Pramuka

Pramuka

Pramuka


Nomor Kode Kwartir Cabang se Kwarda Banten

Posted: 22 Jun 2015 08:29 AM PDT

Nomor kode kwartir cabang se Kwartir Daerah Banten. Kwarda Banten merupakan salah satu dari 34 kwartir daerah Gerakan Pramuka di Indonesia. Pembentukannya seiring dengan pemekaran provinsi Banten dari provinsi Jawa Barat pada tahun 2000. Kwarda Banten memiliki delapan kwartir cabang dengan nomor kode kwartir cabang mulai dari 01 hingga 08. Sedangkan kwarda Banten sendiri memiliki nomor kode
Pramuka Universitas Brawijaya

Pramuka Universitas Brawijaya

Pramuka Universitas Brawijaya


Training of Scout Trainer (TOST)

Posted: 19 Jun 2015 07:56 PM PDT

TRAINING OF SCOUT TRAINER ( TOST)

Sabtu, 06 Juni Racana Brawijaya mengadakan kegiatan seminar yang bertajuk TOST ! apakah TOST itu? TOST merupakan singkatandari Trainingof Scout Trainer? Gimanakah TOST itu? Training of Scout Trainer berarti seminar pelatihan untuk para pembantu pembina dan pembina pramuka untuk membina anak didiknya di pangkalan, Kegiatan tersebut juga merupakan salah langkah Racana Brawijaya untuk lebih mendekatkan diri dengan Perguruan Tinggi lain, dan sarana silahturahmi seluruh Perguruang Tinggi yang ada di Malang Raya. Karena Tak kenal maka tak sayang bukan ? ^^

Kegiatan tersebut merupakan progam kerja divisi Bina Satuan dengan dukungan oleh anggota Racana Brawijaya lainnya. Seminar tersebut bertempat di Gedung Ikatan Alumni Progam Vokasi.

Sebelum masuk ke dalam ruangan kegiatan, peserta disuguhi dengan makan khas adat Racana Brawijaya yakni Buah Apel manis dan Minuman Jahe yang menghangatkan tubuh. Buah apel dan minuman Jahe merupakan minuman jamuan yang khas untuk menjamu tamu racana. Sebelum materi, seminar dibuka dengan sesi sharing antar Perguruan Tinggi yang dipimpin oleh pemangku adat racana yaitu Kak Pandu dan Kak Naning, suasana peserta berlangsung sangat kondusif . Setelah sesi sharing usai kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci al-qur'an oleh Kak edi, suasana berlangsung hikmat. Semangat peserta kemudian digugah dengan seruan dirijen untuk menyanyikan lagu indonesia raya dan hymne pramuka suasana menjadi hidup kembali, dilanjutkan dengan sambutan kapel TOST kak Yusuf sebelum memulai materi.

Pemateri yang ditunggu-tunggu oleh peserta TOSTyang haus akan ilmu akhirnya datang, nyanyian selamat datang mulai bergemuruh menyambut kehadiran Kak Winarto. Kak Win meyampaikan tips dan cara Racana membina pramuka di suatu pangkalan agar lebih seru dan asik namun tetap mendapatkan ilmu kepramukaan yang cukup, salah satunya adalah menyanyikan lagu, lagu yang dinyanyikan berlirikan tema pramuka namun alunan musik yang dimainkan adalah alunan musik yang menggugah semangat dan terdengar familiar, contohnya adalah lagu oplosan, yang telah diubah liriknya dengan lagu yang bertemakan pramuka, sehingga para peserta ikut menyanyikan lagu tersebut dengan semangat. Selain itu dalam pengajaran kita juga bisa menambahkan berbagai macam gerakan yang asik. Acara penutupan ditandai dengan penyerahan Vandel kepada pemateri, nyanyian terima kasih kakak diserukan seiring dengan pemateri yang meninggalka ruangan seminar.

Seminar TOST tersebut juga diharapkan mampu memberikan semangat para pembina untuk membina tunas-tunas bangsa yang akan mengubah dunia dimasa yang akan datang, karena the World is in Our Hand… ^^

Beberapa dokumentasi :

IMG_0533

Pramuka

Pramuka

Pramuka


Perkemahan Antar Satuan Karya (Peran Saka) Nasional 2015

Posted: 19 Jun 2015 09:59 AM PDT

Peran Saka atau Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka Tingkat Nasional Tahun 2015 akan diselenggarakan pada tanggal 3-9 Oktober 2015. Peran Saka Nasional Tahun 2015 akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Bukit Madani, Kendari Sulawesi Tenggara. Pelaksanaan Peran Saka Nasional ini didasarkan pada keputusan Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka Tahun 2013 nomor 22/Munas/2013, tentang Penyelenggaraan
Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Makalah Ilmiah Kebumian Ajang Unjuk Keberanian Menulis Karya Ilmiah Para Peneliti

Posted: 18 Jun 2015 01:24 AM PDT

Asep Kurnia Permana (ketiga dari kiri) salah satu pembicara dari Pusat Survei Geologi memaparkan makalahnya berjudul "Characteristics of the Triassic Soursce Rocks in the west Timor Basin" pada acara "Seminar Pemaparan Makalah Ilmiah Kebumian" yang diselenggarakan Badan Geologi KESDM di Auditorium Lt. II, Badan Geologi, Jalan Diponegoro Bandung, Selasa (16/6/2015). Acara ini menghadirkan 6 pembicara dan diikuti sejumlah perwakilan Unit-Unit di lingkungan Badan Geologi, Mahasiswa, dan Komunitas Saresehan Geologi Populer.

Salah satu cara mempublikasikan beragam kegiatan Badan Geologi kepada masyarakat, baik melalui media cetak maupun elektronik, dimana sebagai lembaga teknis kebumian, tidak hanya berkewajiban menyediakan informasi bagi kebutuhan sektor energi dan sumber daya mineral saja, namun mampu menyiapkan data bagi pengembangan wilayah, rencana penyusunan tata ruang maupun upaya mitigasi bencana geologi. "Data dan informasi tersebut sangat bermanfaat bagi perkembangan kegeologian di tanah air sehingga perlu disebarluaskan kepada pemangku kepentingan salah satu caranya melalui penerbitan karya tulis ilmiah berupa jurnal, bulletin, atau majalah baik berbentuk cetak ataupun elektronik, nasional maupun internasional," ujar Kepala Badan Geologi, Surono dalam sambutan singkatnya yang dibacakan Kepala Bagian Perencanaan dan Evaluasi, Oman Abdurachman  pada pembukaan "Seminar Pemaparan Makalah Ilmiah Kebumian" yang diselenggarakan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di Auditorium Lt. II, Badan Geologi, Jalan Diponegoro Bandung, Selasa (16/6/2015). Menurut Surono, agar penerbitan jurnal ilmiah Badan Geologi dapat berkualitas dibutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama dari para pejabat fungsional dan fungsional muda yang mampu menuliskan semua hasil penelitian/penyelidikan mereka dalam terbitan ilmiah." Perlu adanya dorongan serta dukungan bagi calon penulis agar terbentuk rasa percaya diri dan merangsang minat manulis bagi para pejabat fungsional, terutama para fungsional muda agar berani menuliskan hasil penelitian/penyelidikannya dalam terbitan ilmiah," jelas Surono. Usai pembukaan, Ronaldo Irzon dari Pusat Survei Geologi berkesempatan menjelaskan mengenai penelitian Geo Kimia batuan Granit yang dilakukannya di pulau Muncung dan Tanjungbuku Kepulauan Riau dalam makalahnya berjudul "Contrasting Two Fasieses of Muncung Granite Using Major, Trace, and Rare Earth Elements Geochemistry". "Kepulauan Riau terdiri dari 400 lebih pulau, tapi lokasi penelitian kita dipokuskan pada tiga pulau besar saja, yaitu pulau Singkep, Lingga, dan Selayar, namun yang baru diteliti hanya batuan granit Muncung, satu sample dari Selayar dan tiga dari Lingga sisanya kita ambil dari pulau Singkep," tutur Irzon. Dalam paparannya, dijelaskan pula mengenai teknik penelitian geo kimia yang dipakai. Dimana pada prakteknya Ia mempergunakan dua alat, diantaranya: X-Ray Fluorescence (XRF) dan X Series Thermo ICP-MS. Termasuk penjelasan berdasarkan pengelompokkan batuan granit di ketiga pulau yang mana batuan granit di pulau Selayar dan Lingga termasuk ke dalam fasis A sedangkan Muncung Granit yang diambil dari pulau Singkep termasuk ke dalam pengelompokkan fasis B. Selain itu, dalam presentasinya tentang "Characteristics of the Triassic Soursce Rocks in the west Timor Basin", Asep Kurnia Permana dari Pusat Survei Geologi menuturkan bagaimana dalam penelitian yang dilakukannya pada tahun 2012 lalu di wilayah Timor, menggambarkan mengenai data-data eksplorasi tambang khususnya di cekungan Timor masih kurang. Termasuk gambaran tentang belum adanya sumur-sumur penambangan minyak dan gas terutama di kawasan timor barat yang berhasil dibor. Masih seputar makalah penelitian geo kimia, pada acara yang diikuti sejumlah perwakilan pegawai unit-unit di lingkungan Badan Geologi, Mahasiswa dan Komunitas Saresehan Geologi Populer tersebut, pemapar ke tiga, Muhamad Iqbal dari Sekretariat Badan Geologi menerangkan prihal potensi Oil Shale sebagai bahan energi alternatif berdasarkan hasil analisis makroskopis dan mikroskopis serta rock eval pyrolisis di kawasan Talawi, Lubuktaruk, dan Kiliranjao Sumatera Barat. Bagaimana dalam penelitian baik yang dilakukan di lapangan maupun laboratorium disimpulkan oil shale dari kawasan Talawi, Lubuktaruk, dan Kiliranjao memperlihatkan tingkat potensi hidrokarbon yang sangat baik sehingga diklasifikasikan sebagai lamosite tipe rundle dan merupakan batuan sumberhidrokarbon yang efektif. Dalam kesempatan berikutnya, Supartoyo dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menerangkan mengenai Kelas Tektonik Sesar Palu Koro Daerah Sulawesi Tengah yang dalam penelitiannya Ia menggunakan metode Morphometry sebagai alat ukur kuantitatif dari bentuk lahan yang nantinya membagi kelas tektonik satu wilayah ataupun sesar. Sesar Palu Koro sendiri, menurut Supartoyo merupakan salah satu sesar aktif di wilayah ini yang membentang mulai dari teluk Palu melewati lembah Palu Koro hingga ke daerah selatan. Sementara di wilayah yang sama, terdapat beberapa sesar aktif lainnya yaitu sesar Gorontalo, sesar Poso, sesar Matano, sesar Lawanae, dan sesar Lewonopo." Beberapa sesar ini karakteristiknya belum diidentifikasikan secara baik, hingga masih menjadi peluang untuk melakukan penelitian dan kajian yang lebih rinci," jelas Supartoyo. Pada makalah selanjutnya, Fungsional Penyelidik Bumi Badan Geologi, Igan S Sutawidjaja memaparkan tentang tragedi letusan Gunung Merapi yang terjadi pada 2010 lalu dikaitkan dengan kematian Mbah Marijan. Dimana karena efek dari letusan Merapi, selain menyebabkan longsor kubah lava menimbulkan pula awan panas, sehingga berakibat pula pada banyaknya korban jiwa berjatuhan yang disebabkan terkena dehidrasi, termasuk salah satu korbannya Mbah Marijan. Masih mengenai gunung api, Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Laporan Sekretariat Badan Geologi, Priatna berkesempatan pula menerangkan mengenai Karakteristik Gas Vulkanik dan Implikasinya Terhadap Daerah Wisata Dataran Tinggi Dieng. Menurut Priatna, karakteristik gas vulkanik di kawah Sikidang, kawah Sikendang, dan kawah Sileri menunjukkan konsentrasi gas CO2 yang berbeda-beda. "Dataran Tinggi Dieng kini menjadi tujuan obyek wisata di Jawa Tengah, mengingat ancaman gas dapat terjadi setiap saat, maka pemantauan emisi gas vulkanik terutama pada objek-objek wisata mutlak harus terus ditingkatkan yang tentunya diimbangi dengan manajemen mitigasi bencana gunung api yang baik. Tidak hanya itu, Priatna dalam paparannya menunjukkan beberapa buku mengenai Wisata Dieng yang telah di publikasika Badan Geologi. Usai digelarnya Seminar Pemaparan Makalah Kebumian dilanjutkan dengan Saresehan Geologi Populer yang mengangkat tema Kawah Ijen. (Benny K/ BSN)

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Jambore Dunia ke-23 di Jepang, Indonesia akan Kirim 462 Delegasi Pramuka

Posted: 13 Jun 2015 04:14 PM PDT

Jakarta — Menyambut kegiatan Jambore Dunia ke-23 yang akan dilaksanakan di Kirara-hama, Yamaguchi, Jepang, 28 Juli sampai 8 Agustus 2015, Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka akan mengirim sekitar 462 anggota dan pembina Pramuka dari seluruh Indonesia.

Demikian disampaikan oleh Fachry Sulaiman, Pimpinan Kontingen Delagasi Pramuka di Jambore Dunia ke-23 Jepang, ketika membuka acara "Orientasi Bagi Pembina Pendamping Jambore Dunia ke-23 di Jepang" yang digelar di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka Tingkat Nasional (Pusdiklatnas), Cibubur, Jakarta Selatan (13/6/2015).

Menurut Fachry, acara orientasi pembina ini sangat penting dan bermanfaat untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama kegiatan Jambore Dunia di Jepang. "(Acara) Orientasi ini pertama kali dalam sejarah pelaksanaan jambore dunia di Indonesia. Sangat penting dan berguna untuk kesiapan para pembina mendampingi anak didik selama Jambore," ujar Fachry Sulaiman.

Jambore Dunia merupakan ajang pertemuan pramuka tingkat penggalang dari seluruh dunia dalam bentuk perkemahan besar. Pertama kali digelar pada 1920 di Inggris, Jambore Dunia di Jepang ini merupakan yang ke-23. Dengan mengusung tema "A Spirit of Unity",  Jambore Dunia di Jepang ini bertepatan dengan 70 tahun peristiwa bom atom Hiroshima dan Nagasaki.

Sementara itu, Ketua Wakil Ketua Kwarnas bidang Hubungan Luar Negeri, Achmad Rusdi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya acara orientasi bagi pembina pendamping ini bagi kesiapan delagasi pramuka Indonesia. "Kita tidak semata-mata pergi ke Jepang untuk berpesta. Kita ke Jepang atas nama negara, Indonesia. Jadi, harus semaksimal mungkin," tukas Achmad Rusdi.

Achmad Rusdi menambahkan, selain kesiapan teknis, kesiapan mental dan spiritual juga tak kalah penting. "Kita harus tahu dan paham etiket dan adat istiadat pramuka-pramuka dari seluruh dunia, sehingga kita tetap bisa menjaga identitas kita sebagai orang Indonesia," tambahnya.

Secara terpisah, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menyatakan dukungannya terhadap pengiriman pramuka Indonesia di Jambore Dunia ke-23 di Jepang ini.  "Persiapannya harus detail dan maksimal. Harumkan nama Indonesia di pentas jambore dunia di Jepang," tandas Adhyaksa Dault. (Kak Luqman/Annas Kominfo)

[Humas Kwarnas]

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Pelepasan Siswa Kelas 6 dan Pentas Kreasi Seni SD AL-Amin 2015

Posted: 13 Jun 2015 03:37 AM PDT

Caption : Beberapa siswa kelas II menampilkan atraksi seni kepramukaan pada acara Pelepasan Siswa Kelas 6 dan Pentas Kreasi Seni Siswa SD- AL Amin tahun 2015 di Kompleks SD-AL Amin, Jalan Bangbayang No. 15/157 C Dago Bandung, Sabtu (13/6/2015).

"Selain berprestasi dalam bidang akademik seluruh siswa-siswi SD-AL Amin diharapkan mampu berprestasi melalui bidang kesenian dan agama," ujar Kepala SD-AL Amin, Tini, S.Pdi., kepada BSN disela-sela acara Pelepasan Siswa Kelas 6 dan Pentas Kreasi Seni SD AL-Amin Tahun 2015 di kompleks SD AL-Amin, Jalan Bangbayang No. 15/ 157 C Dago Bandung, Sabtu (13/6/2015).  Menurut Tini, program-program belajar di SD AL-Amin banyak tapi lebih ditekankan pada agama dan kesenian." Siswa SD AL-Amin saat ini berjumlah 198 orang dari berbagai strata ekonomi tapi dengan bimbingan para guru, anak-anak disini bisa meraih prestasi meskipun dengan berbagai macam keterbatasan dan target kami kedepan siswa sekolah ini semakin bertambah jumlahnya dan semakin berprestasi," harap Tini. Dalam acara yang dihadiri perwakilan Dinas pendidikan Kota Bandung, Yayasan, serta para orang tua siswa tersebut, para siswa menampilkan berbagai macam atraksi seni baik tradisional maupun modern, termasuk atraksi kepramukaan. Belum lama ini SD AL-Amin berkesempatan meraih prestasi sebagai juara pertama Cipta Puisi se-Kota Bandung." Mewakili pihak Dinas Pendidikan, kami berharap kedepan kedua belah pihak bisa bekerjasama lebih baik lagi, sehingga prestasi SD AL-Amin bisa lebih meningkat," ujar perwakilan Dinas Pendidikan Kota Bandung Dra. Erlis Suryani, M.Mpd.
(Benny K/ Roni SF/ BSN)

Kader Saka Wirakartika Harus Mampu Tingkatkan Kemampuan dan Keterampilan

Posted: 13 Jun 2015 03:35 AM PDT

Caption : Dandim 0618/BS, Letkol Inf. Rudi Mochamad Ramdhan selaku Mabisaka Wirakartika Kota Bandung didampingi Pinsaka Wirakartika Kota Bandung, Kapten ARM. Ferry R. Tulas berbincang-bincang seputar kepramukaan kepada para peserta usai digelarnya upacara pembukaan Perkemahan Sabtu-Minggu Satuan Karya Wirakartika Kota Bandung di lapangan Sekretariat Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Bandung, Jalan LL. RE. Martadinata 157 Bandung (13/6/2015). Perkemahan ini diikuti perwakilan anggota Saka Wirakartika dari 14 Koramil se-Kota Bandung.

"Kader-kader Saka Wirakartika diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang berguna baik untuk anggotanya maupun bagi masyarakat bangsa dan negara yang berkaitan dengan bela negara," ujar Komandan Komando Daerah Militer (Kodim) 0618/BS, Letkol. Inf. Rudi Mochamad Ramdhan selaku Majelis Pembimbing Satuan Karya (Mabisaka) Wirakartika Kota Bandung dalam sambutannya pada Upacara pembukaan Perkemahan Sabtu-Minggu Satuan Karya Pramuka Wirakartika Kota Bandung di Sekretariat Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Bandung, Jalan LL. RE. Martadinata 157 Bandung, Sabtu (13/6/2015). Menurut Rudi, Saka Wirakartika yang dibina oleh Kodim merupakan wadah bagi kaum muda sebagai patriot bangsa yang setia berbakti dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur keutuhan berbangsa dan bernegara." Kegiatan persami ini dapat dimanfaatkan untuk menunjukkan segala macam ide dan inovasi yang dimiliki, sehingga kedepan kegiatan persami dapat menjadi ajang generasi muda untuk menunjukkan prestasinya masing-masing," harap Rudi.  Hadir dalam upacara tersebut perwakilan Kwarcab Kota Bandung dan sejumlah undangan lainnya. Dalam Persami ini turut digelar beberapa lomba yang memperebutkan Pila Dandim 0618/BS diantaranya : Lomba Semapore, Kompas, Tapak Perkemahan, dan Pentas Seni Tradisional Sunda. "Target digelarnya persami adalah dalam rangka pembinaan karakter bangsa, dimana mereka bisa menjadi tolak ukur negara di masa yang akan datang dan harapan kami setelah kembali ke lingkungan gugus depan masing-masing mereka bisa mengaplikasikannya," ujar Kapten ARM. Ferry R. Tulas selaku Pin Saka Wirakartika Kota Bandung.  (Benny K/ Roni SF/ BSN)

Musyawarah Amura Karatedo-Indonesia Jabar 2015

Posted: 13 Jun 2015 03:31 AM PDT

Caption : Ketua Harian Pengurus Pusat Amura Karatedo-Indonesia, Syahril Oshen memberi sambutan pada pembukaan Musyawarah Provinsi Jawa Barat Karatedo–Indonesia di Aula Sekretariat Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Bandung, Jalan LL. RE. Martadinata 157 Bandung,  Sabtu (6/6/2015). Acara dalam rangka pemilihan Ketua dan pengurus Amura Karatedo-Indonesia Provinsi Jawa Barat periode 2015-2020 tersebut diikuti perwakilan pengurus Amura Karatedo-Indonesia dari Kota/Kabupaten se-Jawa Barat. (Benny K/ BSN)

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Forum Wartawan Bandung Juara Gelar Pelatihan Jurnalistik

Posted: 11 Jun 2015 11:38 PM PDT

Caption : Irfan Gunawan Effendi dari Bandung TV menerangkan seputar pemberitaan televisi pada hari pertama Pelatihan Jurnalistik dan IT Praktis Pemuda Kota Bandung  yang digelar Forum Wartawan Bandung Juara (FWBJ) di Hotel Perdana Wisata, Jalan Sudirman No.66-68 Bandung, Kamis (11/6/2015). Kegiatan yang dilaksanakan dari 11-13 Juni 2015 tersebut diikuti sebanyak 40 orang perwakilan Pelajar, Mahasiswa, dan Organisasi Pemuda se-Kota Bandung.

Dalam rangka mengembangkan minat dan bakat masyarakat terutama generasi muda ke dalam dunia jurnalistik, Forum Wartawan Bandung Juara (FWBJ) bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung serta Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Bandung menggelar "Pelatihan Jurnalistik dan IT Pemuda Kota Bandung" yang dilaksanakan dari 11-13 Juni 2015 di Hotel Perdana Wisata, Jalan Sudirman No.66-68 Bandung. Kegiatan tersebut diikuti 40 orang perwakilan Pelajar, Mahasiswa, dan Organisasi Pemuda se-Kota Bandung." Tujuan digelarnya pelatihan ini, khususnya bagi kami merupakan terobosan dalam rangka turut mendukung perkembangan pembangunan kota Bandung, dimana pemuda kota Bandung dapat menjadi pemuda-pemuda yang handal dalam bidang jurnalistik," ujar Ketua FWBJ, Asep Robin, S.Sos., dalam sambutan singkatnya yang berharap kegiatan ini dapat rutin dilaksanakan setiap tahun. Senada dengan Asep Robin, Kepala Diskominfo Kota Bandung, H. Aos Wijaya Achmad Bintang, SE,M.Si., menyatakan pelatihan Jurnalistik saat ini memberikan manfaat terutama bagi pemuda untuk menyongsong masa depan." Jurnalistik dan media saat ini telah menjadi sebuah industri, dimana banyak menyerap tenaga kerja didalamnya dan FWBJ bersama beberapa organisasi kewartawanan lainnya telah menjadi mitra Pemerintah Kota Bandung dalam mensosialisasikan program-program Pemerintah Kota Bandung kepada masyarakat melalui pemberitaan diharapkan dengan digelarnya pelatihan ini kerjasama antara FWBJ dan Pemkot Bandung dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya bagi para peserta dapat menjadi peluang untuk masuk ke industri media massa," ujar Aos yang dalam hal ini mewakili Walikota Bandung. (Benny K/ BSN)

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Humas Pemerintah Dituntut Berkualitas Dalam komunikasi dan Pelayanan Publik

Posted: 10 Jun 2015 05:49 PM PDT

Caption : Pakar sekaligus konsultan bidang komunikasi, Magdalena Wenas, CPR, M.Comm., menerangkan mengenai strategi komunikasi yang efektif kepada para peserta pada Workshop Peningkatan Kompetensi Bidang Komunikasi dan Pelayanan Publik yang di selenggarakan Badan Geologi ESDM di ruang rapat Balai Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta, Selasa (9/6/2015). Kegiatan ini diikuti perwakilan dari Unit-Unit di lingkungan Badan Geologi dan ESDM bidang pelayanan publik.

"Peranan komunikasi dan pelayanan publik tidak dapat dipisahkan di dalam instansi pemerintah, karena itu sudah sepatutnya kita sebagai pegawai pemerintahan dituntut mampu meningkatkan kemampuan serta kualitas menjadi seorang komunikator yang baik, menguasai teknik jurnalistik dan kaitannya dengan membuat tulisan dan pressrealese,"  ujar Plt. Kepala Bagian Umum Sekretariat Badan Geologi, Dedi Budiman, SH., dalam sambutannya pada Workshop "Peningkatan Kompetensi Bidang Komunikasi dan Pelayanan Publik" yang diselenggarakan Badan Geologi ESDM di Balai Pendidikan dan Latihan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta, Selasa (9/6/2015).  Menurut Dedi, Badan Geologi perlu memiliki sumber daya manusia yang handal dalam berkomunikasi." Dengan diselenggarakannya workshop ini Khususnya bagi Badan Geologi diharapkan memiliki sumber daya manusia yang handal dalam berkomunikasi maupun dalam berbagai kegiatan yang berhadapan dengan publik, mitra kerja, pers serta didukung dengan keterampilan menyusun pengelolaan acara yang efektif dan tepat guna," lanjut Dedi yang dalam hal ini mewakili Sekretaris Badan Geologi.  Selanjutnya Pakar dan Konsultan bidang Komunikasi, Magdalena Wenas, CPR, M.Comm., dalam paparannya menginginkan agar setiap insan kehumasan pemerintah perlu memahami bagaimana mempelajari strategi berkomunikasi secara cerdas, creatif dan efektif." Menghadapi abad 21 dan 22, public relation atau humas pemerintah yang bertugas dalam bidang pelayanan publik, tentunya perlu lebih profesional dalam hal berkomunikasi dengan berbagai pihak, dimana komunikasi ini dibangun dengan strategi yang cerdas, kreatif dan efektif dari setiap personalnya," ujar Magdalena. Manurut Magdalena, budaya komunikasi yang selama ini dilaksanakan oleh Humas Pemerintah, tentunya di abad ini harus bisa berubah 360 drajat." Dulu kita hanya sekedar menyampaikan pesan kepada publik, namun sekarang cara kita berkomunikasi 360 drajat jelas harus berubah, dimana kita harus mampu membangun komunikasi yang lebih dinamis dengan semua pihak dalam upaya membangun relasi dan mampu mamanfaatkan banyak hal, seperti; facebook, email, youtube, website dan sebagainya," jelas Magdalena. Selain itu, sebagai personal kehumasan perlu juga terampil dalam mengaplikasikan bahasa komunikasi." Bahasa komunikasi merupakan bagian penting dari diri kita, begitu juga halnya bahasa komunikasi menjadi satu bagian dalam tugas kehumasan sebuah instansi pemerintah, oleh sebab itu, humas harus cerdas dalam membina tata bahasa komunikasi dalam upaya membangun relasi yang baik," jelas Magdalena. Pada kegiatan sehari itu, para peserta yang ikut serta berasal dari perwakilan Unit-Unit di lingkungan Badan Geologi dan KESDM yang bertugas di bidang pelayanan publik.
Senada dengan Magdalena, Pakar dan Konsultan bidang Komunikasi, Dede Farhan Aulawi mengaitkan komunikasi dan profesi." Humas di abad 21 perlu menguasai 3 hal, yakni ; bahasa yang baik, network atau jaringan serta penguasaan masalah IT atau internet yang tujuan akhirnya mampu mengembangkan diri sebagai pemimpin yang baik, dimana didalamnya seorang pemimpin dituntut mampu mengelola organisasi, mampu memotivasi diri sendiri dan orang lain, mampu untuk mengerahkan tim, dan mampu untuk menjelaskan, menyampaikan pendapat serta membimbing anggota," terang Dede. Selain itu, syarat komunikasi yang efektif, apapun yang disampaikan harus benar, jelas, lengkap dan ada upaya timbal balik." Agar proses komunikasi bisa berjalan efektif yang terpenting apapun yang akan disampaikan harus benar, jelas, lengkap dan bisa mengupayakan adanya timbal balik serta mampu menguasai produk pengetahuanya sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing," jelas Dede yang menambahkan, untuk meningkatkan keterampilan komunikasi diharuskan para komunikator sering melakukan praktek komunikasi dan melatih sistematika komunikasi. Selain itu, berbicara tentang kompetensi bidang komunikasi dan pelayanan publik berbicara pula tentang Media Relations, dimana menurut Kepala Divisi Pemberitaan Media Indonesia, Abdul Kohar, media relations merupakan relasi timbal balik antara media dan organisasi yang bertujuan membentuk kesamaan persepsi pada publik dan berujung tercapainya pengetahuan, sikap, atau prilaku positif publik terhadap organisasi bersangkutan." Media relations harus mencapai kesamaan agenda organisasi, agenda media, dan agenda publik, dalam hal ini tugas dari kehumasan bagaimana menjadikan agenda ini menjadi penting,menarik dan menghasilkan kebijakan," ucap Kohar. Menurut Kohar yang memiliki agenda bukan cuma media dan publik. Entitas lainnya seperti pemerintah, partai politik, parlemen, lembaga penegak hukum, korporasi juga memiliki agenda." Agar agenda negara atau korporasi sejalan dengan genda media maka perlu diselenggarakan beberapa kegiatan diantaranya; media visit, press tour, press workshop, memasang iklan, dan menjadi media darling," terang Kohar. Dalam kesempatan yang sama Abdul Kohar menjelaskan pula mengenai menulis siaran pres, dimana pada hakikatnya siaran pers merupakan berita yang ditulis petugas kehumasan yang selanjutnya dibagikan atau dikirim kepada wartawan media massa agar dimuat di media bersangkutan." Siaran pres harus menarik di mata wartawan atau media. Karena itu, siaran pers harus ditulis seperti berita yang sudah barang tentu harus memenuhi unsur-unsur nilai berita dengan sudut pandang yang menarik dan judul yang menggugah," jelas Kohar yang berharap agar petugas atau pejabat humas mampu menjaga hubungan baik dengan media agar siaran pers yang dimuat menjadi lebih besar. Usai pemaparan para narasumber, acara dilanjutkan dengan diskusi. (Benny K/ BSN)

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Bimtek Kehumasan dan Jurnalistik Kwarcab Kota Bandung 2015

Posted: 09 Jun 2015 06:54 PM PDT

Caption : Wakil Ketua Kwarcab Kota Bandung, Bidang Abdimas Humas, Yusuf Wahyudin membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan dan Jurnalistik yang diselenggarakan Bidang Hubungan Masyarakat Kwarcab Kota Bandung  di Aula Sekretariat Kwarcab Kota Bandung, Jalan LL. RE. Martadinata 157 Bandung, Minggu (7/6/2015). Kagiatan ini diikuti anggota Dewan Kerja Ranting Bidang Humas se-Kota Bandung.

Dalam rangka menambah wawasan mengenai Kehumasan dan Jurnalistik perwakilan pengurus Dewan Kerja Kwartir Ranting se-Kota Bandung mengikuti Bimbingan Teknis Kehumasan dan Jurnalistik yang diselenggarakan Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Kwarcab Kota Bandung, di Aula Sekretariat Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Bandung, Jalan LL. RE. Martadinata 157 Bandung, Minggu (7/6/2015). "Maksud dan tujuan Bimtek ini adalah memberikan masukan, pengetahuan dan bagi para anggota pramuka khususnya para pengurus Dewan Kerja Ranting dan setidaknya bimtek ini juga mampu diterjemahkan dan diaktualisasikan di lingkungan Kwartir Ranting masing-masing namun bisa juga terekspose secara global hingga ke tingkat nasional," ujar Wakil Ketua Kwarcab Kota Bandung, Bidang Abdimas Humas, kak Yusuf Wahyudin dalam sambutan pembukaannya. Dalam sambutannya kak Yusuf berpesan materi yang disampaikan narasumber perlu dipelajari dan selanjutnya melakukan analisis." Suatu saat pramuka betul-betul menjadi kebutuhan kita, karena memiliki tujuan positif dalam rangka pembinaan karakter, oleh sebab itu, kader-kader kehumasan dalam gerakan pramuka bisa menjadi leader bagaimana mengkomunikasikan kepramukaan kepada masyarakat," lanjut kak Yusuf. Selanjutnya Andalan Humas Kwarcab Kota Bandung, Imas Kurniasih dalam paparannya berjudul "Harmonisasi Hubungan Pramuka dan Media Massa" menerangkan tentang potret Humas Pramuka secara umum yang masih lamban dalam hal pemberitaan kepramukaan."  Humas pramuka dalam kenyataan masih lamban dalam hal informasi pemberitaan, selain itu tidak media friendly, artinya humas pramuka perlu belajar membina hubungan baik dengan siapapun dalam hal ini media massa guna menginformasikan setiap kegiatan pramuka di lingkungannya masing-masing karena secara umum media dianggap memiliki peran sebagai perpanjangan tangan untuk berbicara dengan masyarakat lewat berita," ujar kak Imas. Karena itu, menurut kak Imas, media dapat dimanfaatkan dalam rangka membangun citra positif gerakan pramuka di mata masyarakat. Senada dengan kak Imas, Sekretaris Satgiat Humas Kwarcab Kota Bandung, Benny Kurniawan dalam paparannya berjudul "Jurnalistik dan Khazanah Informasi Pramuka Kota Bandung" memberikan pemahaman bagaimana humas dan media massa tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya." Disini humas pramuka dapat menjadi sumber berita bagi pers dan pers menjadi sarana publikasi bagi humas agar Gerakan Pramuka dapat lebih dikenal masyarakat," ujar kak Benny yang juga menerangkan tentang teknik menulis berita acara dan keterangan foto kegiatan kepramukaan. Usai pemaparan acara dilanjutakn dengan diskusi. (Roni SF/ Willy/ BSN)

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Saka Kalpataru Banjarnegara: Buat Lubang Biopori di Kompleks Alun-alun Kota dan Pendopo Kabupaten

Posted: 08 Jun 2015 08:24 PM PDT

DSCF2992Banjarnegara – Satuan Karya Pramuka Kalpataru Kwarcab Banjarnegara ikut berperan dan berpartiisipasi dalam rangkaian pelaksanaan peringatan hari lingkungan Hidup tingkat Propinsi yang digelar di Kabupaten Banjarnegara, jumat (5/6)

Acara yang dihadiri oleh seluruh kepala daerah se Jawa Tengah tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sujatmoko. Dalam kesempatan tersebut, puluhan pramuka penegak pandega anggota Satuan Karya Pramuka Kalpataru turut ambil bagian dengan membuat puluhan lubang biopori dikomplek alun alun kota dan pendopo kabupaten.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sujatmoko mengatakan, peran serta generasi muda dalam menjaga, melestarikan dan merawat lingkungan sangat mutlak diperlukan, demi keberlangsungan dan kemaslahatan umat manusia. Tak terkecuali anggota pramuka yang harus menjadi pelopor dan garda terdepan dalam menanamkan nilai dan kesadaran cinta lingkungan.

DSCF2999"Wadah Saka Kalpataru sangatlah tepat sebagai upaya membantu pemerintah untuk ikut serta menyelamatkan lingkungan, karena disitu beranggotakan pemuda pemuda yang sadar dan cinta lingkungan " Ujarnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, aksi nyata pemuda khususnya pramuka saka kalpataru sangat dinanti ditengah minimnya generasi muda yang acuh dan mengabaikan keberadaan lingkungan. Hal tersebut penting artinya, mengingat dampak yang ditimbulkan jika kita tidak merawat lingkungan atau bahkan merusak dan membuat celah yang dapat memicu terjadinya bencana alam.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur  Jawa Tengah Heru Sujatmoko juga berkesempatan ikut serta dalam membuat lubang biopori yang diikuti oleh sejumlah kepala daerah dan undangan. (Kak Alwan/Humas Kwarcab Banjarnegara)

[Humas Kwarnas]

Tanamkan sejak dini

33 Pramuka Santri Terpilih Ikuti ASEAN Outbound

Posted: 08 Jun 2015 07:25 PM PDT

PPSN KEGIATAN - 2Setelah lewat seleksi ketat, 33 Pramuka Santri dinyatakan mendapatkan Golden Tickets mengikuti ASEAN Outbound, atau pengembaraan Pramuka Santri di negara anggota ASEAN. Selama 15 hari mereka akan berkeliling Indonesia, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia, Singapura dan negara ASEAN lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Mohsen, Direktur PD Pontren Kemenag RI, pada senin (08/05/15) di Bumi  Perkemahan Tambang Ulang, Kab Tanah Laut, Kalimantan Selatan. "Kemarin sudah kita umumkan, salah satu tujuan program ini adalah memperkenalkan santri dengan budaya dari berbagai negara di ASEAN, jika selama ini mereka hanya mengenal negara-negara itu lewat buku, sekarang mereka datang langsung" jelas Mohsen.

Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) ini berlanPPSN KEGIATAN - 3gsung dari 1 – 7 Juni 2015, dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin didampingi Marbawi A Katon (Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka), dan ditutup Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Arifin, pada Minggu 7 Juni 2015. Kegiatan ini memecahkan rekor MURI, yaitu konfigurasi madihin dengan 5000 peserta.

Sementara itu, Mardhani Zuhri dari Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka menjelaskan, selama kunjungan mereka akan mengunjungi KBRI, berjumpa dengan pemimpin dan tokoh setempat, datang ke NSO (National Scout Organization) di negara-negara tersebut. Peserta juga akan menghadiri dialog dan acara kebudayaan, kemudian menuliskan di blognya masing-masing dengan bahasa Indonesia dan Inggris.

"Kita memberikan akses dan jPERKEMAHAN PRAMUKA SANTRI NUSANTARA - KEGIATAN PELATIHAN REPORTASEaringan kepada santri-santri pilihan, 10 atau 20 tahun lagi ini akan sangat bermanfaat bagi mereka, Indonesia dan ASEAN, utamanya dalam menjaga perdamaian, dari sekarang mereka harus berinteraksi dengan warga ASEAN lainnya", jelas Mardhani saat ditemui di lokasi Perkemahan senin (08/05/15).

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, "Santri kan sehari-hari sudah berbahasa Inggris dan Arab, jadi untuk bahasa rasanya tidak ada di kendala" ujarnya optimis. Namun Adhyaksa Dault mengingatkan pentingnya memberikan orientasi kunjungan kepada 33 Pramuka Santri itu, "mereka duta bangsa, jadi harus memiliki banyak ilmu dan pengetahuan tentang Indonesia", tutupnya.(Kak Hariqo/Annas Kwarnas Gerakan Pramuka)

[Humas Kwarnas]

Kamabicab Kab. Siak: Bawalah Pulang Kenangan Manis Selama Mengikuti KBN 2015

Posted: 08 Jun 2015 04:36 AM PDT

13Siak (7/6), Kemah Budaya Naional (KBN) tahun 2015 di Siak Sri Idrapura secara resmi ditutup oleh Bupati Siak, Kakak Drs. H. Syamsuar, M.Si di Bumi Perkemahan Tengku Buwang Asmara, dii minggu (7/6) pada pukul 20.30 WIB

Bumi Perkemahan Tengku Buwang  Asmara sempat diguyur hujan deras,  walaupun beberapa menit kemudian hujannya berhenti namun peserta upacara tetap tegap berdiri secara hikmat melanjutkan upacara penutupan KBN 2015.

Dalam sambutannya Kasubdit Verifikasi dan Perumusan Nilai Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya Kak Dra. Triana Wulandari, M.Si, mewakili Dirjen Kebudayaan, Kemendikbud RI berpesan bahwa  setelah pulang dari Siak ini, baik pengalaman, pengetahuan, dan pemahaman yang telah adik-adik serap  dan adik-adik  pahami tolong disampaikan atau ditularkan kepada teman-teman di wilayah masing-masing. Apakah …adik-adik siap? Tanya Kak Triana, Siap……jawab adik-adik peserta KBN 2015 serentak walaupun diguyur hujan

4Bupati Siak, Kak Syamsuar dalam sambutannya mengatakan bahwa tentunya banyak kenangan manis atau mungkin ada kenangan pahit kalaupun tidak banyak, tentunya kami sudah semaksimal mungkin untuk menjadi tuan rumah yang lebih baik menyambut kehadiran dan mempersiapkan segalanya yang dibutuhkan adik-adik.

"Namun demikian kalau seandainya masih ada kekurangan/kekhilafan atau kesalahan di panitia serta pemerintah Kabupaten Siak khususnya dan Provinsi Riau pada umumnya, pada kesempatan ini kami mohon maaf." Ungkap Kak Syamsuar

Kami berharap kenangan manis "kenangan yang baik", bawalah ke kampung halamannya dan kenangan yang tidak baik "yang pahit" mungkin yang dirasakan adik-adik  ataupun Pembina termasuk dan pengakap Malaysia. Jadi sebelum berangkat meninggalkan Buper Tengku Buwang Asmara ini segeralah dibuang ke sungai Siak yang tidak jauh dari sini supaya tidak ada lagi kenangan yang tidak bagus itu dibawa ke kampung halamannya bertemu dengan keluarganya.

5Adik-adik semuanya sudah banyak teman sejawatnya, mulai dari Aceh sampai Papua termasuk yang ada di Riau yang sekarang ini berkumpul semuanya serta teman-teman/saudara-saudara kita dari negeri tentangga  Malaysia.

"Saya fikir pasti adik-adik sudah punya nomor HP-nya. Kapan-kapan adik-adik bisa berhubungan itu bagian untuk meningkatkan silaturahmi kita sesama anak Pramuka dan tentu sesama anak bangsa yang dipersiapkan oleh pemerintah untuk menjadi generasi emas yang akan memimpin bangsa ini tahun 2045 yang akan datang."kata Kak Syamsuar

Harapan yang sama juga disampaikan oleh Kak Syamuar didalam isi sambutannya bahwa harapan kami semua apa yang diperoleh di Siak ini yang tentunya menambah wawasan, ilmu pengatahuan dan pengalaman adik-adik kiranya juga dapat dibawa ke tempat  daerah masing-masing sekaligus menyebarkan informasi kepada teman-teman sejawatnya pramuka di daerah masing-masing.

9"Yang sekaligus juga saya harapkan hubungan silaturahmi yang telah dijalin adik-adik disini adalah bagian untuk menjadi pemersatu bangsa sebagai wadah Negara kita Negara Kesatuan Republik Indoneisa (NKRI) yang kita cintai dan banggakan kita semua." Ungkap Kak Syamsuar

Dan harapan kami kepada adik-adik persiapkan diri untuk tugas selanjutnya khususnya dalam rangka belajar meningkatkan kemampuan dan keahlian adik-adik dan sekaligus meningkatkan kegiatan Pramuka di sekolahnya masing-masing

"Mari kita giatkan kegiatan pramuka di daerahnya masing-masing, mudah-mudahan Kemah Budaya Nasional yang akan datang bisa memperoleh prestasi yang terbaik sesuai dengan apa yang menjadi harapan kita semua." Pungkas Kak Syamsuar

[Humas Kwarnas]

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Pelantikan Pengurus dan Peresmian Gudep 12-045 Basis Rutan Kelas I Bandung

Posted: 07 Jun 2015 06:00 PM PDT

Caption : Kepala Rutan Klas I Bandung selaku Kamabigus, Mulyadi didampingi Kadiv. Pas Kanwil Hukum dan Ham Prov. Jawa Barat Agus Toyib dan Ketua Gugus Dharma Pramuka Lapas Klas I Sukamiskin Bandung, Dada Rosada serta undangan lainnya membuka tirai papan nama Gudep pada upacara Pelantikan Pengurus periode 2015-2018 dan Peresmian Gugus Depan Gerakan Pramuka 12-045 Basis Rutan Klas I Bandung di lapangan olahraga Rumah Tahanan Negara Klas I Bandung, Jalan Jakarta Bandung, Jum'at (5/6/2015). Hadir dalam upacara tersebut perwakilan anggota pramuka dari Lapas dan Rutan lainnya se-Bandung Raya.

"Pembinaan kepramukaan di lingkungan Lapas dan Rutan itu bisa menumbuhkan cinta tanah air dan bila pembinaan pramuka bisa dilaksanakan lebih maksimal, maka warga binaan yang ikut kegiatan kepramukaan bisa menjadi contoh bagi warga binaan lainnya baik dari segi kemampuan atau keterampilan maupun sikap dan prilaku," ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor wilayah Kementerian Hukum dan Ham RI Provinsi Jawa Barat, Agus Toyib dalam sambutannya pada upacara Pelantikan Pengurus periode 2015-2018 dan Peresmian Gugus Depan 12-045 Basis Rumah Tahanan Negara Klas I Bandung, Jum'at (5/6/2015). Menurut Agus, agar tidak terjadi berbagai hal yang tidak diinginkan semua pihak, program binaan di Rutan dan Lapas bisa lebih profesional dan inovatif." Bagi pembina pramuka maupun petugas Lapas dan Rutan hal ini menjadi sebuah tantangan sekaligus amanah yang diharapkan dalam pelaksanaanya dapat dikerjakan lebih profesional, transparan, dan juga inovatif karena pembinaan kepada warga binaan baik di Rutan maupun Lapas harus bisa menjadi cerminan hal-hal positif kepada masyarakat," lanjut Agus.
Hadir dalam upacara tersebut, Perwakilan pengurus Kwarcab Kota Bandung, Kwarran Batununggal,  perwakilan Gugus Dharma Pramuka Lapas Klas I Sukamiskin Bandung, beserta undangan lainnya.  Hal serupa diucapkan Kepala Rutan Klas I Bandung selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan 12-045 Rutan Klas I Bandung, Mulyadi yang mengparesiasi kegiatan kepramukaan di lingkungan Rutan Klas I Bandung." Kegiatan kepramukaan di lingkungan Rutan Klas I Bandung hingga saat ini berjalan dengan lancar dan anggotanya makin bertambah karena kegiatan ini sifatnya positif, salah satunya bisa merubah sikap dan prilaku warga binaan," ujar Mulyadi. Hal serupa di sampaikan pula Ketua Kwartir Ranting Batununggal, Asep Usman dimana dengan diresmikannya Gudep 12-045 Basis Rutan Klas I Bandung bisa jumlah kegiatan kepramukaan di Kecamatan Batununggal." Kegiatan pramuka tidak hanya di sekolah saja, di luar sekolah seperti di dalam Rutan dan Lapas, kepramukaan bisa dilaksanakan, karena itu kegiatan ini suatu perjuangan dan kemajuan khususnya bagi Kwarran Batununggal," harap Asep. Harapan yang sama di katakan Wakil Ketua Bidang Bina Muda Kwarcab Kota Bandung, Mahyudin yang menginginkan agar Lapas dan Rutan lainnya yang saat ini belum membentuk Gugus Depan Pramuka bisa segera direalisasikan."Sungguh hal yang luar biasa terutama bagi Kwarcab Kota Bandung, dimana jumlah kegiatan kepramukaan di Kota Bandung terus bertambah dari waktu ke waktu, semoga lapas dan rutan lainnya yang saat ini belum membentuk gugus depan bisa direalisasikan," harap Mahyudin. Usai acara pokok dilanjutkan dengan atraksi kabaret dari Pramuka Siaga SD Gumuruh 8 Bandung, atraksi Semapore dan permainan musik angklung dari anggota pramuka Rutan Klas I Bandung, tari modern serta Kabaret dari anggota pramuka Lapas Wanita Klas II Sukamiskin Bandung. (Benny K/ BSN)

Pramuka

Pramuka

Pramuka


SKK dan TKK (Syarat Kecakapan Khusus dan Tanda Kecakapan Khusus)

Posted: 06 Jun 2015 08:03 AM PDT

SKK adalah singkatan dari Syarat Kecakapan Khusus, sedang TKK adalah singkatan dari Tanda Kecakapan Khusus. Keduanya saling terkait. SKK (Syarat Kecakapan Khusus) merupakan serangkaian syarat untuk mendapatkan TKK (Tanda Kecakapan Khusus). Sedangkan TKK adalah tanda yang diberikan setelah menyelesaikan SKK. Dalam Anggaran Dasar Gerakan Pramuka Pasal 9 ayat 3 disebutkan bahwa salah satu metoda
Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Kemah Budaya Nasional 2015:Anies Baswedan: Saatnya “Pramukanisasi”!

Posted: 04 Jun 2015 11:56 PM PDT

Siak—Dunia pendidikan Indonesia patut belajar dan berterima kasih kepada Gerakan Pramuka. Selain sudah menjadi wadah pendidikan karakter anak bangsa sejak puluhan tahun lalu, kini salah satu konsep pendidikannya telah diadopsi oleh dunia pendidikan kontemporer, yaitu konsep Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK). Istilah kerennya di dunia pendidikan saat ini adalah "Gamefication" atau konsep penerapan permainan ke dalam dunia pendidikan.

Demikian disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan, ketika membuka  Kemah Budaya Nasional 2015 di Kabupaten Siak, Riau (4/6). Sekitar 1000 anggota Pramuka tingkat penggalang hadir dari 34 provinsi di Indonesia plus dari penggalang Malaysia.

Menurut Anies Baswedan, konsep SKU dan SKK ini menandakan bahwa anggota Pramuka memiliki banyak sekali jalur kesuksesan, tanpa harus mengorbankan minat dan bakat dirinya. Mereka dapat berlomba-lomba menampilkan, misalnya atribut  SKK-nya, tanpa harus seragam dengan temannya.

"Ini konsep pendidikan yang luar biasa! Setiap orang didorong menjadi versi terbaik dari dirinya, tanpa harus memaksakan diri menjadi seperti orang lain. Inilah budaya kompetisi konstruktif yang sudah lama ada di Pramuka," jelas Anies yang pernah ikut Jambore Nasional tahun 1985.

Untuk itu, Anies mengusulkan agar istilahnya bukan "Gamefication", tapi "Pramukanisasi". Alasannya, karena dunia pendidikan sebenarnya telah dan sedang belajar dari Gerakan Pramuka. "Mari kita belajar dari cara mendidik anak di pramuka. Kita gaungkan spirit ini," tambah Anies.

Senada dengan itu, dalam sambutannya di depan istana Kerajaan Siak, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault, juga menyampaikan optimismenya terhadap konsep dan hasil pendidikan Gerakan Pramuka.

Menurut dia, para anggota pramuka adalah calon-calon pemimpin bangsa Indonesia di masa depan. "Saya yakin adik-adik semua ini kelak akan memimpin Indonesia di masa depan. Jadi, tidak apa-apa ya panas-panas seperti ini berjemur? Kami juga pernah merasakan seperti itu," jelasnya. (Kak Luqman/Annas Kominfo)

[Humas Kwarnas]

Mendikbud RI Membuka secara resmi Kemah Budaya Nasional 2015 di Siak

Posted: 04 Jun 2015 03:46 PM PDT

HKN_5874 - CopyUpacara pembukaan Kemah Budaya Nasional (KBN) 2015 dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Bapak Anies Baswedan, kamis (4/6) pukul 09.00 WIB di lapangan Tugu, Kompleks Istana Siak.

Acara Pembukaan KBN 2015 ini di hadiri oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault, Sesjen Kwarnas, Kak Yudi Suyoto, Waka Kwarnas Bidang Binamuda, Kak Editha Rahaded, Andalan Nasional, Pengurus Kwarda dan Gerakan Pramuka Riau, Kwarcab Gerakan Pramuka Siak.

Kegiatan KBN 2015 akan dilaksanakan dari tanggal 3 s.d 8 Juni 2015 di di Bumi Perkemahan Buang Asmara, Siak, Riau dengan tema “Harmoni Di Tanah Melayu Menuju Manusia Indonesia Unggul dan Berkarakter Tahun 2045″ yang akan dihadiri 750 peserta pramuka penggalang mewakili Kwartir Daerah seluruh Indonesia. (Hd)

[Humas Kwarnas]

Pramuka Universitas Brawijaya

Pramuka Universitas Brawijaya

Pramuka Universitas Brawijaya


Walau Hanya sekedar singgah sebentar

Posted: 03 Jun 2015 10:38 PM PDT

                                                                                    Ika Ovi Caisariyo /Mak

                                                                                    Edisi 1 nya ovi

Sanggar…….

Sebuah tempat blajar

Mungkin juga melatih agar lebih sabar

Bertemu orang-orang besar,Itu sudah wajar

Ketika bosan diperkuliahan

Banyak beban

jangan pulang !!! dan juga jangan mbolang

Silakan datang Kerumahmu sayang…..

Kami persilahkan

Melepas penat dan bertemu kawan

Adalah hal yang berkesan

Tempatnya ya di sanggar

Walaupun hanya singgah sebentar ataupun sekedar bersadar

 

#Semoga Kita lebih baik lagi,  Saling menghargai, mencintai dan tidak memandang dari satu sisi, mungkin hannya ini yang bisa aku beri, sebagai bentuk kontribusi Untuk Racana ini.

 

Referensi tentang Pramuka

 

PRAMUKA INDONESIA

WEBSITE RESMI PRAMUKA INDONESIA

RAKERNAS

YEL-YEL PRAMUKA

LAGU LAGU PRAMUKA

PENGETAHUAN DAN INFORMASI PRAMUKA

MATERI PRAMUKA

PENGETAHUAN PRAMUKA 

SEJARAH PRAMUKA

TWITTER KWARNAS

TWITTER RACANA BRAWIJAYA

FANSPAGE RACANA BRAWIJAYA

 

 

 

 

 

 

Kategori

Kategori