petani Jagung
  3. SKK Petani Kacang Kedelai
  4. SKK Petani kacang Tanah
  5. SKK Petani Ubi Kayu
  6. SKK Petani Ubi Jalar.
Krida Pertanian Tanaman Perkebunan, terdiri atas 11 (sebelas) SKK, yakni:
  1. SKK Petani Cengkeh
  2. SKK Petani Kelapa
  3. SKK Petani Karet
  4. SKK Petani Obat-obatan
  5. SKK Petani Kopi
  6. SKK Petani Panili
  7. SKK Petani Coklat
  8. SKK Petani Lada
  9. SKK Petani Kapas
  10. Petani Tembakau
  11. SKK Petani Tebu.
Krida Perikanan, mempunyai 9 (sembilan) SKK, yakni:
  1. SKK Petani Ikan Nila
  2. SKK Petani Ikan Mas
  3. SKK Petani Ikan Gurami
  4. SKK Petani Ikan Lele
  5. SKK Petani Katak
  6. SKK Petani Belut
  7. SKK Petani Bandeng
  8. SKK Petani Udang
  9. SKK Petani Ikan Hias.
Krida Peternakan, mempunyai 12 (dua belas) SKK, yakni:
  1. SKK Peternak Kerbau
  2. SKK Peternak Sapi
  3. SKK Peternak Kuda
  4. SKK Peternak Sapi Perah
  5. SKK Peternak Kambing
  6. SKK Peternak Babi
  7. SKK Peternak Puyuh
  8. SKK Peternak Kelinci
  9. SKK Peternak Ayam
  10. SKK Peternak Itik
  11. SKK Peternak Lebah
  12. SKK Peternak Merpati.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Satuan_Karya_Pramuka#Saka_Taruna_Bumi
Sandi Pramuka : Sandi AZ

Sandi Pramuka : Sandi AZ

SANDI AZ

  A  B  C  D  E  F  G  H  I  J  K  L  M        
  Z  Y  X  W V  U  T  S  R Q P  O  N               
CONTOH: KIZNFPZ    = PRAMUKA                

  KET: apabila A ditulis Z dan seterusnya sandi ini disebut sandi AZ karena A dan Z saling berhadapan
Portuguese Scouting Celebrates Centenary and Receives High Honour

Portuguese Scouting Celebrates Centenary and Receives High Honour

Portuguese Scouting Celebrates Centenary and Receives High Honour

(AEP/Lisbon) – Two major events marked the centenary of the Associação dos Escoteiros de Portugal (AEP), one of the two National Scout Associations in Portugal, earlier this month: a big birthday party with thousands of participants from all AEP Scout Groups at Jamor National Stadium in Oeiras and a ceremony at the Presidential Palace in Lisbon.

The first event was a typical Scout Rally: under the title “Escotismo para Todos - Desafiando Diferenças” (Scouting for all – challenging differences) Cubs, Scouts, Ventures and Rovers and their adult Leaders from all corners of Portugal came together for a two days packed with a wide variety of Scout activities to celebrate the hundredth birthday of their association.

“It was really great fun. We had many competitions with Patrols from other Scout Groups and were able to try out a number of individual activities. And all this on the grounds of the famous Football stadium, where the Cup Finals take place every year!”, said one of the young Scouts.

Getting ready for the Centenary Family Photo

And it was a magic moment to see the sea of Scout Group Flags during the brief ceremony when the family photo was taken.

A few days later, representatives of the three oldest Scout Groups of AEP, Grupo 1 (Lisbon), Grupo 2 (Lisbon) and Grupo 7 (Lisbon), who all had celebrated their centenary this year as well, accompanied the Leadership of their association to Palácio Nacional de Belém, where they were received by His Excellency, Prof. Aníbal António Cavaco Silva, President of the Republic of Portugal. Veerle ‘Chip’ Haverhals, recently elected member of the European Scout Committee, represented the European Region of WOSM at this ceremony.

The President had decided to appoint the Associação dos Escoteiros de Portugal a honorary member of the Ordem de Mérito de Instrução Pública, one of the republic’s highest distinctions. It was with a particular satisfaction that he welcomed Scouts of the three oldest Groups of AEP to the palace to celebrate the centenary.

“A centenary is a very special occasion which merits to be marked properly and I am welcome you all and also greet all those who have helped carry out the activities in the past and present and have contributed to creating what is known today as Associação dos Escoteiros de Portugal”, the President said in his remarks, “Your association is the oldest youth organisation in Portugal, and active all over the country, on the continent as well as in the autonomous regions. For more than 100 years it has played an important role in the education of our children and young people, not replacing but complementing education in the families and at school. Through the method of non-formal education, you have contributed to the acquisition by tens of thousands of young Portuguese of skills and competencies relevant in various contexts of their adult life.”

The President of Portugal and his guests after the Medal Ceremony

The President also highlighted the values of the Scout Movement, which guided the Associação dos Escoteiros de Portugal in promoting environmental education and conservation of nature, outdoor activities, peace education, healthy lifestyle and sport. All these activities continued to stimulate the engagement of Portugal’s young people in their social environment and contributed to the full development of their personalities.

“Your Association plays an important role in the National Youth Council of Portugal and is actively engaged in the youth policy debate in our country”, he continued, “thus contributing to the development of democratic citizenship and helping prepare our young people to play an active role in Portuguese society.”

“And for all this”, the President concluded, “and also because I want to associate myself with the centenary of your association and publicly recognise its contribution over one hundred years to the development of the Portuguese society and the construction of our country, I have decided to appoint the Associação dos Escoteiros de Portugal a honorary member of our Ordem de Mérito de Instrução Pública. It is with my greatest pleasure that I decorate your flag with the insignia.”

A specimen of the special centenary lottery ticket

Over the last couple of days, AEP’s jubilee celebrations were accompanied by a nationwide marketing campaign: a special postcard & stamp available throughout Portugal, a centenary lottery, and a series of 15 different small bags of sugar, all of which will help to reach out to new members as well as attract friends of Scouting in Portugal and around the world.

For more information, please refer to the following links:
- The Medal Ceremony at the Presidential Palace in Lisbon
- Associação dos Escoteiros de Portugal (AEP) on the web and on Facebook
- AEP’s first one hundred years in three minutes
- A TV interview with AEP’s Chief Scout José Araujo
- Press coverage in Diário de Notícias, one of Portugal’s leading newspapers


View the original article here

Upacara HUT Pramuka ke 52 di Sumbawa Berlangsung Khidmat

Sumbawa Besar, – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 52 Gerakan Pramuka tahun 2013 yang berlangsung Sabtu (31/8) di Halaman Kantor Bupati Sumbawa berlangsung hikmat. Upacara tersebut dihadiri anggota pramuka dari kalangan SD, SMP dan SMA, SMK. Juga dihadiri anggota Mabicab, Kepala SKPD serta pengurus Kwarcab Pramuka Sumbawa. 

Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik sebagai pembina upacara, dalam sambutannya mengingatkan agar peringatan HUT seperti itu bukan hanya sebagai kegiatan serimonial yang diperingati setiap tahunnya, melainkan melalui HUT Pramuka ke 52 ini diharapkan dapat dijadikan sebagai momen untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dimasa yang akan datang

Selain itu juga diharapkan agar momen tersebut dapat memberikan makna bagi generasi muda untuk meningkatkan ketangguhan moral serta kecerdasan intelektual dimasa yang akan datang, serta dapat terwujudnya generasi muda yang lebih baik dari sekarang ini.

Oleh karena itu, JM—sapaan akrab Bupati Sumbawa, berharap kepada seluruh Kepala Sekolah agar memasukan kegiatan Pramuka ini sebagai kegiatan ekstra kurikulir di sekolahnya masing-masing serta meminta agar pihak sekolah mengerti soal kepramukaan.

Pada kegiatan upacara itu dihadiri oleh ratusan peserta dengan menggunakan seragam pramuka. Kemudian yang bertindak sebagai komandan upacara Awaluddin, SAP dan petugas pembawa Dasa Dharma Pramuka, Herliana.
Setelah kegiatan upacara, masih dalam suasana hari Pramuka juga digelar kegiatan Bazaar Siaga yang berlangsung di Wisma Daerah Sumbawa yang dibuka oleh Hj Rahma Jamaluddin Malik yang didampingi oleh Ketua Kwarcab Sumbawa, H Farhan Bulkiyah, SP beserta Hj Martina Farhan serta para Pengurus Kwarcab Pramuka Sumbawa lainnya.

Pada Bazaar tersebut dilaksanakan berbagai perlombaan untuk anak SD, diantara lomba lari kelereng, lomba memasukan gelang ke botol serta berbagai permainan lainnya.

Selain itu, pada hari yang sama juga digelar lomba Gerakan Jalan Indah yang dikuti oleh 34 regu gerak jalan yang berasal dari seluruh sekolah di Kabupaten Sumbawa pada semua jenjang.

Pada kesempatan itu, Bupati Sumbawa Drs H Jamaluddin Malik berksempatan untuk melepas peserta gerak jalan indah yang dimulai dari Kantor Bupati dan berakhir di di Wisma Daerah.

Adapun peserta lomba gerak jalan yang meraih juara sebagai berikut, untuk tingkat Penggalang (SD) Putri SDN 4 Sumbawa juara pertama, kemudian disusul SDN 1 Lopok juara kedua dan Kwaran Moyo Hilir juara ketiga.

Sementara untuk Penggalang SD putra meliputi SDN Lopok juara pertama, SDN 9 Sumbawa Besar juara kedua dan SDN Karang Dima juata ketiga. Untuk Penggalang SMP putri yakni SMP Negeri 1 Lopok juara pertama, SMP Negeri 3 Lopok juara kedua dan SMP Negeri 1 Labuhan Badas juara ketiga. Untuk Penggalang SMP Putra yakni SMP negeri 1 Lab.Badas juara pertama, SMP Negeri 1 Sumbawa Besar juata ketiga dan SMP Negeri 3 Sumbawa Besar juara ketiga.

Untuk regu Penegak SMA Putri juara pertama SMA Negeri 3 Sumbawa, juara kedua diraih SMA Negeri 1 Sumbawa dan juara ketiga diraih SMA Negeri 1 Alas Barat. Untuk Penegak SMA Putra juara pertama SMA Negeri 1 Sumbawa, juara kedua SMA Negeri 1 Alas dan juara ketiga SMA Negeri 2 Sumbawa.

Sumber : http://www.gaungntb.com/2013/09/upacara-hut-pramuka-ke-52-sumbawa-berlangsung-khidmat/

Saka Bahari

Satuan Karya Bahari adalah wadah bagi Pramuka yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa cinta dan menumbuhkan sikap hidup yang berorentasi kebaharian termasuk laut dan perairan dalam. Satuan Karya ini membidangi bidang Kelautan.

Pembinaan Saka Bahari bekerjasama dengan pihak TNI AL, Profesional di bidang Olahraga Air, Departemen Pariwisata dan Departemen Kelautan. Umumnya Saka Bahari hanya berada di wilayah yang memiliki potensi di bidang Bahari.
 
Krida-krida dalam Saka Bahari, sebagai berikut.
1.    Krida Sumberdaya Bahari
2.    Krida Jasa Bahari
3.    Krida Wisata Bahari
4.    Krida Reksa Bahari

SATUAN KARYA PRAMUKA BAHARI
(SAKA BAHARI)

Satuan Karya Pramuka (Saka) Bahari adalah wadah bagi Pramuka yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa cinta dan menumbuhkan sikap hidup yang berorentasi kebaharian termasuk laut dan perairan dalam.

Tujuan dibentuknya Saka Bahari adalah untuk membina dan mengembangkan anggota Gerakan Pramuka agar :
Memiliki tambahan pengetahuan, pengalaman, keterampilan dan kecakapan di bidang kebaharian, yang dapat menjurus kepada kariernya di masa mendatang.

Memiliki rasa cinta kepada laut dan perairan dalam berikut seluruh isinya pada khusunya dan rasa cinta kepada tanah air Indonesia pada umumnya.

Memiliki sikap dan cara berfikir yang lebih matang dalam menghadapi segala tantangan hidup, terutama menyangkut kebaharian.

Mampu menyelenggarakan proyek-proyek kegiatan di bidang kebaharian secara positif berdaya guna dan tepat guna, sesuai dengan minat dan bakatnya serta bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.
Kegiatan kesakaan dilaksanakan di gugusdepan dan satuan karya Pramuka disesuaikan dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani peserta didik. Kegiatan pendidikan tersebut dilaksanakan sedapat-dapatnya dengan praktek berupa kegiatan nyata yang memberi kesempatan peserta didik untuk menerapkan sendiri pengetahuan dan kecakapannya dengan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan keperluannya.

Anggota Saka Bahari adalah :
Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega
Pramuka Penggalang Terap.

Pemuda berusia 14-25 tahun, dengan syarat khusus
Syarat menjadi Anggota Saka Bahari :Mendapat izin dari orang tua/wali dan pembina Gugusdepan

Sumber : http://materisaka.blogspot.com/
Interamerican Region prepares for XXV Regional Conference. #ScoutsInteramerica

Interamerican Region prepares for XXV Regional Conference. #ScoutsInteramerica

Wednesday 11 September 2013Interamerican Region prepares for XXV Regional Conference. #ScoutsInteramerica

The 34 NSOs that are the first Scout Region in the world, "Interamerica" (1946), are on their way to the beautiful city of Buenos Aires, capital city of Argentina, to celebrate what will be its XXV Regional Conference.

The host NSO, Scouts of Argentina and a huge team of volunteers very capable and highly committed, have been putting their best to deliver a high quality event, that already promises to be conducted in an atmosphere of brotherhood and joy.
For its part, the Interamerican Scout Committee and the World Scout Bureau- Interamerican Region, have been following the whole process of organization since its inception, working closely and coordinating with Scouts Argentina to ensure that all details are covered and that the work the coming days is the most profitable as possible.
This regional meeting will be preceded by other important events: The IV Interamerican Youth Forum, the Interreligious Interamerican Symposium, the Meetings of the Regional Networks of Youth Programme, Adults in Scouting, Institutional Development, Communications and Environment, Peace and Development. In all these activities agendas will be develop with topics of great interest, which will serve to support the work of NSOs in the Region.
The preceding events and the Regional Conference will take place between Monday 16 and Saturday 21 of September. To be informed every minute of everything that happens in Buenos Aires, follow the official Conference web page: Scouts de América, Argentina 2013


View the original article here

Medan Tuan Rumah Perkemahan Pemuda Serumpun

Medan Tuan Rumah Perkemahan Pemuda Serumpun

Kota Medan akan menjadi tuan rumah Perkemahan Pemuda Serumpun yang dilaksanakan di Lapangan Cadika Medan Johor, pada 23-27 Oktober 2013.“Kegiatan itu akan diikuti utusan pramuka dari negara-negara ASEAN dan sejumlah daerah di Indonesia,” kata Ketua panitia pelaksana Perkemahan Pemuda Serumpun 2013, Destanul Aulia di Medan, Senin.

Destanul menyatakan hal itu usai melaporkan rencana kegiatan tersebut kepada Plt Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin di Balai Kota Medan.

Ia menjelaskan, Perkemahan Pemuda Serumpun 2013 direncanakan diikuti peserta dari Kwartir Pramuka se Indonesia sebanyak 1.045 orang dan anggota pramuka dari negara-negara Asia Tenggara sebanyak 263 orang.

Kegiatan itu sangat bermanfaat bagi gerakan pramuka di dalam negeri dan luar negeri karena momentum tersebut dapat dimanfaatkan para peserta untuk mengaplikasikan sekaligus saling berbagi pengetahuan tentang kepanduan.

Selama kegiatan itu, lanjut dia, masing-masing peserta akan melakukan berbagai aktivitas yang bersifat kreatif, produktif, edukatif, inovatif dan rekreatif.

Beberapa rangakain kegiatan Perkemahan Pemuda Serumpun, antara lain mendaki gunung, jejak wisata kota, permainan persahabatan, api unggun, malam budaya, paintball, outbounds dan karnaval budaya.

“Perkemahan Pemuda Serumpun juga termasuk salah satu wahana untuk mempersiapkan generasi muda dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan agar mereka memiliki bekal saat terjun ke masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan Destanul, Perkemahan Pemuda Serumpun diadakan sekaligus untuk menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 65.

Dalam melaksanakan Perkemahan Pemuda Serumpun 2013, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Medan.“Kami berharap Perkemahan Pemuda Serumpun di Medan ke depan bisa menjadi agenda tahunan,” ujar Destanul.

Sebelumnya, Plt Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, mengatakan pihaknya mengapresiasi gagasan Kwarcab Pramuka Medan menggelar Perkemahan Pemuda Serumpun tahun 2013.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membina silatuhrahmi di antara sesama anggota pramuka se Asia Tenggara, sehingga semakin menambah wawasan masing-masing peserta,” ujarnya.

Eldin menambahkan, Lapangan Cadika Medan siap dipakai untuk penyelenggaraan Perkemahan Pramuka Serumpun karena telah selesai direnovasi oleh Pemkot Medan.
Pramuka Harus Didesain Menarik

Pramuka Harus Didesain Menarik

Bagaimana menciptakan pemimpin yang andal salah satunya harus bisa dilahirkan melalui pramuka, dalam pramuka banyak sekali pendidikan diberikan utamanya pendidikan karakter. Era Globalisasi saat ini yang diiringi dengan perkembangan yang luar biasa terkait ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) tidak boleh melupakan pendidikan karakter, begitu diantara sambutan ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang disampaikan Wali Kota Malang dalam upacara hari Pramuka di Balai Kota Malang, Sabtu (31/8).

Peni mengungkapkan bersyukur bersama masih bisa memperingati gerakan pramuka ke 52 tanggal 14 Agustus yang di Kota Malang diperingati hari ini. Semoga gerakan pramuka saat ini mempercepat mendorong perkembangan dan kemandirian pramuka.

“Era globalisasi memang IPTEK begitu maju, tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah sumberdaya manusia yang menjadi faktor penentu kemajuan bangsa,’ jelas Peni, Sabtu (31/8).

Melalui pramuka ingin dibangun manusia yang memiliki karakter, watak yang kuat. Bukan hanya kaum muda yang cerdas dan mengusai IPTEK. Lebih dari itu adalah membangun manusia yang luhur budi pekertinya hidup dalam kerukunan.

Untuk itu penyediaan pendidikan bagi kaum muda tidak hanya pentingnya IPTEK saja adalah lebih penting adalah pendidikan yang memperhatikan watak. Terutama untuk menghadapi dua masalah sosial yang pasti terjadi di era ini yaitu masalah sosial dan kebangsaan.

Solidaritas sosial dan kebangsaan yang pudar seperti hampir setiap hari dimedia massa terlihat dan terdengar perkelahian itu tidak boleh terjadi lagi. Melalui pendidikan karakter dalam pramuka diharapkan bisa semakin meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa juga kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Adanya pramuka yang selama ini merupakan salah satu bentuk pendidikan non formal harus terus ditinggkatkan lagi peranannya. Tidak hanya dalam keseharian tetapi juga dimasukan ke dalam pendidikan di sekolah.

Gerakan pramuka ke depan tidak hanya wajib, sesuai dengan yang dicanangkan Presiden RI tahun 2006 agar pramuka direvitalisasi gerakan pramuka harus dikerjakan secara sungguh-sungguh. Wujudkan bangsa yang berkarakter dan bermartabat melalui gerakan pramuka.

Untuk itu pendidikan pramuka harus di desain menarik semua siswa sehingga siswa semakin bersemangat untuk bergabung dengan pramuka. Lingkungan sekolah yang mendorong pendidikan kepramukaan dengan kepramukaan diakreditasi sebagai penilaian di sekolah.

Pembina pramuka Kota Malang, Oetojo Sarjoto mengakui saat ini prihatin atas semakin sedikitnya anak-anak yang serius berpramuka. Ini tidak bisa sepenuhnya menyalahkan siswa, sebab bisa jadi pendidikan yang diberikan pramuka sekarang sudah ketinggalan zaman dan tidak menarik siswa.

“Ini menjadi tantangan bagi Pembina pramuka di Kota Malang bagiamana mendesain agar gerakan pramuka diminati siswa, sehingga manfaatnya untuk mendidik karakter bisa semakin nyata,” tegas Ucik, panggila akrab Oetojo Sarjito.
Kenya and UK Scouts strengthen Scouting ties

Kenya and UK Scouts strengthen Scouting ties

Kenya and UK Scouts strengthen Scouting ties

KENYA – Kenya Scouts Association hosted a contingent of 74 Explorer Scouts from Essex and Hampshire in the UK for a two-week long camp dubbed, ‘UKenya Camp 2013’. The Camp also incorporated Kenyan Rover Scouts who were mainly offering essential services in the camp and sharing experiences with the visiting Scouts. The camp was held at Rowallan Camp, the headquarters of Kenya Scouts Association, from 27th July to 9th August. With the theme, ‘Making a difference, Kenya 2013’, the camp provided an ideal opportunity for the Kenyan and UK Scouts to re-ignite their historic connections and renew the Scouting spirit.

Together with the Kenyan Scouts, the UK explorer Scouts engaged in an array of activities that included community outreach activities in Kibera Slums which happens to be the largest urban slum in Africa, tree planting in Ngong hills and adventure hikes in different places in the country. They paid a courtesy call to the World Scout Bureau, Africa Regional Office where they got introduced to the staff and their diverse portfolios as well as getting to know how they are improving Scouting in the region. They also visited the grave of the Founder of the Movement in Nyeri and laid a wreath while also touring the Paxtu museum, which is close by.

“The visit has helped us form a new partnership with Kenya and renew the promise of Scouts. There is every need for us to be together enhancing the ties between the two countries. The partnership will help us promote international peace and cooperation in our endeavor to create a better world”, Dr. Steve Foster, who’s the Kenya Scouts Association National Treasurer and a UK National said.

 

 

The Scouting relations between Kenya and Britain date back to early 1900’s when the founder of the movement, Lord Baden Powell, first visited Kenya in 1906. In 1935 he came for the second time on Safari and in 1938 he made up his mind to live in Nyeri, Kenya until his death on January 8, 1941. He was buried in Nyeri, in the compound of St. Peter’s church.

 


View the original article here

Kwarcab Gerakan Pramuka Muba Gelar Lomba Pramuka Berprestasi 2013

Kwarcab Gerakan Pramuka Muba Gelar Lomba Pramuka Berprestasi 2013

Sekayu, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Musi Banyuasin mengadakan berbagai perlombaan dalam memeriahkan HUT ke-52 Gerakan Pramuka Tahun 2013, salah satu di antaranya adalah lomba pramuka berprestasi tingkat Kwarcab.
Lomba yang berlangsung di sekretariat Kwarcab Gerakan Pramuka Musi Banyuasin, pada 6-7 September 2013, kini telah memasuki penilaian akhir seleksi cabang dengan peserta berasal dari 14 kwartir ranting (kwarran), meliputi siaga, penggalang dan penegak masing-masing satu putra dan satu putri.
Tujuan penyelenggaraan lomba pramuka berprestasi adalah untuk mencari anggota pramuka yang selain aktif dalam kegiatan kepramukaan juga berprestasi secara akademis dan non akademis, serta membentuk generasi muda Kabupaten Muba yang bertakwa, mandiri, memiliki rasa kepedulian yang tinggi dan berprestasi.
Meraih predikat pramuka berprestasi tidaklah mudah, karena harus memenuhi berbagai Kriteria persyaratan, di antaranya berkelakuan baik dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah, selaku Ka Mabigus Gerakan Pramuka atau melampirkan SKCK dari kepolisian setempat.
Se;ain itu, sehat jasmani dan rohani, merupakan pramuka yang aktif, berprestasi dalam pendidikan formal dengan nilai rata-rata 7,5 atau IPK minimal 3,2, serta memiliki prestasi lainnya diluar kegiatan pramuka.
Syarat khusus di antaranya untuk siaga usia 7-10 tahun, penggalang usia 11-15 tahun, penegak/ pandega usia 16-20 tahun dan usia 21-25 tahun, menjadi contoh yang baik (dalam kegiatan kepramukaan, di rumah, di sekolah atau di lingkungan pergaulannya sesuai dengan isi Dwi Satya dan Dwi Dharma), dan memiliki tanda kecakapan khusus.
Peserta akan dinilai oleh tim juri yang memiliki kompetensi dalam bidang kepramukaan, keolahragaan, kesenian dan akademisi.
Menuruti Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Muba Dicky Meiriando SSTP MH, para peserta lomba pramuka berprestasi ini sudah memasuki tahap penilaian terakhir untuk menentukan juara I, II, dan III.
Dewan juri akan melakukan penilaian akhir melalui wawancara mendalam, verifikasi berkas administrasi, kemampuan bahasa asing, performance, scouting skill dan personality. “Bagi yang terpilih menjadi juara I, berpeluang untuk mengikuti perlombaan pramuka tingkat daerah dan nasional,” ujarnya.
Penyerahan penghargaan kepada Pramuka Berprestasi yang terpilih akan dilaksanakan pada acara peringatan HUT Pramuka ke-52 tahun 2013 di Kabupaten Musi Banyuasin tanggal 10 September 2013 mendatang.

Sumber : http://infopublik.kominfo.go.id/read/54410/www.apec2013.or.id

Perkemahan Pramuka di Bawean

Perkemahan Pramuka se-Kabupaten Gresik dipusatkan di Kecamatan Sangkapura, Bawean. Berada di wilayah pulau sejauh 81 mil laut, membuat anggota pramuka merasakan kehidupan Bawean yang sebenarnya.

WARGA sekitar juga merasakan hiburan gratis melihat sejumlah atraksi. Sorak-sorai masyarakat Sangkapura terdengar riuh saat melihat atraksi tarian di Alu-alun Sangkapura. Sejumlah atraksi lainnya juga ditampilkan, tentu saja ditambah dengan paduan warna-warni kontemporer. Mulai dari busana, dandanan, gerakan maupun musik. Mulanya kelompok Drumb band dari SDN Sawah Mulya I, selanjutnya sekelompok penari dari anggota Pramuka se Bawean menampilkan atraksi tariannya. Tarian Mandailingan dipadu dengan musik krecengan khas Bawean meluncur. Tak hanya itu, beberapa gadis cantik lainnya mulai melenggang lenggokkan aksi teatrikal.

Disinilah kepiawaian Ahmadun sebagai koreografer sekaligus sutradara mulai menampakkan kepiawaiannya. Tak pelak, alun-alun Sangkapura yang luas seakan ter Blocking dengan berbagai macam corak. Mulai dari tarian, drumb band lengkap dengan lenggang lenggok sang Mayorette maupun tetrikal. Kamis pagi seluruh Pramuka se Kabupaten Gresik melaksanakan apel Akbar.

Bupati Gresik, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) GP Gresik menjadi inspektur apel Akbar Pramuka dalam rangka hari Pramuka yang ke 52. Pada apel akbar Pramuka kali ini diikuti oleh seribu orang anggota Pramuka se Kabupaten Gresik. Pada apel akbar kali ini juga diikuti oleh oleh 18 Camat se Kabupaten Gresik selaku Ketua Majelis Pembimbing Rantin (Kamabiran).

Dalam sambutannya Bupati menyatakan puas akan apel akbar yang baru pertama dilaksanakan di Kabupaten Gresik dan Kecamatan Sangkapura menjadi tuan rumah. “Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Pramuka khususnya Ketua Majelis Pembimbing Rantin (Kamabiran) atas terselenggaranya apel akbar kali ini.

“Kedepan Pramuka di Gresik harus direvitalisasi agar tak ketinggalan jaman. Pramuka tidak harus berkumpul, bernyanyi dan bertepuk tangan, jalan-jalan naik gunung atau baris-berbaris. Tapi harus ditambah dengan pengetahuan teknologi dan IT”, imbuhnya bersemangat.

Sementara Mardiana salah seorang seorang anggota Pramuka dari Kwartir Ranting Driyorejo menyatakan senang bisa ikut dan terlibat pada apel akbar kali ini. “Ini pengalaman terbaik saya dalam seumur hidup. Belum tentu bias terulang lagi. Perjalanan kami sejak dari Driyorejo sejak lepas subuh, dan sampai saat ini belum tidur. Tapi saya sangat senang” katana berbinar.

Naschidin (19) salah seorang warga Desa Sangkapura, Kecamatan Sangkapura, mengungkapkan dirinya mengaku penasaran dengan kegiatan itu. Menurutnya, upacara seperti itu jarang sekali disaksikan oleh warga Bawean sepertinya. “Bawean ini kan kecil, jadi kalau ada kegiatan sedikit saja kami pasti tahu, kalau tidak ada apa-apa kondisinya ya sepi,”ungkapnya.

Selain itu, Naschidin beranggapan selama ini masyarakat Bawean memang kurang tersentuh dengan perhatian Pemkab Gresik. Sehingga dengan dikunjungi oleh bupati, dan diadakan kegiatan besar semacam itu, maka nama Bawean akan semakin dikenal oleh Gresik daratan. “Karena selama ini jarang didengar, karena mungkin jarang ada yang ke sini, dan jarang ada kegiatan besar di sini,” tukasnya. “Makanya kalau sering dikunjungi pejabat, saya berharap bisa mempercepat pembangunan.

Sumber : http://www.pulaubawean.com/read/2013/09/06/094931/1824/perkemahan-pramuka-di-bawean

South African Scouts engage in community based environmental projects

South African Scouts engage in community based environmental projects

South African Scouts engage in community based environmental projects

SOUTH AFRICA - SCOUTS South Africa, in partnership with the German Scout Association DPSG, has been encouraging members to initiate community based environmental projects. Provinces, Districts and Groups received and successfully developed and implemented a number of projects that included life skills, Food for Life, global warming and climate change, renewable energy, recycling and biodiversity conservation. For example in Mpumalanga Rovers participated in environmental education camp training which included modules in Sanitation, Recycling, HIV/AIDS, Stars, Energy, Food for Life, Climate change and Weather. The Rovers were taught how they can teach and motivate children. With the skills acquired, the Rovers prepared and facilitated a workshop for 20 pupils.

Furthermore two Scouters from Mpumalanga Sally and Chantal started a Scouting Group named 1st ChoChoCho at a Children’s Home that looks after 459 orphans and vulnerable children and 242 Care Givers who are in distress due to poverty. 1st ChoChoCho Scout Group started a project named Kudla Kiwempilo, meaning Healthy Food, which included the planting of a vegetable garden. The vegetables are now used by the Day-Care-Centre.

In the Kimberly and Kruman districts in the Northern Cape environmental awareness and leadership camps were held. The project addressed matters affecting the environment such as climate change, biodiversity, conservation as well as leadership and problem solving skills. Some of the activities included project management and environmental education through games, so they had ‘fun with a purpose’!

At Burges Dorp village in the Julesburg District in Limpopo, where unemployment and poverty is high, a Group led by Scouter Catherine conducted training for community members on how to make food gardens. By teaching community members how to establish and maintain food gardens they aimed at providing them with healthy nutritious food and a way to generate income as they can sell the vegetables to make profit. The Group helped about 125 families.


View the original article here

Pramuka di Medan Harus Miliki Sumber Dana Sendiri

Pramuka di Medan Harus Miliki Sumber Dana Sendiri

MEDAN - Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi membuka Rapat Kerja Pramuka Kwartir Cabang Kota Medan tahun 2013 di Garuda Plaza Hotel Medan, Rabu (25/9). 

Diharapkan rapat ini dapat memformulasikan program-program kerja yang dapat meningkatkan peran aktif pramuka di tengah-tengah masyarakat Kota Medan.

Dihadapan Ketua Harian Kwartir Cabang Kota Medan Drs H Chairul Anwar, Sekretaris Kwartir Cabang Kota Medan Drs H Ahmad Samadi, sejumlah pimpinan SKPD serta Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka, Eldin kembali mengingatkan tentang 3 revitalisasi gerakan pramuka. Pertama memperkuat dasar hukum gerakan pramuka sebagai organisasi pendidikan non formal di tanah air. Hal itu dimulai dari kelembagaan di tingkat kwartir ranting yang harus tetap dibina dan disesuaikan dengan ketentuan organisasi.

Kedua, lanjutnya, pembaharuan sistem pendidikan kepramukaan. Pembaharuan ini terus terproses untuk dilaksanakan di Kwartir Cabang Medan. Sedangkan yang ketiga adalah kemandirian organisasi. Untuk itu diperlukan kerja keras dan pembiayaan cukup besar guna menopang kegiatan pramuka.

“Kita menyadari tidak mungkin selamanya bergantung pada bantuan pemerintah. Untuk menjaga oronomi dan idenpendensi organisasi, Gerakan Pramuka harus memiliki sumber dana sendiri. Untuk itu sebagaimana yang telah diamanahkan UU No.12 tahun 2010. Saya menghimbau kiranya seluruh kwartir ranting dapat mulai memikirkan dan berupaya untuk membentuk unit usaha yang dimaksud,” kata Eldin.

Sebagai langkah awal, jelas Eldin, setiap kwartir ranting perlu melakukan pendataan aset yang dimiliki. Tentu saja pengembangan dan pengelolaan aset dalam bentuk badan usaha dapat dilakukan bekerjasama dengan pihak ketiga. Yang penting sepanjang menguntungkan dan bermanfaat bagi Gerakan Pramuka.

Eldin selanjutnya mengingatkan, selaku penyelenggara pendidikan kepramukaan, Gerakan Pramuka mempunyai peranan besar dalam pembentukan kepribadian generasi muda yang saat ini telah menjadi dambaan utama masyarakat Indonesia. Untuk itu dia mengajak semua dapat kembali bersama-sama memantapkan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai yang tercantum dalam Trisatya dan Dharma Pramuka.

Di penghujung sambutannya, Eldin selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Medan berharap agar rapat kerja ini akan menghasilkan panduan kegiatan Kwartir Cabang Kota Medan yang menjadi acuan bagi kwartir ranting dalam melakukan berbagai pengembangan kegiatan kepramukaan di gugus depan.

Sementara itu menurut Ketua Harian Kwartir Cabang Kota Medan Drs Chairil Anwar, tujuan rapat kerja ini dilakukan untuk menghayati permasalahan-p;ermasalahan stategi yang dihadapi oleh Grekan Pramuka dalam upaya melaksanakan penyelenggaraan kepramukaan sesuai dengan amanah Muscab tahun 2009 dan masa depan Gerakan Pramuka.

“Selain itu juga untuk meningkatkan dan mempercepat komunikasi internal Gerakan Pramuka, khususnya di jajaran Kwartir Cabang Medan,” kata Chairil.

Sumber :  http://medan.tribunnews.com/2013/09/25/pramuka-di-medan-harus-miliki-sumber-dana-sendiri

Saka Bhayangkara

Saka Bhayangkara adalah wadah Pendidikan guna menyalurkan minat dan mengembangkan bakat serta pengalaman para pramuka penegak dan pandega dalam berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kebhayangkaraan sehingga mereka menjadi anggota masyarakat yang baik, peduli terhadap keamanan,ketertiban masyarakat (Kamtibmas) baik lokal, nasional, maupun internasional.

Saka Bhayangkara adalah Satuan Karya yang berada di bawah pembinaan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Disamping itu Saka Bhayangkara merupakan Saka terbesar dan paling berkembang di Indonesia. Hal ini Karena Saka Bhayangkara dapat dibentuk di hampir seluruh wilayah Kwartir di Indonesia, tidak terbatas pada suatu sumber daya atau kondisi alam.
Krida-krida dalam Saka Bhayangkara, sebagai berikut :

  1. Krida Ketertiban Masyarakat (Tibmas)
  2. Krida Lalu Lintas (Lantas)
  3. Krida Pengenalan Tempat Kejadian Perkara (PTKP)
  4. Krida Pencegahan dan Penanggulangan Bencana (PPB)
 • Subkrida Pasukan Berkuda (Paskud)
• Subkrida Pasukan Anjing Pelacak (Paskan)
• Subkrida Pemadam Kebakaran (Damkar)
• Subkrida Search And Rescue (SAR)
 
Pimpinan Saka Bhayangkara, adalah bagian dari kelengkapan kwartir ditingkatnya yang bertugas membantu kwartir dalam menentukan kebijaksanaan mengenai pemikiran, perencanaan dan petunjuk tekhnis mengenai kagiatan Saka Bhayangkara.

Majelis Pembimbing Saka Bhayangkara, disingkat Mabi Saka Bhayangkara adalah suatu badan dari gerakan Pramuka ditingkatnya berkewajiban memberikan bimbingan dan bantuan yang bersifat moral organisatoris, materiil dan finansial kepada Saka Bhayangkara di tingkatnya.

Pamong Saka Bhayangkara, adalah anggota dewasa gerakan Pramuka yang bertanggung jawab atas pembinaan dan pengembangan Saka Bhayangkara yang menjadi tanggung jawabnya.

Instruktur Saka Bhayangkara, adalah anggota dewasa gerakan Pramuka atau seseorang yang bukan anggota gerakan Pramuka, karena kemampuan dan keahliannya untuk membantu pamong Saka Bhayangkara dalam melaksanakan pembinaan dan pengembangan Saka Bhayangkara yang menjadi tanggung jawabnya.

Dewan Saka Bhayangkara, adalah badan yang dibentuk oleh anggota Saka Bhayangkara ditingkatnya yang beranggotakan dari anggota krida Saka Bhayangkara yang bertugas memimpin pelaksanaan kegiatan Saka Bhayangkara sehari-hari.

Krida, adalah satuan kecil yang merupakan bagian kecil dari Saka Bhayangkarasebagai wadah kegiatan keterampilan tertentu, yang merupakan bagian dari kegiatan Saka Bhayangkara yang beranggotakan maksimal 10 (sepuluh) orang.

Kebhayangkaraan, adalah kegiatan yang berkaitan dengan keamanan negaradalam rangka menjamin tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesian Tahun 1945.

Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, disingkat KAMTIBMAS adalah keperluan hakiki masyarakat yang mendambakan suasana aman dan tertib dalam tata kehidupannya. Keamanan akan senantiasa berkaitan dengan perasaan masyarakat yang mendambakan :
 * Perasaan bebas dari ganguan fisik dan psikis (security)
* Adanya rasa kepastian dan bebas dari kekhawatiran, keraguan dan ketakutan (surity)
* Perasaan ilindungi dari segala macam bahaya (safety)
* Perasaan damai dan tentram lahir batin (peace)
 
LAMBANG SAKA BHAYANGKARA
Lambang saka bhayangkara berbentuk segi lima beraturan dengan panjang masing-masing sisi 5 cm.
ISI Isi lambang saka bhayangkara terdiri atas :
1. PERISAI, dengsn ukuran gambar:
 • Sisi atas = 3,5cm
• Sisi miring atas kiri = 1cm
• Sisi miring atas kanan = 1cm
• Garis tegak tinggi = 8cm
• Garis tegak tinggi = 8cm
 
2. Bintang 3 (Tiga), Masing-masing dengan garis tengah = 0,8 cm
3. Obor dengan ukuran gambar:
 • Panjang tangkai = 1,5 cm
• Tinggi nyala api = 1 cm

4 Gambar Lambang Garakan Pramuka, berupa dua buah tunas kelapa dan simetris, dengan ukuran : 
 • Garis tengah kelapa = 1 cm
• Tinggi tunass = 2 cm
• Panjang akar = 0,5 cm
• Tulisan dengan huruf besar yang berbunyi ” SAKA BHAYANGKARA”.

WARNA
1. Warna dasar saka bhayangkara ” MERAH”
2. Warna dasar perisai bagian atas ” KUNING ” dan bagian bawah” HITAM “
3. Warna tunas kelapa ” KUNING TUA “
4. Warna obor :
 • Kesadaran
• Kewaspadaan
• Kebijaksanaan

5. Tunas kelapa menggambarkan lambang gerakan pramuka yang mempunyai makna
 • Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal, dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
 • Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat, dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi pada tanah air dan bangsa Indonesia.
 • Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri dalam mesy dimana dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun juga.
 • Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan dia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
 • Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi lambang itu mengkiaskan tekad dan keyakinan tiap pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
 • Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan negara Republik Indonesia serta kepada umat manusia.

 6. Keseluruhan lambang saka bhayangkara itu mencerminkan tingkah laku dan perbuatan anggota saka bhayangkara yang aktif berperan serta membantu usaha memelihara atau membina tertib hukum dan ketentraman masyarakat yang mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang mampu menujang keberhasilan pembagunan, serta mampu menjamin tetap tegak nya NKRI yang bersendikan pancasila dan UUD NRI tahun 1945. 

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Satuan_Karya_Pramuka#Saka_Bhayangkara
Anak Pramuka Tetap Berinteraksi dan Kreatif

Anak Pramuka Tetap Berinteraksi dan Kreatif

BANGKA-- Ketua Kwartir Cabang Pramuka Pangkalpinang H Abu Bakar membuka Pesta siaga dan lomba tekhnik kepramukaan. Dalam, peringatan HUT ke 52 RI, Kwarcab Pramuka Pangkalpinang mear berbagai tangkai lomba antara lain teknik ke pramukaan, Bendera Semafur  dan memasukan bola dalam keranjang.

Ketua Kwarcab Pramuka Pangkalpinang H Abu Bakar menjelaskan lomba tekhnik kepramukaan kegiatan rutin yang dilakukan dalam Pramuka. Menurutnya, Gerakan Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0413 Bangka satuan karya untuk membentuk watak karakter.

"Seperti layaknya bintang-bintang yang tinggi dilangir menerangi bumi pertiwi. Bangsa," ungkap Kapten Inf Suyono Ketua Harian Saka Wra Kartika Kodim 0413 Bangka seijin Kamabi Saka Dandim 0413 Bangka Letkol ARM Rudi Setiawan, ditemui Bangkapos.com, Kamis (29/8/2013).

Dijelaskan Suyono, Saka Wira Kartika hasil kesepakatan bersama Kwarnas Gerakan Pramuka dengan TNI Khususnya TNI Angkatan Darat. 

Hal ini sudah kesepakatan bersama Mendagri, Menteri Pertahanan, Mendiknas, Menag, Kemenpora dan Kwarnas Gerakan Pramuka.

Sumber : http://bangka.tribunnews.com/2013/08/29/anak-pramuka-tetap-berinteraksi-dan-kreatif

Saka Dirgantara

Satuan karya adalah wadah pendidikan guna menyalurka bakat dan minat dan mengembangkan bakat juga pengalaman angoota pramuka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sejarah terbentuknya saka
Menggingat kira-kira 80% penduduk indonesia tinggal di pedesaan, maka KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA pada tahun 1961 menganjurkan supaya PRAMUKA mengadakan kegiatan di bidang pembanguna desa. Berdasarkan keputusan Menteri Pertanian dan ketua Kwarnas pada tahun 1966 mengelurkan instruksi bersama untuk membentuk SAKA TARUNA BUMI, seiring dengan berkembangan zaman, maka di ikutilah terbentuknya saka-saka yang lain.

Saka dirgantara
Saka Dirgantara adalah wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan praktis di bidang kedirgantaraan guna untuk menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembanguan nasional.

Sejarah terbentuknya saka dirgantara
Diawali dengan kegiatan perintisan kegiatan aeromodelling secara di indonesia, pada tahun 1948 oleh TNI AU (dulu nya AURI) merintis terbentuknya aeroclub dan pandu udara di bawah naungan dinas pertahanan TNI AU masa-masa itu. Aeromodelling identik dengan pandu udara dan berkembang menjadi pramuka udara lantas menjadi PRAMUKA SAKA DIRGANTARA sejak 17 Januari 1972.

Tujuan terbentuknya saka dirgantara
Tujuan SAKA DIRGANTARA adalah untuk memeberikan pendidikan dalam bidang kedirgantaraan bagi anggota gerakan pramuka melalui kegiatan nyata, produktif, inivatif, dan berguna baik untuk dirinya sendiri maupun untuk masyarakat dan negara.

Anggota saka dirgantara
Anggota SAKA DIRGANTARA yaitu terdiri dari :
Peserta didik tingkatan Pramuka.
1.     Prmuka Penggalang usia 14-15 tahun
2.    Pramuka Penegak usia 16-21 tahun
3.    Pramuka Pandega usia 22-25 tahun
Barulah adanya
·         Pemimpin Saka
·         Instruktur Saka
·         Pamong Saka

Pengenalan bad saka dirgantara
1.     Pesawat jet dan roket
2.    Gambar tunas kelapa
3.    Tulisan saka diirgantara


Untuk Warna
·         Warna dasar jingga
·         Pesawat jet dan roket : putih dan kuning
·         Pesawat roket : abu-abu di atas warna dasar hitam
·         Tulisan SAKA DIRGANTARA : warna hitam

ARTI KIASAN BAD SAKA DIRGANTARA
1.     Bentuk segi lima : melambangkan Pancasila
2.    Warna dasar jingga : kemauan menunjukkan cipta dan karsa
3.    Pesawat jet dan roket : penerapan teknologi maju/selalu mengikuti perkembangan zaman
4.    Warna dasar hitam : wawasan antariksa yang luas tiada batas
5.    Tunas kelapa : melambangkan keberadaan setiap anggota gerakan pramuk dalam ikut serta melaksanakan pembangunan nasional khususnya di bidang kedirgantaraan
6.    Tulisan SAKA DIRGANTARA : satuan karya yang mengabdi dalam kegiatan kesauan dan persatuan di bidang kedirgantaraan.

KRIDA YANG TERDAPAT DI SAKA DIRGANTARA
1.     Olahraga dirgantara
2.    Pengetahuan kedirgantaraan
3.    Jasa kedirgantaraan

A.    OLAHRAGA DIRGANTARA
·         Pesawat bermotor
·         Pesawat tak bermotor
·         Aeromodelling
·         Terjun payung
·         Layang gantung

B.     PENGETAHUAN KEDIRGANTARAAN
·         Navigasi udara
·         PLLU (Pengaturan Lalu Lintas Udara)
·         Meteorologi
·         Fasilitas penerbangan
·         Aerodinamika

C.      JASA KEDIRGANTARAAN
·         Tekhnik mesin pesawat udara
·         Komunikasi
·         Struktur pesawat
·         SAR (Search and Rescue)

Bagian - bagian pesawat terbang:

Cockpit tempat pilot mengendalikan dan mengontrol pesawat

Fulsage merupakan badan atau rangka pesawat

Jet engine (mesin jet) yang berfungsi sebagai pembangkit tenaga yang akan mendorong pesawat

Elevator berfungsi untuk menaik dan menurunkan hidung pesawat

Rudder berfungsi untuk membelokan pesawat kekanan dan kekiri

Stabilizer berfungsi untuk menjaga pesawat stabil terhadap arah angin


Bagian-bagian sayap pesawat terbang

Wing (sayap) berfungsi untuk membagnkitkan gaya angkat. Sayap pesawat terdiri dari beberapa bagian berikut
Spoiler (9) berbentuk plat kecil yang terletak di sayap pesawat berfungsi untuk mengurangi gaya angkat pesawat sesaat setelah mendarat.

Aileron (2,3) berfungsi untuk membuat gerakan memutar

Flaps (4) berfungsi untuk menambah gaya angkat saat pesawat dalam kecepatan rendah

Slats (6) berfungsi untuk memperluas area sayap pesawat agar gaya angkat pesawat bertambah

Bagian- bagian Wing ( Sayap Pesawat )

  1. Wingtip
  2. Low Speed Aileron
  3. High Speed Aileron
  4. Flap track fairing
  5. Krüger flaps
  6. Slats
  7. Three slotted inner flaps
  8. Three slotted outer flaps
  9. Spoilers
  10. Spoilers Air-brakes
A.    OLAHRAGA DIRGANTARA
·         SKK Pesawat Bermotor
Skk pesawat bermotor merupakan salah satu jenis olahraga dirgantara yang di perlombakan dalam PON. Pesawat bermotor ini merupakan jenis pesawat model yang terdiri dari bersayap tetap (fixed wing) dan sayap putar (rotary wing). Kedua-duanya ada yang berfungsi sebagai sport (one flying trainner dan competisi/prestasi).

·         SKK Pesawat Tak Bermotor
Skk pesawat tak bermotor juga merupakan pesawat model yang terdiri dari jenis sport (fun) dan kompetisi/prestasi.

·         SKK Aeromodelling
Aeromodelling adalah salah satu kegiatan yang menggunakan sarana pesawat terbang miniatur (model) untuk tujuan rekreasi, edukasi, dan olahraga. Aeromodelling ini merupakan olahraga dirgantara yang terkait dengan perancangan, perencanaan, dan penerbangan pesawat model.

·         SKK Terjun Payung
Terjun payung merupakan salah satu dari olahraga dirgantara, terjun payung di perkenalkan di indonesi pertama kalinya pada tahun 1962 oleh MLADEN MILICEVIC (MIKA) seorang berkebangsaan Yugoslavia, yang pada waktu itu di perbantukan di sekolah para komando TNI AD di batu jajar. Perkumpulan terjun payung pertama adalah AVES didirikan di bandung oleh mahasiswa ITB (Institut Tekhnologi Bandung) bersama seorang wartawan yang bernama Trisno Yuwono pada tanggal 29 Juli 1969, dan sejak itu olahraga terjun payung terus berkembang di seluruh tanah air. Pada tanggal 17 Januari 1972 klub-klun terjun payung yang terdapat di indonesia sebanyak 62 klub dan bergabung dalam induk organisasi FASI.

·         SKK Layang Gantung
Cabang olahraga dirgantara ini masih banyak belum di ketahui orabg indonesia, karena olahraga yang juga menggunakan parasut ini baru berkembang di indonesia pada awal dekade 70-an. Kendala yang dihadapi lebih pada persoalan image dan citra bahwa olahraga ini merupakan olahraga yang mahal dengan resiko kecelakaan yang tinggi. Olahraga layang gantung ini sering di sebit dengan gantole.

B.     KRIDA PENGETAHUAN DIRGANTARA
·         SKK Navigasi Udara
Nvigasi udara berasal dari bahasa latin NAVIS dan AGERE. Navis di artikan sebagai kapal dan Agere di artikan sebagai pekerjaan memindahkan atau menjalankan, dengan itu navigasi pada umumnya di artikan sebagai pengetahuan sekaligus seni memindahkan kapal dari satu tempat ke tempat yang lain di muka bumi sesuai rencana. Dari definisi berikut di dapat pemahaman bahwa pengetahuan naviasi merupakan pengetahuan sekaligus seni tentang memindahkan kapal (dengan berbagai efek yang terkait di dalam nya) dari pelabuhan laut yang satu ke pelabuhan laut yang lain yang ada di muka bumi. Dalam kegiatan penerbangan pengetahuan dan keterampilan bernavigasi bagi semua yang terkait dengan penerbangan, sangat penting dalam menentukan keberhasilan misi penerbangan itu sendiri.

·         SKK PLLU (PENGATURAN LALU LINTAS UDARA)
Pengaturan lalu lintas udara ATC ( AIR TRAFFIC CONTROILLER ) adalah penyedia layanan yang mengatur lalu lintas udara terutama pesawat terbang untuk mencegah pesawat terlalu dekat satu sama lain dan bertabrakan.

·         SKK METEOROLOGI
Meteorologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari dan membahas gejala perubahan cuaca yang berlangsung di atmosfer. Aplikasi meteorologi dalam dunia penerbangan adalah untuk memperhatikan keadaan cuaca yang di perlukan dalam penerbangan yang meliputi cuaca ketika pesawat akan lepas landas/ takeoff, pesawat akan mendarat/landing, dan sepanjang jalur penerbangan.

·         SKK FASILITAS PENERBANGAN
Dalam materi fasilitas penerbangan ini, akan di bahas fasilitas-fasilitas yang menunjang yang sebagai alat bantu dalam dunia penerbangan. Contoh dari fasilitas penerbangan adalh DME (DISTANCE MEASURING EQUIPMENT) yang berfungsi untuk memberikan panduan/informasi jarak bagi pesawat udara dengan stasiun DME yang di tuju.

·         SKK AERODINAMIKA
Aerodinamika merupakan ilmu tentang gaya dan gerak. Di sini akan di pelajari gaya-gaya pesawat terbang, yang terdiri dari TRUSHT,DRAG, WEIGHT and LIFT.

C.      KRIDA JASA DIRGANTARA
·         SKK TEKHNIK MESIN PESAWAT UDARA
Di SKK TEKHNIK MESIN PESAWAT UDARA akan mempelajari tentang jenis-jenis mesin pesawat dan cara kerjanya.

·         SKK KOMUNIKASI
Komunikasi penerbangan berhubungan pula dengan pengaturan lalu lintas udara. Komunikasi yang baik akan mempengaruhi keselamatan dan kebijakan pilot dalam menjalankan tugas.

·         SKK STRUKTUR PESAWAT
Di sini akan mempelajari mengenai komponen-komponen/bagian-bagian dari pesawat udara dan fungsinya masing-masing.

·         SKK SAR (SEARCH AND RESCUE)
SAR di artikan sebagai usaha dan kegiatan kemanusiaan untuk mencari dan memberikan pertolongan kepada manusia dengan kegiatan yang meliputi :
1.     Mencari
2.    Menolong
3.    Menyelamatkan jiwa manusia yang hilang atau di khawatirkan hilang atau menghadapi bahaya dalam bencana/musibah.
Dalam dunia penerbangan kegiatan ini di laksanakan ketika terjadi kecelakaan pesawat. Sejak tahun 1950 indonesia sudah terdaftar sebagai anggota ICAO (international civil aviation organisation) dan IMCO (International maritim consultative organitation) yang wajib memberikan penyelamatan atau SAR jika terjadi musibah/kecelakaan pada penerbangan atau pelayaran serta bertanggung jawab atas wilahyanya dengan melakukan koordinasi SAR. Dan saat ini lembaga SAR indonesia adalah BASARNAS.

FASILITAS PENERBANGAN
·         Lapangan Udara
Dalam kata asingnya aerodrome (suatu daerah tertentu termasuk bangunan-bangunan, instalasi-instalasi, dan perlengkapannya bagi kedatangan-keberangkatan pesawat terbang

·         Landasan Terbang
Dalm kata asingnya (RUNWAY) ialah suatu daerah persegi panjang di lapangan udara darat bagi pendaratan dan awal terbang (take off run) dari pesawat.

·         Afron
Adalah suatu area tertentu yang berada di lapangan udara yang di pengaruhi untuk memberikan akomodasi bagi para pesawat guna keperluan-keperluan sebagai berikut :
1.     Menaikkan/menurunkan barang-barang/penumpang
2.    Pengisian bahan bakar
3.    Parkir pesawat atau pemeliharaan

·         TAXIWAY
Suatu jalan tertentu di lapangan udara yang di peruntukkan bagi pesawat terbang yang beraksi
NB : jalan jalan yang di buat untuk menghubungkan AFRON dan RUNWAY, bagi lalu lintas pesawat yang beraksi.
·         LANDING DIRECTION INDECATON LANDING TEE (PENUNJUK ARAH PENDARATAN)
Ialah suatu alat yang menunjukkan secara fisual arah pendaratan/take off dari rencana penerbangan dari suatu pesawat.

TANDA-TANDA YANG TERDAPAT DI LAPANGAN TERBANG.
Tanda-tanda yang terlihat dan terdapat di suatu lapangan terbang dipergunakan untuk memperingatkan/memberikan keterangan cara fisual kepada penerbang (pilot). Tanda-tanda isyarat yang di berikan lampu isyarat oleh pengawas lalu lintas udara.
Lampu isyarat LLU
Pesawat dalam Penerbangan
Pesawat dalam aktif lapangan terbang
Hijau tetap
Aman untuk mendarat
Aman untuk take off
Merah tetap
Beri kesempatan untuk pesawat lain dan teruskan terbang keliling
berhenti
Kedipan nyala hijau
Kembali untuk mendarat penegasannya di beikan nyala hijau tetap
Aman untuk parkir
Kedipan nyala merah
Lapangan tidak aman jangan mendarat
Aman untuk taxing di daerah pendaratan
Kedipan warna putih
-
Kembali ke titik penerbangan di lapangan

Cahaya merah pyro technikal
Tidak peduli dengan intruksi-intruksi sebelumnya jangan mendarat sementara ini



Sumber : http://materisemuasaka.blogspot.com/p/materi-saka-dirgantara.html

Kategori

Kategori