Struktur Organisasi Gerakan Pramuka

Struktur Organisasi Gerakan Pramuka




Penjelasan Struktur Organisasi Gerakan Pramuka

  1. Majelis Pembimbing adalah badan yang bertugas memberikan bimbingan dan bantuan moril, organisatoris, material, dan finansial kepada kwartir, gugusdepan, dan satuan karya pramuka. Majelis Pembimbing dibentuk di tingkat Nasional, Daerah, Cabang, Ranting, Gugusdepan dan Saka. Majelis Pembimbing diketuai secara ex-officio:
    1. di tingkat nasional (Mabinas) oleh Presiden Republik Indonesia
    2. di tingkat daerah (Mabida) oleh Gubernur
    3. di tingkat cabang (Mabicab) oleh Bupati/Walikota
    4. di tingkat ranting (Mabiran) oleh Camat
    5. Sedangkan di tingkat gugusdepan (Mabigus) dipilih dari anggota Mabigus yang ada dan di tingkat Saka (Mabi Saka) dijabat oleh pejabat pada lembaga/instansi/ departemen terkait.
  2. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Gerakan Pramuka adalah badan independen yang dibentuk Musyawarah Gerakan Pramuka dan bertanggungjawab kepada Musyawarah Gerakan Pramuka.
  3. Kwartir dan Koordinator Gudep merupakan perangkat dan mekanisme kerja untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka. Kwartir dibentuk di tingkat :
    1. Nasional, disebut Kwartir Nasional (Kwarnas), ditetapkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) dengan masa bakti 5 tahun.
    2. Daerah, disebut Kwartir Daerah (Kwarda), ditetapkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) dengan masa bakti 5 tahun.
    3. Cabang, disebut Kwartir Cabang (Kwarcab), ditetapkan dalam Musyawarah Cabang (Mucab) dengan masa bakti 5 tahun.
    4. Ranting, disebut Kwartir Ranting (Kwarran), ditetapkan dalam Musyawarah Ranting (Musran) dengan masa bakti 3 tahun.
    5. Gugusdepan yang ada dalam satu wilayah kelurahan/desa dikoordinasikan oleh Koordinator Gudep (Korgudep), ditetapkan dalam Musyawarah Ranting (Musran) dengan masa bakti 3 tahun.
  4. Gugusdepan (Gudep) adalah pangkalan pesertadidik yang merupakan wadah pendidikan dalam organisasi Gerakan Pramuka. Selengkapnya mengenai Gudep baca : Gugusdepan Gerakan Pramuka.
  5. Satuan Karya Pramuka (Saka) merupakan wadah kegiatan kepramukaan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan peserta didik dalam wawasan tertentu serta melakukan kegiatan nyata sebagai pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan aspirasi pemuda Indonesia.
  6. Badan Kelengkapan Kwartir merupakan badan-badan yang mempunyai tugas membantu kwartir. Badan Kelengkapan Kwartir meliputi:
    1. Dewan Kehormatan
    2. Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka yang terdiri atas Lemdikanas (di tingkat Nasional), Lemdikada (di tingkat Daerah), dan Lemdikacab (di tingkat Cabang).
    3. Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega atau disebut Dewan Kerja yang terdiri atas DKN atau Dewan Kerja Nasional (di tingkat Nasional), DKD atau Dewan Kerja Daerah (di tingkat Daerah), DKC atau Dewan Kerja Cabang (di tingkat Cabang), dan DKR atau Dewan Kerja Ranting (di tingkat Ranting).
    4. Pimpinan Satuan Karya Pramuka (Saka)
    5. Pembantu Andalan
    6. Badan Usaha Kwartir
    7. Satuan Kegiatan sesuai dengan situasi dan kondisi setempat dan bersifat situasional.
    8. Staf Kwartir.
  7. Pramuka Utama Gerakan Pramuka adalah Kepala Negara Republik Indonesia (Presiden).
  8. Musyawarah Kwartir merupakan lembaga di lingkungan Gerakan Pramuka yang bersidang pada akhir masa bakti kwartir atau gugusdepan serta memegang kekuasaan tertinggi dalam kwartir atau gugusdepan. Musyawarah ini terdiri atas :
    1. Musyawarah Nasional yang diadakan sekali dalam waktu 5 (lima) tahun. Peserta Munas terdiri atas utusan/wakil Kwarnas, Mabinas, Kwarda, dan Mabida.
    2. Musyawarah Daerah yang diadakan sekali dalam waktu 5 (lima) tahun. Peserta Musda terdiri atas utusan/wakil Kwarda, Mabida, Kwarcab, dan Mabicab.
    3. Musyawarah Cabang yang diadakan sekali dalam waktu 5 (lima) tahun. Peserta Mucab terdiri atas utusan/wakil Kwarcab, Mabicab, Kwarran, dan Mabiran.
    4. Musyawarah Ranting yang diadakan sekali dalam waktu 3 (lima) tahun. Peserta Musran terdiri atas utusan/wakil Kwarran, Mabiran, Korgudep, Mabi Desa, Gudep dan Mabigus.
    5. Musyawarah Gugusdepan yang diadakan sekali dalam waktu 3 (lima) tahun. Peserta Mugus terdiri atas utusan/wakil gudep dan Mabigus.
Itulah tentang Struktur Organisasi Gerakan Pramuka dengan penjelasan singkat terkait masing-masing komponen dalam struktur tersebut. Untuk lebih memahami struktur organisasi tersebut silakan baca SK Kwarnas No : 220 Tahun 2007.
Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Indonesia kirimkan kontingen Pramuka ke Jambore Australia

Posted: 22 Dec 2015 04:10 AM PST

IMG-20151222-WA0054 IMG-20151222-WA0053 IMG-20151222-WA0044

Jakarta – Kwartir Nasional Gerakan Pramuka melepas kontingen Pramuka Indonesia yang akan mengikuti Jambore Pramuka Australia ke-24 di Cataract Scout Park, New South Wales, Australia.

Jambore yang diikuti oleh 6 pembina pendamping dan 34 anggota Pramuka tingkat penggalang penegak tersebut akan dilaksanakan pada 3-13 Januari 2016.

Dalam sambutannya mewakili Ketua Kwarnas, Ahmad Rusdi yang menjabat sebagai Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Bidang Hubungan Luar Negeri itu menyampaikan ucapan selamat kepada kontingen pramuka Indonesia.
"Selamat dan terima kasih khususnya kepada Ketua Majelis Pembimbing Gugus depan beserta seluruh Pembina Gudep juga orangtua anggota Gerakan Pramuka yang berpangkalan di Sekolah Al Azhar, atas prakarsa dan usahanya untuk memberangkatkan anggota ataupun anak-anaknya berperan serta pada Jambore Australia ke-24 Tahun 2016 mendatang," ujar Ahmad Rusdi di Aula K.H. Dewantoro, TRW, Cibubur, Jakarta, Selasa (22/12/2015).

"Sebuah kehormatan bagi kalian semua anggota kontingen, dapat mewakili Gerakan Pramuka dalam kegiatan jambore tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Scouts Australia," imbuhnya.

Selain itu, Ahmad Rusdi juga berpesan kepada kontingen Pramuka agar tidak lupa menerapkan janji Tri Satya dan Dasa Darma selama mengikuti kegiatan Jambore Australia mendatang.
"Terapkan janji Tri Satya dan Dasa Darma sebagai aturan hidup anggota Pramuka di seluruh dunia. Jagalah bersama-sama Citra dan reputasi bangsa dan negara Indonesia dalam fikiran, sikap maupun perbuatan," ucap dia.
Selain itu, Ahmad Rusdi juga berharap agar anggota pramuka tersebut memanfaatkan media sosial untuk berbagi pengetahuan maupun pengalaman selama di Australia untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

Fira salah satu anggota pramuka dr SMP Al Azhar pusat mengaku bangga bisa mewakili indonesia di Jambore Australia. “Saya sangat senang dan bangga bisa mewakili indonesia di Jambore Australia, dan semoga saya dan teman-teman bisa mengharumkan nama Bangsa di tanah Australia dan dihadapan pramuka dari berbagai negara,” tegasnya.

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Pramuka Bandung Barat Gelar ISC 2015

Posted: 20 Dec 2015 09:37 PM PST

 

Kwarcab-Pramuka-Bandung-BaratGelar-ISC-2015

Ribuan siswa dari tingkat sekolah dasar kelas V dan VI di Kecamatan Lembang, Parongpong, Cisarua dan Ngamprah, berkumpul di Lapangan Perkantoran Pemkab Bandung Barat. Mereka mengikuti Indonesia Scout Challenge (ISC) 2015 tingkat Kwartir Cabang (kwarcab) Kabupaten Bandung Barat.

Penyelenggaraan ISC yang secara resmi dibuka oleh Ketua Kwarcab KBB Agustina Piryanti didampingi Sekretaris Kwarcab Bubun Bunjamin. “Kegiatan ini jika diibaratkan sebagai ajang penempaan anggota pramuka bersikap saling menghormati, menghargai, gotongroyong, peduli kepada orang lain dan kemandirian” Ujaarnya.

Sejak kemarin Sabtu (19/12/2015) mereka mengikui berbagai macam aktivitas permainan dan juga perlombaan untuk berlaga di ISC tingkat Nasional. Bagi peserta terbaik akan mendapat hadiah tiket jalan-jalan ke  Amerika Serikat.

"Para peserta pramuka ini pernah mendapatkan prestasi di bidang pramuka sebagai gerakan pramuka Kwarcab Tergiat 2015 tingkat Jawa Barat, saya optimis ada anggota yang memenangkan hadiah utama di tingkat nasional," ucap Agustina Piryanti, Minggu(20/12/2015).

Penanggungjawab ISC 2015 wilayah Jawa Barat, Rahmad Kartolo menambahkan, kegiatan ISC dilaksanakan di sejumlah kabupaten/kota lainnya untuk memilih siapa yang terbaik dalam menghadapi semua tantangan yang sudah disiapkan panitia.

"Jadi peserta yang terbaik dari Kabupaten Bandung Barat akan bersaing dengan kab/kota lainnya. Kalau terpilih yang terbaik di tingkat nasional, maka hadiahnya jalan-jalan ke Amerika," ujarnya.

Sumber: FokusJabar.com (TRI/DEN)

Sunting: Tim Siber Pramuka

Pramuka setara dengan Bela negara

Posted: 20 Dec 2015 09:29 PM PST

 

AsC8xiitPGfmhovVNS4KlQMDotZOyei7VBqYDRZcP4oZ

 

JAKARTA – Sejatinya bela negara adalah kewajiban setiap warga Negara, maka Pramuka sebagai salah satu organisasi tertua di Indonesia wajib berperan serta di dalamnya.

Demikian pernyataan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Barat Dede Yusuf saat ditemui wartawan di tengah berlangsungnya agenda “Bela Negara” di kawasan silang Monas, Jakarta, Sabtu (19/12).

Kang Dede sapaan Dede Yusuf berpendapat, bahwa dalam konteks bela negara adalah bagaimana memperkuat mewujudkan pertahanan, ketahanan di segala aspek kebangsaan. “Ketahanan pangan, ekonomi, moral, pertahanan budaya dan moralitas kita, di semua sektor dan lini kita harus kuat,” ujarnya.

Dalam konteks bela negara ini, Indonesia perlu mewaspadai serangan-serangan luar yang berpotensi memecah-belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Serangan-serangan saat ini tidak lagi dari luar melalui peperangan. Tetapi masuk melalui jalur-jalur budaya, perdagangan, ekonomi, ketenagakerjaan, ini tentu harus kita waspadai,” papar bekas Wagub Jawa Barat itu.

Karenanya lanjut politisi Partai Demokrat itu, perlu adanya pemahaman terhadap simbol-simbol dan ideologi bangsa yang diberikan kepada generasi muda demi memantapkan rasa bela negara dalam kehidupan berbangsa, salah satunya dengan menjadi seorang Pramuka.

“Pramuka sejak kecil sudah dilatih untuk mencintai bangsa, itu sebabnya simbol kita adalah merah putih, sehingga membuat siswa-siswa pramuka mengerti arti Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila dan NKRI, ini yang harus kita pahami sejak dini,” jelasnya.

Menanggapi vakumnya kegiatan Pramuka di tingkat nasional, Kang Dede melihatnya sebagai akibat dari belum adanya political will dari dunia pendidikan untuk memajukan kegiatan Pramuka itu sendiri. “Kunci kemajuan Pramuka di Indonesia adalah pendidikan. Jadi kalau tidak ada political will dari dunia pendidikan baik ketua kwartir maupun kepala daerah maka tidak akan bergerak,” jelasnya.

Terakhir, Dede berhatap Pramuka ke depannya memiliki regulasinya sendiri yang diharapkan mampu menggelorakan semangat Pramuka kembali berkobar di bumi nusantara.

“Harapan kita adalah regulasi, kalau UU kita sudah punya. Sementara PP-nya harus diperkuat. PP yang mewajibkan, khususnya kepala daerah agar menggelorakan semangat Pramuka, pendidikan karakter, bela negara dan revolusi mental melalui program seperti Pramuka,” pungkasnya.

Sumber:JPNN.com (fas/jpnn)

Sunting: TSP

Pramuka Expert & Executive Forum : Pramuka Digital

Posted: 20 Dec 2015 08:59 PM PST

AiCZ5jwPRY2cozBciiHKboOHa8GXkAraaCzNSLQn-N1M AjnAF0hksX6pVXGEF92XVY8918jXJugHYRBnjS6W5pee
Depok – Pramuka gelar kegiatan Forum Group Discussion “Pramuka Expert & Executive Forum : Pramuka Digital” yang berlangsung di Wisma Makara UI, 18/12/2015.
Forum Group Discussion yang dihadiri oleh 45 anggota pramuka dari wilayah Kwarcab Kota Depok mengusung tema “Pramuka Digital/ Digitalisasi Pramuka”. Kegiatan ini diisi oleh para expert dari berbagai latar belakang. Tengah hadir Kak Berli (annas GP bidang Renbangma & dosen UI), Kak Deden executive social media, dan kak Felicia ( pengusaha muda).
Orang yang ikut pramuka berbeda dengan orang yang tidak pernah ikut pramuka. Mereka yang ikut pramuka memiliki hard skill dan soft skill yang lebih unggul. “Oleh karena itu, digitalisasi pramuka akan lebih membantu mengolah hard skill dan soft skill yang dimiliki pramuka agar lebih menghasillkan hal yang bermanfaat” ujar kak Berli.
Senada dengan hal tersebut, kak Feliciana juga menambahkan “gunakan social media sebagai kendaraan untuk mengembangkan potensi diri, termasuk hard skill dan soft skill yang ada pada pramuka, dan jangan takut salah dalam berwirausaha”.

Kunci sukses dunia digital yaitu hadir dan eksis dimana-mana ( twitter, IG, facebook, path, youtube, dll) tambah kak Deden Purnamahadi.

Tim Siber Pramuka

 

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Focus Group Discussion (FGD): Pramuka Dalam Memanfaatkan Kemajuan Teknologi Informasi

Posted: 18 Dec 2015 08:15 AM PST

2Depok (17/12), Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) sangat begitu cepat, berbagai kemajuan IPTEK saat tidak bisa dihindari. Kalau kita tidak mengikutinya tentu kita termasuk orang yang dianggap ketinggalan zaman atau bisa dianggap gaptek alias "gagap teknologi"

Saat ini salah satu kemajuan IPTEK yang begitu cepat yaitu kemajuan Teknologi Informasi (Tl). Pemanfaatan TI ini sudah sangat dirasakan manfaatnya didalam kehidupan sehari-hari. Misalnya untuk berkomunikasi, e-commerce, toko on line, transportasi on line, daftar anggota online, sosial media (twitter, path, facebook, istagram, youtobe, dan lain-lain).

Ini yang melatarbelakangi diadakannya acara Focus Group Discussion (FGD) Pramuka dalam memanfaatkan kemajuan TI yang diselenggarakan oleh Kwarnas Gerakan Pramuka di Kwarcab Gerakan Pramuka Depok, Jawa Barat (17/12).

FGD ini diikuti  16 orang mahasiswa/ mahasiswi yang berlatar belakang anggota pramuka dan bukan anggota Pramuka dengan memberikan jawaban dari setiap pertanyaan yang sudah disiapkan dan dilanjutkan dengan diskusi.

1Tujuan dari kegiatan FGD ini adalah menggali informasi tentang Gerakan Pramuka melalui penggunaan teknologi informasi. Selain itu juga ingin mendapatkan dan mengetahui masukan-masukan apa yang perlu dilakukan Kwarnas Gerakan Pramuka agar berbagai kegiatan Pramuka ke depan memberikan perubahan "Scout For Change" pada masa yang akan datang.

"Kegiatan FGD ini merupakan kelanjutan dari FGD tahun 2014 menindaklanjuti rekomendasi FGD tahun 2014, yaitu komunikasi yg lebih relevan dan lebih kreatif serta lebih menyasar calon peserta didik" Ungkap Kak Arie Rukmantara selaku Annas urusan renbangma sekaligus penanggungjawab pelaksanaan FGD 2015 ini

Kenapa kita pilih mahasiswa dalam FGD kali ini, karena kita ingin bertanya kepada mereka yang aktif kenapa? dan bagi mereka yang tidak aktif lagi, kenapa? dan kepada mereka sama sekali tidak pernah ikut pramuka, apakah mereka masih akan tertarik ke Pramuka. Jawaban-jawaban ini yang ingin kita temukan di FGD ini" kata kak Arie Rukmantara.

"Syarat-syarat membuat mahasiswa tertarik, bangga dan tetep mengaku diri sebagai anggota pramuka dan kalau bisa ada pramuka baru dari mahasiswa. Dan ini menjadi tujuan  akhir dari FDG ditingkat mahasiswa 2015 ini" Pungkas kak Arie Rukmantara

[Humas Kwarnas]

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Walikota Danny Beri Motivasi Ribuan Peserta Jambore Pramuka Se-Makassar

Posted: 16 Dec 2015 08:58 PM PST

Av53KtKBvOs9dwGrdnklQ13dm4xpN9u3k21S7GU5sV3o

 

MAKASSAR – Walikota Makassar Danny Pomanto memberikan semangat dan motivasi pada ribuan peserta Jambore Ranting Terpadu Tahun 2015 di Bumi Perkemahan Gedung Olahraga (GOR) Sudiang, Rabu (16/12/2015).

Jambore diikuti 144 regu yang terbagi ke dalam 60 regu putera dan 84 regu puteri. Mereka berasal dari lima kwartir ranting (kwarran) yakni, Kwarran Bontoala, Tallo, Panakkukang, Ujung Tanah dan Manggala.

Selain itu, Jambore juga diikuti penggembira dari tim sebelas rasa yang dibina langsung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Makassar yang berjumlah 250 peserta.

Selama lima hari, terhitung sejak 15 hingga 20 Desember 2015, ribuan peserta jambore akan mengikuti kegiatan teknis skoting skill dan pioneering berupa, lintas alam penggalang, geladi tangguh, permainan tradisional, karnaval penggalang, kerja bakti masyarakat, dan tolok ukur perkemahan, serta kegiatan keagamaan.

Di hadapan ribuan peserta jambore, Walikota Makassar Danny Pomanto, menyemangati anggota pramuka yang memadati lapangan GOR Sudiang. "Kita semua merasa bangga bisa berada di tengah anak-anak kita peserta jambore yang penuh semangat, generasi muda calon pemimpin bangsa," ujar Danny.

Tak lupa Danny mengingatkan kepada peserta jambore untuk ikut mendukung program strategis Pemerintah kota (Pemkot) Makassar di antaranya gerakan Makasar Tidak Rantasa (MTR) dengan membudayakan hidup bersih sejak usia sekolah dasar.

Sumber:POJOKSULSEL.com, (muh asrul)

Sunting: Tim Siber Pramuka

SMA 1 Slawi Peringkat 4, SBH Jatinegara Peringkat 5 “Ajang Pamuka Peduli Award 2015″

Posted: 16 Dec 2015 08:45 PM PST

 

DSC_0052DSC_0052

SLAWI – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal kembali menorehkan prestasi di tingkat Jawa Tengah. Kali ini prestasi ditoreh oleh Gudep SMA 1 Slawi yang menduduki peringkat 4 ajang Pramuka Peduli Award tingkat Kwarda Jawa Tengah tahun 2015 dengan mengantongi nilai 70,33. Selain itu, prestasi yang sama juga ditorehkan oleh Saka Bakti Husada (SBH) Jatinegara yang meraih Peringkat 5 di ajang tersebut.

Sedangkan tiga posisi teratas ditempati masing-masing Kwarcab Cilacap sebagai Juara I dengan nilai 76,17; SMA 1 Mojotengah, Kwarcab Wonosobo Juara 2 dengan nilai 71,83 dan Kwarran Batealit Kwarcab Jepara juara 3 dengan raihan nilai 70,67.

Ketua Kwarcab Tegal, H Widodo Joko Mulyono MKes MMR melalui Pb Andalan Cabang Urusan Humas, Nurhasan mengatakan, dalam ajang tersebut, Dua wakil Kwarcab Tegal masuk menjadi 9 besar Finalis dari 35 Kwartir Cabang se Jawa Tengah yang lolos seleksi administrasi. Selanjutnya finalis mengikuti tahap seleksi pemaparan dan presentasi materi dihadapan Tim Juri Kwarda Jateng pada Final Minggu (14/12) lalu di Gedung Pramuka Kwarda Jateng.

"Gudep SMA 1 Slawi mengangkat kegiatan Pekan Pramuka Peduli yang digelar bulan Juli 2015 di Desa Lebakgowah, Kecamatan Lebaksiu. Dimana ragam kegiatannya antara lain penyuluhan pengelolaan sampah, aksi bersih sungai, santunan dan pemberian sembako," beber Hasan

Sedangkan, Pramuka SBH Jatinegara mengangkat kegiatan Aksi Satgas Pramuka Peduli Pasukan Pemburu Jentik Nyamuk yang dipusatkan di Desa Tamansari Kecamatan Jatinegara. "Aksi kegiatannya fokus pada Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang didukung dengan penyuluhan, abatisasi dan fogingisasi," imbuhnya

Dia melanjutkan, kegiatan tersebut melibatkan instansi terkait seperti Badan Lingkungan Hidup (BLH), Dinas Kesehatan, Puskesmas Jatinegara dan pemerintah setempat. Dimana kegiatan sebagai implementasi kegiatan bakti nyata Pramuka pada masyarakat. “Ini mengulang prestasi tahun lalu (2014) dan menjadi kado akhir tahun bagi Gerakan Pramuka Kwarcab Tegal," pungkasnya.

Pembina Gudep SMA 1 Slawi, Nenny Dwi Agustini SH mengungkapkan, meski belum meraih tergiat 1, namun hal itu bisa menjadi pengalaman berharga bagi pangkalan Gudepnya untuk menjadi lebih baik di tahun mendatang. "Ini adalah pengalaman baru bagi kami. Mudah-mudahan menjadi pemicu untuk terus berbakti, mengabdi dan berprestasi dimasa mendatang.

Senada, Kepala Puskesmas Jatinegara, H Amat Kiswadi SKM, menuturkan, meski Satuan Karya Binaannya baru mampu menduduki harapan 2. Namun setidaknya, kita telah berbuat dan mampu menembus nominasi Finalis ajang Pramuka Peduli Award Jawa Tengah. Ajang Pramuka Peduli Award merupakan bentuk apresiasi pada partisipasi aktif anggota Pramuka untuk lingkungan.

Pramuka Peduli Award juga sebagai ajang bagi anggota Pramuka untuk saling berbagi pengalaman dalam kegiatan kepeduliannya pada lingkungan. Kegiatan apapun selama memberikan manfaat bagi lingkungan, terlebih lagi menyangkut kepedulian kepada lingkungan hidup, pengembangan sumber daya manusia/ sosial kemasyarakatan dan atau penanggulangan bencana / kepedulian sosial serta kepedulian terhadap kebudayaan. (Humas)

Staff Kwarnas blusukan kunjungi gudep guna pantau aktivitas pramuka.

Posted: 16 Dec 2015 08:27 PM PST

BANGKINANG KOTA – Sederet prestasi yang ditorehkan Gugus Depan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Bangkinang Kota menarik perhatian Kwartir Nasional (Kwarnas) sehingga mereka mengunjungi sekolah itu untuk memonitor langsung perkembangannya pada Rabu (16/12).

“Alhamdulillah SMP Negeri 2 mendapat kunjungan dari Kwarnas dan Kwartir Daerah 04 Provinsi Riau, mereka datang untuk memonitoring Pengolahaan dan Keaktifan Gugus Depan (Gudep) selama ini,” kata Kepala SMPN 2, Desnawita,S.Pd.

Mereka yang datang itu adalah Staf Organikum Kwartir Nasional, Kak Teguh ditemani Kapusdiklatda, Mardjono.

Dijelaskan Desnawita yang juga Wakil Ketua Bina Wasa Kwartir Cabang 03 Kampar ini bahwa diantara prestasi yang pernah diraih SMPN 2 dalam setahun belakangan ini saja pernah mengirim peserta Jambore Dunia ke Jepang bulan Agustus 2015 yakni Rizky mewakili Indonesia.

Kemudian enam orang Pramuka Garuda lulus dan mendapat pernghargaan di Kwarcab Kampar yang diterima pada Perayaan HUT Pramuka 14 Agustus 2015, pernah menjadi juara Pertama Perkemahan Lima Pilar yang digelar Kwarcan Kampar.

Selain itu, lima orang siswa Gudep SMPN 2 lulus  seleksi untuk mengikuti Jambore Cabang, masing-masing, Anisa Febriani, Salsabila Cantika Mastur, Nadia Salsabila, Salsabila Resty Marlina.

Satu peserta, Dian Nurmala Lolos seleksi mengikuti Kemah Budaya Nasional (KBN) di Kabupaten Siak. Selanjutnya Giat mengirim pembina untuk mengikuti Kursus Mahir Dasar dan Mahir Lanjutan baik di tingkat kwarcab, maupun kwarda dan nasional.

Ditambah lagi, SMPN 2 memiliki sembilan orang pembina, Darmatiyas, Fatma Dewi, Efi Endang, Agus supriadi, Baharuddin, Arman, Dede Ronald, Noval, Hafizah.

Prestasi lain, lanjut Desnawita yang juga Kamabigus adalah seorang pelatih pembina Pramuka yang sudah mempunyai sertifikat pelatih tingkat lanjut. SMPN 2 Bangkinang Kota ini juga memiliki guru yang menjabat sebagai Kapusdiklatcab Kampar, Nasrul (Guru IPA) dan Rosmita,S.Pd (Wakil Kepala Sekolah SMPN2) juga andalan di Kwarcab 03 Kampar.

Dalam kunjungan itu, Staf Organikum, Kwarnas, Kak Teguh menyampaikan, “Gugus Depan SMPN 2 ini bagus sekali, pramuka sangat menguasai 3K (kebersihan, keterampilan, kebersamaan) terjaga dan sangat kuat,” ujarnya.

Dia berharap, mempertahankan dan meningkatkan lagi kualitas supaya lebih meningkatkan kegiatan bukan hanya di gugus depan, bisa melebihi hingga kegiatan nasional.

Dia berpesan agar kedepan bisa membesarkan Sanggar yang dikelola oleh siswa, supaya siswa dapat ditanamkan kepercayaan dan bisa lebih leluasa untuk menguasai bagaimana kegiatan-kegiatan pramuka baik itu di GUDEP maupun tingkat nasional nantinya. (Netty/Sari/skc)

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Puluhan Anggota Pramuka Bersih-bersih Gua Kreo

Posted: 13 Dec 2015 11:03 PM PST

12359910_942942035759420_570477582001180469_n

Sebanyak 50 anggota Satuan Karya (Saka) Pramuka Pariwisata dari berbagai perwakilan melakukan aksi bersih-bersih sampah di kawasan wisata Gua Kreo Kecamatan Gunungpati Semarang, Sabtu (12/12) pagi. Kegiatan ini merupakan bagian untuk menciptakan kader-kader yang cerdas dalam berwisata.

Kegiatan ini melibatkan gugus depan beberapa sekolah, yakni SMA 6,7,8,12,13, SMK 6,13, serta tiga perguruan tinggi, IKIP Veteran, Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), dan Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang berjumlah 47 anggota. Sementara 3 orang pamong dari dinas pariwisata.

Ketua pelaksana kegiatan Jati Widiatama mengatakan, kegiatan tersebut sebagai sarana untuk meningkatkan kepedulian masyarakat, khususnya anggota pramuka dalam menjaga objek wisata. Menurutnya, selain persoalan sampah, banyak coretan tangan-tangan jahil yang ditinggalkan di obyek wisata unggulan Kota Semarang tersebut.

"Kondisinya (Gua Kreo) banyak vandalisme, banyak coret-coretan dan penuh sampah. Kami menghapus bekas vandalisme, karena selain berwisata di sana kita juga melakukan aksi kepedulian menjaga kebersihan," katanya.

Dengan kegiatan ini, lanjut Jati, diharapan bisa menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap Gua Kreo. "Kami dari Saka Pariwisata ingin menumbuhkan kader-kader yang cerdas dalam berwisata. Tidak hanya sebagai penikmat namun bisa merawat dan melestarikan obyek wisata sehingga dapat dinikmati oleh wisatawan lain," ungkapnya.

Sumber : Metro Semarang

Sunting : Tim Siber Pramuka

Kalimantan Barat adakan musyawarah daerah.

Posted: 13 Dec 2015 10:58 PM PST

12243518_925257024226115_3625965925712530847_n 12360194_925256934226124_7981796869629001953_n 12366314_925256974226120_3105401859038546262_n 12391874_925256910892793_289051661709385406_n

 

Pembukaan Musda 10 Desember 2015 dihadiri oleh Asisten Gubernur, Waka Kwarnas, Andalan Daerah SKPD, Kwarcab (Ka Kwarcab, Sekeretaris Kwartir Cabang, Andalan Kwarcab, Dewan Kerja Cabang dari seluruh Kwarda Kalbar, undangan dan wartawan.

Kwarda Sumsel Siap Gelar Jambore daerah

Posted: 13 Dec 2015 10:54 PM PST

12357138_943232645730359_8914186202646332003_o 12374995_943233052396985_2258107831219661969_o 12377855_943232855730338_7482840227530790486_o 12377973_943232759063681_8533485425919202692_o

 

 

Palembang-Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan siap gelar kegiatan Jambore Daerah ujar Sekretaris Kwarda Gerakan Pramuka Sumatera Selatan, Amriadi.

Hingga saat ini sudah dua kontingen yang telah hadir di Bumi Perkemahan Gandus, Palembang, Sumsel, yaitu Kwarcab Prabumuli dan Kwarcab Pagar Alam, ujar Amriadi saat ditemui di lokasi bumi perkemahan.

Jambore Daerah Gerakan Pramuka direncanakan dibuka oleh Gubernur selaku Ka.Mabida Gerakan Pramuka Sumsel, Alex Nurdin pada tanggal 15 Desember 2015.

Tingkatkan disiplin, 700 pramuka Medan adakan kemah.

Posted: 13 Dec 2015 10:51 PM PST

 

Randiman3-660x330

 

Medan - Sejumlah 700 pemuda mengikuti Perkemahan Pemuda 2015 di Bumi Perkemahan Cadika Pramuka Jalan Karya Wisata, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Jumat (11/12).

Penjabat Wali Kota Medan, Drs H Randiman Tarigan MAP yang membuka perkemahan ini, berharap dapat memberikan wawasan dan pengalaman sehingga melahirkan kader pembangunan yang sehat dan memiliki jiwa kepemimpinan serta peduli terhadap lingkungan. Menurut Randiman, pramuka dan pemuda harus manunggal dengan rakyat. Itu sebabnya perkemahan merupakan salah satu bentuk kedekatan dan pengabdian terhadap masyarakat. Diharapkan, perkemahan ini juga dapat menjadi salah satu cara untuk mengatasi dan memberikan solusi agar para pemuda tidak terjerumus ke hal-hal negatif, salah satunya narkoba.

"Saya sangat menyambut baik digelarnya perkemahan pemuda ini. Kegiatan ini saya nilai sebagai bentuk peran serta aktif pemuda dalam memacu roda pembangunan. Di samping itu sebagai bentuk rasa kepedulian yang tinggi terhadap persoalan kemanusiaan di tengah-tengah masyarakat," kata Randiman.

Pj Wali Kota mengungkapkan, perkemahan ini merupakan salah satu pelatihan untuk hidup mandiri dan kemampuan bertahan. "Di sini bukan tempat generasi manja, melainkan tempat generasi menempah jiwa kerja keras dan ketangguhan. Di sini juga tempat kita melatih kesolitan tim dan saling bahu-membahu antar sesama anggota," ungkapnya.

Randiman menambahkan lagi, perkemahan ini akan menambah jaringan pertemanan para pemuda yang mengikutinya, serta mempererat tali silaturahmi dan rasa persatuan antar sesama generasi muda. Dengan 700 pemuda yang mengikuti perkemahan ini, berarti mereka nanti akan menjadi cikal bakal generasi yang berintegrasi dengan masyarakat.

Untuk itulah selaku Pj Wali Kota sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Ka Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Medan, Randiman berharap nilai-nilai yang didapat dari perkemahan ini dapat disebarluaskan kepada pemuda-pemuda lainnya di lingkungan masing-masing.

Apalagi dalam perkemahan ini dihadirkan sejumlah narasumber, diantaranya dari Kwarcab Pramuka Kota Medan, Direktur Eksekutif Bank Mandiri Sumut, Direktur Bank Sampah Kota Medan, Kodim 0201/BS, Forum Kewirausahaan Pemuda serta BNN Sumut.

Sementara itu Kadis Pemuda dan Olahraga Kota Medan, Drs Abd. Azis mengatakan, sasaran perkemahan ini digelar untuk meningkatkan sikap disiplin dan hidup tertib dalam keharmonisan. Kemudian meningkatkan kematangan dan kemantapan mental, fisik, pengetahun jiwa kepemimpinan serta percaya pada diri sendiri.

Pembukaan perkemahan yang berlangsung selam 4 hari ini, turut dihadiri Dandim 0201/BS, Kol Inf. Maulana Ridwan SH, Kol. Pnb Lubis mewakili Pangkosek Hanudnas III, Kompol Juliani mewakili Kapolresta Medan, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Medan, H.M Husni SE MSi, Staf Ahli Wali Kota Medan Bidang Hukum dan Politik, Marah Husin Lubis SS, sejumlah pimpinan SKPD serta peserta perkemahan pemuda.

Sumber : SASTROY BANGUN (http://waspada.co.id/)

Sunting : Tim Siber Pramuka

Latih Pembina, Provinsi Jambi targetkan peningkatan kreativitas pramuka

Posted: 13 Dec 2015 10:46 PM PST

 

 

pramuka-jambi_20151211_235437

Jambi -Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) bagi guru SMP se Provinsi Jambi kembali dilaksanakan di Ratu Residence, Kamis (10/12).

Kepala Kwarda Jambi Sutrisno mengatakan kegiatan ini cukup penting untuk meningkatkan kecakapan pembina pramuka. Hal ini tak lepas dari peran pembina yang sangat strategis dalam pembekalan karakter generasi muda. “Ia berpesan agar peserta dapat mengikuti kursus ini dengan baik, sebab hal ini merupakan titik tolak yang paling mendasar untuk menjadi pembina pramuka mahir.”

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Sumarbi dalam Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) bagi guru SMP se Provinsi Jambi di Ratu Residence, Kamis (10/12) mengatakan jika seorang pembina pramuka diharapkan dapat menerapkan keilmuannya satu diantaranya penanaman iman taqwa pada diri siswa.

Seseorang dituntut sehat dan jasmani yang menunjang kelancaran semua aktifitas manusia, hal ini juga yang duharapkan tertanam pada anak didik.
” Seorang guru akan mengalirkan ilmunya kepada anak didik,” kata Sumarbi.

Selanjutnya ahlak yang mulia juga menjadi modal berharga yang harus dimiliki anak didik. Satu diantaranya penanaman jiwa kreatif dan disiplin hingga tanggung jawab juga menjadi hal positif yang ditanamkan pada anak didik. ” Pada intinya bahwa pelatihan ini merupakan latihan ekstrakulikuler yang melatih jiwa kepemimpinan khususnya kepramukaan,” katanya.

 

Sumber : TribuJambi.com

Sunting : Tim Siber Pramuka

Pramuka Bogor siap menjadi garda terdepan dalam perawatan kota.

Posted: 13 Dec 2015 10:40 PM PST

 

 

 

11-Dede-Yusuf-Minta-Pramuka-Rawat-Taman-642x400

BOGOR – Berlokasi di Taman Ekspresi Sempur, Walikota Bogor yang juga menjabat Ketua Majelis Pembimbing Cabang Kota Bogor, kemarin, resmi melantik Pengurus Kwartir Cabang Kota Bogor Periode 2015-2020. Acara pelantikan disaksikan Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat, Dede Yusuf Effendi. Selaku Ketua Gerakan Pramuka Kwarda Jawa Barat, Dede Yusuf mengucapkan selamat bagi pengurus yang telah dilantik. "Semoga dapat menjalankan amanah yang telah diamanatkan. Saya juga kagum dengan Kota Bogor. Saat ini Kota Bogor banyak dibangun taman-taman cantik dan ruang terbuka. Namun open publik seperti taman memerlukan perawatan agar tetap terpelihara dan terawat dengan baik. Taman yang cantik harus dirawat untuk itu dibutuhkan pasukan, salah satunya Pramuka," bebernya.
Areal publik yang nyaman seperti Taman Ekspresi, Dede menyarankan agar perawatannya bisa diserahkan kepada Kwaran terdekat dan kelurahan setempat. "Di sinilah Pramuka dapat memaksimalkan perannya sebagai bala cadangan" lanjutnya. Dede juga mengaku sepakat dengan konsep Sejuta Aksi Meraih Prestasi (SAMP) yang menjadi visi Kwarcab Kota Bogor. Menurutnya, ini sesuai dengan slogan Pramuka Daerah Jawa Barat, Karasa Katara Karampa. Terasa manfaatnya dan terlihat wujudnya. Gerakan Pramuka tidak selalu identik dengan kemping di alam terbuka. Urban Scouting dengan beragam kegiatan seperti mural participating and motivating, urban farming dapat dan cocok diterapkan di Kota Bogor. Dengan potensi yang dimiliki, urban scouting dapat dilakukan di mana saja, seperti di alam terbuka, mal maupun di tengah kota. Untuk semua anggota Pramuka Kota Bogor, Ketua Kwarda Jawa Barat mengimbau untuk sama-sama mendukung program 'Jabar Kahiji'. Menjadikan Gerakan Pramuka Jawa Barat menjadi yang nomor satu Nasional. "2018, target kita menjadi yang pertama. Hal ini bisa jadi tidak terwujud jika para Kwartir Cabang (Kwarcab) di seluruh Jawa Barat tidak kreatif dan kurang inovatif," terang Dede.
Sementara itu, Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kota Bogor, Bima Arya mengajak untuk mengembalikan Pramuka ke bentuk dasarnya serta menjadikan gerakan Pramuka sebagai motor perubahan. (*/ram/run)

Adakan pelantikan pengurus kwartir cabang Cirebon, pengurus targetkan pembentukan karakter pramuka Se-Cirebon.

Posted: 13 Dec 2015 10:28 PM PST

 

2799686921_p

 

CIREBON-Patah tumbuh hilang berganti, sebelum patah sudah tumbuh sebelum hilang sudah berganti. Pepatah ini menunjukan sejatinya dalam sebuah organisasi harus adanya kaderisasi dan pergantian agar terus dinamis dalam pergerakan. Hal ini juga dialami oleh  kepengurusan pada kwartir cabang Cirebon, pada hari minggu lalu tepatnya di kota Cirebon yang dipimpin oleh kak Dede Yusuf selaku ketua kwartir daerah Jawa Barat.

Pramuka harus eksis dan berada paling depan dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan pemerintah. Pramuka juga harus terus berupaya mengajak masyarakat untuk proaktif dalam mengatasi persoalan-persoalan lingkungan maupun, kegiatan sosial.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Provinsi Jawa Barat, Dede Yusuf saat melantik kepengurusan gerakan pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Cirebon dan Majelis Pembina Cabang Pramuka Kabupaten Cirebon periode 2015-2020 belum lama ini.

Dikatakannya pengurus baru, harus sejalan dengan program pemerintah daerah Kabupaten Cirebon. Terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan dan pembangunan. Kemudian juga harus turut berpartisipasi, dalam pembentukan karakter para siswa serta pemuda di Cirebon.

“Dalam setiap program-program yang diluncurkan Pemerintah, pramuka harus eksis hadir dan berada paling depan. Apalagi bupati mendukung, sehingga tidak ada alasan untuk tidak bergerak,” kata Dede Yusuf.

Tantangan bagi pengurus Kwarcab saat ini, sangatlah kompleks. Mulai dari persoalan pembangunan yang ada di daerah, hingga sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu, pramuka harus terus berupaya mengajak masyarakat untuk proaktif, dalam mengatasi persoalan-persoalan yang ada di lingkungannya.

Saat ini, kata Dede, bagaimana mengembalikan karakter pemuda yang penuh dengan semangat. Karena fenomena saat ini yang muncul adalah penurunan karakter para pemuda.

Kecenderungan kaum muda saat ini, lebih berfikir pragmatis dan menghabiskan waktu bermain dengan gadget atau dengan kata lain apatis. Sedangkan jarang sekali pemuda turut dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.

“Persoalan para remaja harus segera ditangani, saya sendiri tahu di Cirebon kerap ada tawuran dan sebagainya. Maka dari itu, untuk menumbuhkan karakter, libatkan para generasi muda dalam kegiatan sosial, pramuka salah satu wadah pemuda,” katanya

Dengan keterlibatan para pemuda dalam kegiatan-kegiatan sosial, selain menumbuhkan kesadaran. Namun juga dapat menumbuhkan kebersamaan antar pemuda. Salah satu persoalan, yang ada di daerah yakni tawuran. Uapaya untuk mengatasi hal itu, menurut Dede, bisa dengan melibatkan siswa dari berbagai sekolah dalam satu kegiatan ke pramukaan yang berkelanjutan.

” Kemping sarana yang tepat untuk berepresi remaja, nanti disitu bisa membuat kelompok-kelompok yang terdiri dari perwakilan setiap sekolah. Ini bisa menjadi salah satu upaya untuk mengarahkan remaja kedalam hal yang positif,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra berjanji akan membangun dan memperbaiki gedung pramuka yang ada di Plombon. Selain itu, pihaknya akan mendukung program-program pramuka.

“Kebetulan saya juga dilantik sebagai Mabincab, maka dari itu. Kami akan mendukung seluruh program pramuka,” katanya.

“Segera saya akan bangun itu secretariat pramuka, Ya pakai uang pribadi atau uang daerah, yang penting nanti di perbaiki,” pungkasya.

 

Sumber : Suhanan
(Fajar News.com)

Sunting : Tim Siber Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


2000 Peserta Siap Ramaikan Jambore Cabang

Posted: 10 Dec 2015 10:53 PM PST

 

 

pramuka-400x241

CIANJUR – Anggota pramuka SDN Ciwalen Kecamatan Warungkondang, bakal mengikuti kegiatan jambore cabang yang akan diselenggarakan pada 14-18 Desember mendatang.

"Jambore cabang rencananya bakal diikuti oleh sekitar 2000 peserta dari berbagai sekolah SD hingga SMP se-Kabupaten Cianjur," kata Pembina Pramuka SDN Ciwalen Dewi Rosita

Jambore cabang ini diselenggarakan setiap tiga tahun sekali, sehingga sifatnya wajib untuk diikuti. Sementara untuk jambore daerah diselenggarakan setiap empat tahun sekali, dan jambore nasional dilaksanakan setiap lima tahun sekali.

Dijelaskannya, dalam kegiatan jambore cabang akan diadakan beragam kegiatan perlombaan seperti kegiatan wisata, kegiatan lapangan outdoor activity, pendakian, penanggulangan bencana, lingkungan dan lainnya.

"Kegiatan penanggulangan bencana akan diikuti dari tiap-tiap saka, salah satunya adalah saka bhayangkara. Sedangkan untuk kegiatan pendakian, hanya perwakilan dua orang putra dan dua orang putri dari masing-masing perwakilan saka atau sekolah SMP," ungkapnya.

Sumber : POJOKJABAR.com,

Editor :Tsp

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Pramuka jadi target penyalahgunaan narkoba

Posted: 10 Dec 2015 12:01 AM PST

IMG-20151009-WA0010

 

Penyebaran narkoba yang semakin marak terutama di Indonesia bukan lagi berita baru, namun yang sungguh menyayangkan adalah korban yang menjadi sasaran barang haram tersebut semakin beraneka ragam. Tidak hanya orang-orang kaya yang bisa membeli barang haram tersebut, sasaran anak muda dengan beragam komunitas adalah target empuk dari bandar-bandar narkoba. Oleh karena itu wadah kepramukaan bisa jadi menjadi sasaran ataupun target narkoba. Hal ini didasari dari jumlah anak muda yang mengikuti pramuka sangat banyak yaitu sekitar 22 juta. Pelkan lalu kwartir cabang sawahlunto berusaha menjadi garda terdepan untuk pencegahan masuknya narkoba ke dalam wilayahnya.

“Persoalan narkoba di Indonesia yang sudah me­ma­suki tahap kritis dan meng­kawatirkan serta da­ru­­rat narkoba, tentu me­mer­­lukan tindakan atau ak­si yang kongkrit dan solutif dalam menyika­pinya. Pra­muka sebagai salah satu wadah pembinaan generasi muda, diharapkan parti­si­pa­si­nya dalam meng­kam­pa­nye­kan ataupun menangkal penyalahgunaan narkotika dikota ini," kata Guspriadi ketika menjadi pembicara pada Kursus Mahir Lanju­tan (KML) Pembina Pra­muka se-kota Sawahlunto, di SKB setempat baru baru ini.

Peredaran dan penya­lahgunaan Narkoba itu se­but­­nya, cenderung menyasar pada generasi muda ter­utama pelajar dan anak muda, termasuk diling­ku­ngan anak didik pramuka, merupakan target terbesar dari peredaran dan penya­lahgunaanya di Indo­nesia. Di Sawahlunto sendiri lan­jut­nya, setelah beberapa kali melakukan razia di­berbagai tempat hiburan malam, ter­ja­ring sebanyak 7 orang yang positif meng­gunakan nar­koba, tentu ini membuat miris dan kepri­hatinan pi­hak­nya kendati sebagian besar dari mereka bukanlah generasi muda asal kota ini.

"Disinilah peran pra­muka melalui para pembi­na­nya, untuk membentengi anak didik melalui pem­binaan terhadap pengarus buruk dari penggunaan nar­koba.Melalui intensitas ke­gia­tan dan latihan kepra­mukaan yang rutin serta berkesinambungan dapat menjadi salah satu upaya pengangkalan bahaya nar­koba," kata Guspriadi yang dulunya menjabat Wakil Ketua Kwarcab pramuka Sawahlunto ini.

Kejahatan narkotika yang terus menghantui masa depan generasi muda bang­sa, akan dapat dibendung, apa­bila semua pihak ter­masuk pramuka, mau ber­sama sama bekerja keras, melakukan pembinaan dan pencegahan, jangan sekali kali mencoba narkoba, seka­li terjerumus maka pupuslah harapan generasi kedepan.

Pada kesempatan itu, para Pembina pramuka pe­ser­ta KML dari utusan Gu­gus Depan (Gudep) SD, SLTP dan SLTA, mengikuti test urine yang dilakukan oleh tim medis BNNK Sa­wah­lunto, didapat hasilnya negatif.

 

Sumber: harianhaluan.com

Editor : TSP

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Adakan FGD, Kwarnas Pramuka susun tolak ukur penilaian keberhasilan kegiatan dan kerjasama dengan organisasi lain.

Posted: 06 Dec 2015 11:47 PM PST

20151206234439 20151206234502

Menurut pendataan pramuka setiap tahunnya memiliki sekitar ratusan kegiatan yang mempunyai ruang lingkup dari daerah, nasional hingga internasional. Hal ini merupakan sebuah kebanggaan bagi anggota pramuka jika dibandingkan dengan pramuka-pramuka di berbagai negara. Tidak sampai disitu kwartir nasional gerakan pramuka selain mengkoordinir dan memantau serta mengawasi berbagai kegiatan tersebut juga harus merumuskan setiap acara agar berlangsung sesuai dengan perencanaan dan memiliki output yang sesuai. Oleh karena itu pada hari Senin (7/12) dipimpin oleh Kak Asep Rahmat selaku andalan nasional urusan perencanaan pengembangan dan kerjasama melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion FGD di aula Agus Salim Cibubur. Kegiatan FGD pada kali ini diikuti oleh 15 orang dan difokuskan untuk merumuskan bagaimana penilaian keberhasilan kegiatan dan kerjasama dengan organisasi lain dalam bentuk pedoman.

"Setiap kegiatan pramuka skala nasional maupun internasional harus ada perencanaan dengan riset sebelum pelaksanaan dan evaluasi setelah kegiatan. Sehingga dapat memberikan manfaat untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya dan masa yang akan datang. Untuk perencanaan terdapat 4 indikator utama yang harus menjadi tolak ukur dalam perencanaan kegiatan yaitu sumber daya manusia, anggaran, pengunaan waktu dan publikasi. Serta harus adanya asas kemanfaatan bagi gerakan pramuka dan masyarakat Indonesia". Tegas Kak Asep Rahmat dalam pembukaan FGD.

Sedangkan dalam urusan kerjasama antara pramuka dengan stakeholders lain kak Asep juga menyampaikan " Dalam kerjasama pramuka harus mengedepankan 4 prinsip yaitu tanggung jawab antara 2 belah pihak hukum maupun moral (akuntabel), asas kepercayaan dan saling memberikan manfaat (mutual), kegiatan tersusun secara aktual dan terukur (rasional), para pihak berperan aktif dalam mengambil segala keputusan (partisipatif), informasi juga dapat diakses oleh kedua belah pihak (transparan)".

Kak Yani sebagai salah satu peserta FGD menyampaikan "Pada dasarnya Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mempunyai bidang Pusat penelitian dan pengembangan PUSLITBANG yang mempunyai fungsi yang sama guna menunjang pedoman ini. Namun hal yang harus ditekankan adalah bagaimana pedoman ini harus menjadi rujukan utama ketika ingin melakukan kegiatan".

Di akhir acara para peserta yang hadir bersepakat bahwa FGD harus menghasilkan sebuah pedoman yang nantinya dapat dilaksanakan pada setiap bidang yang ada di kwartir nasional gerakan pramuka. Bahkan kedepannya pedoman ini dapat digunakan di tingkat kwartir daerah maupun cabang di seluruh wilayah Indonesia. Sehingga setiap kegiatan pramuka dapat lebih berkembang dan memberikan manfaat yang lebih guna menunjang revolusi mental yang diusung oleh pemerintahan Indonesia.

Pramuka Universitas Brawijaya

Pramuka Universitas Brawijaya

Pramuka Universitas Brawijaya


Open Recruitment Racana Brawijaya angkatan 34 tahap 2

Posted: 06 Dec 2015 02:51 AM PST

 

12349504_921048204644180_115549357_o

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka


Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Usulkan Perubahan UU Gerakan Pramuka

Posted: 03 Dec 2015 03:22 AM PST

 

 IMG-20151203-WA0039(1)

Jakarta— Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mengajukan usulan perubahan Undang-undang No. 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Usulan ini mengemuka pada acara Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Kwartir Nasional Gerakan Pramuka di bawah pimpinan Adhyaksa Dault selaku Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka dengan Komisi X DPR-RI, siang ini (3/12).

 

"Ini peristiwa penting untuk Gerakan Pramuka sekaligus masa depan anak bangsa. Dari RDPU ini kami berhadap ada hasil dan rekomendasi yang signifikan terhadap proses revisi UU Gerakan Pramuka," ujar Adhyaksa

 

Menurut Adhyaksa, perubahan ini diperlukan agar  Gerakan Pramuka  semakin kuat, lebih berkualitas dan berpengaruh. “Kalau  peraturannya masih seperti yang ada seperti sekarang ini, susah kita bergeraknya. Kita perlu dukungan dari DPR RI untuk merevisi UU Gerakan Pramuka ,” tambah Adhyaksa di gedung DPR RI, (3/12).

 

Dijelaskan Adhyaksa, setidaknya ada empat hal yang melatarbelakangi usulan perubahan itu, yaitu pertama, penataan kembali organisasi Gerakan Pramuka; kedua, penegasan hubungan dan dukungan terhadap Gerakan Pramuka oleh pemerintah; ketiga, keterlibatan Gerakan Pramuka dalam penyelenggaraan pendidikan formal (ekskul wajib), dan keempat, mensinergikan Gerakan Pramuka dengan program Revolusi Karakter bangsa.

 

Adhyaksa mencontohkan, soal hubungan dan dukungan pemerintah terhadap Gerakan Pramuka, yang menurutnya belum tegas dan optimal dalam UU Gerakan Pramuka. "Perlu dilibatkan juga kementerian pendidikan dan agama, tidak hanya kementerian pemuda dan olahraga," jelasnya.

 

Pun soal optimalisasi Kegiatan Kepramukaan perlu didukung oleh anggaran yag jelas.  Kata "dapat" pada Pasal 43 (2) UU Gerakan Pramuka, dimaknai tidak wajib atau lebih ke kebijakan pemangku kepentingan. Dengan demikian menjadi masalah pada tataran bawah, karena ada Pemerintah Daerah yang sama sekali tidak memberi bantuan anggaran kepada kegiatan Pramuka, ada pula yang memberi anggaran dengan sejuta ketakutan aspek pertanggungjawabannya.

 

Adhyaksa juga menekankan perlunya sinergitas antara Gerakan Pramuka dengan program revolusi karakter bangsa yang diusung pemerintah saat ini. Sebagai wujud dukungan program pemerintah dalam pembentukan karakter kaum muda Indonesia maka perlu adanya penegasan terhadap Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya organisasi penyelenggara pendidikan kepramukaan. (LHA)

Kategori

Kategori