Indonesian Rovers work for clean and healthy environment

Indonesian Rovers work for clean and healthy environment

Rovers and leaders of Indonesia led a small village of Kukusan, Beji district, Depok, West Java to a healthy lifestyle and clean environment as their peace initiative in the Asia-Pacific under the banner of Messengers of Peace.
Scouts known as environment advocates, Gerakan Pramuka (GP) mobilise Scouts to be the bridge between community and the environment. Part of the effort of this peace initiative was street and river clean-up drive; house-to-house visitation to remind families on the importance of having clean facilities; washing hands and no smoking inside the house, among others. 

National Commissioner Nuning Wirjoatmodjo said “If the community is aware of the present damage on the environment, recovery can be faster.” She shared that if every Indonesian citizen is aware on what is happening, the environment can be protected and damage could be reduced.

Out of the 15,000 population of Kukusan, 300 are children who are five years old below, prompting GP to bring health experts to conduct medical check-up both on the child and the mother, with Rovers assisting them.
Through this initiative, GP wanted Kukusan to live a clean and healthy lifestyle that will eventually lead them to develop an active healthy village.
“It is important not to be ambitious to do something big and never accomplish anything. It is better to start on something that we can achieve and finish till the end,” Commissioner Wirjoatmodjo said.

Aris Setiawan said he was proud to be a Senior Rover because through Scouting, he has the opportunity to play an active role in society. “We know how important healthy environment is, and how this environment can be maintained by the community.”

When asked what MoP is? Project leader Mr Adi Pamungkas said “MoP is about caring Scouts who do activities to help society, whether in the field of health, or in any other field to live a cleaner and healthier environment.”
In a matter of six months, Kukusan is now a model community to live in.




Source: http://www.scout.org

Indonesia - Floods, Tsunami & Volcanic Eruptions

Indonesia - Floods, Tsunami & Volcanic Eruptions




In October 2010, one natural disaster after another hit different parts of Indonesia. First was a flash flood in Wasior District in West Papua Province. In collaboration with the local government, hundreds of Scouts mobilized to help the survivors. Then came the tsunami in West Sumatra Province. In response, Scouts and the local Indonesian Red Cross Society were among the first rescuers in the area. A third incident occurred when Mount Merapi in the border of Central Java and Yogyakarta erupted on 26th October. Within hours, the first group of Rovers arrived and brought survivors to temporary shelters. Setting camp at the foot of Mount Merapi, Scouts worked in rotation at the Shelters Kitchen serving food three times a day to over 1,400 survivors. Others were deployed at the community hospital and at the Children Trauma Healing Center, helping the children deal with their condition.
Workshop Saka Widya Karya

Workshop Saka Widya Karya

Balai Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informasi(BP-PAUDNI) Regiona II bekerjasama dengan Kwarda Jatim mengembangkan model pelibatan anggota Pramuka dalam penyelenggaraan program PAUDNI dalam bentuk penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka dibidang pendidikan (Saka Widya Bakti). Maka akan diadakan workshop pembentukan Saka Widya Bakti, yang diikuti oleh 9 kwarda dan 12 utusan kwarcab di Jatim.

Kegiatan ini akan diadakan pada hari Kamis-Jumat tanggal 31 Mei s.d 1 Juni 2012. Bertempat di BP-PAUDNI Regional II Jl. gebang Putih 10 Sukolilo Surabaya, telp. 031-5925972
Tak Boleh Ada Mal di Taman Pramuka Cibubur

Tak Boleh Ada Mal di Taman Pramuka Cibubur


Jakarta-– Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono menyatakan tidak menyetujui rencana Kwartir Nasional Pramuka membangun mal dan hotel di Taman Rekreasi Wiladatika Pramuka, Cibubur, Depok, Jawa Barat.

"Saya kira lebih baik dirawat saja apa yang ada. Gunakan untuk kepentingan kegiatan Pramuka. Bukan dibangun hotel atau mal," kata Agung kepada Tempo.

Ia menyatakan tidak akan memberikan rekomendasi mengenai rencana tersebut. Dalam sistem kepengurusan Pramuka, Agung menduduki posisi Sekretaris Majelis Pembimbing Nasional.

Dia menyatakan pemerintah semestinya memenuhi kebutuhan anggaran untuk Pramuka melalui anggaran pendapatan dan belanja negara. Lebih lanjut ia menyerahkan keputusan tersebut kepada Pramuka.

Pramuka berencana mengubah kawasan Taman Wiladatika seluas 19 hektare menjadi hotel, pusat perniagaan, dan taman air rekreasi keluarga (water boom). Selain itu, gedung Pusat Pendidikan Pelatihan Nasional Pramuka akan dipindahkan ke Bumi Perkemahan Cibubur, yang terletak di seberang Jalan Taman Wiladatika.

Di Bumi Perkemahan, yang memiliki luas 216 hektare, ini juga akan dibangun gedung pertemuan empat lantai, wisma, dan asrama, sebagai pengganti mal dan hotel di Taman Wiladatika tersebut. Pembangunan akan dilakukan pada 2013. Namun beberapa kalangan mengkritik rencana Pramuka tersebut.

Dalam nota kesepahaman tertanggal 21 Maret 2012 antara Kwarnas dan PT Purnama Alam Sakti disebutkan pihak swasta akan mengelola proyek ini selama 30 tahun dan Kwarnas akan menerima kompensasi dana senilai Rp 510 miliar. Namun perjanjian itu dibuat tanpa persetujuan Majelis Pembimbing Nasional (Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dan Menteri Pemuda dan Olahraga), yang diketuai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Wakil Ketua Kwartir Nasional Bidang Humas dan Informatika Kodrat Pramudho tidak bersedia menanggapi penolakan yang disampaikan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono. "Saya tidak mau berkomentar karena saya tidak mendengar langsung," kata Kodrat ketika dihubungi kemarin sore. Ia mengatakan pengurus Pramuka sudah meminta waktu bertemu dengan Agung, tapi belum dijadwalkan sampai sekarang.

Ia membantah anggapan bahwa Taman Wiladatika akan diubah menjadi mal. "Tapi ingin memperbaiki bangunan tua yang usianya sudah 30 tahun. Ada yang dibangun pada 1974," kata dia.

Menurut dia, pihaknya diperkenankan membuat bidang usaha berdasarkan Undang-Undang Pramuka. Langkah Pramuka menggandeng swasta, kata dia, untuk memenuhi pembiayaan operasional, antara lain menggaji karyawan dan membersihkan kawasan tersebut. "Anggaran senilai Rp 20 miliar hanya cukup untuk membiayai kegiatan Pramuka," ia menjelaskan.

Kodrat menyatakan pembangunan belum tentu dilaksanakan pada 2013. Pihaknya masih melengkapi beberapa dokumen, antara lain analisa mengenai dampak lingkungan. "Kalau tidak boleh oleh Presiden, ya kami stop," kata dia.

Sumber : tempo
AYOBAI (AYO BANGKIT INDONESIA)

AYOBAI (AYO BANGKIT INDONESIA)

Tentang Ayobai

Di Era pasca reformasi ini, masalah di Indonesia seakan datang silih berganti mulai bencana alam, kecelakaan dalam transportasi, rusaknya tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara seperti Korupsi, diskriminasi hukum hingga lainnya (selengkapnya) bahkan ada sebuah buku yang telah berani memprediksi NKRI akan pecah pada tahun 2015.

Keberadaan internet yang saat ini berkembang pesat, seharusnya mampu memberikan kontribusi dalam perbaikan negeri ini, mengingat internet yang mampu menembus ruang dan waktu sehingga memudahkan kita saling berkomunikasi dengan saudara-saudara kita dari Sabang hingga Merauke. Namun ternyata di dunia maya ini juga tidak jauh berbeda, kecurangan seakan menjadi identitas internet. Luas tak Berbatas, Jauh tak Berujung ternyata hanya impian di Indonesia. Media Jejaring Sosial yang ada saat ini semakin mempertegas perbedaan, masyarakat semakin terkotak-kotak dalam wujud kedaerahan, kesukuan dan bahkan dalam GRUP yang lebih kecil lagi seperti marga dan lain sebagainya. Jika ini tidak menjadi perhatian kita bukan tidak mungkin prediksi bahwa NKRI akan pecah akan terjadi, dan kita mungkin tidak berani membayangkan seperti apa jadi Negara ini.

Untuk itu Kami hadir untuk mencoba memperbaiki kondisi ini melalui gerakan Ayo Bangkit Indonesia. Gerakan ini merupakan Gerakan sosial yang dilakukan melalui MEDIA INTERNET dan DUNIA NYATA. Dimana dunia internet saat ini sudah menjadi kebutuhan hidup sebagian besar kehidupan manusia. Tidak sedikit orang yang telah menggantungkan hidup dari dunia internet bahkan banyak yang menjadi sukses dengan internet. Di Indonesia, internet sudah membumi disemua kalangan dari anak kecil hingga orang tua. Terbukti sudah lebih 40 juta warga Indonesia menjadi pengguna internet. Tentunya potensi ini sangat potensial dikembangkan sebagai kekuatan dalam merubah pola prilaku kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Keberadaan internet yang saat ini berkembang pesat, seharusnya mampu memberikan kontribusi dalam perbaikan negeri ini, mengingat internet yang mampu menembus ruang dan waktu sehingga memudahkan kita saling berkomunikasi dengan saudara-saudara kita dari Sabang hingga Merauke. Namun ternyata di dunia maya ini juga tidak jauh berbeda, kecurangan seakan menjadi identitas internet. Luas tak Berbatas, Jauh tak Berujung ternyata hanya sebatas impian di dunia Online Indonesia. Media Jejaring Sosial kebanyakan saat ini justeru semakin mempertegas perbedaan, masyarakat semakin terkotak-kotak dalam wujud kedaerahan, kesukuan dan bahkan dalam GRUP yang lebih kecil lagi seperti marga dan lain sebagainya. Jika ini tidak menjadi perhatian kita bukan tidak mungkin prediksi bahwa NKRI akan pecah bakal terjadi. Bahkan banyak Prediksi INDONESIA Bakal PECAH TAHUN 2015 (coba search di internet hampir 1 juta Kata tentang INDONESIA PECAH TAHUN 2015) dan KITA mungkin tidak berani membayangkan seperti apa jadinya Negara ini.

AYOBAI hadir sebagai solusi permasalahan Bangsa Indonesia melalui gerakan perbaikan bangsa online dengan kekuatan organisasi masyarakat yang dikelola secara bisnis dengan prinsip pemerintahan yang baik dengan mengabungkan Teori Organisasi, Hukum Pareto, Bisnis Online dan Stakeholder Negara. Konsep ini di Terapkan di beberapa Negara Lain, Namun Kita sebagai Bangsa Indonesia harus bergerak untuk Mencegahnya.
Daftar AYOBAI sekarang klik disini

Dengan bergabung di ayobai, maka Anda akan memperoleh yaitu:
  1. Website dengan gabungan Blog dan Media Jejaring sosial yang berwawasan nasional untuk menjaga keutuhan negeri ini secara Gratis.
  2. Penghasilan /bulan hanya dengan aktif di internet (aktif di web www.ayobai.com ).
  3. Anda akan hidup di Negeri dengan pemerintahan yang baik, Pengusaha yang peduli dan masyarakat yang harmonis.
Bagaimana caranya...? Cukup Mudah, hanya 2 langkah yaitu :
  1. Daftar secara gratis di AYOBAI dengan mengunakan data asli. Klik disini untuk Mendaftar
  2. Sebarkan tautan anda ke siapa saja sepanjang masih Warga Negara Indonesia, dan ajak mereka bergabung di www.ayobai.com melalui tautan anda.
Catatan :
  1. Setiap kali seseorang bergabung melalui tautan anda, maka keanggotaannya menjadi saham AYOBAI bagi anda. Dengan demikian anda akan mendapatkan saham AYOBAI sesuai dengan jumlah anggota anda pada saat pembukaan resmi AYOBAI pada hari Jumat 17 Agustus 2012 jam 10.00 WIB bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI ke 67.
  2. Mohon Maaf sebelumnya jika format pendaftaran di www.ayobai.com cukup lengkap, mengingat tujuan kita yang jelas maka kita juga harus berangkat dengan jelas, dengan demikian data kita juga harus jelas untuk menghindari kecurangan.
Kita sebagai rakyat Indonesia tentu tidak ingin indonesia hancur dan mewariskan Indonesia yang rusak untuk anak cucu kita. Kita tidak mungkin hanya berpangku tangan dan berharap kepada pemerintah untuk melakukan perbaikan negeri ini. Mungkin kita bisa mencontoh Rakyat Jepang dalam menghargai produk dalam negeri. Pernah rakyat Jepang tidak mau membeli beras impor walaupun beras lokal 3X lipat lebih mahal, tidak heran jika pertaniannya maju karena petani dilindungi. Bagimana dengan kita rakyat Indonesia..? untuk itu kita harus bergandengan tangan dan siap untuk memperbaiki negeri ini mulai diri sendiri, mulai dari yang terkecil, dan mulai saat ini juga. Dan Cara yang mudah dapat dilakukan dengan bergabung sekarang di AYOBAI klik disini.
Sistem dan Cara Kerja AYOBAI
  1. Pendaftaran anda di website AYOBAI merupakan pendaftaran untuk kepemilikan saham AYOBAI.
  2. Jumlah saham yang dibagikan adalah 40% dari saham ayobai.com dan 10% saham akan didistribusikan ke komunitas-komunitas yang bergerak dalam menyelamatkan negeri ini sebagai bentuk CSRnya.
  3. Jumlah anggota yang mendaftar melalui tautan anda hingga pembukaan resmi AYOBAI pada hari Jumat 17 Agustus 2012 jam 10.00 WIB bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI ke 67 adalah jumlah saham AYOBAI yang anda miliki.
  4. Permintaan rekening anda dan kelengkapan data pribadi akan muncul setelah tanggal 2 Mei 2012.
  5. Asumsi penghasilan anda dengan bergabung di AYOBAI :
    1. Misalkan anda mempunyai teman di jejaring social sebanyak 3000 orang dengan perkiraan 50% bersedia bergabung melalui tautan anda berarti ada 1.500 orang yang bergabung dengan Anda, maka dengan asumsi laba per-saham AYOBAI pada penutupan kas akhir bulan Rp. 1.000,-, maka Anda berpotensi menerima Rp. 1.500.00,00 perbulan. Sebuah angka yang lumayan untuk penghasilan sambilan dari internet sekaligus memperbaiki negeri ini.
    2. Namun jangan puas dulu, angka tersebut masih dapat bertambah jika anggota yang anda rekrut tidak hanya melalui internet, karena ayobai berusaha agar website bisa dengan WNI yang belum kenal internet (tidak harus mengunakan email). Dan jika hal ini bisa anda lakukan dan misalnya ada 500 orang yang bergabung melalui tautan anda, maka berarti potensi penghasilan Anda dapat mencapai Rp. 2.000.000,- perbulan.
    3. Apalagi keuntungan per-saham lebih besar dari Rp. 1000,-. Katakan Rp. 2.000,-, maka penghasilan Anda mencapai Rp. 4 juta/bulan dan bagaimana jika 5.000,-(mengingat didunia internet hal itu dapat saja terjadi dalam waktu singkat dimana saat lebih dari 15 bisnis online selain iklan). Jika demikian.. silahkan anda menghitung sendiri potensi penghasilan yang akan anda raih perbulannya.
108 Pramuka Nunukan ke Malaysia

108 Pramuka Nunukan ke Malaysia


NUNUKAN - Sebanyak 108 anggota Pramuka Kabupaten Nunukan, Kamis (17/5/2012) bertolak ke Tawau, Sabah, Malaysia untuk menghadiri Pra Jambori 100 tahun Berpengakap Negeri Sabah. Acara yang berlangsung di Kompleks Sukan Tawau itu bersamaan dengan Hari Belia Peringkat Negeri Sabah 2012.

Anggota Pramuka yang mengikuti acara tersebut terdiri dari pembina putra 14 orang, pembina putri 15 orang, Pramuka Penggalang putri 37 orang, Pramuka Penggalang putra 24 orang, Pramuka Penegak putra 5 orang, Pramuka Penegak putri 9 orang, Pramuka Siaga putri 3 orang dan Pramuka Siaga putra 1 orang. Kegiatan ini berlangsung 17 hingga 20 Mei 2012. Direncanakan kontingen Pramuka akan kembali ke Nunukan pada 21 Mei 2012.

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Nunukan Trisno Hadi mengatakan, keikutsertaan para Pramuka ini selain untuk menghadiri undangan Pengakap Tawau juga dimaksudkan menjalin silahturahmi dan tukar pengetahuan tentang kepanduan. "Sekarang kepanduan cukup maju. Sehingga kita bisa tukar menukar informasi antara Pramuka Indonesia dan Malaysia," ujarnya.

Kegiatan Pra Jambori ini merupakan persiapan kegiatan yang akan dilaksanakan tahun depan di Sandakan, Sabah. Rencananya kegiatan itu dihadiri seluruh Pengakap dari seluruh wilayah Malaysia.

Sumber : tribunnews

Jadikan Pramuka Pencetak Genarasi Berkualitas

KETAPANG – Menilai pentingnya keberadaan oragnisasai kepanduan, membuat Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) KabupatenKetapang memberikan perhatian khusus bagi perkembangan gerakan pramuka di Ketapang. "Dalam pramuka, tidak sedikit para pemuda yang dilibatkan untuk ditempa menjadi calon pemimpin yang bertanggungjawab, karenanya kami (Disbudparpora, Red) juga mengutamakan pembinaan terhadap pramuka," ujar


Kepala Dinas Budparpora, Yudo Sudarto, Senin (23/4) lalu, saat memberikan sambutan dalam kegiatan sosialisasi Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka di Ketapang di Aula Dinas Budparpora. Yudo mengungkapkan bahwa tidak sedikit kegiatan positif yang dapat diperoleh melalui pramuka. Karenanya dinas yang dipimpinnya begitu gencar terlibat dalam melakukan pembinaan terhadap kemajuan organisasi kepanduan di Ketapang.



Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Kalimantan Barat, Suryadi, yang juga berkesempatan memberikan materi dalam sosialisasi UU Nomor 12 Tahun 2010, juga mengatakan tidak hanya sekadar sebagai orgnisasi kepemudaan. Pramuka juga, dikatakan dia, merupakan salah satu wadah pendidikan nonformal, yang juga dapat mendidik para generasi muda menjadi penerus bangsa, yang memiliki kualitas sumber daya manusia yang handal. "Pramuka sangat jauh dari kepentingan politik praktis, selain itu pramuka menerapkan pendidikan di lapangan," katanya.



Sementara itu, menurut Wakil Ketua Kwaracab Ketapang, A Yani HS, dengan disosialisakannya Undang-Undang tentang Gerakan Pramuka, ke depan akan lebih banyak lagi dukungan dari semua pihak, untuk mendorong kemajuan gerakan kepramukaan di Ketapang. "Saat ini perkembangan gerakan pramuka di Ketapang sudah cukup baik, dan dengan disosialisakannya UU Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, diharapkan ke depan para anggota pramuka yang ada, khususnya di Ketapang, akan lebih bersemangat lagi untuk meningkatkan potensi diri melalui berbagai kegiatan ke pramukaan," paparnya.



Sementara itu, berkaitan dengan Undang-Undang tentang Gerakan Pramuka, dijelaskan secara mendalam oleh Suriyadi. Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat tersebut memaparkan satu persatu mengenai undang-undang ini. Tak hanya UU tentang Gerakan Pramuka, dia juga memaparkan mengenai Keppres Nomor 238 Tahun 1961. Lebih lanjut dalam pemaparannya, ia menjelaskan dukungan Keppres tersebut yang diarahkan agar Gerakan Pramuka berkembang pesat. Walaupun, menurut dia, Keppres telah terbit, namun organisasi kepramukaan ini juga perlu didukung dengan peraturan perundang-undangan. Hal ini juga sesuai dengan amanat Munas Gerakan Pramuka tahun 2003 di Pontianak.



Dia memaparkan Setelah rentetan panjang, pertemuan panjang, dan bahkan sempat timbul polemik karena studi banding anggota DPR ke tiga negara, maka pada 26 Oktober 2010, Undang-Undang Pramuka disyahkan. "Selanjutnya pada tanggal 24 Nopember 2010, Undang-Undang Gerakan Pramuka ditandatangani Presiden menjadi UU Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka," kata Suryadi. Lahirnya UU Gerakan Pramuka diharapkan dapat menjadi dasar bagi perkembangan gerakan pramuka selanjutnya di Indonesia.



Selain Suryadi yang memaparkan undang-undang tersebut, A Yani HS dari Kwartir Gerakan Pramuka Ketapang juga memberikan pemarapan, mengenai harapan dengan larhirnya undang-undang ini. Para peserta yang terdiri dari utusan Kwartir Gerakan Pramuka Ketapang, tokoh pemuda, tokoh agama, utusan sekolah, dan lain-lain tersebut, cukup antusias dengan sosialisasi itu. Hal tersebut terungkap di sela-sela sosialisasi yang disampaikan. Peserta terlihat aktif untuk bertanya dan berkomitmen demi memajukan gerakan pramuka di Kabupaten Ketapang. (ash)



Aplikasikan Ilmu Melalui Pramuka UMI

MAKASSAR, - Majelis Pembimbing dan Pembina Gugus Depan (Mabigus), dan Dewan Racana Kampus Islami Gugus Depan Gerakan Pramuka 07.095/07096 Pangkalan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Masa Bakti 2012-2013 resmi dilantik kemarin di Aula Aisyah Fakultas Kedokteran UMI oleh Ketua Harian Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulsel, Muh. Roem.

Pelantikan ini dihadiri Rektor UMI Prof Dr Masrurah Mokhtar MA, para wakil rektor, dan beberapa pejabat universitas. Rektor UMI, Masrurah Mokhtar mengatakan, melalui kegiatan Pramuka ini mahasiswa bisa mengaplikasikan ilmu yang didapatkannya sehingga menjadikan wadah pengabdian dan membantu masyarakat dengan keikhlasan.

"Acara pelantikan ini jangan dilihat dari sisi seremonial belaka, tetapi bagaimana dengan tujuan pelantikan ini untuk bisa membangun kebersamaan dan dapat mengangkat citra UMI," tambahnya.

Sementara itu Roem, mengatakan, Gudep Pramuka UMI dapat menjadi perhatian dan akan terus diamati perkembangannya sehingga diharapkan Pramuka dapat menjadi kegiatan ko-kurikuler yang diikuti oleh kampus-kampus lainnya.

"Harapan saya semoga gerakan Pramuka makin diminati generasi muda, sehingga bisa memupuk rasa cinta kepada tanah air, dan menjaga persatuan bangsa. Dengan kebersamaan dan kebangsaan yang dipupuk maka kita semua menjadi satu," ujarnya.

Mendidik Anggota Pramuka Jadi Generasi Berbakti


BANDUNG, - Penutupan Perkemahan Wirakarya sekaligus Peringatan HUT ke-45 Ksatria Usadhatama diselenggarakan di Taman Pramuka Jalan R.E. Martadinata 157, Bandung, Minggu (29/4).


Kegiatan Perkemahan Wirakarya diselenggarakan dari 9 Maret-29 April 2012 setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu dengan diikuti 638 peserta golongan pramuka penegak dari 638 peserta dari SMA,SMK dan MA Se-Kota Bandung .
Menurut Ari Aryanto, Ketua Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung tujuan kegiatan yang diselenggarakan setiap dua tahun tahun sekali itu bertujuan tujuan untuk melakun bakti kepada masyarakat. "Tapi untuk kegiatan sekarang bakti kepada masyarakatnya sudah mulai menurun karena itu disentuh dengan bakti Wirakarya," katanya.



Lebih lanjut Ari menjelaskan dalam kegiatan perkemahan Wirakarya dilakukan penamaan terhadap 300 pohon di sekitar Taman Pramuka. Kemudian dilanjutkan dengan pemanfaatan sampah organik yang bisa dijadikan pupuk kompos dan pengadaan tempat sampah. Terakhir, pemberian wakaf berupa mukena untuk masjid.



Kegiatan ini juga ditambahkan Ari mengarah pada pembinaan guna mendidik dan membina kaum muda Indonesia. Selain untuk mengembangkan keimanan dan ketakwaan diharapkan mampu membentuk manusia yang berwatak dan berpribadi.



Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswandi menuturkan kegiatan ini menjadi salah satu komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk mendidik dan membangun mentalitas anak muda menjadi lebih kuat. "Pramuka memberikan kontribusinya untuk mempersiapkan kader pempimpin yang selain visioner tetapi juga berani dan memiliki kecerdasan sosial yang kuat," katanya.



Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/ - Penutupan Perkemahan Wirakarya sekaligus Peringatan HUT ke-45 Ksatria Usadhatama diselenggarakan di Taman Pramuka Jalan R.E. Martadinata 157, Bandung, Minggu (29/4).



Kegiatan Perkemahan Wirakarya diselenggarakan dari 9 Maret-29 April 2012 setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu dengan diikuti 638 peserta golongan pramuka penegak dari 638 peserta dari SMA,SMK dan MA Se-Kota Bandung .



Menurut Ari Aryanto, Ketua Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung tujuan kegiatan yang diselenggarakan setiap dua tahun tahun sekali itu bertujuan tujuan untuk melakun bakti kepada masyarakat. "Tapi untuk kegiatan sekarang bakti kepada masyarakatnya sudah mulai menurun karena itu disentuh dengan bakti Wirakarya," katanya.



Lebih lanjut Ari menjelaskan dalam kegiatan perkemahan Wirakarya dilakukan penamaan terhadap 300 pohon di sekitar Taman Pramuka. Kemudian dilanjutkan dengan pemanfaatan sampah organik yang bisa dijadikan pupuk kompos dan pengadaan tempat sampah. Terakhir, pemberian wakaf berupa mukena untuk masjid.



Kegiatan ini juga ditambahkan Ari mengarah pada pembinaan guna mendidik dan membina kaum muda Indonesia. Selain untuk mengembangkan keimanan dan ketakwaan diharapkan mampu membentuk manusia yang berwatak dan berpribadi.



Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswandi menuturkan kegiatan ini menjadi salah satu komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk mendidik dan membangun mentalitas anak muda menjadi lebih kuat. "Pramuka memberikan kontribusinya untuk mempersiapkan kader pempimpin yang selain visioner tetapi juga berani dan memiliki kecerdasan sosial yang kuat," katanya.






Pecinta Pramuka Gugat Pengalihan Lahan GP Cibubur

Pecinta Pramuka Gugat Pengalihan Lahan GP Cibubur


[JAKARTA] Pecinta pramuka menggugat pengalihan fungsi lahan milik Gerakan Pramuka (GP) di Cibubur, Bogor, Jawa Barat, karena selain dinilai menyalahi prosedur organisasi juga merusak lingkungan kawasan tersebut.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (13/5), para pecinta Pramuka menyebutkan bahwa pengalihan fungsi lahan Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur dan Pusdiklatnas Gerakan Pramuka di lokasi yang sama bertentangan dengan visi dan misi Gerakan Pramuka yang tercantum dalam Undang-Undang.

Pecinta Pramuka menuntut pembatalan perjanjian kerja sama dan agar dilakukan pemeriksaan terhadap aspek pidana terkait penyalahgunaan jabatan dan wewenang dalam kasus ini, seperti dikutip siaran pers Pecinta Pramuka yang ditandatangani mantan Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Parni Hadi.

Pada awalnya Ketua Kwarnas menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Purnama Alam Sakti pada 21 Maret 2012 No. 57 di bawah notaris Muhammad Hanafi .

Inti kerja sama, bahwa Kwarnas Gerakan Pramuka menyerahkan pengelolaan lahan TRW dan Pusdiklatnas 2012 seluas 20 hektare untuk jangka waktu 30 tahun untuk dijadikan pusat bisnis meliputi sarana rekreasi dan perbelanjaan, gedung serbaguna, hotel dan fasilitas penunjang, perkantoran serta fasilitas usaha lainnya.

Kompensasi yang diberikan kepada Kwarnas sebesar Rp 510 miliar dan bangunan senilai Rp60 miliar. Perjanjian kerja sama tersebut dinilai telah menyalahi prosedur organisasi karena ditetapkan tanpa rapat pengurus Kwarnas dan tanpa melalui konsultasi dengan Mabinas (ART GP Pasal 107).

Perjanjian kerja sama ditandatangani pada 21 Maret 2012, sementara surat laporan pengembangan kepada Presiden disampaikan pada 16 April 2012 sedangkan AD dan ART hasil Munaslub Gerakan Pramuka pada 28-29 April 2012 memutuskan bahwa pemanfaatan kekayaan Gerakan Pramuka yang melibatkan pihak ketiga harus mendapatkan persetujuan Majelis Pembimbing Nasional (Mabinas) Gerakan Pramuka.

Pengalihan fungsi lahan TRW dan Pusdiklatnas bertentangan dengan visi dan misi Gerakan Pramuka yang tercantum dalam Undang-Undang dan juga merusak lingkungan karena kompleks TRW dan Pusdiklatnas termasuk daerah resapan air, hutan kota dan kawasan hijau penyangga ibukota, di tengah-tengah memburuknya lingkungan hidup di ibukota Jakarta, demikian isi gugatan Pecinta Pramuka.

Menurut perhitungan Pencinta Pramuka tersebut, nilai kompensasi yang ditawarkan kepada Kwarnas dengan menggunakan perhitungan aturan pemerintah ternyata di bawah nilai yang diperkirakan.

Jika perjanjian sewa-menyewa dilakukan selama 30 tahun dengan asumsi tingkat pertumbuhan harga tanah di area tersebut 10 persen per tahun, tingkat suku bunga simpanan enam persen per tahun, NJOP Rp 2 juta/m2, rate sewa tanah pemerintah 3,3 persen dari NJOP, maka didapatkan angka sekitar empat kali lipat yakni Rp 2,2 triliun.

Berdasarkan pengamatan Pecinta Pramuka, proyek kerja sama ini adalah merupakan kelanjutan dari proyek serupa pengembangan lahan Buperta yang tidak disetujui oleh Mabinas sesuai laporan Parni Hadi selaku Waka Kwarnas.

Pemilik perusahaan ini adalah anak alm. Robbi Sugita, pemilik PT Prima Tangkas Olah Daya (PTO).


Meneg LH : Berharap Lahan Cadika Pramuka Jadi Lahan Terbuka Hijau


MEDAN - Menteri Negara Lingkungan Hidup (Meneg LH) Republik Indonesia Prof DR Balthasar Kambuaya MBA berharap Lahan Cadika Pramuka di Jalan Karya Wisata Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan dijadikan sebagai ruang terbuka hijau.

"Untuk itu kawasan seluas lebih kurang 25 hektar ini harus segera ditanami sehingga menjadi hutan kota. Langkah ini harus dilakukan sebagai upaya untuk memberikan udara dan lingkungan yang bersih serta sehat kepada masyarakat" Ujar Kambuaya usai meresmikan Pusat Informasi dan Pengembangan Ikan Hias sekaligus membuka Pekan Bursa Hasil Produksi Pertanian Unggulan Daerah di Lahan Cadika Pramuka, Sabtu (12/5), Seperti dilansir laman pemkomedan

Balthasar menyambut baik dan menyampaikan apresiasi yang tinggi dengan digelarnya even ini. Sebab, even ini juga diisi dengan kegiatan penanaman pohon sekaligus penebaran benih ikan.

"Tentunya apa yang dilakukan ini dalam upaya melestarikan lingkungan sehingga lebih hijau, bersih dan sehat. Kita harapkan dalam beberapa tahun ke depan, Lahan Cadika Pramuka ini sudah menjadi ruang terbuka hijau", harapnya.

Balthasar selanjutnya menyampaikan tugas yang diemban pemerintah, termasuk kepala daerah ke depan terkait masalah lingkungan hidup cukup berat. Hal ini tidak terlepas dari tema nasional dalam rangka menyambut peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2012 pada 5 Juni mendatang yakni, " Ekonomi Hijau: Ubah Prilaku, Tingkatkan Lingkungan".

Ada tiga tugas utama yang harus dilaksanakan kepala daerah:

Bagaimana caranya menyelesaikan seluruh persoalan-persoalan menyangkut lingkungan yang sudah terjadi.
Merubah mindseat generasi muda untuk masa yang akan datang
Kepala daerah itu harus bisa memanfaatkan lingkungan untuk meningkatkan segi ekonomi masyarakat.

Karenanya, Balthasar sangat mendukung langkah yang dilakukan Pemko Medan dengan peresmian pusat informasi dan pengembangan ikan hias. Langkah itu mampu meningkatkan penghasilan masyarakat, terutama bagi mereka yang membudidayakan ikan hias.

Read more: Meneg LH : Berharap Lahan Cadika Pramuka Jadi Lahan Terbuka Hijau

Sumber : wartapedia
Pramuka, Mendidik Pelajar Jadi Intelektual

Pramuka, Mendidik Pelajar Jadi Intelektual



PENAJAM - Pramuka penggalang tingkat SMP sederajat kwartir ranting Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengadakan lomba galang prestasi Gugus Depan Sudirman 2012 tingkat Kabupaten PPU yang diikuti 64 siswa-siswi dari lima sekolah, di lapangan SMAN 2 Waru, Sabtu (28/4) lalu.

Kepala SMAN 2 Waru H Ahmad Zarkasi mengatakan, gerakan pramuka adalah organisasi kepemudaan yang berorientasi pengabdian kepada bangsa dan negara. "Dengan kegiatan ini kita dapat mendidik dan membina kaum pemuda terutama pelajar Indonesia guna mengembangkan mental, moral, emosional, sosial, intelektual dan fisiknya untuk menjadi generasi muda Indonesia yang baik," papar Zarkasi.

Karena itu, lanjut Zarkasi, kegiatan gagasan siswa-siswi SMAN 2 Waru ini merupakan langkah positip terhadap pembinaan pendidikan ekstrakulikuler di sekolah. "Kami berkomitmen tetap laksanakan pendidikan luar sekolah secara berkelanjutan.

Bukan hanya pendidikan formal, namun pendidikan informal juga mendukung tercapainya pendidikan di sekolah," jelas mantan kepala sekola SMA Negeri 1 Penajam ini.

Zarkasi menambahkan, sebuah organisasi harus mempunyai tujuan yang lebih cemerlang kedepan seperti halnya pramuka bila terlaksana dengan baik di sekolah, maka tidak mustahil gerakan ini dapat mengangkat pendidikan di daerah.

"Bisa kita contohkan beberapa prestasi siswa dari PPU mampu meraih hasil baik di tingkat provinsi, baik lomba akdemik maupun nonakademik,"tambahnya. Sekretaris Ranting Pramuka Waru Supianto jadi pembina upacara mengatakan, dengan kegiatan selama dua hari, 28-29 April ini ia berharap dapat membangkitkan kembali semangat kepramukaan bagi siswa-siswi, dalam melaksanakan tugas pramuka yakni mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

Sekaligus mampu menjaga mental dan moral kearah positip sebagai generasi muda yang dibanggakan. Sebelum memasangkan tanda peserta, Supianto menilai kegiatan pramuka beberapa hari belakangan ini mulai menurun.

Karena itu, dengan tema kegiatan lomba yakni Ciptakan Penggalang yang berprestasi demi kemajuan pramuka, peserta harus mengetahui arti dan manfaat gerakan pramuka, dengan memperkuat persatuan dan kesatuan serta membantu masyarakat lewat kegiatan yang nyata.

"Anggota pramuka juga harus memahami pentingnya NKRI yang ber-Bhinneka Tunggal Ika, berideologikan Pancasila dalam kehidupan rakyat yang rukun dan damai di bumi nusantara ini," tutur Supianto.

10 jenis lomba yaitu permainan dengan panca indra mata atau KIM, tali tamali atau pionering, kreasi baris berbaris (LKBB), memasak, teknologi informasi dan komunikasi (TIK), penjelajahan, pentas seni, parade yel, tekspram atau ilmu pengetahuan umum (IPU) dan lomba bongkar tenda.

Sumber : balikpapanpos

Kategori

Kategori