Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Suasana Malam Asian African Carnival

Posted: 28 Apr 2015 11:41 PM PDT

Caption : Diabadikan dari lantai III Hotel Savoy Homann, terlihat ribuan warga kota Bandung mulai memadati sepanjang Jalan Asia-Afrika Bandung dalam rangka menyaksikan pemutaran Bandung Video Mapping di Gedung Merdeka pada rangkaian Asian African Carnival HUT Konferensi Asia-Afrika ke-60 2015. Sebelumnya, mulai dari siang hingga sore hari, digelar Costume and Music Walking Parade Contest, Costume and Music Walking Parade Photo Contest, dan International Costume and Music Walking Parade. (Andri/BSN)

Delegasi Budaya Tiongkok Meramaikan Asian African Parade

Posted: 28 Apr 2015 11:37 PM PDT

Caption : Tidak hanya anggota Pramuka Kota Bandung dan beberapa komunitas kreatif yang berkesempatan tampil di Asian African Parade. Pada kesempatan yang sama perwakilan delegasi bidang kebudayaan dari setiap negara peserta Konferensi Asia-Afrika turut ambil bagian memeriahkan acara. Dengan mengenakan kostum tradisional mereka menampilkan atraksi kesenian khas negara mereka masing-masing, salah satunya yang ditampilkan Delegasi Budaya Tiongkok, di sepanjang jalan Asia-Afrika Bandung, Sabtu (25/4/2015). Acara bertaraf internasional ini dihadiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Arif Yahya, dan Walikota Bandung Ridwan Kamil serta sejumlah undangan lainnya. Menteri Parekraf RI menyatakan Asian African Parade ini selanjutnya akan dijadikan agenda rutin setiap tahun. (Andri/BSN)

Naif Band Tampil di Festival Of Nations

Posted: 28 Apr 2015 11:34 PM PDT

Caption : Diikuti seluruh penonton, David, vokalis "Naif Band" asal Kota Bandung menyanyikan satu buah lagu andalan mereka pada penutupan Festival Of Nation dalam rangkaian kegiatan Asian African Carnival di Jalan Ir. H. Djuanda (Dago) Bandung, Minggu (26/4/2015). Acara yang menyedot perhatian ribuan warga masyarakat Kota Bandung dari siang hingga malam hari tersebut diisi dengan beragam atraksi diantaranya; All Indonesian Student Dance Competition, Cultural Performance, Indonesian Culture Talkshow, dan International Cultre Festival. Termasuk stand kuliner khas negara Asia- Afrika. (Andri/ BSN)

47 Tahun Ksatria Usadha Tama Kwarcab Kota Bandung

Posted: 28 Apr 2015 11:30 PM PDT

Caption : Dengan kondisi mata tertutup, seorang anggota pramuka penegak putri mencoba mendandani rekan satu timnya pada lomba merias wajah dalam rangkaian acara HUT Ksatria Usadha Tama, di lapangan Sekretariat Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Bandung, Jalan LL. RE. Martadinata 157 Bandung, Minggu (26/4/2015). Acara yang diselenggarakan Dewan Kerja Cabang (DKC) Kwarcab Kota Bandung tersebut sedianya akan dilaksanakan pada 5 April 2015 baru terlaksana pada 26 April 2015.

Keseruan begitu terasa ketika sejumlah anggota Pramuka Penegak-Pandega bermain beberapa permainan tradisional (kaulinan lembur) di lapangan Sekretariat Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Bandung, Jalan LL. RE. Martadinata 157 Bandung, Minggu (26/4/2015). Kegiatan yang sedianya akan dilangsungkan pada 5 April 2015 tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT Ksatria Usadha Tama ke-47 yang diselenggarakan Dewan Kerja Cabang (DKC)  Kwarcab Kota Bandung. "Di ulang tahunnya ke-47 tahun ini, kami berharap bisa lebih baik dari periode sebelumnya dan diharapkan pula Dewan Kerja bisa mengikuti perkembangan zaman serta bisa membina persatuan antara pramuka Penegak-Pandega se-kota Bandung," harap Ketua DKC Kota Bandung, Prasetyo kepada BSN di sela-sela acara puncak yang juga menampilkan aksi kesenian dari perwakilan pengurus Dewan Kerja Ranting se-Kota Bandung dan bintang tamu grup band "The Hiji". (Benny K/ Roni SF/ BSN)

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Adhyaksa Dault Kukuhkan Mapida Pramuka Maluku

Posted: 27 Apr 2015 06:26 PM PDT

pelantikan mabida malukuAmbon (Antara Maluku) – Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault di Ambon, Rabu, mengukuhkan Majelis Pembimbing Daerah (Mapida) Gerakan Pramuka Maluku periode 2014 – 2019.

Mapida Gerakan Pramuka Maluku diketuai Said Assagaff yang juga Gubernur Maluku dan Sekretarisnya Frangky Renjaan ( Asisten Tata Pemerintahan Pemprov setempat).

Adhyaksa dalam sambutannya menyoroti rasa nasionalisme generasi muda Indonesia yang saat ini semakin terkikis akibat dampak globalisasi.

“Jadi wadah yang dinilai strategis untuk menangkal semakin tergerusnya nasionalisme adalah gerakan Pramuka,” ujarnya.

Menpora pada Kabinet Indonesia Bersatu (2004 – 2009) itu memandang perlu pembinaan Pramuka dimasukkan dalam kurikulum pendidikan secara berjenjang.

“Saya jujur sempat beragumentasi dengan Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan soal pembinaan Pramuka harus masuk kurikulum pendidikan,” tegas Adhyaksa.

Pertimbangannya, Pramuka ini wadahnya hingga ke desa-desa karena adanya pendidikan yang minimal SD.

“Pramuka membina generasi muda agar religius, patriotisme dan terbuka karena dampak globalisasi membuat generasi muda bersikap individual,” katanya.

Karena itu, dia berharap Mapida Gerakan Pramuka Maluku yang diketuai Gubernur Said dan Wakilnya antara lain Wagub, Zeth Sahuburua, Pimpinan Forum Koordinasi Daerah, para Rektor, pimpinan agama serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memperhatikan pembinaan generasi muda agar berbudi pekerti yang baik.

“Mari kita bersatu untuk membina generasi muda agar mengantisipasi tawuran, begal, terjebak narkoba dan tindakan tidak bermoral lainnya, baik di gugus depan maupun satuan karya,” ujar Adhyaksa.

Pelantikan Mapida Gerakan Pramuka Maluku juga dimanfaatkan Ketuanya Said Assagaff untuk melantik Pengurus Kwarda dan Lembaga Pemeriksa Keuangan setempat periode 2014 – 2019.

Kwarda Maluku diketuai Jacob Patty dan Sekretaris Josep Banea. Lembaga Pemeriksa Keuangan diketuai A.G. Latuheru serta anggota masing – masing Ali Husni Tomia dan Yusran Buatan.

 [Sumber: Antara: www.antaramaluku.com]

Tiga Kali Voting, Irfan Terpilih Ketua DKD Jabar

Posted: 27 Apr 2015 05:49 PM PDT

dkd jabarBandung, Musyawarah Pramuka Penegak Pandega Putri Putra (Musppanitera) Daerah Jawa Barat benar-benar dinamis. Agenda lima tahunan untuk regenerasi kepemimpinan Dewan Kerja Daerah (DKD) tersebut diakhiri dengan pemungutan suara (voting) hingga tiga putaran.

“Ini pertama kali dalam sejarah, ketua DKD terpilih harus melewati tiga kali putaran voting,” ujar Randi Purnama, Ketua DKD Jabar Periode 2010-2015.

Musppanitera XIII Daerah Jabar diikuti 25 utusan DKC (Dewan Kerja Cabang) dan satu suara utusan DKD. DKC Kwarcab Kab Cirebon tidak hadir dalam acara yang berlangsung 20-22 Maret 2015 di Bumi Kitri Bandung ini. Sesuai tata tertib persidangan, total ada 26 suara yang diperebutkan untuk memilih Ketua DKD periode 2015-2020.

Ada dua calon yang maju dalam pemilihan Ketua DKD Jabar untuk menggantikan Randi Purnama. Mereka adalah Irfan Paturrohman (ketua DKC Ciamis) dan Riska Nursaadah (sekretaris II DKD Jabar periode 2010-2015). “Peserta Musppanitera mendorong agar dilakukan mufakat. Tapi setelah berkali-kali lobi keinginan musyawarah mufakat tidak tercapai. Akhirnya dilakukan voting,” ucap Randi.

Tiga presidium sidang dari DKC Kab Sukabumi, DKC Kota Bandung dan unsur DKD akhirnya menggelar voting, Sabtu malam pukul 23.00. Hasilnya di luar dugaan, kedua calon mendapat suara sama alias draw: Riska 13, Irfan 13.

Presidium sidang memutuskan untuk dilakukan voting putaran kedua dengan harapan hasilnya berbeda. Begitu dihitung, lagi-lagi hasilnya sama. Waktu saat itu sudah menunjukkan pukul 02.00. Tanpa keluar ruang sidang, Musppanitera kembali dilanjutkan untuk memilih Ketua DKD baru.

Menjelang pukul 03, penghitungan dilakukan dan hasilnya berbeda. Disaksikan 150 Pramuka Penegak dan Pandega, Riska yang maju dalam pencalonan sebagai delegasi Kwarcab Purwakarta mendapatkan 12 suara, sementara Irfan dari Kwarcab Ciamis merebut 14 suara.

Tepuk tangan pun bergema dan presidium sidang mengetok palu memutuskan Irfan Paturrohman sebagai Ketua Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega (DKD) Jabar periode 2015-2020. “Saya apresiatif karena walaupun terjadi persaingan sengit dan harus tiga kali voting semua peserta tetap berkepala dingin dan suasana hangat penuh kekeluargaan. Ini pelajaran berdemokrasi yang luar biasa,” ucap Wakil Ketua Kwarda bidang Pembinaan Anggota Muda (Binamuda), Kak Engkus Sutisna.

Kak Engkus berharap Ketua DKD terpilih bisa mengakomodasi suara dan harapan DKC yang ada di Jawa Barat. Juga berjalan satu barisan dalam semangat dan marwah Kwarda Jabar di bawah pimpinan Kak Dede Yusuf. (*/adb)

[sumber: Kwarda Jawa Barat]

Pramuka

Pramuka

Pramuka


Bolehkan Menggunakan Ring Kacu Leher dari Cincin Batu Akik?

Posted: 26 Apr 2015 04:48 PM PDT

Bolehkan menggunakan ring kacu leher atau setangan leher pramuka yang terbuat dari cincin batu akik? Pemakaian batu akik menjadi ring atau tali setangan leher atau kacu leher pramuka apakah diperbolehkan atau justru sebaliknya, dilarang? Penggunaan ring untuk mengikat setangan leher ini menjadi sebuah pertanyaan yang menggelitik. Bukan hanya batu akik, bagaimana juga dengan ring kacu leher

Pramuka SIT

Pramuka SIT


PRAMUKA SDIT AR-RAIHAN "Peringati Hari Bumi"

Posted: 26 Apr 2015 06:51 PM PDT


Bantul, Sebanyak 250 pramuka siaga SDIT Ar-Raihan Bantul Yogyakarta melakukan gerakan cinta lingkungan dalam rangka memperingati hari bumi sedunia. Peringatan yang dilakukan setiap tanggal 22 April ini, sudah seharusnya membuka mata masyarakat dunia akan pentingnya menjaga dan melestarikan bumi. Kini kerusakan lingkungan sudah mencapai tipping point (titik kritis) yang harus mendapatkan perhatian dunia. Setiap kita harus berkontribusi dalam upaya penyelamatan bumi. 

Untuk itu momment hari bumi kali ini dimanfaatkan para pramuka siaga pangkalan SDIT Ar Raihan Bantul untuk ikut berkontribusi dalam rangka save our earth (selamatkan bumi). Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, Yeni Lastiasih, S.Pd dalam apel siaga menuturkan "anak-anak jika kita ingin tinggal di bumi lebih lama, kita harus menjaga bumi dari perbuatan yang merusak seperti membuang sampah sembarangan". Gerakan cinta lingkungan yang dilaksanakan oleh para pramuka siaga ini yaitu bersih-bersih sekolah, juga memungut sampah organik dan non-organik. Bermodalkan keranjang sampah para pramuka dengan cekatan memungut sampah plastik di area lapangan depan sekolah dan sepanjang jalan sekitar sekolah. 

Peringatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran para pramuka untuk menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah, dan mengolah sampah bersama pihak sekolah. Reduce (kurangi), Re-use (gunakan kembali),Recycle (olah kembali) atau yang disingkat 3R sangat penting untuk selalu dikampanyekan kepada anggota pramuka untuk membangun kesadaran mereka dalam meminimalisir limbah sampah. Upaya ini turut memberikan kontribusi dalam menyelamatkan bumi.(UBR)
Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Tari Perak Iwak Mampu Menghipnotis Penonton

Posted: 27 Apr 2015 12:16 AM PDT

Dalam kegiatan Pentas seni, kontingen Banjarnegara membawakan sendratari berjudul parak iwak yang mampu menghipnotis penonton dan memukau juri yang dibawakan apik oleh adik adik siaga kita. "kami juga membawa unsur ikon pariwisata banjarnegara yang saat ini tengah digencarkan oleh pemkab lewat tarian berjudul parak iwak" ungkap sungeng.

Tarian yang terinspirasi dari nilai sejarah serayu tersebut ternyata mampu membawa kontingen banjarnegara menjadi juara pertama pentas seni putri dan dalam kegiatan upacara penutupan diminta untuk kembali dipentaskan menghibur tamu undangan dan seluruh peserta lainnya.

Dengan torehan prestasi tersebut diharapkan gairah pembinaan kepramukaan di banjarnegara terus menggema dan makin ditingkatkan, terlebih kedepan berbagai event tingkat daerah dan nasional akan dilaksanakan seperti Jambore Daerah untuk pramuka penggalang di semarang, Raimuna Daerah untuk tingkat penegak di pekalongan dan perkemahan wirakarya nasional di Nusa Tenggara Barat. ( Alwan_humas )

[sumber: Kwarcab Pramuka Banjarnegara]

Pramuka Banjarnegara Terbaik Se-Jawa Tengah

Posted: 27 Apr 2015 12:10 AM PDT

darnoKontingen Kwarcab Pramuka Banjarnegara yang diwakili oleh SDN 1 Kendaga kecamatan banjarmangu dan SDN 1 Mertasari kembali menorehkan tinta emas dalam kegiatan Persari tingkat Provinsi yang digelar di Puskepram Candrabirawa karanggeneng akhir pekan kemarin dengan berhasil menjadi Juara Umum dan yang terbaik se Jawa Tengah.

Pencapaikan hasil tersebut juga menjadi kesan tersendiri karena secara beruntun dan kesekian kalinya Banjarnegara berhasil mempertahankan tradisi juara umum dalam event serupa. Ketua Kwarcab Pramuka, Setiawan memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas pencapaian yang telah diraih dengan perjuagan tak kenal lelah oleh anak anak pramuka siaga. " apa yang diraih merupakan hasil dari kerja keras, Latihan dan pembinaan yang tak kenal lelah serta doa dari seluruh warga banjarnegara " tandasnya.

Hasil tersebut diharapkan menjadi semangat dan pelecut untuk lebih meningkatkan lagi pendidikan karakter dan pembinaan gerakan pramuka disekolah, serta menjadi pemicu untuk munculnya prestasi serupa yang diharapkan bisa berkesinambungan dan menular ke tingkat Pengalang, Penegak dan Pandegajuara3.

Kegiatan yang digelar selama dua hari tersebut,diisi dengan berbagai kegaiatan seperti , Kegiatan Umum (Atraksi Tari Masal, Permainan Besar, Outdor Games), Kegiatan Lomba (Lomba Cerdas Tangkas Pramuka, Pentas Seni), Kegiatan Persaudaraan (Permainan tradisional Gobag sodor, egrang bathok, lompat tali), Kegiatan Rekreatif, serta Pendidikan dan Budaya.

Dalam kegiatan yang dilombakan, Kontingen Banjarnegara mampu keluar sebagai pemenang yakni Juara 3 LCT Pramuka Putra, juara 3 Pentas seni Putra serta Juara 1 dan 2 Pentas seni putri. Andalan Binamuda Siaga Sugeng Wiyono Mengatakan, dengan torehan 4 trophy kejuaraan tersebut, kontingen banjarnegara dinobatkan sebagai Juara Umum dan kontingen terbaik.

"Berbekal keyakinan dan usaha pantang menyerah, anak anak siaga kita mampu bersaing dan memberikan yang terbaik meskipun lawan yang dihadapi juga memiliki kemampuan yang hampir merata" ungkapnya.(Alwan_humas )

[sumber: Kwarcab Pramuka Banjarnegara]

 

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Pramuka Peduli Lingkungan: Bersihkan Ciliwung Dapat Hadiah Piala

Posted: 25 Apr 2015 07:27 AM PDT

6Jakarta—"Daripada setelah Ujian Nasional (UN) mengadakan pesta bikini yang jelas-jelas tidak berguna dan amoral, mending ke sini bersihkan Sungai Ciliwung yang kotor banget ini," tegas Kak Adhyaksa Dault, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, ketika hadir dalam acara Giat Bersih Ciliwung dalam rangka Peringatan Hari Bumi bersama berbagai elemen masyarakat lain di kawasan Condet, Jakarta Timur (26/4).

IMG_5560Menurut Adhyaksa Dault, kenikmatan terbesar yang diberikan Tuhan kepada rakyat Indonesia setelah keimanan adalah Tanah Air Indonesia. "Makanya harus kita jaga sepenuh jiwa dan raga, lingkungan sekitar kita, termasuk sungai Ciliwung ini.  Bukan tidak mungkin, sungai ini suatu waktu akan menjadi tempat paling indah di Jakarta," tambah Adhyaksa.

Dalam kesempatan itu, Adhyaksa Dault bersama Bambang Musyawardana, Wali Kota Jakarta Timur, memberikan hadiah berupa piala yang cukup besar kepada regu pramuka yang paling giat memungguti sampah di sungai Ciliwung, yang diraih oleh regu pramuka dari SMA 20 Jakarta Timur.

Hadir dalam acara yang dilangsungkan secara sederhana dan penuh keakraban itu antara lain, aktivis lingkungan yang juga dosen UI, Niniek L. Kariem, Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup Rasio Rido Sani, andalan nasional Kwarnas Gerakan Pramuka, Sha Ine Febrianti, Luqman Hakim Arifin, Ahmad Mardiyanto, Nurdin Hasan, Eko Sulistio, serta ratusan pramuka dari gudep-gudep di sekitar Jakarta Timur.

8Menurut Niniek L Kariem, dulu Batavia (Jakarta) disebut-sebut sebagai Queen of the East (Ratu dari Timur) dengan keindahan sungai Ciliwung-nya. Dengan keterlibatan banyak pihak dari unsur masyarakat maupun pemerintah yang peduli dengan kebersihan sungai Ciliwung, bukan tidak mungkin julukan itu bisa benar-benar diraih kembali.

Sementara itu, Rasio Rido Sani dari Kementerian Lingkungan Hidup mengaku sangat mengapresiasi kegiatan bersama ini, terutama dengan keaktifan anak-anak Pramuka. "Saya yakin kalau Pramuka bikin kegiatan bersih setiap minggu, impact-nya pasti besar," ujarnya.

Rasio mengusulkan agar di sepanjang sungai Ciliwung ini dibangun jalan selebar 3 meter, di mana warga bisa berjalan kaki secara santai dan bersih. "Insya Allah itu bisa menjadikan sungai Ciliwung sebagai tempat paling indah di Jakarta bisa terwujud," tambah Rasio.

 #MimpiJadikanSungaiCiliwungTempatPalingIndahDiJakarta

 Contact Person: Kak Luqman Hakim Arifin (Andalan Nasional Kwarnas Pramuka Bidang Komunikasi dan Informatika) 0817 9975 424/ 0812 185 49490.

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Asian African Parade

Posted: 25 Apr 2015 06:22 AM PDT

Caption : Walau sedikit diguyur hujan, barisan anggota Pramuka Penegak Kota Bandung sambil membawa 109 Bendera Peserta KAA tetap berjalan dengan semangatnya. Mereka bergerak mulai dari Jalan Gatot Subroto hingga berakhir di Jalan Asia-Afrika depan Gedung Merdeka Bandung, dalam kegiatan Asian African Parade, Sabtu (25/4/2015). Kegiatan ini merupakan rangkaian acara Asian African Carnival dalam rangka memeriahkan Peringatan HUT Konferensi Asia-Afrika ke-60 tahun 2015.

Sehari setalah kunjungan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo beserta para Delegasi Negara-Negara Peserta KAA ke Gedung Merdeka Bandung dalam acara puncak Peringatan HUT Konferensi Asia-Afrika ke-60 tahun 2015, Jum'at (24/4/2015). Keesokan harinya sepanjang Jalan Asia-Afrika dibanjiri warga masyarakat Kota Bandung. Tujuannya tidak lain ingin menyaksikan secara langsung gelaran acara Asian African Parade yang merupakan rangkaian kegiatan  Asian African Carnival dalam rangka memeriahkan Peringatan HUT KAA ke-60. Acara yang dimulai tepat pada pukul 11.00 Wib, diawali dengan barisan anggota Pramuka Penegak Kota Bandung membawa 109 Bendera peserta KAA melintasi Jalan Gatot Subroto hingga berakhir di Jalan Asia-Afrika depan Gedung Merdeka. Sedangkan dibelakang barisan para anggota pramuka, barisan komunitas kreatif Kota Bandung dan perwakilan warga masyarakat serta pelajar dan mahasiswa Asian-African turut meramaikan acara. Termasuk di dalamnya kendaraan wisata Bandros dan Pasukan berkuda dari DENKAVKUD TNI AD yang juga membawa bendera peserta KAA."  Sebagai warga masyarakat, di ulang tahun KAA ke enam puluh ini, saya turut berbangga, karena melalui jasa Persiden pertama negara kita bung Karno, negara-negara di Asia dan Afrika dapat dipersatukan, kedepannya acara peringatan KAA dapat lebih dikembangkan dan meriah," ujar Endang Sarwoto mewakili Komunitas Paguyuban Sapedah Baheula kepada BSN di sela-sela acara, Sabtu (25/4/2015). Senada dengan Endang, Taufik Anugerah dari Komunitas Historia Van Bandung menginginkan agar dengan momentum peringatan KAA ke-60 ini warga kota Bandung khususnya bisa lebih mencintai sejarah." Kita sebagai warga Kota Bandung tentunya harus bisa mengambil arti dan makna dari rangkaian peringatan KAA, salah satunya kita bisa memahami bagaimana awal berdirinya Konferensi Asia-Afrika termasuk nilai-nilai positif yang muncul dari setiap kebudayaan Asia-Afrika, diharapkan kedepannya kota Bandung bisa menjadi kota yang benar-benar memuliakan sejarah dan kebudayaan kotanya," harap Taufik. Selain itu, kesan bangga bercampur senang begitu dirasakan Fajar Gunawan, perwakilan Pasukan Pengibar Bendera Peserta KKA yang saat ini turut pula dalam acara Asian African Parade." Kesan saya mengikuti acara ini, sangat senang dan bangga, karena tidak semua anggota pramuka bisa turut ambil bagian sebagai pasukan pengibar bendera KAA, selain itu, saya bisa lebih paham mengenai tujuan dari konferensi Asia-Afrika ini," ucap Fajar, siswa SMA PGRI 3 Bandung. Ditempat yang sama, Rodiyatussolihah menyatakan hal serupa, walau badan terasa lelah, namun rasa bangga lebih dirasakan dirinya bisa ikut sebagai pasukan pengibar bendera KAA ." Walau badan terasa lelah,  Saya bangga bisa ikut parade dan pengibaran bendera KAA, semoga kedepannya kami bisa ikut terpilih kembali," harap Rodiyatussolihah dari SMKN 11 Bandung. Tidak hanya itu, perwakilan dari tim instruktur pasukan pengibar bendera peserta KAA, Alit Hermawan menyatakan, antusias masyarakat Kota Bandung untuk menyaksikan parade ini sungguh luar biasa." Dengan digelarnya kegiatan KAA ini ternyata pertama bisa membuat warga masyarakat terutama dari luar Kota bisa nyaman berada di kota Bandung dan mudah-mudahan kedepan, kegiatan seperti ini bisa tetap dipercayakan kepada pramuka Kota Bandung untuk melaksanakan tugasnya baik pada pengibaran maupun parade," ujar Alit. Dalam acara yang diisi dengan Video Mapping, Costume and Music Walking Parade Contest, Costume and Music Waliking Parade Photo Contest, dan International Costume and Music Walking Parade tersebut hadir pula pasukan berkuda dari Detasemen Kaveleri Berkuda (Den Kavkud) TNI AD."  Kami dari pasukan kavaleri TNI AD mengikuti kegiatan parade ini dalam rangka pembinaan teritorial kami dan saat ini kami menurunkan 31 ekor kuda dengan jumlah anggota satu peleton, harapannya negara kita tetap jaya dan makmur serta aman, harap Letna Satu Kaveleri Bagja Riswanto. Usai parade, malam harinya ditempat yang sama digelar Bandung Video Mepping.  (Benny K/ Roni SF/ BSN)

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Pramuka Peduli Lingkungan: Peringati Hari Bumi, 10 ribu Pohon Ditanam di Gunung Gede-Pangrango

Posted: 24 Apr 2015 11:25 AM PDT

IMG-20150422-WA0016Cianjur—Memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April 2015, sekitar 146 orang dari berbagai komponen masyarakat secara serentak menanam 10.000 pohon di Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (22/4). Setidaknya ada 6 jenis pohon endemik yang ditanam, yaitu pohon Kasamala, Puspa, Huru, Kitambaga, Manglid, dan pohon Salam.

Selain Pramuka, komponen lain yang bersama-sama ikut meramaikan "Peringatan Hari Bumi" itu antara lain, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Cianjur, Balai Pengurus Gunung Gede, Kapolsek Kota Cianjur, Kodim 0608, Masyarakat Peduli Alam Nusantara, Anggota Pencinta Alam dan Lingkungan, para Pendaki Gunung, Lions Club, dan lain-lain.

"Menyenangkan bisa bersama-sama menanam pohon. Kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran kita akan nasib bumi kita," ujar Eko Sulistio, Andalan Nasional Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang ikut serta dalam acara ini.

IMG-20150422-WA0007Menurut Eko, penduduk bumi semestinya khawatir, karena saat ini sebuah hasil penelitian menunjukkan bahwa satu manusia bisa "membunuh" 127 pohon. "Coba bayangkan dampaknya! Bisa-bisa anak cucu kita tak lagi bisa menikmati hijaunya pohon, jika kita tidak melakukan apa-apa," tandas Eko.

Dengan mengusung tema "1 Pohon untuk Indonesia, 1 Pohon 1 Kehidupan", 10 ribu pohon yang telah ditanam itu nantinya akan dipantau terus selama tiga tahun oleh para petugas Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango. "Insya Allah Pramuka akan lebih aktif lagi melakukan kegiatan seperti ini," ujar Eko Sulistio.

Dihubungi secara terpisah, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menyatakan apresiasinya terhadap aktivitas Pramuka Peduli Lingkungan ini. "Kesadaran untuk melestarikan lingkungan hidup memang sudah harus ditanamkan sejak dini, setiap waktu, dan berkesinambungan. Pramuka adalah wadah  yang tepat untuk menanamkan kesadaran itu," ujar Adhyaksa Dault.

 CP: Luqman Hakim Arifin (08179975424)

Pertahankan Tradisi Juara

Posted: 24 Apr 2015 10:29 AM PDT

1Bertempat di Rumah dinas, Bupati melepas kontingen Kwarcab Pramuka Banjarnegara yang akan mengikuti kegiatan Perkemahan Sehari pramuka siaga tingkat Propinsi jawa tengah yang akan digelar di Bumi Perkemahan candradimuka Karanggeneng Kabupaten semarang (25-26 April). Dalam kegiatan tersebut Kontingen Banjarnegara mengirimkan 3 barung terbaik yang sebelumnya menjadi Juara Umum kegiatan serupa tingkat karesidenan yang digelar beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatan tersebut kontingen Banjarnegara menjadi wakil Korwil/karesidenan Banyumas didampingi masing masing 1 barung pewakilan dari kabupaten banyumas, purbalingga dan cilacap. Bupati Sutedjo Slamet Utomo selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang mengatakan, wahana pendidikan karakter dan penanaman terhadap generasi muda perlu ditanamkan sejak dini seperti usia pramuka siaga. " pramuka siaga diharapkan mampu menjadi cikal bakal munculnya tunas muda yang handal sehingga nantinya mampu memberikan prestasi dan dampak yang baik sesuai dengan perkembangan jaman " tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut bupati berpesan agar seluruh prestasi yang telah diperoleh untuk dipertahankan dan ditingkatkan, karena selama ini Pramuka siaga selalu mampu unjuk gigi dan menjadi yang terbaik ditingkat propinsi.

Istimewa

Ketua kwartir cabang Pramuka Setiawan mengatakan, tahun ini kontingen banjarnegara tergolong istimewa, karena sebelumnya mampu menyabet juara umum tingkat karesidenan dengan menempatkan 3 barung terbaik dan mewakili korwil banyumas. " prestasi tersebut tergolong istimewa karena tujuh puluh persen kuota untuk melaju ke tingkat propinsi berhasil kita raih " ungkapnya.

Namun demikian pihaknya menghimbau kepada seluruh anggota kontingen dan Pembina pendamping untuk sama sama bekerja keras agar nantinya mendapatkan hasil yang terbaik dan membawa nama baik kota dawet ayu. Dalam kegiatan tersebut kontingen kwarcab Banjarnegara diwakili oleh barung putri SDN 1 Kendaga Kecamatan Banjarmangu dan barung putra putri SDN Mertasari 1 Kecamatan Purwanegara.

Kegiatan pelepasan kontingen tersebut juga dihadiri oleh Camat Purwanegara dan Banjarmangu selaku Ketua majelis Pembimbing Ranting, Kepala UPT Dindikpora kecamatan Banjarmangu dan purwanegara serta sejumlah andalan cabang dan Pembina gugus depan SD Mertasari 1 serta SDN Kendaga 1.

Sementara itu andalan cabang Urusan Binamuda Siaga Sugeng Wiyono mengatakan, persiapan kontingen telah dilakukan dengan maksimal dalam waktu sebulan terakhir yakni dengan latihan rutin dipangkalan sekolah dengan dipandu Pembina dan andalan cabang.

" ada 10 macam kegiatan yang nantinya dilombakan dalam kegiatan tersebut yakni, Kegiatan Umum (Atraksi Tari Masal, Permainan Besar, Outdor Games), Kegiatan Lomba (Lomba Cerdas Tangkas Pramuka, Pentas Seni), Kegiatan Persaudaraan (Permainan tradisional Gobag sodor, egrang bathok, lompat tali), Kegiatan Rekreatif, serta Pendidikan dan Budaya " ungkapnya.

Diharapkan hasil terbaik nantinya dapat dipersembahkan untuk warga Gerakan Pramuka di banjarnegara sehingga mampu menjawab tantangan dan pemicu semangat bagi pendidikan kepramukaan khususnya generasi muda disekolah, bukan hanya tingkat siaga namun juga Penggalang dan penegak. ( Alwan_humas )

[sumber:Pramuka Kwarcab Banjanegara]

Adhyaksa Dault: Usai UN, Mending Bersihin Sungai Ciliwung!

Posted: 24 Apr 2015 10:09 AM PDT

Sequence 0313Jakarta—Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kak Adhyaksa Dault mengaku miris dengan fenomena Pesta Bikini anak SMA yang sedianya akan digelar Sabtu besok. Tak seharusnya selesainya Ujian Nasional (UN) disikapi seperti itu. "Pendidikan itu tanggung jawab kita semua, seluruh rakyat Indonesia. Bukan hanya sekolah dan orang tua, tapi juga para praktisi event organizer (EO) maupun pihak hotel," kata Adhyaksa, Jum'at (24/4).

"Daripada ngadakan pesta bikini yang bisa menjuruskan anak ke perbuatan asusila, mending ajak mereka bersihin sungai Ciliwung. Ayo, kalau mau, besok pagi (Sabtu), pukul 9, kita Pramuka bersama elemen masyarakat lainnya membersihkan Ciliwung," tandasnya.

POSTER Kwarnas Des 2014 Final Print 01Beberapa nama sekolah dimuat dalam undangan acara bertema "Splash After Class"—sebuah pesta yang disetting dengan dresscode bikini itu. Adhyaksa berpendapat, jika benar sekolah-sekolah yang dicantumkan di undangan acara itu tidak terlibat dalam rencana acara itu, sebaiknya pihak sekolah melaporkan EO-nya ke pihak kepolisian.

"Ini preseden, harus ada efek jera terhadap dunia bisnis agar tidak sembarangan. Jangan hanya mikirin keuntungan saja dengan memanfaatkan anak remaja. Moral anak bangsa harus jadi tanggung jawab bersama," katanya menegaskan.

Adhyaksa juga mengingatkan kepada para pelajar SMA dan anggota Pramuka bahwa pesta-pesta seperti itu, bukanlah cerminan akhlak yang baik bagi kader pemimpin bangsa. Lebih baik, setelah selesai UN, bersyukur kepada Tuhan dan melakukan hal-hal yang positif konstruktif, seperti pengabdian sosial kemasyarakatan, atau kegiatan cinta alam.

Selain membersihkan Ciliwung, Adhyaksa juga punya ide agar anak-anak SMA menyumbangkan baju-baju-nya untuk orang-orang miskin yang membutuhkan daripada dicoret-coret. "Buat gerakan sumbang seragam! Ini hal terkecil dimana pelajar berperan dalam kegiatan positif konstruktif. Insya Allah sangat bermanfaat," lanjutnya.

 Contact Person: Kak Luqman Hakim Arifin (Andalan Nasional Kwarnas Pramuka Bidang Komunikasi dan Informatika) 0817 9975 424/ 0812 185 49490.

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Kunjungan Pramuka Kota Bontang Kaltim ke Kwarcab Kota Bandung

Posted: 23 Apr 2015 05:23 AM PDT

Caption : Kak Munir mewakili seluruh peserta memberi sambutan pada pembukaan Bimbingan Teknis mengenai Permendikbud No.63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakulikuler Wajib di Aula Kwarcab Kota Bandung, Jalan LL. RE. Martadinata 157 Bandung, Kamis (23/4/2015). Mereka berasal dari Kota Bontang Kalimantan Timur yang sekaligus dalam rangka kunjungan silaturahmi ke Kwarcab Kota Bandung. Kegiatan tersebut dilaksanakan dari 23-25 April 2015. (Benny K/ Roni SF/ Bandung Scout News)

20.000 Pelajar dan Masyarakat Kota Bandung Mainkan Angklung Asia-Afrika

Posted: 23 Apr 2015 04:22 AM PDT

Caption : Walikota Bandung, Ridwan Kamil memimpin seluruh peserta menyanyikan lagu "Padamu Negeri" pada akhir  kegiatan memecahkan rekor muri dan dunia (Guinees of Record) pemain angklung terbanyak dalam sejarah di Stadion Sepakbola Siliwangi, Jalan Lombok Bandung,Kamis (23/4/2015). Acara yang diikuti lebih kurang 20.000 pelajar dan masyarakat Kota Bandung tersebut diselenggarakan dalam rangka turut memeriahkan Peringatan HUT KAA ke-60 2015.

Sambil memainkan alat musik angklung sekitar 20 ribu pelajar serta masyarakat kota Bandung dan sekitarnya menyanyikan bersama lagu "We Are The Wolrd" pada acara "Harmony Angklung of The World" dalam rangkaian kegiatan Peringatan HUT Konferensi Asia-Afrika ke-60 2015 di Stadion Sepakbola Siliwangi Bandung, Jalan Lombok Bandung, Kamis (23/4/2015).  Kegiatan yang dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Arif Yahya, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Walikota Bandung, Ridwan Kamil, dan sejumlah undangan lainnya tersebut sekaligus dalam upaya memecahkan rekor Muri dan rekor dunia (Guiness of Record) pemain angklung terbanyak dalam sejarah." Saat ini satu hari menjelang pembukaan Konferensi Asia-Afrika ke-60, kita berkumpul di Stadion Siliwangi memainkan angklung terbanyak dalam sejarah yang dibunyikan dari Bandung untuk Asia-Afrika dan dunia, karena itu, kita sebagai warga Jawa Barat harus berbangga hati sebagai tuan rumah peringatan Hut KAA ke-60", ujar Heryawan dalam sambutannya. Senada dengan Heryawan, Ridwan Kamil mewakili masyarakat Kota Bandung berharap rekor dunia ini bisa terpecahkan dan menjadi peristiwa sejarah khususnya bagi warga Kota Bandung." Kita beruntung bisa hadir saat ini, membunyikan suara Indonesia lewat musik angklung ke seluruh dunia, semoga tidak hanya bisa memecahkan rekor dunia tapi menjadi satu peristiwa sejarah yang sangat penting khususnya bagi warga kota Bandung," harap Ridwan Kamil. Selain itu, Arif Yahya menyatakan, even ini sangat hebat dan angklung tidak hanya milik Indonesia melainkan milik dunia." Angklung untuk pertama kalinya sudah dimainkan pada Konferensi Asia-Afrika yang pertama dan saat ini angklung telah diakui UNESCO sebagai milik bangsa Indonesia, karena itu  dari even ini masyarakat Kota Bandung diharapkan bisa membawa nama baik Kota Bandung dan Indonesia," ujar Arif mewakili pemerintah pusat.  Semangat yang ditunjukkan warga Kota Bandung untuk ikut berpartisipasi memeriahkan HUT KAA ke-60 begitu terasa, mereka rela selama beberapa jam berpanas-panas san memadati seluruh bagian lapangan sepak bola Siliwangi demi memecahkan rekor dunia." Menurut kami ini peristiwa yang luar biasa dan momentum ini kita sambut dengan baik dan angklung sudah menjadi bagian dari sejarah konferensi Asia-Afrika jadi kegiatan ini mudah-mudahan menjadi sebuah peristiwa napak tilas dan bisa dibesarkan lagi, sehingga angklung tidak terlepas dari peristiwa- peristiwa besar dan tentunya sebagai kebanggaan bangsa Indonesia," ucap kang Taufik Udjo dari Saung Angklung Udjo. Tanggapan terhadap kegiatan besar inipun sangat terlihat dari antusias pelajar untuk mengikuti even bersejarah tersebut." Acaranya cukup menghibur, semoga dengan angklung ini Indonesia bisa bangkit seperti pada masa KAA pertama kali di selenggarakan, " ujar Alifia Dewi Prabandini siswa Kelas SMPN 22 Bandung. Di tempat yang sama, hadir pula sekitar 4000 siswa dari Sekolah Berkebutuhan Khusus (ABK) baik dari kota Bandung maupun luar kota Bandung." Keterlibatan kita dalam acara besar ini hampir 4000 siswa SLB se-Bandung Raya dan dan daerah sekitarnya, kedepannya kita juga sudah merancang kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengadakan festival angklung khusus bagi anak berkebutuhan khusus se-Jawa Barat," ujar Dada Rahmayana dari PLB Prov .Jabar. Sedangkan dari segi kesehatan, Stikes Dharma Husada Bandung menurunkan sejumlah Mahasiswa dan Dosen untuk ikut andil dalam acara yang 10 tahun sekali digelar ini." Dalam acara ini kita menurunkan 50 Dosen dan 10 mahasiswa dan dibagi beberapa kelompok tersebar di beberapa rangkaian acara KAA, kedepannya kita siap berpartisipasi kembali dalam berbagai even di kota Bandung", terang Dian salah satu dosen Stikes Dharma Husada Bandung. Tidak hanya itu, salah satu perwakilan dari Komunitas Drone, Kutilang Dara.com Bandung, Adi Rahadian menyatakan  sangat antusias untuk meliput  kegiatan besar ini." Kami dari komunitas drone Bandung, sangat antusias meliput momen besar ini, karena bisa menginformasikan kepada dunia bahwa warga kota Bandung sangat kreatif karena itu kita semangat untuk turut mensukseskan KAA ke-60," terang Adi. Usai acara utama, bersama perwakilan dari MURI dan Guiness Book of Record, Ridwan Kamil sekali lagi memimpin seluruh peserta menyanyikan lagu "Padamu Negeri". (Benny K/ Roni SF/ Bandung Scout News)

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Peringati Hari Bumi: Pramuka Ikut Tanam 10.000 Pohon di Taman Nasional Gunung Pangrango

Posted: 22 Apr 2015 06:49 AM PDT

 Dalam rangka haIMG-20150422-WA0016ri Bumi, diperingati setiap tanggal 22 April Pramuka berperan aktif dalam satu kegiatan penanaman 10.000 pohon di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango seluas 2 Ha. Dengan rincian 8.000 pohon sudah ditanam terlebih dahulu dan 2.000 pohon ditanam pada hari ini rabu (22/4) dengan tema "Satu Pohon Untuk Indonesia, Satu Pohon Satu Kehidupan"

Dalam kegiatan penanaman ini hadir mewakili Kwarnas Gerakan Pramuka yaitu Annas Urusan Abdimasgana, Kak Eko Sulistion, Dewan Kerja Nasional (DKN), Kak Zaki dan Kak Afriyani. Kegiatan penanaman pohon ini dimulai sejak pukul 08.00 s.d 15.00. Terdapat 6 Jenis pohon endemik antara lain Pohon Kasamala, pohon puspa, pohon huru, pohon kitambaga, pohon Manglid dan pohon salam.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati kota Cianjur yang diwakili oleIMG-20150422-WA0007h kepala dinas Kehutanan dan perkebunan, Kepala Balai Pengurus Gunung Gede, Kapolsek kota cianjur, Kodim 0608, Masyarakat Peduli Alam Nusantara, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Anggota Pencinta Alam, Pencinta Lingkungan, Pendaki Gunung, Lions Club, Siswa  dengan jumlah peserta 146 orang

Pohon yang telah ditanam  akan terus dipantau selama 3 tahun untuk memelihara secara maksimal oleh Petugas Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Pada periIMG-20150422-WA0011ngatan Hari Bumi ini, diharapkan Pramuka dapat berperan aktif dalam penghijauan Lingkungan baik di daerah Pedesaan maupun Kota". Ungkap Kak Eko Sulistio (Afri)

[Humas Kwarnas]

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung

Pramuka Kota Bandung


Badan Geologi Selenggarakan Peringatan Hari Bumi 2015

Posted: 22 Apr 2015 04:36 AM PDT

Caption : Dengan didampingi Kepala Museum Geologi, Sinung Baskoro, Kepala Pusat Sumber Air Tanah dan Geologi Lingkungan Badan Geologi, Rudi Suhendar serta undangan lainnya, Kepala Badan Geologi, Surono secara simbolis membuat cap tangan "Deklarasi Cinta Bumi" pada acara pembukaan Peringatan Hari Bumi Tahun 2015 bertajuk " Mendukung Aksi dalam Memelihara Bumi" di Halaman Depan Museum Geologi, Jalan Diponegoro Bandung, Kamis (22/4/2015). Kegiatan yang telah 3 kali digelar Badan Geologi tersebut dilaksanakan dari 22-25 april 2015.
Dalam rangka turut berpartisipasi pada Peringatan Hari Bumi se-Dunia, Untuk kali ketiga Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menggelar peringatan Hari Bumi yang dalam tahun 2015 ini tema acara diberi tajuk "Mendukung Aksi dalam Memelihara Bumi ". Hari bumi bukan sekedar seremonial, tapi bagaimana kita bisa belajar tentang bumi dan mau bersikap arif terhadap bumi", ujar Kepala Badan Geologi, Dr. Surono dalam sambutan singkatnya pada acara pembukaan di halaman depan Museum Geologi, Jalan diponegoro Bandung, Rabu (22/4/2015). Surono berharap dengan peringatan hari Bumi ini masyarakat bisa memberikan yang terbaik bagi bumi." Sesuai dengan tema tahun 2015 ini diharapkan manusia dapat bergerak dan mau memuliakan bumi dan dari peringatan ini juga marilah kita merenung sudahkah kita memberikan yang terbaik bagi bumi kita," lanjut Surono. Usai acara. Kepala Badan Geologi didampingi Kepala Museum Geologi Ir. S.R. Sinung Baskoro, Kepala Pusat Sumber Air Tanah dan Geologi Lingkungan Badan Geologi Rudi Suhendar berkesempatan membuat cap tangan "Deklarasi Cinta Bumi" dan menyerahkan 200 bibit pohon kepada masyarakat yang diwakili Lurah Cihaur Geulis. Dalam kegiatan yang dilaksanakan dari 22-25 April 2015 tersebut digelar beberapa acara diantaranya : Lomba Menggambar, Talkshow, Gerak Jalan dan Senam Aerobik. Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan penampilan teaterikal tentang keselamatan bumi dari para Mahasiswa STSI Bandung, lomba menggambar bagi pelajar, dan Talkshow di Auditorium Geologi, Tl.II yang menghadirkan dua pembicara diantaranya; DR. Tisna Sanjaya, M.Sd., (ITB) dan Mubiar Purwasasmita, DEA (ITB). (Benny K/ MOTP)

Foto Bersama Momen KAA ke-60

Posted: 22 Apr 2015 03:36 AM PDT

Caption : Sejumlah karyawan sebuah Bank Swasta di Bandung memanfaatkan waktu foto bersama di depan Tugu Bola Duni Asia- Afrika usai melaksanakan upacara peringatan Hari Kartini 2015. Banner-Banner mengenai Asia-Afrik tersebut menjadi ltarbelakang gambar yang menarik bagi masyarakat untuk ikut diabadikan. (Andri/ MOTP)

KLJI Berpartisipasi dalam Solidarity Day

Posted: 22 Apr 2015 03:33 AM PDT

Caption : Ari salah satu penggiat fotografi dari Komunitas Kamera Lubang Jarum Indonesia (KLJI) menerangkan mengenai kamera lubang jarum dan proses pengambilan gambar pada acara Solidarity Day Tribute to Soekarno & Mandela di Taman Pasopati Bandung, Selasa (21/4/2015). Acara yang diisi sejumlah komunitas Kota Bandung tersebut dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke-60  Konferensi Asia-Afrika 2015 dengan diisi sejumlah kegiatan seperti: art Exhibition, art Performance, Community& Creative Product Exibition, Film Screening, Food Bazar, Mario Iroth : Wheel Story Soekarno & Nelson Mandela, dan Solidarity Blues. ( Roni SF/ MOTP)

Pembukaan Pameran Filateli Asia- Afrika 2015

Posted: 22 Apr 2015 03:31 AM PDT

Caption : Kepala Dinas Kominfo Kota Bandung Aos WA Bintang menuliskan nama pada  buku Paspor Filatelis Indonesia pada pembukaan Pameran Filateli Asia –Afrika 2015 di Kantor Pos Besar Bandung, Jalan Asia Afrika Bandung, Selasa (21/4/2015). Pameran ini diselenggarakan oleh PT. Pos Indonesia ini dalam rangka ikut mensukseskan peringatan Konferensi Asia-Afrika ke-60 2015. Dalam arena pameran yang dilaksanakan dari 21-24 April tersebut, masyarakat pengunjung berkesempatan ikut menempelkan beragam prangko kedalam sketsa poster Presiden RI Soekarno dan dapat pula membeli aneka ragam benda-benda filateli yang disediakan pihak panitia. (Andri/ MOTP)

Orasi Kebudayaan Mendikbud RI, Anies Baswedan

Posted: 22 Apr 2015 03:26 AM PDT

caption : Dihadapan para undangan, Mendikbud RI, Anies Rasyid Baswedan P.hD., memberikan orasi pada acara Orasi Kebudayaan "Konferensi Asia-Afrika Menuju World Culture Forum II, 2016" di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Jalan Pelajar Pejuang Bandung, Sabtu (18/4/2015). Acara yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI ini dalam rangka turut mensukseskan pelaksanaan peringatan HUT KAA ke-60 tahun 2015 yang di mulai dari 18-24 April 2015.
Hingga dewasa ini, penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika lebih dipandang sebagai peristiwa diplomasi politik. Padahal didalamnya termuat aspek-aspek kebudayaan dunia bahkan dinyatakan sebagai peristiwa kebudayaan dunia pertama di dunia. Hal tersebut yang selanjutnya menjadi sub tema World Culture Forum (WCF) ke-2." Dengan semangat Nawacita, kita harapkan bangsa Indonesia kedepan bukan hanya sebagai pengimport kebudayaan melainkan sebagai bangsa yang aktif bersama-sama dalam forum dunia dan World Culture Forum salah satunya dimaksudkan sebagai upaya konkrit ingin menggunakan kebudayaan sebagai instrument yang sangat penting di dalam membakar perdamaian dunia termasuk kesejahteraan masyarakat," ujar Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Pusat Prof. Kacung Marijan, P.hD., dalam sambutannya pada acara Orasi Kebudayaan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Anies Rasyid Baswedan "Konferensi Asia-Afrika menuju World Culture Forum II, 2016" di Gedung Indonesia Menggugat, Jalan Pelajar Pejuang Bandung, Sabtu (18/4/2015). Selanjutnya Anies Baswedan dalam inti orasinya berharap agar World Culture Forum dapat menunjukkan bahwa di negeri ini ada kebhinekaan." Kita memperingati peristiwa Asia-Afrika dan menyiapkan World Culture Forum untuk menunjukkan pada dunia bahwa di negeri ini ada kebhinekaan dan ada transformasi yang luar biasa dan dibawa dengan spirit optimisme dari para pendiri bangsa untuk generasi yang akan datang di republik ini," harap Anies. Usai orasi, acara ini dihadiri para guru, budayawan dan sejumlah kalangan lainnya diserahkan secara simbolis buku bertajuk "Dasa Sila Bandung" dari Ray Bachtiar Drajat melalui Taufik Rahzen kepada Anies Baswedan. Selanjutnya acara yang dilaksanakan dari 18-24 April 2015 tersebut diisi pula Pameran; Forum Diskusi WCF; Pemutaran Film Dokumenter KAA; Reportoar Asia-Afrika; Pembacaan buku " The Bandung Conection" karya Roeslan Abdoelgani. Ditempat yang sama, kepada MOTP, Ray Bachtiar berharap buku "Dasa Sila Bandung" bisa menjadi milik pemerintah dan warga kota Bandung. " Kita dibentuk dari masa lalu dalam rangka membentuk masa depan, namun sekarang yang menjadi persoalan adalah masa kininya, semoga dengan terbitnya buku Dasa Sila Bandung ini bisa menjadi motivasi warga kota Bandung mempersiapkan masa depan," ujar kang Ray yang bersama beberapa rekan telah mempersiapkan buku tersebut mulai dari pengumpulan bahan hingga penerbitan hanya selama satu minggu. (Benny K/ Roni SF/ MOTP)

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Mr. Moses dan Pramuka Berkunjung Ke kantor UNICEF, Jakarta

Posted: 21 Apr 2015 10:16 AM PDT

Mr. Moses Michael Engadu, U-Report Global Coordinator, World Scout Bureau, Africa Regional Office dan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dalam hal ini diwakili oleh Waka Kwarnas bidang Renbangma, Kak Marbawi, didampingi Kak Ari, Andalan Nasional Urusan Renbangma, Kak Fuad, Kak Neni dan Kak Deden berkunjung ke UNICEF dan diterima langsung oleh Mrs. Gunilla Olsson, Representative UNICEF di kantor UNICEF, Jalan Raya Sudirman, Jakarta Pusat. (21/4)

Kunjungan ini dalam rangka penjajakan kerjasama antara Kwarnas Gerakan Pramuka dengan UNICEF terkait dengan program-program yang ada di UNICEF dan Kwarnas Gerakan Pramuka yang dapat disinergiskan, khususnya program yang terkait dengan U-report Indoneisa.

U-Report Indoneisa adalah sarana pengumpulan data melalui twitter yang akan menganalisa jawaban dari followers @UReport_id mengenai pembangunan dan kepemudaan. Hasilnya akan dibagi besama dengan pemerintah dan instansi terkait sebagai upaya advokasi.

"Program ini sangat cocok dengan Kwarnas Gerakan Pramuka hdan dalam waktu dekat akan ditindaklanjuti dalam bentuk sebuah perjanjian kerjasama (MoU) antara Kwarnas Gerakan Pramuka dan UNICEF" Ungkap Kak Marbawi

[Humas Kwarnas]

Kategori

Kategori